Review Jurnal Internasional

Oleh Nadia Afriliani

301,8 KB 4 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Review Jurnal Internasional

REVIEW JURNAL INTERNASIONAL NADIA AFRILIANI 145050038 PROBLEM POSING (MENGAJUKAN MASALAH) Jurnal 1        Judul : Research on Mathematics Instruction Experiment Based Problem Posing Jurnal : Journal of Mathematics Education Penulis : Xiaogang Xia, Chuanhan Lü, Bingyi Wang Vol, No, Page : Vol. 1, No. 1, Page. 153-163 Tahun : 2008 DOI/ISSN/URL : http://www.educationforatoz.org/images/_12_Xia_-_ Research_on_Mathematics_Instruction_Experiment.pdf Penelitian ini cenderung membuat studi eksperimental pada pengajaran matematika model SCPBI yaitu, proses pengajaran‘menciptakan situasi mengajukan masalah memecahkan masalah menerapkan matematika’. Hal ini bertujuan untuk mengubah situasi di mana siswa umumnya kurang pengalaman pembelajaran berbasis masalah dan masalah kesadaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran ini memainkan peran penting dalam membangkitkan minat siswa dalam matematika, meningkatkan kemampuan mereka untuk menimbulkan masalah dan meningkatkan kemampuan matematika dan kemampuan belajar mereka. Jurnal 2  Judul : Effect Of A Problem Posing Based Problem Solving Instruction On Understanding Problem  Jurnal : Hacettepe University Journal of Education  Penulis : O Cankoy dan S Darbaz  Vol, No, Page : Vol. 38, Page. 11-24  Tahun : 2010  DOI/ISSN/URL : http ://citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/download?doi=10.1.1.457.4670&rep=rep1&type=pdf  Dalam penelitian ini pemahaman tentang kinerja masalah dieksplorasi baik dalam masalah konstruktivis yang bersifat berbasis dan lingkungan pemecahan masalah tradisional. Lingkungan berbasis yang digunakan dalam penelitian ini berfokus pada pengalaman hidup anak-anak dan tingkat belajar secara umum. Masalah atau situasi yang digunakan berhubungan erat dengan apa yang diketahui dan dialami oleh siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pemahamanpemahaman matematika terhadap siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelompok eksperimen lebih baik daripada siswa kelompok kontrol dalam hal nilai UP dalam semua dimensi (mengulang, memvisualisasikan dan penalaran kualitatif). Jurnal 3        Judul : On Mathematical Problem Posing Jurnal: For The Learning Of Mathematics Penulis : Edward A. Silver Vol, No, Page : Vol. 14, No.1, Page. 19-28 Tahun : 1994 DOI/ISSN/URL : http://www.jstor.org/stable/40248099 Makalah ini dimulai dengan pengantar singkat tentang jenis kegiatan dan proses kognitif yang telah disebut sebagai masalah, dan kemudian mengidentifikasi dan membahas berbagai perspektif dimana seseorang dapat melihat peran dan tempat masalah yang muncul dalam kurikulum matematika sekolah. Pemecahan masalah dapat dipandang sebagai sarana untuk mengajarkan materi kurikuler yang dikehendaki atau dapat dianggap sebagai tujuan atau akhir pendidikan. Demikian pula, dalam makalah ini, mengajukan masalah telah didiskusikan dengan cara yang sesuai dengannya dipandang sebagai sarana untuk mencapai tujuan kurikuler atau instruksional lainnya atau sebagai tujuan pendidikan itu sendiri. Hasil penelitian menunjukan, Pertama, jelas bahwa tugas mengajukan masalah dapat memberi para peneliti jendela untuk melihat pemikiran matematis siswa dan cermin untuk melihat refleksi pengalaman matematika siswa. Kedua, pengalaman mengajukan masalah memberi arena yang berpotensi kaya untuk mengeksplorasi interaksi antara dimensi kognitif dan afektif pembelajaran matematika siswa. Akhirnya, penelitian yang jauh lebih sistematis diperlukan mengenai dampak dari pengalaman pengajuan pada masalah siswanya, pemecahan masalah, pemahaman matematis dan disposisi terhadap matematika.        