Tugas 2. Resume Jurnal

Oleh Jodie Iswihananto

84,5 KB 4 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Tugas 2. Resume Jurnal

Tugas 2. RESUME JURNAL Mata Kuliah: KAPITA SELEKTA Dosen : Rahmawan D. Prasetya, S.Sn., M.Si. Nama Mhs NIM :Jodie Iswihananto S :1510004027 Judul Artikel : Inovasi Produk dan Motif Seni Batik Pesisiran Sebagai Basis Pengembangan Industri Kreatif dan Kampung Wisata Minat Khusus Penulis : Poerwanto ,Zakaria Lantang Sukirno Nama Jurnal : Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI PRANATA SOSIAL Tahun : September 2012 No Terbitan : Vol. 1 No. 4 RESUME 1. Pendahuluan I. Latar Belakang BATIK merupakan karya seni bangsa indonesia yang sampai sekarang masih eksis dan digunakan ,dan bahkan tidak hanya digunakan pada kain atau selendang namun juga sudah digunakan untuk berbagai keperluan lainnya seperti kebutuhan rumah tangga yang berdampak pada industri lainnya secara luas. II. Rumusan masalah Rumusan masalah ini adalah “Bagaimana model pengembangan inovasi produk dan motif batik dalam upaya mengembangkan sentra batik pesisiran berbasis kreatifitas yang mendorong industri kreatif dan mengembangkan kampung wisata minat khusus” III. Tujuan 1. Membuat kebijakan tentang inovasi produk dan motif produk berdasarkan ciri khas dari pengrajin 2. Membuat Konseptual dan strategi dalam menjalankan industri kreatif dan pengembangan pada kampung wisata khusus 2. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah riset lapangan (field research) , Riset lapangan adalah pembelajaran ,pendiskripdian suatu kelompok dengan cara terjun langsung ke tempat. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi tidak peranserta (Nonparticipant observation). 3. Hasil dan Pembahasan i. Pembahasan ii. Batik adalah istilah atau sebutan populer dan menjadi baku dari nama kain yang dibuat melalui proses celup rintang dengan media perintang berupa lilin atau juga disebut malam. Hasil Studi inovasi produk dan motif seni batik di daerah pesisiran tuban, Lasem ,Juwana dan Pekalongan sebagai basis industri kreatif dan kampung wisata minat khusus menemukan bahwa di Tuban, Lasem dan Juwana inovasi produk kurang berkembang, tergantung dari pemilik usaha dan pelanggan atau pasar. Di Pekalongan industri inovasi dan motif seni batik berkembang pesat, inovasi produk dan motif batik berkembang secara dinamis dan dapat mendorong tumbuhnya industri kreatif sub-sektor fesyen, desain dan kerajinan serta mampu menciptakan kampung-kampung wisata minat khusus belanja batik secara signifikan. Sebagai tindak lanjut untuk memanajemeni pertumbuhan industri batik nasional maka diperlukan : a. Kebijakan strategis tentang pembinaan inovasi produk dan motif b. Kebijakan strategis tentang manajemen sumberdaya insani yang sesuai agar menambah daya produktivitas c. Kebijakan strategis tentang perluasan usaha dan tenaga kerja d. Kebijakan strategis tentang cara marketing yang menguntungkan e. Kebijakan strategis tentang pengembangan sentra batik yang memenuhi persyaratan fisik , sosial ,dan kultural yang mampu menciptakan kawasan wisata f. Kebijakan strategis tentang pembinaan pengembangan kampung wisata minat khusus berbasis seni, budaya ,dan tradisi yang dapat mendukung perkembangan industri batik pesisiran 4. Kesimpulan 1. Temuan penelitian di Tuban, Lasem , Juwana inovasinya kurang berkembang karena hanya bergantung kepada pemolik usaha dan pelanggan atau pasar. 2. Temuan penelitian di Pekalongan , inovasi produk dan motif batik lebih berkembang pesat dan berkembang selaras dengan pertumbuhan ekonomi nasional, perubahan budaya , sosial-budaya ,daya beli masyarakat dan selera pasar. 3. Industri kreatif di daerah pesisiran ditopang 5 faktor utama yaitu pebisnis ,pengerajin batik , pemerintah ,selera pasar ,dan intelektual.

Judul: Tugas 2. Resume Jurnal

Oleh: Jodie Iswihananto


Ikuti kami