Konsep-konsep Dan Permasalahan Dasar Pembangunan Ekonomi Di Negara Sedang Berkembang

Oleh Dio Marcelino

154,1 KB 9 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Konsep-konsep Dan Permasalahan Dasar Pembangunan Ekonomi Di Negara Sedang Berkembang

Konsep-Konsep dan Permasalahan Dasar Pembangunan Ekonomi di Negara Sedang Berkembang Materi ini Anda akan mempelajari beberapa konsep dasar dalam ekonomi pembangunan dan permasalahan dasar pembangunan ekonomi di negara sedang berkembang. Setelah Anda mempelajari modul ini, Anda diharapkan dapat memiliki kemampuan menjelaskan: 1. pengertian ekonomi pembangunan, pembangunan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi; 2. perbedaan antara pembangunan ekonomi dengan pertumbuhan ekonomi; 3. konsep dan metode perhitungan pendapatan nasional; 4. tujuan, manfaat dan kerugian pembangunan ekonomi; 5. permasalahan dasar pembangunan ekonomi di negara sedang berkembang; dan 6. faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dan ber-kembangnya perhatian terhadap pembangunan ekonomi. Untuk membantu Anda menguasai materi konsep-konsep dasar dan permasalahan dasar pembangunan ekonomi di negara sedang berkembang, dalam modul ini akan disajikan pembahasan dan latihan pada butir-butir uraian sebagai berikut: 1. Konsep-konsep dasar dalam pembangunan ekonomi. 2. Konsep dasar dan metode perhitungan pendapatan nasional. 3. Tujuan, manfaat dan kerugian pembangunan ekonomi. 4. Permasalahan dasar pembangunan ekonomi di negara sedang berkembang. 5. Faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dan berkembangnya perhatian terhadap pembangunan ekonomi. Agar Anda berhasil dengan baik dalam mempelajari modul ini, ikutilah petunjuk belajar berikut ini: Bacalah dengan cermat pendahuluan modul ini sampai Anda memahami betul apa, untuk apa dan bagaimana mempelajari modul ini. Bacalah sepintas bagian demi bagian, dan temukan kata-kata kunci yang Anda anggap baru. Carilah dan baca pengertian kata-kata kunci dalam daftar kata-kata sulit modul ini atau dalam kamus yang ada pada Anda. Tangkaplah pengertian demi pengertian dari isi modul, melalui pemahaman sendiri dan bertukar pikiran dengan mahasiswa atau guru lain, serta dengan tutor Anda Mantapkan pemahaman Anda melalui diskusi mengenai pengalaman sehari-hari yang berhubungan dengan pengetahuan sosial dalam kelompok kecil atau secara klasikal pada saat tutorial. Konsep-konsep Dasar dalam Pembangunan Ekonomi A. PENGERTIAN EKONOMI PEMBANGUNAN, PEMBANGUNAN EKONOMI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI Sejak Adam Smith mengeluarkan bukunya An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nation, para ahli Ekonomi mulai melanjutkan penyelidikan mengenai perkembangan ekonomi suatu negara. Analisis tentang perkembangan ekonomi suatu negara dipelajari oleh suatu ilmu yang diberi nama Ekonomi Pembangunan (Development Economics). Menurut Sadono Sukirno (1985), Ekonomi Pembangunan didefinisikan sebagai suatu cabang Ilmu Ekonomi, yang bertujuan untuk menganalisis masalah-masalah yang dihadapi oleh negara-negara berkembang dan mendapatkan cara-cara untuk mengatasi masalah-masalah itu, agar negaranegara tersebut dapat membangun ekonominya dengan lebih cepat lagi. Berdasarkan definisi di atas, dapat dilihat bahwa tujuan dari analisis ekonomi pembangunan adalah untuk: 1. Menelaah faktor-faktor yang menimbulkan keterlambatan atau ketiadaan pembangunan di negara-negara sedang berkembang. 