Jurnal 4 Judul : Effectiveness Of Problem Posing Strategies On Prospective Mathematics Teachers’ Problem Solving Performance Jurnal : Journal Of Science And Mathematics Education In S.E. Asia Penulis : Reda Abu, Elwan El Sayed Vol, No, Page : Vol. 25, No. 1, Page 56-69 Tahun : 2002 DOI/ISSN/URL : http ://www.recsam.edu.my/R&D_Journals/YEAR2002/2002Vol25No1/56-69.pdf Penelitian ini berusaha mengembangkan metode empat langkah Polya untuk memasukkan lebih banyak pertanyaan dalam "membuat rencana" dan "melaksanakan rencana" atau membuat perpanjangan masalah asli untuk meningkatkan kinerja guru siswa dalam pemecahan masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas melaksanakan strategi problem posing pada pemecahan masalah penampilan calon guru matematika dan, terutama untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara guru siswa yang menggunakan strategi problem posing dan mereka yang tidak. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja guru siswa meningkat secara keseluruhan ketika menggunakan strategi problem posing. Jurnal 5 Judul : Singaporean students' mathematical thinking in problem solving and problem posing: an exploratory study  Jurnal : International Journal of Mathematical Education in Science and Technology  Penulis : Jinfa Cai  Vol, No, Page : Vol. 34, No. 5, Page. 719-737  Tahun : 2003  DOI/ISSN/URL : 10.1080/00207390310001595401   Studi ini mengeksplorasi pemikiran matematis keempat, kelima, dan keenam siswa di kelas dalam pemecahan masalah dan masalah yang sedang dihadapi. Tujuan dari makalah ini adalah untuk mengeksplorasi pemikiran matematis siswa Singapura dalam pemecahan masalah dan masalah yang sedang dihadapi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa kelas empat, lima, dan enam di Singapura dapat memilih strategi solusi yang tepat untuk memecahkan masalah ini, dan memilih representasi solusi yang tepat untuk mengkomunikasikan proses solusinya dengan jelas. KESIMPULAN  Problem posing adalah suatu proses kegiatan belajar dimana siswa diminta untuk dapat menimbulkan/membuat masalah baru PROBLEM SOLVING (PEMECAHAN MASALAH) Jurnal 1 Judul : Problem Solving as a Means toward Mathematics for All: An Exploratory Look through a Class Lens  Jurnal : Journal for Research in Mathematics Education  Penulis : Sarah Theule Lubienski  Vol, No, Page : Vol. 31, No. 4, Page. 454-482  Tahun : 2000  DOI/ISSN/URL : 10.2307/749653   Studi ini merupakan eksplorasi tentang bagaimana gagasan populer saat ini diterapkan dengan berbagai kurikulum berbeda mempengaruhi tingkat penurunan dan siswa SES yang lebih tinggi. Tujuannya agar siswa bisa menyelesaikan eksplorasi masalah karena telah menghilangkan gagasan atau proses matematika yang penting. Hasil penelitian menunjukkan keterbukaan dan sifat kontekstual siswa. Jurnal 2 Judul : Representational systems, learning, and problem solving in mathematics  Jurnal : The Journal of Mathematical Behavior  Penulis : Gerald A.Goldin  Vol, No, Page : Volume 17, Issue 2, Pages 137-165  Tahun : 1998  DOI/ISSN/URL : 10.1016/S0364-0213(99)80056-1   Artikel ini, mensintesis dan memperluas beberapa gagasan sebelumnya, menjelaskan bagaimana sebuah model yang didasarkan pada beberapa jenis sistem representasional menyatukan gagasan dari perspektif teoretis yang beragam, dan memungkinkan deskripsi dan analisis berbagai konstruksi utama. Tujuannya