Review Jurnal Internasional

Oleh Ngali Bahrudin

115,5 KB 2 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Review Jurnal Internasional

5 DESEMBER 2019 REVIEW JURNAL INTERNASIONAL Tugas Mata Kuliah Pengantar Diplomasi Dosen Pengampu : Iva Rachmawati, Dr, M. Si Disusun oleh : NAMA : M. NGALIBAHRUDIN NIM :151180020 KELAS : E/HI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” YOGYAKARTA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK PROGRAM STUDI ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL Judul : DIPLOMASI PUBLIK RUSIA TERHADAP PEMBANGUNAN CITRA MELALUI OLIMPIADE MUSIM DINGIN SOCHI 2014 Jurnal : Diplomasi Publik Penulis : Melino Yoga Saputra, Nanda Putra Harahap Universitas Paramadina Reviewer : M. Ngalibahrudin Tanggal : 5 Desember 2019 Abstrak : Jurnal yang berjudul "Diplomasi publik Rusia terhadap pembangunan citra melalui olimpiade musim dingin Sochi 2014"ini berisikan tentang olimpiade yaang merupakan acara olahraga di kancah internasional. Banyak negara-negara yang ikut serta dalam olimpiade. Sehingga ini menjadi kesempatan emas bagi negara-negara khususnya negara tuan rumah untuk menunjukan eksistensinya, atau melakukan nation branding untuk membentuk citra positif dari suatu negara tersebut. Pada bagian abstrak ini penulis menuliskannya dengan bahasa Inggris (bahasa internasional) dan dengan sangat singkat serta langsung menuju topik bahasan utama dari jurnal ini sehingga para pembaca langsung bisa memahami inti dari sebuah jurnal ini Pengantar : Pada bagian pendahuluan, penulis menegaskan bahwa di era globalisasi ini banyak dari negara-negara mulai menunjukan eksistensi dan kapabilitasnya di dunia internasional. Negara-negara mulai menunjukan daya tarik mereka satu sama lain, berbagai upaya telah dilakukan melalui pendekatan soft power, salah satunya ialah melalui olahraga. Menurut penulis olahraga merupakan instrumen yang dapat digunakan dalam hal ini, selain dapat menymbang devisa lebih bagi negara, terdapat fenomena unik dimana sinkronisasi antara media dan sektor pariwisata, kompetisi yang hadir untuk mempertahankan citra para aktor olahraga dan popularitas sebuah tuan rumah dalam event berskala internasional yang diasumsikan sebagai prestis global, power secara simbolis, dan economics power potensial. Kemudian penulis juga menerangkan bahwa Rusia mengalami dekonstruksi politik luar negri dan ekonomi yang disebabkan runtuhnya ideologi komunis Uni Soviet dari amerika Serikat selama Perang Dingin, dan beberapa konflik-konflik internal akibat perubahanperubahan yang ada seperti Perang Checnya I (1994-1996) dan Perang Checnya II (19992000). Hal ini menyebabkan terhambatnya proses demokratisasi di Rusia sehingga terjadinya kekacauan dan instabilitas. Kondisi ini menyebabkan Rusia sulit untuk membangun citra positif negara Rusia sebagai negara demokratis yang berdaulat, ditambah lagi masih melekatnya budaya asli Uni Soviet yang dikenal komunis serta adanya citra agresif militer Rusia. Oleh karena itu Rusia ingin membangun kembali citra positif tersebeut salah satunya ialah dengan berpartisipasi dan menyelenggarakan olimpiade musim dingin di Sochi pada tahun 2014. Kerangka Pemikiran : Penulis menuliskan kerangka pemikiran secara singkat yang pada intinya penulis mengkaji permasalahan ini menggunakan konsep Diplomasi Publik dan Nation Branding sebagai kerangka dasar pemikiran. Penulis mampu menganalisa secara komprehensif pemanfaatan olimpiade Sochi 2014 sebagai media diplomasi publik. Diplomasi Publik. Penulis menjelaskan apa itu diplomasi publik, penulis mengutip definisi publik dari Dean Edmun Gullion yang memperkenalkan istilah diplomasi publik tahun 1965 "melalui diplomasi publik, kita memahami maksud yang dilakukan suatu negara, kelompok kepentingan, dan individu dalam bersikap dan beropini dengan seseorang maupun negara lain sehingga dapat mempengaruhi keputusan dan kebijakan luar negri negara lain". Nation Branding. Penulis mendefinisikan Nation Branding sebagai strategi mempresentasikan suatu negara dengan tujuan pencapaian nilai atau asumsi reputasi melalui pariwisata, sosial-ekonomi, kultur dan investasi. Menurutnya di masa kontemporer ini masih sedikit referensi teori untuk menjelaskan Nation Branding. namun lebih banyak dalam bentuk prakteknya sehingga asumsi Nation Branding lebih difokuskan pada teknik branding dan marketing communication untuk mengangkat citra suatu negara. Pembahasan : Pada bagian pembahasan, penulis membagi sub pokok bahasan menjadi beberapa bagian, yaitu : Olimpiade Musim Dingin Sochi 2014. Disini penulis menjelaskan apa itu Olimpiade Musim DIngin Sochi 2014, mulai dari pemilihan kota, perencanaan, serta anggaran biaya yang diperlukan untuk mengadakan Olimpiade ini. Peran Diplomasi Publik Rusia Pada Olimpiade Musim Dingin Sochi 