Asuhan Keperawatan Lansia Dengan Gangguan Personal Hygiene Era Covid 19 Oleh Pradhita Aprillia

Oleh Lilik Pranata

274,4 KB 9 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Asuhan Keperawatan Lansia Dengan Gangguan Personal Hygiene Era Covid 19 Oleh Pradhita Aprillia

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK ASUHAN KEPERAWATAN LANSIA DENGAN GANGGUAN PERSONAL HYGIENE DI ERA COVID 19 Oleh: Pradhita Aprillia (1733044) Dosen pembimbing: Ns. Lilik Pranata,S.Kep M.Kes PRODI ILMU KEPERAWATAN DAN NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS 2020 KONSEP MEDIK A. Pengertian Personal Hygiene Personal hygiene berasal dari bahasa yunani yaitu personal yang artinya perorangan dan hygiene yang berarti sehat. Kebersihan seseorang adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang untuk kesejahterahan fisik dan psikis (Wartonah, 2010, p. 78). Hygiene adalah ilmu kesehatan. Cara perawatan diri manusia untuk memelihara kesehatan mereka disebut hygiene perorangan. Cara perawatan diri menjadi rumit dikarenakan kondisi fisik atau keadaan emosional klien (Perry, 2006). B. Tujuan Personal Hygiene Tujuan perawatan personal hygiene meningkatkan derajat kesehatan seseorang, memelihara kebersihan diri seseorang, memperbaiki personal hygiene yang kurang, pencegahan penyakit, meningkatkan percaya diri seseorang, menciptakan keindahan. C. Manfaat Personal Hygiene Manfaat personal hygiene perawatan kulit Memiliki kulit yang utuh, bebas bau badan, dapat mempertahankan rentang gerak, merasa nyaman dan sejahtera, serta dapat berpartisipasi dan memahami metode perawatan kulit. Mandi dapat menghilangkan mikroorganisme dari kulit serta sekresi tubuh, menghilangkan bau tidak enak, memperbaiki sirkulasi darah ke kulit, membuat individu merasa lebih rileks dan segar serta meningkatkan citra diri individu. Perawatan mata, hidung, dan telinga Organ sensorik yang berfungsi normal, mata, hidung, dan telinga akan bebas dari infeksi, serta dapat berpartisipasi dan mampu melakukan perawatan mata, hidung, dan telinga sehari-hari. Perawatan genitalia Untuk mencegah terjadinya infeksi, mempertahankan kebersihan genitalia, meningkatkan kenyamanan serta mempertahankan personal hygiene (Perry, 2006). Referensi: Isro’in. L & S.Andarmoyo (2012) Personal Hygiene: Konsep, Proses, dan Aplikasi dalam Praktik Keperawatan. 1th Ed. Yogyakata: Graha Ilmu. Perry, potter (2006) ajar praktik keprawatan klinis. Edisi 5. Jakarta: EGC. Wartonah, T. (2010) Kebutuhan Dasar manusia dan Proses Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika. KONSEP KEPERAWATAN (TEORI) 1. Pengkajian Pengkajian keperawatan terus-menerus sepanjang perawatan higienis. Pertama perawatan harus menentukan apakah klien dapat mentoleransi prosedur higienis, yang sering melelahkan. Pengkajian fisik kulit, selama klien melakukan hygiene pribadi, perawat mengkaji seluruh permukaan luar menggunkan keterampilan inspeksi dan palpasi untuk mencari perubahan dalam intergumen misalnya terdapat lesi pada kulit atau terdapat suatu indikasi alergi. Perawat juga menentukan kondisi kulit dengan mengobservasi warna, tekstur, turgor, temperature dan hidrasi kulit (Isro’in. L & S.Andarmoyo, 2012). Perubahan perkembangan, umur mempengaruhi kodisi normal kulit dan tipe tindakan higienis yang diperlukan. Kemampuan perawatan diri, ketika klien tidak mampu mandi atau melakukan perawatan kulit pribadi maka perawat memberikan bantuan penting atau mengajarkan keluarga atau teman-teman bagaimana memberikan hygiene. Ketika perawat harus mengkaji keseimbangan, toleransi aktivitas, kekuatan otot dan koordinasi klien. Risiko kerusakan kulit, perawat mencari kondisi tertentu yang menempatkan klien beresiko kerusakan integritas kulit. 