2. Mengemukakan cara pendekatan yang dapat ditempuh untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi, sehingga dapat mempercepat jalannya pembangunan ekonomi di negara-negara tersebut. Ekonomi pembangunan agak berbeda dengan Ilmu Ekonomi yang lain seperti Ilmu ekonomi makro maupun Ilmu ekonomi mikro. Perbedaannya, bahwa ekonomi pembangunan belum mempunyai pola analisis tertentu yang dapat diterima oleh kebanyakan ahli-ahli ekonomi. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu: 1. Sangat kompleksnya masalah pembangunan. 2. Banyaknya faktor yang mempengaruhi pembangunan dan banyaknya faktor yang terpengaruh oleh pembangunan. Hal ini menyebabkan topik yang dianalisis dalam ekonomi pembangunan meliputi bidang yang sangat luas. Beberapa contoh bidang yang dianalisis dalam ekonomi pembangunan adalah sebagai berikut: a. Masalah pertumbuhan ekonomi. b. Masalah kemiskinan. c. Masalah pembentukan modal. d. Perdagangan Luar Negeri. e. Pengerahan Tabungan. f. Bantuan Luar Negeri. g. Masalah pengangguran. h. Masalah migrasi. i. Permasalahan dalam bidang pertanian, industri, dan lain sebagainya. 3. Ketiadaan teori-teori pembangunan yang dapat menciptakan suatu kerangka dasar dalam memberikan gambaran mengenai proses pembangunan ekonomi. Para ekonom sampai saat ini belum mencapai kesepakatan mengenai faktor-faktor apa yang memegang peranan paling penting dalam pembangunan ekonomi, dan bagaimana mekanisme proses pembangunan ekonomi tersebut terjadi. Namun demikian, tidaklah berarti bahwa pola analisis ekonomi pembangunan tidak dapat ditentukan sifat-sifatnya. Apabila dicermati, pada hakikatnya pembahasan-pembahasan mengenai pembangunan ekonomi dapat dikategorikan dalam dua kelompok, yaitu: a. Pembahasan mengenai pembangunan ekonomi, baik yang bersifat deskriptif maupun analitis yang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai berbagai sifat perekonomian dan masyarakat di negara sedang berkembang serta implikasi sifat-sifat tersebut kepada kemungkinan untuk membangun ekonomi kawasan tersebut. b. Pembahasan mengenai pembangunan ekonomi yang bersifat memberikan berbagai pilihan kebijakan pembangunan yang dapat dilaksanakan dalam upaya untuk mempercepat proses pembangunan ekonomi di negara sedang berkembang. Dalam pembicaraan-pembicaraan mengenai masalah ekonomi, istilah ekonomi pembangunan sering dianggap sama dengan pembangunan ekonomi. Padahal kedua istilah tersebut mempunyai makna yang berbeda. Di samping kedua istilah tersebut masih ada istilah lain yang sering dipertukarkan yaitu antara pertumbuhan ekonomi dengan pembangunan ekonomi atau perkembangan ekonomi. Untuk memahami istilah-istilah tersebut pelajarilah uraian berikut! B. EKONOMI PEMBANGUNAN DAN PEMBANGUNAN EKONOMI Seperti telah dijelaskan di atas, bahwa ekonomi pembangunan didefinisikan sebagai suatu cabang dari ilmu ekonomi yang bertujuan untuk menganalisis masalah-masalah yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkembang, dan mendapatkan cara-cara untuk mengatasi masalah-masalah itu, supaya negara-negara tersebut dapat membangun ekonominya dengan lebih cepat lagi. Sedangkan pembangunan ekonomi didefinisikan sebagai suatu proses yang menyebabkan pendapatan per kapita penduduk suatu masyarakat meningkat dalam jangka panjang, disertai dengan perubahan ciri-ciri penting suatu masyarakat, yaitu perubahan dalam keadaan sistem politiknya, struktur sosialnya, nilai-nilai masyarakatnya dan struktur kegiatan ekonominya. Berdasarkan definisi di atas maka pembangunan ekonomi memiliki tiga sifat penting, yaitu: 1. Suatu Proses Pembangunan Ekonomi merupakan suatu proses, bahwa pembangunan ekonomi itu berlangsung secara terus-menerus. Dalam analisis ekonomi pembangunan, pembangunan ekonomi perlu dipandang sebagai suatu proses, maksudnya adalah agar antara faktor yang satu dengan faktor lain yang menghasilkan pembangunan ekonomi itu saling berkaitan, berhubungan dan saling mempengaruhi. Dengan demikian, diharapkan dapat diketahui deretan peristiwa yang timbul, yang akan mewujudkan peningkatan dalam kegiatan ekonomi dan taraf kesejahteraan masyarakat dari suatu tahap pembangunan ke tahap berikutnya. 