adalah untuk sampai pada kerangka teoritis yang memadai secara ilmiah, cukup kompleks untuk menjelaskan beragam hasil empiris namun cukup mudah diakses dan berguna dalam praktik pendidikan matematika. Alur utama teori dalam pendidikan matematika secara keseluruhan kompatibel, tidak saling bertentangan. Jurnal 3        Judul : Cognitive Arithmetic and Problem Solving: A Comparison of Children with Specific and General Mathematics Difficulties Jurnal : Journal Of Learning Disabilities Penulis : Nancy C. Jordan and Teresa Oettinger Montani Vol, No, Page : Volume: 30 issue: 6, page: 624-634 Tahun : 1997 DOI/ISSN/URL : 10.1177/002221949703000606 Penelitian ini menguji kemampuan pemecahan masalah dan jumlah fakta dalam dua subkelompok anak-anak kelas tiga dengan kesulitan matematika. Tujuannya fokus pada mereka dengan MD spesifik dan mereka yang memiliki kelemahan akademis yang lebih luas. Temuan menunjukkan bahwa pada kedua masalah cerita dan jumlah fakta, kelompok spesifik MD tampil lebih buruk daripada kelompok yang tidak mengalami gangguan dalam kondisi berjangka waktu namun tidak dalam kondisi menjelang waktunya. Jurnal 4        Judul : Problem Solving as a Basis for Reform in Curriculum and Instruction: The Case of Mathematics Jurnal : Educational Researcher Penulis : James Hiebert, Thomas P Carpenter, Elizabeth Fennema, Karen Fuson, Piet Human, Hanlie Murray, Alwyn Olivier and Diana Wearne Vol, No, Page : Vol. 25, issue. 4, Page. 12-21 Tahun : 1996 DOI/ISSN/URL : 10.3102/0013189X025004012 Tujuan artikel ini adalah mengusulkan satu prinsip reformasi dalam kurikulum dan pengajaran. Prinsipnya begini: siswa harus diijinkan membuat subjek bermasalah. Hasil penelitian peneliti berpendapat keuntungan dari pendekatan ini adalah bahwa ia menghasilkan pemahaman mendalam tentang jenis yang kita hargai. Penulis menutup dengan membandingkan pandangan kita tentang pemecahan masalah dengan arus lainnya. Jurnal 5        Judul : Self-Efficacy Beliefs and Mathematical Problem-Solving of Gifted Students Jurnal : Contemporary Educational Psychology Penulis : Frank Pajares Vol, No, Page : Volume 21, Issue 4, , Pages 325-344 Tahun : 1996 DOI/ISSN/URL : 10.1006/ceps.1996.0025 Tujuan penelitian ini ada dua. Tujuan pertama adalah untuk menguji peran prediktif dan mediasional dari self-efficacy matematika siswa berbakat. Tujuan kedua dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah perbedaan dalam ukuran terkait matematika, dengan fokus khusus pada kalibrasi siswa, bervariasi menurut keanggotaan kelompok dan / atau jenis hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keyakinan self-efficacy matematika siswa berbakat memberikan kontribusi independen dengan prediksi kinerja pemecahan masalah matematika mereka dalam model yang mengendalikan efek kecemasan matematika, kemampuan kognitif, prestasi matematika sebelumnya, selfefficacy untuk self regulated learning. KESIMPULAN Indikator pemecahan masalah Mengidentifikasi Merumuskan Menerapkan Menjelaskan Menggunakan  SELF-CONFIDENCE (PERCAYA DIRI)        Jurnal 1 Judul : Self-Confidence in Mathematics: A case Study on Engineering Technology Students in FTK, UTeM Jurnal : International Journal for Innovation Education and Research Penulis : Iskandar Waini, Khairum Hamzah, Rahaini Mohd Said, Nor Hamizah Miswan, Nurul Amira Zainal, Aminah Ahmad Vol, No, Page : Vol. 2, No. 11, Page. 10-13 Tahun : 2014 DOI/ISSN/URL : 2411-2933 Studi ini meneliti sikap siswa di beberapa bidang studi di FTK, UTeM pada semester kedua sesi 2013/2014. