Analisa Jurnal Lek Sito

Oleh Uut Talitha

79,1 KB 5 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Analisa Jurnal Lek Sito

ANALISIS JURNAL IS MENIERE DISEASE CAUSED BY A PATHOLOGICAL IMMUNE RESPONSE? Disusun Oleh : Warsito NIM. ST 14072 PRODI S1-KEPERAWATAN STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA 2014 ANALISA JURNAL 1. Judul Penelitian : Is Meniere Disease Caused by a Pathological Immune Response? Penyakit Meniere disebabkan oleh Patologis Respon Kekebalan Tubuh? 2. Penulis Penelitian : a. Ziane Selmani b. Ilmari Pyykko c. Nuredin Ashammakh 3. Nama Jurnal : International Jurnal Of Otolaryngology And Heat Neck Surgery 4. Tahun Terbit : Tahun 2014 5. Volume dan Nomor : Volume 2014, 3 6. Halaman : 106 – 112 7. Tujuan Penelitian Peneliti ini bertujuan Untuk menyelidiki apakah Meniere Disease adalah karena reaksi kekebalan Patologis yang berhubungan dengan elevasi antibodi. 8. Desain Penelitian Desain penelitian ini menggunakan eksperimen 9. Teknik Sampling : Bahan dan metode; tes imunologi(IA) dievaluasi dalam sebuah studi pada 159 pasien(kisaran 22-81tahun,rata-rata 47,8thn)yang di pilih untuk studi ini berturut-turut dengan MD(102 sisi kanan,53 sisi kiri dan 4 bilateral) atas dasar Ameri(Acdemy of Otolaryngology-Head and Neck) . 10. Uji Analisa Data : Korelasi antara HL,EH gejala MD dan beredar IC antivirus diperiksa dengan menggunakan matriks Spearman.Titer antibodi terhadap penngkatan neuroversus pada pasien dengan MD dibandingkan dengan kelompok control dengan cara Analisis Varians (ANOVA).Signifikansi statistic didefnisikan sebagai nilai P kurang dari 0,05. 11. Hasil Penelitian Rata-rata HL di daerah mengatakan di telinga yang terkena atau pada pasien bilateral mempengaruhi telinga terburuk, adalah 30 dB. Usia rata-rata 47,8 tahun) dan hasilnya dibandingkan dengan mereka yang berasal dari 26 pasien dioperasi karena schwannoma vestibular (VS, rata-rata usia 54 tahun), yang menjabat sebagai electrocochleography kelompok transstympanic kontrol. (ECOG) Dalam dan kasus MD, ambang batas pendengaran diukur. Hasil: rata-rata tingkat pendengaran HL) di telinga yang terkena pasien dengan MD adalah 30 dB. Bukti pola protein plasma yang abnormal ditemukan di MD 127 pasien (80%). Ketinggian ditemukan di β1globulin (54,5%), β2-globulin (26,5%), α2-globulin (34,3%), ˠ-globulin (17,3%), komplemen (CH100, 36,4%) dan antibodi antinuklear (ANA 43,4%). Timbulnya penyakit tidak berkorelasi dengan tingkat protein plasma atau dengan tingkat IgG titer. Peningkatan protein plasma pada pasien tertentu dengan penyakit meniere bisa menjadi tanda bahwa penyakit meniere merupakan konsekuensi dari reaksi kekebalan patologis. 12. Implikasi Keperawatan: a. Menembah pengetahuan tenteng penyakit Meniere(MD) yang disebabakan oleh sistem kekebalan tubuh. b. kasus baru pasien MD untuk segera secepat mungkin dibawa ke klinik THT 13. Kelemahan Jurnal: Kelemahan studi kami adalah Bahwa sebagian besar kasus MD adalah kasus lama.Peneliti ni akan lebih relevan jika jumlah kasus penting untuk mengetahui secara obyektf tentang apa yang terjadi pada tingkat sistem kekebalan tubuh selama fase akut MD. Sebagai etiologi MD masih belum diketahui. 14. Kelebihan Jurnal: Hasil penelitian dapat digunakan sebagai dasar penelitian lanjutan terutama dalam penyakit menire dari reaksi kekebalan patologis. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai referensi dalam kasus Meniere deases.

Judul: Analisa Jurnal Lek Sito

Oleh: Uut Talitha


Ikuti kami