2. Usaha untuk Meningkatkan Pendapatan Per Kapita Pembangunan ekonomi perlu dipandang sebagai kenaikan dalam pendapatan per kapita, karena kenaikan itu merupakan suatu pencerminan dari timbulnya perbaikan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Biasanya laju pembangunan ekonomi suatu negara, ditunjukkan dengan tingkat pertambahan Gross National Product (GNP) atau Gross Domestic Product (GDP). Namun cara di atas mengandung beberapa kelemahan, karena pendapatan nasional tidak secara tepat menunjukkan perbaikan kesejahteraan masyarakat. Sebagai suatu contoh, bahwa dalam jangka waktu tertentu pada saat pendapatan nasional dihitung, di samping akan terdapat pertambahan dalam kegiatan ekonomi masyarakat, pertambahan pendapatan penduduk pun akan terjadi. Dengan demikian, sebagian pertambahan hasil kegiatan ekonomi tersebut harus digunakan untuk mempertinggi kesejahteraan ekonomi masyarakat. Jika tingkat pertambahan pendapatan nasional (GDP/GNP) sama dengan atau lebih rendah dari tingkat pertambahan penduduk maka pendapatan per kapita akan tetap sama atau bahkan menurun. Ini berarti bahwa pertambahan GNP/GDP tidak memperbaiki tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat. Oleh karena kemungkinan timbulnya keadaan di atas maka beberapa ekonom membedakan pengertian pembangunan ekonomi dengan pertumbuhan ekonomi. 3. Kenaikan Pendapatan Per Kapita Harus Terus Berlangsung dalam Jangka Panjang Hal ini bukan berarti bahwa pendapatan per kapita harus mengalami kenaikan terus-menerus, tetapi pada suatu waktu tertentu dapat turun misalnya pada saat terjadi pergolakan politik, kemunduran sektor ekspor yang menyebabkan kondisi ekonomi turun (keadaan demikian bersifat sementara). Yang penting kegiatan ekonomi secara rata-rata meningkat dari tahun ke tahun. Dilihat dari ketiga sifat pembangunan ekonomi dapat Anda ketahui bahwa pembangunan ekonomi bukan saja berarti perubahan dalam struktur ekonomi suatu negara, yang menyebabkan peranan sektor pertanian menurun, peranan kegiatan industri meningkat, dan peningkatan pendapatan per kapita. Akan tetapi, di samping perubahan-perubahan tersebut, pembangunan ekonomi menurut Rostow berarti pula suatu proses yang menyebabkan antara lain: 1. 2. 3. 4. 5. Perubahan orientasi organisasi ekonomi, politik, maupun sosial yang pada mulanya mengarah ke dalam suatu daerah menjadi berorientasi ke luar. Perubahan pandangan masyarakat mengenai jumlah anak dalam keluarga, yaitu dari menginginkan banyak anak menjadi membatasi jumlah keluarga. Perubahan dalam kegiatan penanaman modal masyarakat, dari melakukan penanaman modal yang tidak produktif ke yang produktif. Perubahan cara masyarakat dalam menentukan kedudukan seseorang dalam masyarakat, dari semula ditentukan oleh kedudukan keluarga atau suku bangsa menjadi ditentukan oleh kesanggupan melaksanakan pekerjaan. Perubahan dalam pandangan masyarakat yang mulanya berkeyakinan bahwa kehidupan manusia ditentukan oleh keadaan alam sekitarnya, dan selanjutnya berpandangan bahwa manusia harus memanipulasi alam sekitarnya untuk menciptakan kemajuan. Dari uraian di atas, dapat Anda ketahui bahwa antara ekonomi pembangunan dengan pembangunan ekonomi adalah berbeda. Perbedaannya adalah ekonomi pembangunan merupakan cabang ilmu ekonomi yang mempelajari pembangunan ekonomi khususnya di negara sedang berkembang. Sedangkan pembangunan ekonomi atau sering pula disebut perkembangan