Jurnal Analisis Pt.c

Oleh Muhammad Bimantoro

229,1 KB 5 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Jurnal Analisis Pt.c

JURNAL ANALISIS PT.C Dosen Pengampu Seta Wicaksana M. Psi., Psikolog Disusun Oleh: Muhammad Bimantoro FAKULTAS PSIKOLOGI UNUVERSITAS PANCASILA JAKARTA 2021 JURNAL MANAGEMENT PROSES BISNIS PT.C Muhammad Bimantoro Fakultas Psikologi Universitas Pancasila, Jakarta Selatan Abstrak Manajemen proses bisnis adalah sebuah abstraksi yang menggambarkan cara orang-orang atau pihakpihak saling berinteraksi di dalam sistem, untuk menangani permintaan bisnis yang dijelaskan dalam cara tertentu. Dalam proses bisnis perusahaan mampu mengelola setiap bidang di dalamnya agar perusahaan mampu mencapai tujuan yang telah direncanakan sebelumnya. Proses bisnis meliputi proses produksi dan pabrikasi dalam menghasilkan barang ataupun jasa, kemudian barang atau jasa tersebut dipasarkan sebagai sarana untuk memasarkan produk agar sampai ke tangan konsumen untuk dapat dikonsumsi. Selanjutnya pengelolaan dalam hal keuangan sebagai sumber dana untuk pembiayaan proses produksi tersebut hendaknya juga harus dipersiapkan secara matang agar kelancaran produksi barang tetap terjaga. Selain itu pengelolaan keuangan juga diperuntukkan untuk membayar tenaga kerja sumber daya manusia yang mengerjakan proses produksi yang ada. Maksud dari analisis proses bisnis ini salah satunya adalah menganalisis proses bisnis yang ada dalam organisasi bisnis terkait dengan penggunaan sumber daya yang dimiliki. Sehingga dengan analisis proses bisnis tersebut dapat dihasilkan penggunaan sumber daya organisasi bisnis yang lebih efektif dan efisien. PT.C berkgerak di bidang jasa (Barbershop) dalam proses yang sekarang berlangsung,blom tersusun stuktur organisasi.oprasi di kendalikan di setiap cabang masing masing,sehingga blom ada batasaan Batasan terhadap proses bisnis, Kesimpulan dari penelitian ini adalah dapat tersusun struktur organisasi serta tersusun model proses bisnis pada PT.C. Saran yang dapat di berikan adalah sebaiknya dilanjutkan dengan merancang sistem informasi berbasis komputer untuk mendukung manajemen dalam mengambil keputusan Keywords Business process, Barbershop Pendahuluan Proses bisnis adalah kumpulan dari proses dan berisi kumpulan aktifitas (tasks) yang saling berelasi satu sama lain untuk menghasilkan suatu keluaran yang mendukung pada tujuan dan sasaran strategis dari organisasi. Suatu proses bisnis yang baik harus memiliki tujuan-tujuan seperti mengefektifkan, mengefisienkan dan membuat mudah untuk beradaptasi pada proses-proses didalamnya. Artinya proses bisnis tersebut harus merupakan proses bisnis yang berorientasikan pada jumlah dan kualitas produk output, minimal dalam menggunakan sumber daya dan dapat beradaptasi sesuai dengan kebutuhan bisnis dan pasar. Idealnya proses bisnis yang ada pada suatu organisasi bisnis umumnya melibatkan bidang manajemen sumber daya manusia, bidang produksi, bidang pemasaran, bidang keuangan dan bidang tekhnologi informasi. Bidangbidang tersebut mestinya dapat tersusun dan memiliki keterkaitan yang saling mempengaruhi. Karena perubahan karena adanya kebijakan pada satu bidang tertentu akan berimplikasi pada bidang yang lain untuk dapat meyelaraskan kegiatan atau pekerjaan untuk dapat mencapai tujuan yang dimaksud. Sehingga proses bisnis yang dimaksud perlu dikelola atau di manage secara baik. Manajemen proses bisnis adalah sebuah abstraksi yang menggambarkan cara orang-orang atau