Laporan Asuhan Keperawatan Komunitas Pada Anak Usia Sekolah Di Sd Jatisari Manggahang

Oleh Endang Mustofa, S.kep

968,5 KB 6 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Laporan Asuhan Keperawatan Komunitas Pada Anak Usia Sekolah Di Sd Jatisari Manggahang

LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SD JATISARI MANGGAHANG Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas komunitaas II Disusun Oleh: Desi Nopianti (G1A160011) Endang Mustofa (G1A160029) Isyeu Sintia (G1A160021) Oki Pri rahayu (G1A160022) PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BALE BANDUNG 2019 KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT, atas berkat dan rahmat-Nyalah sehingga kelompok dapat menyelesaikan “LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SD JATISARI MANGGAHANG” tepat pada waktu penugasan yang ditetapkan. Adapun tujuan dari Laporan Asuhan keperawatan komunitas pada anak usia sekolah untuk proses pembelajaran sebagaimana yang diajarkan pada kami ini adalah untuk proses pengaplikasian sebuah asuhan keperawatan komunitas pada anak usia sekolah pada Universitas Bale Banduung dan untuk memenuhi tugas keperawatan komunitas II. Pada kesempatan ini, penulis hendak menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan moril maupun materil sehingga Laporan Asuhan Keperawatan Pada anak usia sekolah di SDN Jatisari ini dapat selesai. Ucapan terima kasih ini penulis tujukan kepada : 1. Ibu Siti solihat S.,Kp, Ners MM. selaku Dosen yang telah mendidik dan memberikan bimbingan selama masa perkuliahan. 2. Pimpinan SDN Jat sari, dan seluruh staf jajaran Guru atas kesempatan dan bantuan yang diberikan kepada kelompok dalam melakukan pengkajian dan memperoleh informasi yang diperlukan selama penulisan Laporan Asuhan keperawatan penelitian ini. Akhir kata, penulis berharap semoga p Asuhan keperawatan ppada usia sekolah ini berguna bagi para pembaca dan pihak-pihak lain yang berkepentingan. i DAFTAR ISI KATA PENGANTAR...............................................................................................................i DAFTAR ISI...........................................................................................................................ii ASUHAN KEPERAWATAN AGREGAT PADA ANAK USIA SEKOLAH...........................1 DI SEKOLAH DASAR JATISARI MANGGAHANG.............................................................1 A. Demografi..................................................................................................................1 B. Dimensi populasi.....................................................................................................1 C. PERILAKU KESEHATAN.......................................................................................2 E. MASALAH..................................................................................................................6 F. ANALISA DATA FOKUS PENGKAJIAN KEPERAWATAN KOMUNITAS...........7 G. DIAGNOSA KEPERAWATAN..................................................................................8 H. Keterangan Angka prioritas...............................................................................10 I. PERENCANAAN......................................................................................................11 LAMPIRAN SAP DAN DOKUMENTASI DAFTAR PUSTAKA ii ASUHAN KEPERAWATAN AGREGAT PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR JATISARI MANGGAHANG A. Demografi 1. Batas wilayah : - SD jatisari dekat dengan jalanan dan Rumah sakit - SD jatisari jauh dari puskesmas 2. Karakteristik wilayah : - Luas SD jatisari cukup luas B. Dimensi populasi Tabel 1 :Interpretasi jumlah siswa kelas 5 A: No Siswa Jumlah Jumlah % siswa 1 Siswa Perempuan 19 siswa 50% 2 Siswa Laki-Laki 19 siswa 50% 3 Jumlah Semua Siswa 38 siswa 100% Table 2 :Distriusi siswa 1 100% 50% 0% Distribusi siswa 20 10 tahun 1 11 11 tahun 2 Jumlah % 6 12 tahun 3 