2. Analisa & Diagnosis Keperawatan Diagnosa keperawatan, pengkajuan menampakkan kondisi kulit klien dan kebutuhan klien dan kemampuan memenuhi kebutuah hygiene pribadi. Perawat meninjau ulang data klien, mempertimbangkan perawatan, meninjau ulang pengetahuan mengenai kondisi awal, mengelompokkan batasan karakteristik dan membuat diagnosa keperawatan khusus. 3. Intervensi Perencanaan, berfokus pada metode perawatan kulit yang perawat berikan, tujuan yang diharapkan, untuk meningkatkan kondisi kulit, dan beragam tindakan asuhan keperawatn ynag perawat lakukan seperti klien mandi, memberikan pengajaran, memberikan dukungan emosional, klasifikasi nilai, dan membantu untuk latihan rentang waktu merupakan beberapa tipe interaksi perawat yang dapat dimasukkan selama hygiene. Perawat harus merencanakan bantuan yang diperlukan bagi klien lemah atau yang mempunyai kekuatan otot dan memerhatikan kondisi klien misalnya klien yang sudah tua atau yang memiliki penyakit serius. 4. Implementasi Implementasi, Meandikan orang dewasa, perawatan perineum, gosokan punggung, 5. Evaluasi Evaluasi perawat mengevaluasi mandi dan perawatan kulit klien, prosesnya adalah dinamis karena kondisi klien dapat berubah. Perawat harus mempersiapkan untuk mengubah rencana jika hasil tidak dicapai. Evaluasi melibatkan tindakan pemeriksaan fisik, dan juga pertanyaan yang mengukur pengetahuan klien tentang teknik hygiene. Referensi: Isro’in. L & S.Andarmoyo (2012) Personal Hygiene: Konsep, Proses, dan Aplikasi dalam Praktik Keperawatan. 1th Ed. Yogyakata: Graha Ilmu. Perry, potter (2006) ajar praktik keprawatan klinis. Edisi 5. Jakarta: EGC. Wartonah, T. (2010) Kebutuhan Dasar manusia dan Proses Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika. FORMAT PENGKAJIAN GERONTIK I. IDENTITAS Nama : Ny. N Jenis kelamin : Perempuan Umur : 63 tahun Suku : Melayu Alamat : Angkatan 66 Agama : Islam Pendidikan : SMP Status Perkawinan : Menikah Tanggal Pengkajian : 25-09-2020 Pengkaji : Pradhita II. RIWAYAT KESEHATAN Keluhan kesehatan utama saat ini : Ny. N mengatakan ia tidak bisa melakukan mandi sendiri dan memerlukan bantuan anaknya. Riwayat kesehatan yang lalu : Ny. N mengatakan pada saat ia remaja dulu sering mengkonsumsi minuman dengan gula tinggi, jeroan hewan, hidangan laut. Riwayat kesehatan keluarga : Ny. N mengatakan bahwa ada anggota keluarganya yang memiliki penyakit asam urat yaitu ayah dan ibunya. III. AKTIVITAS/LATIHAN : Ny. N sekarang dirumah saja melakukan kegiatannya, Ny.N sudah tidak bekerja lagi. Saat ini biaya kehidupan Ny.N dipenuhi oleh anak-anaknya. IV. NUTRISI : Ny.N mengatakan makan 3x sehari 2 centong dan selalu habis. Setiap hari klien makan dengan nasi, sayur dan lauk dengan menu yang berbeda. Ny.N lebih suka makan menggunakan tangan. Ny.N mengatakan bahwa ia tidak mengkonsumsi hidangan laut dan hewan jeroan lagi. V. ELIMINASI : BAK dan BAB Ny.N mengatakan biasanya BAK 6x/hari dengan warna putih bening, bau khas. Ny. N BAB 1x/ 2hari dengan konsisten lembek, warna kuning kecoklatan dan bau khas, biasanya Ny.N BAB di pagi hari. VI. ISTIRAHAT/TIDUR : Ny.N mengatakan tidurnya kadang-kadang tidak bisa nyenyak, Ny. N sering terbangun di tengah malam karena sendinya mendadak terasa sangat sakit. VII.PENGKAJIAN: Keadaan umum : composmentis (E4V5M6) Pengkajian fisik secara umum : a. Intagumen : kulit terlihat keriput warna kulit sawo matang b. Kepala : bentuk bulat, distribusi rambut merata, warna hitam keputihan c. Mata : simetris, sclera berwarna putih, kojungtiva tidak anemis d. Telinga : simetris, tampak bersih, pendengaran baik, tidak ada benjolan, tidak ada cairan yang keluar e. Mulut dan tenggorokan : mulut bersih, gigi sudah banyak yang tangguul tersisa tinggal 4 buah, tidak ada pembesaran kelenjar tiroid f. Leher : tidak ada pembesaran vena jugularis g. Dada : simetris, tidak ada pembengkakan h. Sistem pernafasan : pernafasan normal, tidak ada masalah i. Sistem kardiovaskuler : TD 150/80 mmHg j. Sistem gastrointestinal : tidak ada masalah, terdengar suara bising usus, makan 3x sehari, BAB 1x sehari k. Sistem perkemihan : BAK lancar 6x sehari, tidak ada inkontensia urin VIII. PSIKOSOSIAL DAN SPIRITUAL : Psikososial klien baik dengan anaknya, cucu, dan suaminya. Spritual klien agama islam, rajin beribadah, sholat berjamaah bersama anak-anaknya dan klien berharap akhir kehidupannya khusnul Khotimah. IX. PENGKAJIAN FUNGSIONAL KLIEN : 1. BARTHEL INDEKS No 1. 2. 3. 4. 5. 6. Aktifitas Dengan Tanpa bantuan bantuan Makan (jika makan harus dipotong terlebih dahulu 10 berati memerlukan bantuan) Bergerak dari kursi roda ketempat tidur dan kembali 15 (termasuk duduk tegak ditempat tidur) Personal toilet (mencuci muka, menyisir rambut, bercukur, membersihkan gigi) Duduk dan berdiri dari toilet (cara memegang pakaian, menggelap, menyiram WC Mandi sendiri Berjalan dipermukaan yang berbeda (jika tidak bisa berjalan, penggunaan kursi roda) 5 10 5 5 7. 8. Naik turun tangga Berpakaian (termasuk didalamnya mengikat tali sepatu, mengencangkan dan mengendorkan) 10 5 9. Mengontrol BAB 10 10. Mengontrol BAK 10 Setalah dikaji didapatkan skor : 60 2. STATUS MENTAL QUENTIONNAIRE Setalah diberikan pertanyaan – pertanyaan yang terdiiri dari 10 pertanyaan Ny.N masuk ke dalam kategori 10 karena dapat mengurangi dengan benar sampai akhir. X. DIAGNOSA KEPERAWATAN No. 1. Diagnosa Keperawatan Nama Jelas Defisit perawatan diri berhubungan dengan gangguan Pradhita muskuloskeletal XI. INTERVENSI KEPERAWATAN No. Diagnosa Keperawatan Tujuan Intervensi Dukungan kebersihan tubuh mandi I.11352 (mis. Rambut, - Observasi mulut, kulit, (mis. Rambut, 1. berhubungan dengan gangguan muskuloskeletal Perawataan diri mulut, kulit, L.11103 kuku) Indikator : - Kemampuan mandi - Mempertahankan - Observasi integritas kulit - Observasi jenis - Mempertahankan kebersihan diri - Mengobservasi integritas kulit - Mengobservasi jenis bantuan yang dibutuhkan - Menyediakan lingkungan yang dibutuhkan aman dan lingkungan yang nyaman - Mempertahankan aman dan kebiasaan nyaman kebersihan diri - Pertahankan - Memberikan kebiasaan bantuan sesuai kebersihan diri tingkat - Berikan bantuan kemandirian sesuai tingkat - Memfasilitasi kemandirian Jelas kuku) bantuan yang kebersihan mulut - Sediakan Nama - Mengobservasi perawatan diri: kebersihan tubuh Defisit perawatan diri Rasional menggosok gigi Pradhita - Fasilitasi menggosok gigi - Memfasilitasi mandi - Fasilitasi mandi XII. IMPLEMENTASI KEPERAWATAN Hari/Tanggal Waktu No.DP Pelaksanaan Keperawatan Nama Jelas Senin 09.00 1 Mengajarkan cara mempertahankan kebersihan diri Pradhita 09.30 2 Mengajarkan cara mepertahankan kebersihan mulut Pradhita 26/09/2020 Senin 26/09/2020 XIII. EVALUASI KEPERAWATAN Hari/Tanggal Waktu No.DP Evaluasi Keperawatan Nama Jelas S : N.y N mengatakan senang diajarkan cara mempertahankan kebersihan diri O : Ny.N mampu memparktekan cara kebersihan diri Senin 26/09/2020 11.00 1 A : masalah keperawatan defisit perawatan diri teratasi sebagian. P : motivasi klien untuk melakukan mempertahankan kebersihan diri Pradhita

Judul: Asuhan Keperawatan Lansia Dengan Gangguan Personal Hygiene Era Covid 19 Oleh Pradhita Aprillia

Oleh: Lilik Pranata


Ikuti kami