pihakpihak saling berinteraksi di dalam sistem, untuk menangani permintaan bisnis yang dijelaskan dalam cara tertentu. Dalam skala besar, menengah ataupun kecil suatu proses bisnis pasti akan mengalami perubahan karena adanya pengembangn dibidang sumber dayanya, produk-produk yang dihasilkan, sistem pemasaran yang semakin luas ataupun modal yang semakin besar. Dalam hal ini proses binis akan berperan untuk melakukan perencanaan hingga berjalannya proses bisnis tersebut. Saat ini proses bisnis bukan hanya dirancang oleh organisasi besar namun usaha kecil menengah pun mulai menerapkan analisis proses bisnis untuk usahanya. Barbershop merupakan salah satu jenis dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sektor UMKM telah terbukti tahan dari berbagai krisisMekonomi yang melanda negeri ini termasuk pada saat terjadinya krisis moneter. UMKM hingga kini masih menjadi salah satu sektor unggulan, bahkan jadi penopang utama perekonomian Indonesia. Tidak heran bila sektor UMKM punya peran strategis dalam struktur perekonomian nasional. Sesuai dengan UU no 20 tahun 2008 tentang UMKM “bahwa masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 harus diwujudkan melalui pembangunan perekonomian nasional berdasarkan demokrasi ekonomi” Menurut Kusuma (2017), barbershop merupakan salon pria yang bisa mendapatkan pelayanan penataan rambut seperti yang di dapat pada salon salon umumnya, tetapi yang membedakan barbershop dengan salon wanita yakni terletak pada konsep dari barbershop itu sendiri yang terkesan lebih kasual dan elegan yang memang merupakan bagian dari karakter seorang pria. Dengan demikian barbershop menjadi tempat yang nyaman bagi kaum pria untuk mendapatkan gaya rambut idaman serta memanjakan mahkota kepalanya tanpa harus merasakan malu. Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah: 1. Tersusun struktur organisasi yang sesuai dengan PT.C 2. Tersusun model proses bisnis pada PT.C KAJIAN TEORI proses bisnis adalah kumpulankumpulan aktivitas atau tugas yang menghasilkan sesuatu. Setiap proses dipicu oleh oleh suatu kejadian. Magal & Word(2012, p46),proses bisnis adalah kumpulan aktivitas yang berelasi untuk memproduksi suatu produk atau jasa yang bernilai bagi perusahaan. Kelly R. Rainer (2011, p7). Pengelolaan proses bisnis yang baik akan memberikan keuntungankeuntungan pada organisasi perusahaan, yaitu : a. Organisasi dapat lebih memfokuskan diri pada kebutuhan customer. b.Organisasi mampu mengendalikan dan memprediksi setiap perubahan yang terjadi di lingkungan dalam ataupun luar. c.Organisasi mampu melakukan pengukuran pada setiap perubahan pada kondisi perusahaan. d.Organisasi mampu memperbaiki tingkat penggunaan sumber dayanyasehingga dapat menekan biaya pemakaian serendah mungkin. e.Organisasi dapat mengelola dengan baik integrasi proses-proses antar bagian yang ada. f.Organisasi dapat memonitor secara sistematik aktifitas-aktifitas pada setiap proses operasional dalam perusahaan. g. Organisasi dapat dengan mudah menemukan kesalahan dalam proses dan memperbaikinya secepat mungkin. h. Organisasi dapat memahami setiap proses dan metode dari proses yang benar Tujuan proses bisnis menurut Sitorus M. & Nasution (2007), adalah sebagai berikut: 1. Meningkatkan kemampuan organisasi dalam menghasilkan barang atau jasa yang khusus serta mempertahankan produksi massal. 2. Meningkatkan kepuasan atas barang atau jasa sehingga pelanggan akan memilih barang atau jasa perusahaan daripada perusahaan pesaing. 