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan menguji sikap siswa terhadap teknologi terhadap tingkat kepercayaan diri atau self-efficacy dalam matematika selama sesi kelas mereka di Fakultas Teknik Teknologi (FTK), Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM). Hasilnya menunjukkan bahwa kebanyakan siswa ET memiliki kepercayaan diri positif terhadap matematika Jurnal 2        Judul : Self-Confidence and Motivation in Mathematics Jurnal : Journal of Educational Psychology Penulis : Peter Kloosterman Vol, No, Page : Vol. 80, No. 3, Page. 345-351 Tahun : 1988 DOI/ISSN/URL : 10.1037/0022-0663.80.3.345 Penelitian ini dirancang untuk menguji penerapan beberapa ciri teori motivasi atribusi (Weiner, 1979, 1984) terhadap pembelajaran matematika di kelas tujuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana kepercayaan diri terhadap matematika dapat dijelaskan dari variabel motivasi / atribusi dan untuk menyelidiki apakah siswa membuat atribusi atas keberhasilan dan kegagalan mereka dalam matematika. Hasil menunjukkan bahwa bagian signifikan dari varians dalam skor kepercayaan diri dapat dijelaskan dari variabel lainnya. Jurnal 3        Judul : Development Of Understanding And Self-confidence In Mathematics; Grades 5–8 Jurnal : Proceedings Of The 28th Conference Of The International Group For The Psychology Of Mathematics Education Penulis : Markku S. Hannula, Hanna Maijala, & Erkki Pehkonen Vol, No, Page : Vol 3, Page. 17–24 Tahun : 2004 DOI/ISSN/URL : http:// emis.ams.org/proceedings/PME28/RR/RR162_Hannula.pdf Makalah ini menyajikan beberapa hasil awal dari aspek longitudinal sebuah penelitian proyek pada kepercayaan diri dan pemahaman dalam matematika. Untuk mengungkapkan perkembangan pemahaman dan pemahaman murid Rasa percaya diri dari kelas lima sampai kelas delapan. Ada perkembangan yang signifikan selama kelas 5 sampai 8 pada topik yang diukur dalam tes matematika.        Jurnal 4 Judul : Self-confidence and metacognitive processes Jurnal : Learning and Individual Differences Penulis : Sabina Kleitman, Lazar Stankov Vol, No, Page : Volume 17, Issue 2, Pages 161-173 Tahun : 2007 DOI/ISSN/URL : 10.1016/j.lindif.2007.03.004 Makalah ini membahas hubungan antara Self-confidence yang diukur selama kinerja pada tes kognitif yang khas dan beberapa konseptual konstruksi terkait. Tujuannya adalah untuk memajukan pemahaman kita tentang kepercayaan diri dan menetapkan statusnya dalam taksonomi proses kognitif / metakognitif. Hasil penelitian menemukan bahwa kecepatan uji coba tidak berkorelasi dengan kepercayaan diri, menunjukkan validitas diskriminan konstruksi yang terakhir. Jurnal 5 Judul : A Comparison of Boys' and Girls' Feelings of SelfConfidence in Arithmetic Computation  Jurnal : Canadian Journal of Education  Penulis : David F. Robitaille  Vol, No, Page : Vol. 2, No. 2, Page. 15-22  Tahun : 1977  DOI/ISSN/URL : 10.2307/1494814   Penelitian ini membandingkan prestasi anak laki-laki dan perempuan dalam perhitungan aritmatika dengan perasaan percaya diri mereka untuk melakukan penghitungan tersebut. Bertujuan untuk membandingkan sikap percaya diri yang telah ditunjukkan oleh anak laki-laki dan anak perempuan dalam keberhasilan mereka dalam perhitungan aritmatika. Hasil penelitian data terkini mendukung temuan umum Bailey dan Bailey (1974) bahwa anak laki-laki cenderung terlalu besar kemampuan mereka sementara anak perempuan cenderung meremehkan kemampuan mereka. KESIMPULAN Indikator self-confidence Rasa aman Ambisi normal Konsep diri Mandiri Toleransi. 

Judul: Review Jurnal Internasional

Oleh: Nadia Afriliani


Ikuti kami