Tabel 3:Interpretasi umur siswa : No Umur siswa Jumlah Jumlah % siswa 1 10 tahun 20 52% 2 11 tahun 11 28% 3 12 tahun 6 15% 4 13 tahun 1 2% Jumlah 38 100% Tabel 4:Distribusi umur siswa 40 35 30 25 20 15 10 5 0 Jumlah siswa Jumlah % 10 tahun 11 tahun 12 tahun 13 tahun jumlah 1 2 3 4 C. PERILAKU KESEHATAN 1. Apakah adik-adik saat ini sedang sakit? a. Ya: 11 (21%) b. Tidak : 27 (18%) 2 2. Jika iya, sakit apa? a. ISPA (batuk,pilek) : 7 (18%) b. Demam : 0 (0%) c. Sakit gigi : 0 (0%) d. Lain-lain :4 (10%) e. Tidak ada : 27 (72%) 3. Jika iya, kemanakah adik-adik berobat? a. Dibiarkan : 1 (3%) b. Diobati sendiri : 5 (13%) c. Ke dokter : 12 (31%) d. Ke puskesmas : 20 (53%) 4. Bagaimana pola makan adik-adik dalam satu hari berapa piring yang adikadik habiskan? a. 1 piring : 5 (13%) b. 2 piring : 16 (42%) c. 3 piring : 15 (39%) d. 3 piring artau lebih : 2 (5%) 5. Adakah jajan yang di makan selain makanan dirumah ? a. Iya : 25 (66%) b. Tidak : 13 (34%) 6. Apakah adik-adik membeli makanan yang tidak dikemas ? a. Iya : 10 (30%) b. Tidak : 28 (70%) 7. Apakah adik-adik sebelum membeli makanan yang tidak dikemas melihat cara penyajian makananya (ditutup)? a. Iya : 24 (63%) b. Tidak : 14 (37%) 8. Apakah adik-adik sering membeli jajanan kemasan? a. Iya : 25 (66%) 3 b. Tidak :13 (34%) 9. Apakah adik-adik sebelum membeli makanan kemasan melihat dulu komposisi atau tanggal kadalauarsanya? a. Iya : 33 (87%) b. Tidak : 5 (13%) 10. Apakah adik-adik mencuci tangan setelah buang air besar? a. Iya : 35 (92%) b. Tidak : 3 (3%) 11. Apakah adik-adik suka mencuci tangan sebelum dan sesudah makan? a. Iya : 36 (94%) b. Tidak : 2 (6%) 12. Apakah adik-adik mencuci tangan menggunakan air bersih dan sabun? a. Iya : 34 (89%) b. Tidak : 4 (11%) 13. Apakah adik-adik mencuci tangan sebelum-sesudah makan sendiri? a. Sendiri : 33 (87%) b. Disuruh orang tua : 5 (13%) c. Tidak sama sekali : 0 (0%) 14. Berapa kali adik-adik gosok gigi dalam sehari? a. Tidak pernah :0 (0%) b. 1 kali :12 (31%) c. 2 kali :13 (34%) d. 3 kali atau lebih : 0 (0%) 15. Apakah adik-adik melakukan gosok gigi sendiri? a. Iya :36 (94%) b. Disuruh orang tua : 2 (6%) c. Tidak sama sekali : 0 (0%) 16. Apakahn adik-adik suka berolahraga ? a. Iya :36 (84%) 4 b. Tidak :2 (16%) 17. Permainan apa yang adik-adik sukai? a. Bersepeda :14 (36%) b. Sepak bola :13 (34%) c. Petak umpet :2 (6%) d. Lari jauh :3 (8%) e. Boneka :3 (8%) f. Dan lain-lain :3 (8%) 18. Apakah dikelas adik-adik ada tong sampah? a. Ada :35 (92%) b. Tidak ada :3(8%) 19. Kemana adik-adik membuang sampah ? a. Tong sampah :36 (94%) b. Ke luar kelsas :2 (6%) c. Ke bangku kolong meja kelas :0 (0%) D. Tingkat pengetahuan 20. Apakah adik-adik tau tentang makanan sehat ? a. Iya :20 (68%) b. Tidak :8 (32%) 21. Apakah adik-adik tau makanan yang tidak sehat itu seperti apa? a. Iya :20 (55%) b. Tidak :18 (45%) 22. Apakah adik-adik tau cara gosok gigi yang benar? a. Tahu :28 (79%) b. Tidak tahu : 10 (21%) 23. Apakah adik-adik tau bagaimana cara mencuci tangan yang baik dan benar? a. Tahu :35 (92%) b. Tidak tahu :2 (8%) 24. Apakah adik-adik pernah mengalami diare (mencret)? 5 a. Pernah :28 (68%) b. Tidak pernah :10 (32%) 25. Apakah adik-adik tau apa penyebab diare (mencret ) tersebut ? a. Tahu : 20 (52%) b. Tidak tahu:18 (48%) 26. Apakah adik-adik pernah mengalami sakit gigi? a. Pernah :35 (92%) b. Tidak pernah :3 (8%) 27. Apakah adik-adik tau apa penyebab sakit gigi itu? a. Tahu :28 (73%) b. Tidak tahu :10 (27%) 28. Apakah adik-adik pernah sakit demam? a. Pernah :29 (76%) b. Tidak pernah :11 (24%) E. MASALAH 1. 63% siswa tidak mengetahui makanan yang di beli diluar rumah bersih atau tidak 2. 