3. Membuat lebih mudah dan menyenangkan bagi pelanggan untuk melakukan bisnis dengan perusahaan. 4.Memutuskan batasan organisasional, membawa pelanggan kepada saluran informasi melalui komunikasi, jaringan dan teknologi komputer. 5.Mempercepat waktu respon kepada pelanggan, mengeleminasi kesalahan dan ketidakpuasan, serta mengurangi pengembangan barang atau jasa dalam waktu siklus pabrik. 6. Memproses permintaan pelanggan yang lebih dan peningkatan volume dari setiap pelanggan serta menetapkan harga "value driven" untuk pelanggan tanpa mengurangi profitabilitas. 7. Memperbaiki kualitas kerja dan kemampuan individu dalam memberikan kontribusi pada perusahaan. 8. Memperbaiki pembagian dan kegunaan pengetahuan organisasi sehingga organisasi tidak tergantung pada keahlian beberapa orang saja. METODE PENELITIAN Tipe penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian deskriptif digunakan untuk menggambarkan tentang karakteristik individu, situasi atau kondisi kelompok tertentu. Sesuai dengan tujuan dari penelitian ini, maka akan dideskripsikan proses bisnis yang terjadi pada PT.C Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni wawancara dan studi pustaka. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Root Cause Analysis (RCA), (Rooney&Heuvel, 2004). Adapaun Langkah-langkah yang dilakukan dalam melakukan analisis RCA adalah sebagai berikut: 1. Pengumpulan data. 2. Pemetaan faktor kausal. 3. Identifikasi root cause. 4. Perumusan rekomendasi dan implementasi. PEMBAHASAN Dalam menjalankan bisnis dalam bidang jasa ada beebrapa pihak eksternal maupun internal,untuk pihak eksternal yang dimaksud adalah tukang cukur yang berkualitas yang sudah di latih dengan lulusan bersertifikat.yang di sebut juga supplier yang sudah bekerjasama dengan PT.C Adapun pihak internal yaitu penyerdia tempat,alat-alata cukur , kursi tempat konsumen duduk,dan pemasaran dari barber tersebut. Berdasarkan rumusan masalah, maka dalam hal ini peneliti berupaya memberikan alternative solusi yakni, peneliti mengusulkan untuk menyusun struktur organisasi yang berimplikasi pada penyususnan model proses bisnis, Struktur organisasi yang diusulkan dapat dipaparkan sebagai berikut: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan kepada PT.C yang bergerak dalam bidang jasa (Barbershop), maka dapat dikemukakana saran sebagai berikut: Berdasarkan model proses bisnis yang sudah di miliki,sebaiknya dilanjutkan dengan menggunakan pemasaran online dan di berikan kenyamanan kedapa konsumen yang hendak mencukur rambutnya dengan menambahakan miniman gratis Ketika menunggu antrian. Daftar referansi Folan, P 2007. Performance: Its meaning and content for today's business research. Computers in Industry Bungin, Burhan, 2001. Metodologi Penelitian Sosial. Surabaya: Airlangga University Press. Rooney & Heuvel. (2004). Quality Basics: Root Cause Analysis for Beginners. https://webspace.utexas.edu/ma e548/www/research/digital%20 forensics/qp0704rooney.pdf usuma, Wardiana. 2017. Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan KonsumenMenggunakan Jasa Tugu Barber Shop di Samarinda. eJurnal Administrasi Bisnis .5 (3): 566-576 Kesimpulan dan saran kesimpulan Berdasarkan pemaparan pada bagian sebelaumnya, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1.PT.C sudah memiliki struktur organisasi Saran Smith, Howard and Fingar, Peter 2003, Business Process Management, The Third Wave, MK Press

Judul: Jurnal Analisis Pt.c

Oleh: Muhammad Bimantoro


Ikuti kami