ekonomi adalah suatu proses yang menyebabkan pendapatan per kapita penduduk meningkat dalam jangka panjang, disertai dengan perubahan ciri-ciri penting dalam suatu masyarakat (modernisasi). C. PEMBANGUNAN EKONOMI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI Istilah pembangunan ekonomi (perkembangan ekonomi) dan pertumbuhan ekonomi sering digunakan secara bergantian dengan maksud yang sama. Sebagai suatu contoh, suatu pernyataan yang menyatakan bahwa laju perkembangan ekonomi Indonesia adalah kurang lebih 7% per tahun. Padahal pernyataan tersebut yang dimaksud adalah pertumbuhan ekonomi. Secara konsep, istilah pembangunan ekonomi/perkembangan ekonomi (economic development) berbeda dengan pertumbuhan ekonomi (economic growth). Ahli-ahli ekonomi membedakan kedua hal tersebut dengan mengartikan istilah pertumbuhan ekonomi sebagai kenaikan dalam pendapatan nasional, tanpa memandang apakah kenaikan itu lebih besar atau lebih kecil dari tingkat pertambahan penduduk atau apakah terjadi perubahan dalam struktur ekonomi atau tidak. Sedangkan pembangunan ekonomi diartikan sebagai berikut: 1. Peningkatan dalam pendapatan per kapita masyarakat. 2. Perkembangan pendapatan per kapita yang berlaku dalam suatu masyarakat dibarengi dengan perombakan dan modernisasi dalam struktur ekonominya dari yang masih bercorak tradisional ke modern. Dengan kata lain dapat diungkapkan bahwa dikatakan ada pertumbuhan ekonomi apabila terdapat lebih banyak output, dan dikatakan terjadi pembangunan/perkembangan ekonomi tidak hanya terdapat lebih banyak output, tetapi juga terjadi perubahan-perubahan dalam kelembagaan dan pengetahuan teknik dalam menghasilkan output yang lebih banyak. Di samping itu, dikatakan terjadi pembangunan ekonomi apabila pertambahan pendapatan nasional pada suatu tahun tertentu melebihi dari tingkat pertambahan penduduk. Dari uraian di atas dapat disimpulkan, bahwa pembangunan ekonomi selalu dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi, tetapi pertumbuhan ekonomi belum tentu disertai dengan pembangunan ekonomi. Namun demikian pada umumnya para ahli ekonomi memberikan pengertian sama untuk kedua istilah tersebut. Mereka mengartikan pertumbuhan atau pembangunan ekonomi sebagai kenaikan GNP/GDP saja. Dalam penggunaan yang lebih umum, istilah pertumbuhan ekonomi biasanya digunakan untuk menyatakan perkembangan ekonomi di negara-negara maju, sedangkan istilah pembangunan ekonomi untuk menyatakan perkembangan ekonomi di negara sedang berkembang. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah: 1. Akumulasi kapital. 2. Pertumbuhan penduduk. 3. Kemajuan teknologi. D. KONSEP PENDAPATAN NASIONAL DAN PENDAPATAN PER KAPITA Yang dimaksud dengan pendapatan nasional adalah keseluruhan barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh lapisan masyarakat selama periode tertentu, yang untuk Indonesia adalah satu tahun kalender. Sedangkan yang dimaksud dengan pendapatan per kapita adalah pendapatan nasional dibagi dengan jumlah penduduk. E. TUJUAN MANFAAT EKONOMI DAN KERUGIAN PEMBANGUNAN 1. Tujuan Pembangunan Ekonomi Semua negara yang ada di dunia ini, baik negara maju maupun negara sedang berkembang selalu melaksanakan pembangunan ekonomi. Tujuan negara-negara tersebut mengadakan pembangunan ekonomi pada prinsipnya dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu: a. menaikkan produktivitas; b. menaikkan pendapatan per kapita. Namun, bagi negara sedang berkembang, tujuan dari pembangunan ekonomi pada prinsipnya adalah dimaksudkan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakatnya sehingga setaraf dengan tingkat hidup negara-negara maju. 2. Manfaat Pembangunan Ekonomi Dengan