Jurnal Belajar 1

Oleh Umi Hanifah

51,2 KB 4 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Jurnal Belajar 1

Jurnal Belajar 1 Umi Hanifah ( 201310070311124 ) Pendidikan Biologi 2 C ( Universitas Muhammadiyah Malang ) Belajar dan Mendengarkan Belajar dan mendengarkan. Mungkin sekilas kata-kata ini memang terdengar tak asing di telinga kita. Mulai dari anak kecil hingga orang tua. Kata belajar dan mendengarkan ini memang sudah menjadi makanan setiap hari oleh mereka. Tak ayal jika seorang siswa, mahasiswa maupun orang dewasa yang sudah berada pada tingkatan pekerja pun masih terpapar bahkan melekat erat dengan kedua aktivitas tersebut. Aktivitas belajar bahkan sudah menjadi gaya hidup yang lumrah (wajar) bagi khalayak umum, tak ada yang mempermasalahkan akan suatu aktivitas tersebut. Bahkan untuk mendengar, kegiatan ini justru tak ada yang perlu diperdebatkan lagi. Akan sangat lucu bahkan dianggap tabu jikalau ada mata yang memandang dan berpikir bahwa belajar dan mendengarkan itu tak ada suatu hubungan yang pada akhirnya berujung pada berfaedahnya suatu ilmu yang diawali dari mendengarkan. Karena pada hakikinya, mendengarkan adalah suatu awal dimana manusia mampu berkembang untuk hidupnya dalam kondisi ia mampu belajar bersosialisasi dengan sesama manusia yang lainnya dalam menjalin suatu relasi yang pada akhirnya mendorong para manusia itu untuk menjadi manusia yang lebih produktif . Bahkan dalam praktik nyatanya, belajar yang merupakan suatu kegiatan atau aktivitas yang mengarah ke arah perubahan tingkah laku aktif melalui individu terhadap lingkungan memang tak dapat dipisahkan oleh kehidupan manusia. Manusia hidup untuk tumbuh dan berkembang, dan dari hidup dan berkembang itulah manusia secara sadar maupun tak sadar telah melakukan aktivitas yang disebut dengan belajar. Namun, pembelajaran itu sendiri sebenarnya tak akan ada artinya bilamana manusia tak pernah menyadari peran penting pendengaran mereka terhadap proses pembelajaran. Seperti yang saya alami secara langsung. Tanpa belajar dan mendengar, mungkin hingga kini saya tak akan pernah mampu berkomunikasi dan menjalin suatu relasi dengan orang-orang disekeliling saya. Bahkan untuk sekedar menempuh mata kuliah Belajar dan Pembelajaran yang dibina oleh Bapak Husamah, S.Pd, mungkin amat sangat mustahil bagi saya mampu berdiri kokoh diantara teman-teman terhebat yang saya miliki yang tentunya merekalah tiang dari penyangga belajar dan mendengarkan. Oleh karena itu, saya berpendapat bahwa belajar dan mendengarkan adalah dua kesatuan yang proposional dan amat sangat penting bagi keselarasan hidup.

Judul: Jurnal Belajar 1

Oleh: Umi Hanifah


Ikuti kami