70% siswa membeli makanan yang tidak dikemas No 1 Masalah Jumlah % siswa tidak mengetahui makanan 63% yang di beli diluar rumah bersih atau tidak 2 siswa membeli makanan yang tidak dikemas 6 70% Tabel 5:Distriusi masalah kesehatan Distribusi masalah kesehatan 25 20 15 Jumlah siswa 10 5 0 10 tahun 1 11 tahun 2 12 tahun 3 F. ANALISA DATA FOKUS PENGKAJIAN KEPERAWATAN KOMUNITAS DATA FOKUS DS : lebih dari ETIOLOGI - Kurangnya tingkat MASALAH - Ketidaktahuan setengahnya siswa tidak kesadaran siswa dalam mengetahui makanan terhadap makanan mkeputusan yang di beli diluar rumah yang bergizi memilih Ketidak mampuan bergizi bersih atau tidak - mengambil untuk jajanan yang jumlahnya sekitar 63% sekolah untuk DO : 63% siswa tidak menghadirkan kantin mengetahui makanan sehat yang bisa yang di beli diluar rumah dijangkau oleh siswa gangguan bersih atau tidak sekolah pada siswa jatisari kelas - Ketidak siswa Resiko kurangnya PHBS pada siswa SD jatisari - mampuan mengambil - keputusan untuk tidak 7 - siswa Resiko terjadinya pencrenaan 5 Ketidak tahuan siswa dari jajan sembarangan - jajan makanan yang sehubungan tidak dikemas dampak Kurangnya jajanan tersebut pengawasan orangtua dengan negatif dari dari sehubungan dengan tidak diperhatikanya siswa jajan sembarangan DS: lebih dari Ketidaktahuan siswa setengahnya siswa untuk membeli makanan sehubungan membeli makanan yang yang tidak dikemas kurangnya asupan gizi - Gangguan nutrisi dengan yang seimbang tidak dikemas jumlahnya - sekitar 70% Resiko DO: 70% siswa membeli berhubungan makanan yang tidak asupanyang dikemas seimbang diare dengan G. DIAGNOSA KEPERAWATAN 1. Gangguan nutrisi sehubungan dengan kurangnya asupan gizi yang seimbang b.d Ketidakmampuan siswa mengambil keputusan untuk tidak jajan makanan yang tidak dikemas 2. Ketidak mampuan sekolah untuk menghadirkan kantin sehat yang bisa dijangkau oleh siswa sekolah b.d Resiko kurangnya PHBS pada siswa SD jatisari 8 tidak DX 1 NO MASALAH KESEHATAN KETERSEDIAAN SUMBER A 1 Gangguan nutrisi sehubungan √ B C D E F G H I J K L √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ dengan kurangnya asupan gizi yang seimbang berhubungan dengan Ketidak mampuan siswa mengambil keputusan untuk tidak jajan makanan yang tidak dikemas 2 Ketidak mampuan untuk menghadirkan sekolah √ kantin sehat yang bisa dijangkau oleh siswa sekolah bd Resiko kurangnya PHBS pada siswa SD jatisari 9 H. Keterangan Angka prioritas KETERANGAN ANGKA PRIOROYAS MASALAH NO 1 MASALAH 1 2 3 √ Gangguan nutrisi sehubungan dengan kurangnya asupan gizi yang seimbang berhubungan dengan Ketidak mampuan siswa mengambil keputusan untuk tidak jajan makanan yang tidak dikemas 2 Ketidak untuk mampuan sekolah menghadirkan kantin √ sehat yang bisa dijangkau oleh siswa sekolah bd 4 Resiko kurangnya PHBS pada siswa SD jatisari 10 5 I. PERENCANAAN Diagnosa keperawatan 3. Gangguan Tujuan Jangka Jangka panjang pendek Terbentuk - anak usia Rencana Sasaran Metode Waktu Tempat evaluasi tindakan - Kriteria Lakukan Siswa - Komunik 30 - Setelah Siswa dilakuk mengerti akan nutrisi nya sekolah pendekatan sekolah asi sehubungan anak usia diberikan secara kelas V informasi an dengan sekolah penyuluh formal Ceramah pendeka asupan kurangnya yang an dengan dan tan gizi tentang kepala diskusi kepala seimbang yang seimbang terhadap asupan sekolah, Edukasi sekolah, berhubungan asupan gizi guru, dan dan guru, dengan gizi seimbang petugas demonstr dan Ketidaktahuan seimbang minimal UKS asi petugas asupan siswa gizi peduli untuk - - Berikan UKS,m anak usia penyuluhan enerima makanan yang sekolah kesehatan dengan tidak dikemas. mengetah tentang baik membeli 2x - dan menit Sekolah Standar - 11 ui asupan gizi kedatan dampak seimbang gan negatif pada siswa petugas Demonstras kesehat makanan ikan asupan an sembaran gizi gan seimbang di Anak usia pada siswa lakukan Beri nya tidak kesempatan penyulu diare pada siswa han Anak usia untuk kesehat sekolah bersama- an mendapat sama tentang kan mengulangi asupan pengetah bagaimana gizi uan yang makanan seimban cukup yang sehat g tentang sesuai siswa, asupan dengan siswa jajan - sekolah - - - - 12 Setelah pada gizi asupan gizi mampu seimbang seimbang meneri ma dengan