Format Resume Jurnal

Oleh Rani Handani

86,3 KB 5 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Format Resume Jurnal

Format Resume Jurnal Judul Jurnal : Pendampingan Kapasitas Masyarakat Sumber Dalam Daya Peningkatan Manusia (Sdm) Kepariwisataan Kabupaten Sidoarjo. Pengarang : Nailul Insani Tahun : 2019 Latar Belakang : Tidak semua bencana berdampak buruk bagi lingkungan seperti lumpur lapindo yang terjadi di dusun Tlocor, Desa Kedung Pandan, Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo yaitu menghasilkan Pulau Lusi (lumpur Sidoarjo) yang menjadi ekowisata bahari Tlocor yang mana menjadi keuntungan bagi masyarakat lokal Tujuan : Memberikansosialisasi yang berisitentangpeningkatankapasitasSumberDayaManusi a (SDM) kepariwisataankhususnyadalammotivasimasyarakatunt ukmauberkontribusidalampengelolaandesawisata. Keberadaandesawisatapentingsebagaifasilitaspenduku ngkeberadaanwisatabahariTlocor. Danmenumbuhkan rasa empati masyarakat terhadap Pulau Lusi (Lumpur Sidoarjo) agar bisa dikembangkan dan dapat memanfaatkan keberadaan pulau Lusi sehingga menghasilkan pendapatan dan memajukan daerah tersebut agar menjadi salah satu destinasi wisata yang ada di Indonesia. Metodologi : Pertama PersiapanPadatahapaniniadabeberapahal yang dilakukanyaknianalisiskhalayaksaasaran, menentukanbidangpermasalahan yang akandianalisis, danmengidentifikasimasalah. Kedua Pelaksanaan Tahap pelaksanaan merupakan tahap dilakukannya sosialisai dan pelatihan yang diberikan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar balai desa yang merupakan lokasi kegiatan. Ketiga EvaluasidanRefleksiSetelahpemberianmateridilakukan , pesertadimintauntukmemberikanrefleksiterkaitmateri yang telahdipaparkanuntukmengungkapkelebihandankekura nganselamakegiatanpelatihanberlangsung. Hasil : Bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif dari masyarakat, khususnya karang taruna, tim penggerak PKK dan POKDARWIS untuk dapat ikut membangun sektor pariwisata yang ada di desanya. Seperti melakukan sosialisasiPengembanganDesaWisataBerbasisMasyara katdanPelatihanPembuatan Souvenir. faktor pendukung, yaitu: 1. Kegiatan ini mendapatkan dukungan dari perangkat desa, tim penggerak PKK, karang taruna dan POKDARWIS Dusun Tlocor, Desa Kedung Pandan, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. 2. Para peserta yang antusias dalam mengikuti pelatihan dan sosialisasi, ditunjukkan dengan kesungguhan dan semangat dalam diskusi dan tanya jawab dengan narasumber saat pelatihan. 3. Tim pengabdian mudah untuk memperoleh narasumber sosialisasi dan pelatihan. Faktorpenghambattersebutadalah 1. Banyakwarga yang terlambathadirsehinggajadwalkegiatanharusdimundur kan. 2. Sebagian warga yang rumahnya lumayan jauh dari lokasi perlu dijemput oleh tim pengabdian. 3. Di akhir acara peserta yang datang cukup banyak, sehingga tim pengabdian kekuranga alat dan bahan untuk praktik. 4. Jumlah peserta sosialisasi tidak sebanyak jumlah peserta pelatihan Kesimpulan : Jadi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam kepariwisataan bagi masyarakat disekitar Pulau Lusi, secara keseluruhan Meskipun belum dapat semua dikatakan peserta berhasil. pendampingan menguasai dengan baik materi yang disampaikan. Kegiatan ini mendapat sambutan baik terbukti dengan keaktifan peserta mengikuti sosialisasi dan pelatihan dengan tidak meninggalkan tempat sebelum pelatihan berakhir.Selainitukeberhasilandapat di ukurdariproduk souvenir, jumlahproduk souvenir yang diselesaikanolehwargadansiapdipasarkancukupbanyak . Perluadanyapendampinganlebihlanjutuntukmeningkat kankualitaspemasaran. Kelebihan : a.Pulau Lusi (Lumpur Sidoarjo) menawarkan suasana alam yang masih segar dan asri b. Terdapat banyak jenis mangrove c. kesuburan tanah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat d. Terdapat ekosistem tersembunyi yang layak di eksplorasi oleh wisatawan e. pariwisata dapat diandalkan untuk kesejahteraan masyarakat f.Pulau Lusi (Lumpur Sidoarjo) secara terus bertambah luas g. Tersedianya fasilitas umum Kekurangan : a. Kurangnya pemanfaatan yang baik b. Sedikitnya peminat c. Banyaknya sampah di Pulau Lusi (Lumpur Sidoarjo) d. Terkontaminasinya sumber air bersih e. Kesehatan warga terganggu f. Banyaknya kerugian yang diterima oleh warga Format Resume Jurnal Judul Jurnal : Pembangunan Kampung Wisata Literasi di Kawasan Wisata Bahari Pengarang : Ruli Desianti, Hendy