Rohmat Hidayatulloh Telaah Jurnal

Oleh Rohmat Hidayatulloh

94 KB 4 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Rohmat Hidayatulloh Telaah Jurnal

TELAAH JURNAL No . 1 2 3 4 Hal yang dikaji Penulis, Tahun, Judul, Sumber Scientific Level Tujuan Analisis Luluk Fajri, Kus Sri Martini, dan Agung Nugroho C.S. 2012. Upaya Peningkatan Proses dan Hasil Belajar Kimia Materi Koloid Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) Dilengkapi Dengan Teka-Teki Silang Bagi Siswa Kelas XI IPA 4 SMA Negeri 2 Boyolalo Pada Semester Genap Tahun Ajaran 2011/2012 Fajri, Luluk, dkk. 2012. Upaya Peningkatan Proses dan Hasil Belajar Kimia Materi Koloid Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) Dilengkapi Dengan Teka-Teki Silang Bagi Siswa Kelas XI IPA 4 SMA Negeri 2 Boyolalo Pada Semester Genap Tahun Ajaran 2011/2012. Jurnal Pendidikan Kimia (JPK). Volume 1, No. 1, http://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/kimia/article/view/1062 Pendidikan Kimia Mengetahui peningkatan proses dan hasil belajar siswa pada materi koloid dengan penerapan pemebelajaran kooperatif tipe TGT yang dilengkapi dengan TTS Pendahuluan Keberhasilan proses belajar mengajar merupakan hal utama yang didambakan dalam melaksanakan pendidikan di sekolah. Komponen utama dalam kegiatan belajar mengajar adalah siswa dan guru, dalam hal ini siswanya menjadi subyek belajar. Namun pada keyataannya, saat ini masih banyak pendidik yang belum menerapkan pemebelajaran yang mengacu pada kurikulum yang berlaku. Pembelajaran TCL masih banyak mendominasi dalam proses pembelajaran di kelas. Akibatnya, siswa menjadi kurang kreatif dalam memecahkan masalah, partisipasi rendah, kerja sama dalam kelompok tidak optimal, KBM tidak efisien, dan padda akhirnya hasil belajarsiswa rendah. Hal ini terjadi di SMAN 2 Boyolali dimana pada proses pembelajaran materi Koloid, interaksi guru dan siswa hanya berjalan satu arah, yakni hanya dari guru. Hal ini membuat siswa menjadi kurang aktif, yang berakibat pada hasil belajar siswa yang masih rendah. Ini bisa dilihat pada prestasi kognitif siswa pada tahun 2010/2011 yang menunjukkan ketidak tuntasan hasil belajar siswa mencapai 50 %. Berangkat dari berbagai permasalahan di atas, dapat disimpulkan bahwa salah satu penyebab rendahnya prestasi belajar kimia adalah karena proses belajar mengajar masih berpusat dari guru. Oleh karena 5 Metode 6 Hasil itu, dibutuhkan peran guru untuk memberikan motivasi dan memperkenalkan materi kimia dengan lebih menarik sehingga siswa akan termotivasi dalam mempelajari kimia. Ada dua faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar siswa, yaitu faktor internal dan eksternal. Metode pembelajaran yang dipilih merupakan salah satu faktor eksternal yang menunjang keberhasilan siswa. Upaya dalam meningkatkan kualitas belajar siswa SMA N 2 Boyolali salah satunya dapat ditempuh dengan metode pembelajaran kooperatif. Metode tersebut dipilih karena mempunyai keunggulan berdasarkan hasil penelitian ilmiah yang telah dilakukan yaitu pembelajaran dengan menggunakan metode kooperatif dapat meningkatkan aktivitas, interaksi, motivasi dan prestasi belajar dalam pembelajaran kimia Penelitian Tindakan Kelas Analisis dalam PTK dimulai setelah berakhirnya siklus. Data-data dari hasil penelitian di lapangan diolah dan dianalisis secara kualitatif. Dengan teknik analisis kualitatif mengacu pada model analisis Miles dan Hubermen yang dilakukan dalam tiga komponen - Hasil keaktifan siswa : Siklus I : 1) Sangat aktif = 14,29 % 2) Aktif = 26,43 % 3) Kurang aktif = 32,14 % 4) Tidak aktif = 7,14 % Siklus II : 1) Sangat aktif = 14,29 % 2) Aktif = 26,43 % 3) Kurang aktif = 32,14 % 4) Tidak aktif = 7,14 % - Hasil Belajar Siswa : Siklus I : 1) Siswa yang tuntas : 64,29 % 2) Siswa yang tidak tuntas : 35,71 % Siklus II : 1) Siswa yang tuntas : 89,29 % 2) Siswa yang tidak tuntas : 10,71 % Dari data diatas menunjukkan bahwa penerapan rancangan pembelajaran oleh peneliti, dapat meningkatkan kualitas proses belajar siswa, yakni keaktifan siswa dan hasil belajar siswa, dengan rata-rata nilai pada siklus I sebesar 72,3 dan pada siklus II adalah sebesar 76,1 7 8 9 Desain Instrumen Keterkaitan dengan penelitian One Shoot Case Study Angket Keaktifan Siswa, Soal tes Kognitif Penelitian yang akan dilakukan peneliti memiliki judul “Penerapan Model Pembelajaran STAD dengan Menggunakan Strategi Cerdas Cermat Mini (CECEMI) pada Materi Koloid untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa”. Penelitian pada jurnal diatas memiliki beberapa kesamaan variable dengan penelitian yang akan dilakukan peneliti. Diantaranya adalah materi, model pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran kooperatif, serta variable respon berupa hasil belajar siswa. Namun, yang menjadi pembeda adalah pola penerapan model pembelajaran kooperatif, dimana pada jurnal menggunakan tipe TGT, sedangkan pada penelitian yang dilakukan peneliti adalah menggunakan tipe STAD dengan pola cerdas cermat mini.

Judul: Rohmat Hidayatulloh Telaah Jurnal

Oleh: Rohmat Hidayatulloh


Ikuti kami