2014. Melalui Olimpiade ini Presiden Putin berhasil mempresentasikan negara Rusia dalam bahasa Inggrus didepan negara-negara lainnya terkait kekayaan alam yang dimiliki Rusia seperti keindahan pantai dan pegunungan bersalju. Selain itu Rusia mampu meredam ketegangan dan konflik yang ada seperti adanya diskriminasi kaum LGBT di Rusia. Rusia juga berhasil menarik perhatian perusahaan-perusahaan multinasional unruk bekerja sama dengannya. Diplomasi publik juga berupaya membentuk opini baik dan perhatian masyarakat Amerika Serikat melalui kampanya "Road to Sochi" di Amerika Serikat. Selanjutnya diplomasi publik juga telah membuat program budaya yang bertujuan untuk melestarikan dan menumbuhkan kesdaran budaya pada seluruh warga dalam Olimpiade ini, serta menunjukan keragaman potensi budaya Rusia kepada dunia. Strategi Nation Branding Rusia melalui olimpiade musim dingin Sochi. Rusia membangun Sport Centre yang akan dijadikan sebagai pusat olahraga internasional. kemudian Nation Branding juga dilakukan melalui slogan olimpiade ini "Zharkie, Zimnie, Tvoi" yang merujuk kepada pesan terhadap gaya hidup hedonisme dan membuka arus globalisasi dengan keterbukaan rusia terhadap investasi asing. Kemudian juga melalui sektor soasial-ekonomi dapat memalui dengan produksi dan lisensi prosukproduk Olimpiade Musim Dingin Sochi. Dampak Nation Branding bagi Citra Rusia. Menurut penulis upaya Rusia dalam melakukan Nation Branding melalui Olimpiade ini menghabiskan banyak anggaran dana yang seharusnya dapat digunakan untuk persoalan konflik horizontal. Melalui media yang menayangkan acara ini Rusia menyampaikan agenda Rusia dalam keterlibatannya di level internasional. Namun disisi lain Rusia berhasil melakukan Nation Branding, diantaranya : 1. Stabilitas keamanan Rusia sebelum dan pasca berlangsunya Olimpiade yang berhasil dilakukan rusia 2. Kekuatan ekonomi Rusia yang semakin meningkat 3.Pertumbuhan infastruktur yang terjadi di Olimpiade ini melalui investasi-investasi asing yang masuk 4. Pariwisata di Rusia khususnya di kota Sochi yang meningkat dengan adanya Olimpiade ini. Kesimpulan : Pada bagian kesimpulan penulis berpendapat bahwa melaui Olimpiade Musim Dingi Sochi 2014 ini Rusia mampu memperluas posisi tawarnya dan legitimasinya di sistem internasionalterutama dengan strategi pemasaran yang menumbuhkan awareness dan atensi komunitas global pada Rusia. Kritik : Menurut saya secara keseluruhan Jurnal ini mampu membuktikan bahwa Olimpiade Musim Dingin Sochi 2014 telah berhasil dimanfaatkan Rusia sebagai diplomasi publik dan Nation Branding dalam upaya memperbaiki citra Rusia di dunia internasional. Namun sayangnya, tulisan ini sullit untuk dipahami karena banyaknya pengulangan pengulangan kalimat di dalam tulisan ini. Selain itu pembahasan suatu masalah yang tiadak langsung to the point, dimana penulis terlalu banyak memasukkan kutipan atau pembahasan yang seharusnya tidak perlu dibahas di sub bab tersebut seperti pada sub bab dampak nation Branding bagi citra Ruisa yang malah dituliskan pembahsan panjang lebar mengenai proses diadakannya olimpiade ini serta anggaran dana yang diperlukan. Penulis juga kurang detail dalam memberikan informasi seperti pada sub bab Peran Diplomasi Publik, penulis menjelaskan bahwa adanya kampanya "Road to Sochi" yang diadakan di Amrika Serikat agar dapat membentuk opini dan perhatian masyarakat Amerika Serikat. Namun penulis tidak menjelaskan bagaimana dampak atau hasil dari kampanye tersebut, mengingat judul Jurnal ini adalah tentang diplomasi publik dan pembentukan citra penting menurut saya untuk menjelaskan hasil dari suatu upaya tersebut. Kemudian kurangnya penjelasan mengenai perbedaan antara diplomasi publik dan Nation Branding sehingga pembaca akan sangat bingung untuk membedakannya. Meski memiliki banyak persamaan dan memiliki kaitan yang erat, diplomasi publik dan Nation Branding ialah sesuatu yang berbeda Nation Branding selalu tentang citra suatu negara sedangakn diplomasi publik tidak sesalu tentang citra. Pada tulisan ini juga penulis menjelaskan dampak Nation Branding bagi citra Rusia yang justru itu merupakan hasil dari diplomasi publik seperti yang dijelaslan oleh Mark Leonardo dalam Public Diplomacy. The Foreign Policy Centre. Referensi : www.academia.edu/download/55801337/SOCHIUPDATED.docx.pdf Edward R. Murrow Center for The Study and Advancement of Public Diplomacy, Difinitions of Public Diplomacy, The Fletcher School, Tufts University, Massachusetts Leonard, Mark. 2002. Public Diplomacy. The Foreign Policy Centre. London Public.Diplomacy.Alumni.Association,What.is.Public.Diplomacy?. (http://www.publicdiplom acy.org/1.htm) Melissen, Jan. 2005. The new public Diplomacy. Palgrave Macmillan. New York.

Judul: Review Jurnal Internasional

Oleh: Ngali Bahrudin


Ikuti kami