Setiawan, Al Fauzi Rahmat Tahun : 2018 Latar Belakang : Saat Ini ekosistem laut Indonesia mengalami kerusakan akibat adanya sampah plastik. Mulai dari kerusakan terumbu karang, kematian hewan laut, terkontaminasinya seluruh rantai makanan laut (seperti zooplankton, krustasea atau copepoda, kerang, kepiting, lobster dan ikan), hingga menurunnya kualitas garam dapur sebagai komoditas penting bagi masyarakat dan industri. Riset terkini dari Sustainable Waste Indonesia (SWI) menunjukkan bahwa Indonesia menghasilkan lebih dari 45,3 juta ton sampah per tahun. Yang mana 15,6 juta ton di dalamnya termasuksampah plastik sebanyak 1,3 juta ton, tak tertangani, terlepas begitu saja ke alam, di darat dan perairan.Adapun sampah plastik ini merupakan sumbangan dari kota-kota besar di Indonesia,yang salah satunya adalah Kota Yogyakarta. Tujuan : Untuk Mengatasi Masalah Sampah yang ada di laut Dan di darat Khususnya Wisata bahari. S erta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengurangi serta meminimalisir sampah dan juga mengelola sampah menjadi produk yg kreatif sehingga menguntungkan bagi masyarakat sekitar wisata bahari. Pemerintah dan masyarakat saling bekerja sama (berkontribusi) dalam permasalahan sampah ini sehingga tercipta keselarasan dan keseimbangan dalam pelaksanaannya. Metodologi : Kampanye dan Observasi yaitu dengan cara mengajak masyarakat lebih peduli lagi terhadap sampah Hasil : Untuk menuntaskan masalah sampah pemerintah mewujudkan dalam bentuk kebijakan persampahan baik didarat maupun dilaut. Mulai dari menetapkan undang-undang pengelolahan sampah, aturan plastik berbayar, bank sampah, ecorbrick, dan lain sebagainya, tetapi beragam kebijakan yang ada hingga kini belum mampu memecakan permasalahan sampah, khususnya sampah plstik. Berdasarkan hasil pengamatan penulis, kegagalan kebijakaan persampahn ini disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, karena perumusan kebijakan yang tidak tepat atau gagal fokus. Kedua, pelayan persampahan yang masih setengah hati. Ketiga, peran masyarakat yang belum dilibatkan secara penuh. Keempat, sebagai faktor utama dalam kegagalan kebijakaan persampahan ialah karena kebijakan persampahan yang hadir lebih terkesan inisiasi dari pemerintah bukan berdasarkan inisiasi masyarakat itu sendiri (top-down). Kebijakan yang dilakukan yaitu a.Education and CoachingPada tahap awal, masyarakat desa sekitar kawasan wisata bahari akan diberikan pendidikan kewirausahaan(Diklat). ekologisekaligus pelatihan b.BrandingTahap dilakukan promosi terhadap atau branding produk-produk hasil yang karya masyarakat yang telah melalui tahap pertama. c.Literate-TourWisata literasi dengan menyediakan co-working space dan co-playing space di sekitar kawasan wisata bahari dengan desain yang ramah lingkungan dan ramah anak. Aktor yang terlibat dalam kebijakan tersebut yaitu mulai dari pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, petugas keamanan, petugas kebersihan, civil society, privat sector, komunitas nelayan, dan masyarakatsekitar kawasanwisata bahari itu sendiri. Kesimpulan : Kebijakan yang ada masih belum mampu mengatasi permasalahan sampah, sehingga pemerintah dan masyarakat harus saling bekerjasama dalam mengatasi masalah persampahan ini. Sampah menjadi masalah besar di dunia khususnya di Indonesia sebagai negara penghasil sampah terbesar kedua setelah China. Sampah mencemari darat dan laut. Pemerintah menjawab permasalahan sampah tersebut dengan berbagai kebijakan namun sayangnya,kebijakan tersebut kurang efektif karena tidak melibatkan masyarakat khususnya masyarakat lokal sehingga belum terlaksana dengan baik dalam prakteknya. Untuk itu dilakukan inovasi kebijakan dengan melibatkan masyarakat khususnya masyarakat sekitar wisata bahari dalam meminimalisir dan mengelola sampah sehingga mendatangkan keuntungan ekonomi bagi masyarakat wisata bahari. Kelebihan : a. Mengelolah sampah menjadi hasil karya b. Mengelolah sampah menjadi pupuk c. dapat di daur ulang menjadi produk kembali d. Mata pencaharian e. dapat dijadikan pakan ternak f. dapat dijadikan bahan bakar alternatif Kekurangan : g. Mencemari lingkungan h. Mengganggung aktivitas masyarakat i. Merusak ekosistem laut j. Sumber air bersih berkurang k. Susah terurai jika itu sampah plastik f. Mengganggu kesehatan mastarakat

Judul: Format Resume Jurnal

Oleh: Rani Handani


Ikuti kami