adanya pembangunan ekonomi, ada beberapa manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat maupun perekonomian antara lain adalah: a. Output atau kekayaan suatu masyarakat atau perekonomian akan bertambah. b. Kebahagiaan penduduk akan bertambah, karena pembangunan ekonomi dapat menambah kesempatan untuk mengadakan pilihan yang lebih luas. Kebahagiaan yang dimaksud di sini adalah kebahagiaan dilihat dari sudut material atau dapat diartikan kemakmuran. Asumsi yang digunakan bahwa seseorang yang lebih banyak kesempatan untuk memiliki sesuatu barang/jasa secara lahiriah, akan lebih bahagia c. d. e. f. dibandingkan dengan seseorang yang kesempatan untuk memiliki sesuatu barang atau jasa lebih sedikit. Apabila kebahagiaan diartikan kebahagiaan lahir dan batin, dengan pembangunan ekonomi belum tentu dapat menjamin tercapainya kebahagiaan. Kenyataan menunjukkan bahwa orang yang kaya belum tentu lebih bahagia dibandingkan dengan orang miskin. Seseorang belum tentu merasa lebih bahagia kalau pendapatannya bertambah, karena kekayaan hanya akan menambah kebahagiaan apabila kekayaan itu menambah alat-alat pemuas kebutuhan, bukannya justru menambah jumlah kebutuhan. Sebagai suatu contoh, dengan bertambahnya kekayaan seseorang akan menambah istri. Apabila hal ini terjadi maka bertambahnya kekayaan berarti akan menambah kebutuhan maka seseorang tidak akan merasa bahagia. Pembangunan ekonomi dapat memberikan manusia kesempatan yang lebih besar untuk menguasai alam sekitarnya. Pada saat orang hidup dalam masyarakat yang masih tradisional, sebagian besar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya berasal dari sektor pertanian, di mana dalam jangka waktu satu tahun mereka hanya bisa panen dua kali. Coba kita lihat sekarang dengan adanya pembangunan ekonomi mereka dapat panen tiga kali sampai empat kali dalam waktu satu tahun. Dilihat dari alat-alat yang digunakan untuk mengolah tanah, juga lebih modern seperti alat untuk membajak, dulu memakai luku atau garu dengan menggunakan tenaga sapi atau kerbau, sekarang sudah berganti pakai traktor dengan menggunakan tenaga mesin yang lebih efisien. Pembangunan ekonomi memberi kebebasan untuk memilih kesenangan yang lebih luas. Sebagai suatu contoh, pada saat orang hidup pada masyarakat primitif, untuk memiliki pakaian yang pantas, kendaraan maupun perhiasan sangat sulit. Dengan adanya pembangunan ekonomi seseorang dapat memiliki barang-barang yang bersifat mewah, seperti mobil, rumah mewah, hotel dan lain sebagainya. Dengan pembangunan ekonomi, akan tersedia lebih banyak jasa yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan manusia. Pembangunan ekonomi akan mengurangi jurang perbedaan antara negara-negara yang sedang berkembang dengan negara-negara yang sudah maju. 3. Kerugian Pembangunan Ekonomi Salah satu syarat dilaksanakannya pembangunan ekonomi adalah semangat ekonomis. Arti bahwa pelaksanaan pembangunan ekonomi harus berlandaskan tindakan-tindakan yang ekonomis. Tindakan ekonomis adalah tindakan yang berdasarkan prinsip-prinsip ekonomi. Ia harus selalu berusaha untuk menggunakan kesempatan dan faktor-faktor produksi seefisien mungkin. Ia harus berusaha mendapatkan manfaat yang lebih besar dari pengorbanan. Dengan kata lain, pembangunan ekonomi akan berhasil dengan baik, apabila setiap orang dalam melakukan kegiatan ekonominya selalu berdasarkan prinsip ekonomi. Prinsip ekonomi mengatakan bahwa: a. dengan pengorbanan yang sekecil-kecilnya untuk mendapatkan hasil tertentu. b. dengan pengorbanan tertentu untuk mendapatkan hasil yang sebesarbesarnya. Apabila kita melihat kembali, bahwa salah satu indikator dari pembangunan ekonomi adalah tingkat pendapatan yang meningkat. Tingkat pendapatan yang tinggi dapat dicapai apabila seseorang bekerja secara efisien atau bekerja berdasarkan prinsip-prinsip ekonomi. Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa dengan pembangunan ekonomi akan mendorong seseorang berpikir dan bertindak ekonomis, materialistis dan mementingkan diri sendiri. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kerugian-kerugian dari pembangunan ekonomi adalah: a. Mendorong seseorang untuk berpikir maupun bertindak lebih mementingkan diri-sendiri (individualistis). b. Mendorong seseorang lebih bersifat materialistis. c. Sifat hidup gotong royong yang pada umumnya terdapat di negaranegara sedang berkembang semakin berkurang. d. Sifat kekeluargaan dan hubungan keluarga semakin berkurang. RANGKUMAN Dari Kegiatan Belajar 1 tadi, Anda telah memahami beberapa hal yang berkenaan dengan konsep-konsep dasar dalam pembangunan ekonomi. Berikut ini akan diketengahkan beberapa butir rangkuman. 1. Ekonomi Pembangunan adalah cabang dari ilmu ekonomi yang bertujuan untuk menganalisis masalah-masalah yang dihadapi oleh negaranegara sedang berkembang dan mendapatkan cara-cara untuk mengatasi masalah-masalah itu supaya negara-negara tersebut dapat membangun ekonominya dengan lebih cepat lagi. 2. Tujuan dari analisis ekonomi pembangunan adalah: a. menelaah faktor-faktor yang menimbulkan kelambatan atau ketiadaan pembangunan di negara-negara sedang berkembang. b. mengemukakan cara pendekatan yang dapat ditempuh untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi negara sedang berkembang. 3. Beberapa faktor yang menyebabkan ekonomi pembangunan belum mempunyai pola analisis tertentu: Sangat kompleksnya masalah pembangunan. Banyaknya faktor yang berpengaruh dan faktor yang terpengaruh oleh pembangunan ekonomi. a. Ketiadaan teori-teori pembangunan yang dapat menciptakan suatu kerangka dasar dalam memberikan gambaran mengenai proses pembangunan ekonomi. 4. Pembangunan ekonomi adalah suatu proses yang menyebabkan pendapatan per kapita penduduk meningkat dalam jangka panjang disertai dengan perubahan ciri-ciri penting dalam suatu masyarakat yaitu perubahan dalam keadaan sistem politik, struktur sosial, nilai-nilai masyarakat dan struktur ekonominya. 5. Pertumbuhan ekonomi adalah kenaikan pendapatan nasional, tanpa memandang apakah kenaikan itu lebih besar atau lebih kecil dari tingkat pertambahan penduduk, dan tanpa memandang apakah terjadi perubahan struktur ekonomi atau tidak. 6. Pendapatan nasional adalah keseluruhan barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh lapisan masyarakat selama periode tertentu, yang untuk Indonesia adalah satu tahun kalender. 7. Pendapatan per kapita adalah pendapatan nasional dibagi dengan jumlah penduduk. 8. Tujuan pembangunan ekonomi adalah a.menaikkan produktivitas. b.menaikkan pendapatan per kapita. 9. Manfaat pembangunan ekonomi adalah a. Meningkatkan output atau kekayaan masyarakat. b. Kebahagiaan penduduk bertambah. c. Memberikan kesempatan yang lebih besar kepada manusia untuk menguasai alam sekitar. d. Memberi kebebasan kepada manusia untuk memilih kesenangan yang lebih luas. e. Tersedianya lebih banyak jasa. f. Mengurangi jurang perbedaan antara negara maju dengan negara sedang berkembang 10. Kerugian dari pembangunan ekonomi adalah: a. Mendorong seseorang bertindak lebih mementingkan diri sendiri. b. Mendorong seseorang bersifat materialistis. c. Sifat hidup gotong royong semakin berkurang. d. Sifat kekeluargaan dan hubungan keluarga semakin berkurang.

Judul: Konsep-konsep Dan Permasalahan Dasar Pembangunan Ekonomi Di Negara Sedang Berkembang

Oleh: Dio Marcelino


Ikuti kami