baik penyulu han tentang gizi - Setelah di beri kesemp atan untuk mengul ang kembali tentang bagaima na 13 makana n yang sehat sesuai dengan asupan gizi seimban g mahasis wa mampu mengul angi dengan baik 14 L A M P I R A N SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT (PHBS) DI SEKOLAH Diajukan untuk melakukan penyuluhan kesehatan di SD jatisari Disusun Oleh: Desi Nopianti (G1A160011) Endang Mustofa (G1A160029) Isyeu Sintia (G1A160021) Oki Pri rahayu (G1A160022) PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN 16 UNIVERSITAS BALE BANDUNG 2019 17 SATUAN ACARA PENGAJARAN ( SAP) Pokok Bahasan : Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Sub Pokok Bahasan : PHBS di Sekolah Tempat : SDN JATISARI Hari dan tanggal : Sabtu, 3 Agustus 2019 Waktu : 30 menit Sasaran : Siswa-siswi kelas V Penyuluh : Mahasiswa keperawatan UNIBBA I. Tujuan Instruksional Umum Setelah mengikuti pendidikan kesehatan siswa SD dapat mengetahui dan memahami pentingnya kesehatan lingkungan tentang PHBS (Prilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di sekolah). II. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti pengajaran kesehatan selama 30 menit diharapkan peserta mampu : 1. Menjelaskan apa pengertian dari PHBS 2. Menyebutkan bidang PHBS dengan benar 3. Menjelaskan tindakan-tindakan apa saja yang harus dilakukan oleh siswasiswa terutama di lingkungan sekolah agar tercipta PHBS 4. Jenis Perilaku Hidup Sehat terhadap diri sendiri. 5. Mengetahui tekhnik mencuci tangan yang baik 6. Menjelaskan tehknik mencuci tangan yang baik dan benar 7. Stimulasi tehnik mencuci tangan dengan 7 langkah 8. Pengertian pengertian jajanan sehat. 9. Manfaat jajanan sehat. 18 10. Cara memilih jajanan sehat. 11. Dampak mengkonsumsi jajanan tidak sehat III. Kegiatan Belajar Mengajar No Tahap 1 pembukaan Waktu 5 Menit Kegiatan penyuluh Kegiatan peserta Media - Salam Menjawab Pengeras - Perkenalan salam suara - Menjelaskan Memperhatikan Slide tujuan dari pertemuan 2 Isi materi 20 Menit - Menjelaskan pengertian dari PHBS - Menerangkan Memperhatikan bidang PHBS - Menjelaskan Memperhatikan tindakan-tindakan apa saja yang harus dilakukan oleh siswa-siswa terutama di lingkungan sekolah agar tercipta PHBS - Menjelaskan Jenis Perilaku Hidup Sehat terhadap diri sendiri. - Menerangkan 19 Memperhatikan tekhnik mencuci Memperhatikan tangan yang baik - Menjelaskan tehnik mencuci Memperhatikan tangan yang baik dan benar - Stimulasi tehnik Memperhatikan mencuci tangan dengan 7 langkah - Menjelaskan Memperhatikan Pengertian pengertian jajanan sehat. - Menjelaskan Memperhatikan manfaat jajanan sehat. - Menjelaskan cara Memperhatikan memilih jajanan sehat. - Menjelaskan Memperhatikan dampak mengkonsumsi jajanan tidak sehat - Memberi Memperhatikan kesempatan Bertanya peserta / siswa untuk bertanya 20 Menjawab - Memberikan pertanyaan pertanyaan kepada peserta secara acak 3 penutup 5 menit - Menyimpulkan Memperhatikan materi bahasan yang telah disampaikan. - Memberikan motivasi peserta untuk melaksnakan PHBS Dilingkungan sekolah. IV. Metode Ceramah, demonstrasi / simulasi dan diskusi interaktif V. Evaluasi 1. Menyebutkan kegiatan dari PHBS di sekolah. 2. Menjelaskan pentingnya PHBS di sekolah 3. Siswa mampu memehami kegiatan PHBS di sekolah dan tentang tehnik 7 langkah mencuci tangan 4. Menyebutkan manfaat PHBS dengan benar 5. Siwa paham dengan tehnik 7 langkah mencuci tangan 6. Siswa menerapkan tehnik 7 langkah mencuci tangan di lingkungan sekolah dan di rumah 7. Siswa mampu mendemontrasikan / simulasi cara mencuci tangan 21 8. Pengertian pengertian jajanan sehat. 9. Manfaat jajanan sehat. 10. Cara memilih jajanan sehat. 