Resume Jurnal P4 To

Oleh Ayu Fitriyah

242,7 KB 4 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Resume Jurnal P4 To

Pemanfaatan Sensor CCD dan Interferometer Michelson untuk Menentukan Koefisien Difusi Larutan Transparan Penelitian dilakukan untuk menentukan nilai koefisien difusi larutan transparan ammonium dihidrogen phosphate (NH4)H2PO4. Metodologi penelitian : 1. Larutan ammonium dihidrogen phosphate (NH4)H2PO4 dengan berbagai konsentrasi (0,4981; 0,7469; 0,9959; 1,5471; 1,9907 gmol/l). 2. Variabel yang dicari adalah d1, d2, ∆d, t1 dan t2. 3. Rumus yang digunakan untuk mendapatkan nilai koefisien difusi larutan transparan adalah 1 1 2 d − t1 t2 4. D= t 8 ln 2 t1 [( ) ( )] () 5. Alat disusun seperti pada gambar berikut : Gambar Susunan Alat Penelitian 6. Setelah alat disusun maka selanjutnya, mencari bentuk rumbai sebelum dan sesudah proses difusi dan memfotonya. 7. Gelas sampel yang berisi aquades ditetesi ammonium dihidrogen phosphate (NH4)H2PO4 dengan variasi yang telah ditentukan sebelumnya. 8. Tetesan pertama dicatat sebagai fungsi waktu (t=0). Setelah terjadi proses difusi dan waktu berjalan 30 menit pertama maka rumbai difoto sebagai d1 kemudian setelah berjalan 90 menit dicatat sebagai d2. 9. Foto yang diperoleh dikonversi dari luasan gambar berskala pixel menjadi luasan cm. kemudian setiap gambar rumbai dianalisis untuk mendapatkan jarak pusat dua rumbai pada setiap gambarnya. Hasil dan pembahasan Data yang diperoleh yaitu data berupa gambar dan data kuantitatif. Tabel Perbandingan Nilai Koefisien Difusi Hasil Penelitian dan Literatur Gambar Pola Rumbai Hasil Penelitian Perubahan gambar rumbai pada konsentrasi 0,4981 gmol/l untuk waktu tertentu. (a) sebelum proses difusi pada waktu t = 0 detik, (b) saat proses difusi berlangsung pada waktu t1 = 30 menit, (c) saat proses difusi berlangsung pada waktu t2 = 90 menit, (d) setelah proses difusi berakhir t3> 5400 detik. Dari gambar di atas dapat dilihat setelah 150 menit proses difusi maka indeks bias pada sel difusi adalah konstan sehingga sangat memungkinkan untuk memunculkan pola interferensi serentak. Perbedaan indeks bias yang datang pada bidang yang berbeda pada sel dan cahaya yang melaluinya akan menyebabkan adanya perbedaan jarak lintasan optis yang berbeda. Sejak beda lintasan optis melalui bidang berbeda maka indeks bias akan berubah bergantung waktu. Pola interferensi berupa rumbai yang terbentuk juga akan bergeser dengan waktu. Ketika proses difusi berjalan terhadap waktu, karakteristik titik-titik ekstrim akan bergeser menjauh terhadap waktu sampai pola interferensi kedua rumbai terbentuk. Penghitungan koefisien difusi larutan didasarkan pada pengukuran jarak pergeseran rumbai antara pusat kedua pola rumbai pada interferogram pada waktu t1 dan t2. Kesimpulan 1. Berdasarkan hasil analisis dari data penelitian dan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa : 2. Teknik interferometer Michelson dapat digunakan untuk menentukan nilai koefisien difusi larutan transparan ammonium dihidrogen phosphate (NH4)H2PO4. 3. Sensor CCD pada kamera digital dapat digunakan untuk mengamati perbedaan lintasan optik yang disebabkan karena perbedaan konsentrasi pada waktu tertentu yaitu t1 dan t2. 4. Nilai koefisien difusi larutan transaparan yang dihasilkan dalam penelitian sesuai dengan literatur.

Judul: Resume Jurnal P4 To

Oleh: Ayu Fitriyah


Ikuti kami