11. Dampak mengkonsumsi jajanan tidak sehaT MATERI PEYULUHAN A. PHBS Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelaajaran yang menjadikan seseorang atau keluarga dapat menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat (Dinkes Provinsi Jawa Barat, 2008). PHBS (Perilaku Hidup Bersih Sehat) adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran, sehingga keluarga beserta semua yang ada di dalamnya dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan dimasyarakat Sedangkan pehaman tentang kesehatan lingkungan. Jadi PHBS adalah pengetahuan, sikap dan tindakan proaktif untuk memelihara dan mencegah risiko terjadinya penyakit, melindungi diri dari ancaman penyakit yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang atau keluarga dapat menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakatnya. B. Bidang PHBS Bidang PHBS yaitu : 1. Bidang kebersihan perorangan, seperti cuci tangan dengan air bersih yang mengalir dengan sabun, mandi minimal 2x sehari, dan lain-lain. 22 2. Bidang gizi, seperti makan sayur dan buah tiap hari, mengkonsumsi garam beryodium, menimbang berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) setiap bulan, dan lain-lain. 3. Bidang kesling, seperti membuang sampah pada tempatnya, menggunakan jamban, memberantas jentik, dan lain-lain. C. KEGIATAN PHBS DI LINGKUNGAN SEKOLAH 1. Ayo kita Mencuci tangan dengan pakai sabun dan air bersih yang mengalir a. Mengapa kita harus mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan memakai sabun? - Air bersih yang mengalir membersihkan kotoran dan kuma-kuman - Sabun dapat membersihkan kotoran dan kuman, dan membunuh kuman karena tanpa sabun kotoran dan kuman masih tertinggal di tangan - Air kotor banyak mengandung kuman dan bakteri penyebab penyakit antara lain mencret atau diare, cacingan, tupes, flu burung dan lain-lain b. Lima langkah CTPS yang benar 1. Basahi tangan seluruhnya dengan air bersih mengalir 2. Gosok sabun ketelapak , 3. Gosok punggung tangan 4. Gosok sela-sela jari 5. Bersihkan bagian bawah kuku 6. Bilas tangan dengan air bersih mengalir 7. Keringkan tangan dengan handuk/keringkan dengan udara. c. Kapan kita CTPS? 1. Sebelum dan setelah makan 2. Sebelum memegang makanan 3. Sebelum melakukan kegiatan apapun yang memasukan jari-jari ke dalam mulut atau mata 4. Setelah bermain / berolahraga 23 5. Setelah buang air besar dan buang air kecil 6. Setelah buang ingus 7. Setelah buang sampah 8. Setelah menyentuh hewan/unggas termasuk hewan peliharaan 9. Sebelum mengobati luka 2. Menjaga kebersihan dan kesehatan kantin sekolah - Apa manfaat jajanan sehat? Jajanan sehat adalah jajan yang bersih, aman sehat dan mengandung zat gizi,seperti karbohidrat protein dan vitamin. 3. Buanglah sampah pada tempatnya a. Apakah sampah itu? Sampah adalah bahan yang terbuang dan dibuang dari hasil aktifitas manusia maupun alam b. Mengapa kita harus membuang sampah di tempatnya? Sampah adalah sarang kuman dan bakteri penyakit, membuang sampah pada tempatnyamenghindari tubuh supaya tidak tertular lingkungan sekolah. 4. Olah raga secara rutin a. Tujuan olah raga secara rutin adalah untuk memelihara kesehatan fisik dan mental agar tetap sehat dan tidak mudah sakit dan Agar tubuh kita selalu bugar b. Manfaat olah raga secara teratur Daya tahan tubuh terhadap penyakit lebih baik, lebih bertenaga dan bugar 5. Timbang berat badan dan ukur tinggi badan - Mengapa perlu mengetahui berat badan dan tinggi badan ? 24 Dengan mengamati pertumbuhan berat badan dan tinggi badan dari waktu, dapat , diketahui perkembangan kesehatannnya 6. Katakan Tidak pada rokok - Apa saja bahaya merokok? Rokok dapat menyebabkan penyakit-penyakit berbahaya seperti kanker, serangan jantung dan hipertensi selain dapat menyebabkan penyakit juga memberikan pengaruh pada pikiran perasaan dan tingkah laku perokok seperti menjadi ketagihan kemudian ketergantungan pada rokok tinggi dan menjadi gaya hidup misalnya supaya tampak gagah, macho dan sebagainya 7. Menggunakan jamban yang bersih & sehat - Bagaimana jamban yang sehat ? Tidak berbau, tidak mencemari tanah sekitarnya, Di lengkapi dinding dan atap pelindung, Tersedia air sabun dan alat pembersih, dan Saluran pembuangan tidak rusak atau bocor. 8. Memberantas jentik nyamuk dengan menjaga kebersihan wc sekolah - Apa yang dimaksud dengan memberantas jentik sekolah? Kegiatan memeriksa dan membersihkan tempat-tempat penampungan air bersih yang ada di sekolah agar di sekolah agar terbebas darijentik nyamuk. D. Jenis Perilaku Hidup Sehat terhadap diri sendiri 1. Mandi (Depkes RI, 2007) Mandi menggunakan sabun mandi dilakukan minimal 2x sehari pada pagi dan sore hari yang bertujuan untuk: - Menjaga kebersihan kulit. - Mencegah penyakit kulit/ gatal-gatal. - Menghilangkan bau badan 25 2. Mencuci rambut (Depkes RI, 2007) Dilakukan 2x seminggu menggunakan sampho, bertujuan untuk membersihkan rambut dan kulit kepala dari kotoran dan memberikan rasa segar. 3. Membersihkan hidung (Depkes RI, 2007) Lubang hidung perlu dibersihkan pada setiap kali mandi guna membuang kotoran yang ada dan melancarkan jalan untuk bernafas. 4. Gosok gigi Dilakukan minimal 2 x sehari dengan memakai pasta gigi/ odol yang dilakukan setelah akan dan sebelum tidur malam. Gosok gigi ini bertujuan untuk (Depkes RI, 2007): - Menjaga kebersihan gigi dan mulut. - Mencegah kerusakan pada gigi dan gusi. - Mencegah bau mulut yang tidak sedap. 5. Kesehatan mata Untuk kesehatan mata perlu diperhatikan cahaya pada saat membaca dimana cahaya harus cukup terang, jarak pembaca dengan buku sepanjang penggaris (30 cm), yang dibaca tidak boleh bergerak/ bergoyang, membaca tidak boleh sambil tiduran. (Depkes RI, 2007) 6. Mencuci tangan. Dilakukan untuk menjaga kebersihan tangan dari kotoran dan kuman yang dapat menyebabkan penyakit. Cuci tangan dapat dilakukan pada saat (Depkes RI, 2007): - Sebelum dan sesudah makan - Sebelum tidur - Sebelum dan memegang benda-benda kotor. - Setelah pulang dari bepergian 7. Memotong kuku Dilakukan minimal 1x seminggu dengan tujuan untuk (Depkes RI, 2007): 26 - Mencegah penyakit yang dapat ditularkan melalui tangan saat makan (misalnya cacingan,menceret, dll) - Mencegah luka akibat garukan kuku. Perlu diperhatikan bahwa tidak boleh mengkorek hidung dengan jari/ kuku tangan yang kotor, tidak memasukkan jari kemulut atau menggigiti kuku. 8. Pakai alas kaki Anak-anak terkadang dalam bermain tidak meggunakan alas kaki, penggunaan alas kaki perlu dilakukan agar (Depkes RI, 2007): - Kaki tidak terluka atau tertusuk benda tajam. - Mencegah penyakit, misalnya penyakit cacingan akibat menginjak kotoran. 9. Kebersihan pakaian. Pakaian dapat dibedakan menjadi 3 bagian, yaitu pakaian sekolah, pakaian bermain dan pakaian tidur. Pakaian harus selalu bersih dan diganti dalam setiap hari, hal ini bertujuan agar kita terhindar dari penyakit kulit yang diakibatkan pakaian basah atau kotor. (Depkes RI, 2007) 10. Belajar makan sehat Makan adalah kebutuhan pokok setiap orang, makan sebaiknya 3x sehari dengan menu yang seimbang yaitu empat sehat lima sempurna yang terdiri dari nasi, sayur, lauk, buah dan susu. Makan pagi atau sarapan sangat penting setiap harinya guna menjadi sumber tenaga kita pada siang harinya, perlu diingat juga untuk menghindari jajan sembarangan karena kebersihan dari makanan yang dijual tidak terjamin dan mungkin dapat menyebabkan penyakit seerti sakit perut, diare, muntah dan lain-lain. (Depkes RI, 2007). E. JAJANAN MAKANAN SEHAT. 1. Pengertian jajanan makanan sehat Makanan jajanan sehat adalah jenis makanan yang disajikan dan diperjual belikan oleh pedagang 27 kaki lima, toko-toko makanan maupunswalayan. Makanan jajanan tersebut sangat bervariasi, baik dalam bentuk,rasa, aroma, dan harga. Makanan jajanan yang mengandung zat gizi,dikemas dan diolah secara aman memiliki daya tarik tersendiri bagimasyarakat (Anonim, 2003). Makanan jajanan sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, baik di perkotaan maupun di pedesaan.Konsumsi makanan jajanan di masyarakat diperkirakan terus meningkat, makin terbatasnya waktu anggota keluarga untuk mengolah makanan sendiri.Keunggulan makanan jajanan adalah murah dan mudah didapat, serta cita rasa yang enak dan cocok dengan selera sebagian besar masyarakat (Mudjajanto, 2005). Menurut Moehji (2000), makanan jajanan pada umumnya mengandung tinggi karbohidrat, sehingga membuat cepat kenyang, selain itu keamanan dan kesehatan dari jajanan tersebut masih sangat diragukan. Makanan yang tidak cukup mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan anak, akan menyebabkan perubahan metabolisme dalam otak, sehingga mengakibatkan ketidak mampuan berfungsi secara normal. Pada keadaan yang lebih berat dan kronis, kekurangan gizi menyebabkan pertumbuhan terganggu, jumlah sel otak berkurang, dan terjadi ketidak sempurnaan biokimia dalam otak sehingga berpengaruh terhadap perkembangan kecerdasan dan fungsi kognitif anak (Anwar, 2000). 2. Manfaat mengkonsumsi jajanan sehat a. Pertumbuhan dan perkembangan yang optimal b. Terhindar dari berbagai penyakit c. Sehat, dapat melakukan aktivitas tanpa gangguan 3. Cara memilih jajanan sehat a. Amati warnanya, mencolok atau tidak 28 Makanan atau jajan yang mengandung rodhamin B (zat pewarna) warnya akan lebih mencolok dibandingkan makanan atau jajan yang menggunakan bahan alami. b. Cicipi rasanya Jika jajan rasanya sudah agak asam jajanan tersebut sudah tidak layak di konsumsi (Ed). c. Baui aromanya Jika aromanya masih bagus maka jajanan tersebut masih layak dikonsumsi. d. Amati komposisinya Amati komposisi jajanan tersebut jika jajanan banyak mengandung zatzat kimia yang berbahaya sebaiknya jajan tersebut tidak dikonsumsi. e. Perhatikan kualitasnya Jajan yang baik untuk dikonsumsi yaitu jajan yang tidak mengandung zatzat yang berbahaya.Akan lebih baik lagi jika jajanan tersebut terbuat dari bahan-bahan yang alami dan tidak mengandung penyedap rasa maupun zat pengawet lainnya. f. Terdaftar di BPOM Jajan yang layak untuk dikonsumsi yaitu jajan yang sudah mendapat izin dagang dari BPOM. 4. Dampak mengkonsumsi jajanan tidak sehat a. Pemanis buatan: sakarin ( kanker kandung kemih) b. Pewarna tekstil: Rhodamine B ( pertumbuhan lambat, gelisah) c. Bahan pengenyal boraks (demam, kerusakan ginjal, diare, mual, muntah, pingsan, kematian) d. Penambah rasa: Mono Sodium Glutamat (MSG) ( pusing, selera makan terganggu, mual, kematian) 29 e. Bahan pengawet: formalin (sakit perut, kejang-kejang, muntah, kencing darah, tidak bisa kencing, muntah darah, hingga akhirnya menyebabkan kematian). f. Timah (pikiran kacau, pingsan, lemah, tidak ingin bermain, sulit bicara, mual, muntah) g. Makanan tidak bergizi ( Gangguan berfikir Makanan mengandung mikroba, basi atau beracun, sakit perut, diare). 30 FORMAT PENGKAJIAN DATA KOMUNITAS DI SEKOLAH DASAR NEGRI JATISARI Kp Cimuncang, Ds Manggahang, Kec Baleendah, Kab. Bandung Provinsi Jawa Barat KUISONER PENGKAJIAN KHUSUS ANAK SEKOLAH ATAU SIWA Petunjuk Umum Pengisian : 1. Kuisoner dibawah ini merupakan prosedur pemeriksaan kesehatan yang dilakukan untuk mengetahui keadaan kesehatan agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin sehingga dapat mendukung proses belajar siswa untuk meningkatkan prestasi, jawaban diatas ini dijamin kerahasiaanya dan tidak akan mempengaruhi nilai pelajaran Siswa. 2. Jika terdapat hal-hal yang kurang jelas silahkan bertanya pada mahasiswa Berilah tanda (√) pada jawaban yang sesuai dengan perilaku sehari-hari dengan jujur. Nama : Jenis kelamin : Kelas : Umur : PERILAKU KESEHATAN 29. Apakah adik-adik saat ini sedang sakit? c. Ya b. Tidak 30. Jika iya, sakit apa? f. ISPA (batuk,pilek) g. Demam h. Sakit gigi i. Lain-lain, sebutkan :................................... 31. Jika iya, kemanakah adik-adik berobat? 31 e. Dibiarkan f. Diobati sendiri g. Ke dokter h. Ke puskesmas 32. Bagaimana pola makan adik-adik dalam satu hari berapa piring yang adikadik habiskan ? e. 1 piring f. 2 piring g. 3 piring h. 3 piring artau lebih, sebutkan berapa:............. 33. Adakah jajan yang di makan selain makanan dirumah ? c. Iya, Sebutkan:............................................. d. Tidak 34. Apakah adik-adik membeli makanan yang tidak dikemas ? c. Iya, Sebutkan :.......................................... d. Tidak 35. Apakah adik-adik sebelum membeli makanan yang tidak dikemas melihat cara penyajian makananya (ditutup)? c. Iya b. Tidak 36. Apakah adik-adik sering membeli jajanan kemasan? c. Iya, Sebutkan :........................................ d. Tidak 37. Apakah adik-adik sebelum membeli makanan kemasan melihat dulu komposisi atau tanggal kadalauarsanya? c. Iya b. Tidak 38. Apakah adik-adik mencuci tangan setelah buang air besar? c. Iya b. Tidak 39. Apakah adik-adik suka mencuci tangan sebelum dan sesudah makan? c. Iya b. Tidak 40. Apakah adik-adik mencuci tangan menggunakan air bersih dan sabun? 32 c. Iya b. Tidak 41. Apakah adik-adik mencuci tangan sebelum-sesudah makan sendiri? d. Sendiri e. Disuruh orang tua f. Tidak sama sekali 42. Berapa kali adik-adik gosok gigi dalam sehari? e. Tidak pernah f. 1 kali g. 2 kali h. 3 kali atau lebih, Sebutkan brerapa:.................... 43. Apakah adik-adik melakukan gosok gigi sendiri? d. Iya e. Disuruh orang tua f. Tidak sama sekali 44. Apakahn adik-adik suka berolahraga ? c. Iya , Sebutkan:................................................. d. Tidak 45. Permainan apa yang adik-adik sukai? g. Bersepeda h. Sepak bola i. Petak umpet j. Lari jauh k. Boneka l. Dan lain-lain, Sebutkan:........................... 46. Apakah dikelas adik-adik ada tong sampah? c. Ada b. Tidak ada 47. Kemana adik-adik membuang sampah ? d. Tong sampah e. Ke luar kelsas f. Ke bangku kolong meja kelas 33 Tingkat pengetahuan 48. Apakah adik-adik tau tentang makanan sehat ? c. Iya, Sebutkan: .................................. d. Tidak 49. Apakah adik-adik tau makanan yang tidak sehat itu seperti apa? c. Iya, Sebutkan :................................ d. Tidak 50. Apakah adik-adik tau cara gosok gigi yang benar? c. Tahu b. Tidak tahu 51. Apakah adik-adik tau bagaimana cara mencuci tangan yang baik dan benar? c. Tahu b. Tidak tahu 52. Apakah adik-adik pernah mengalami diare (mencret)? c. Pernah b. Tidak pernah 53. Apakah adik-adik tau apa penyebab diare (mencret ) tersebut ? c. Tahu, Sebutkan:............................... d. Tidak tahu 54. Apakah adik-adik pernah mengalami sakit gigi? c. Pernah b. Tidak pernah 55. Apakah adik-adik tau apa penyebab sakit gigi itu? c. Tahu, Sebutkan:.................................. d. Tidak tahu 56. Apakah adik-adik pernah sakit demam? c. Pernah b. Tidak pernah 34 FORMAT PENGKAJIAN DATA KOMUNITAS DI SEKOLAH DASAR NEGRI MANGGAHANG Kp Cimuncang, Ds Manggahang, Kec Baleendah, Kab. Bandung Provinsi Jawa Barat KUISONER UNTUK SEKOLAH DAN GURU Petunjuk pengisian : 3. Kuisoner dibawah ini merupakan prosedur pemeriksaan kesehatan yang dilakukan untuk mengetahui keadaan kesehatan agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin sehingga dapat mendukung proses belajar siswa untuk meningkatkan prestasi, jawaban diatas ini dijamin kerahasiaanya dan tidak akan mempengaruhi nilai pelajaran Siswa. 4. Jika terdapat hal-hal yang kurang jelas silahkan bertanya pada mahasiswa A. Identitas Sekolah Nama sekolah : Alamat sekolah : Prestasi sekolah : B. UMUM a. Ketersediaan sarana dan prasarana Berikan penilaian pada ketersediaan sarana dan prasarana umum dengan cara memberi tanda (√) dengan ketentuan sebagai berikut : A: Ada TD: Tidak ada No 1 Keterangan A Kamar mandi : - WC 35 TD 2 - Gayung - Air bersih yang memadai - Bak mandi Kelas : - Sapu - Cikrak - Kemocheng - Tempat pembuangan sampah/tong sampah 3 4 5 6 7 Koridor kelas : - Sapu - Cikrak - Kain pel - Timba - Tempat sampah Halaman sekolah : - Sapu lidi - Tempat sampah Kantin sekolah : - Etalase makanan - Rak piring - Tempat sampah - Tempat nyuci piring - Lap bersih - Penutup makanan Tempat parkir sekolah: - Tempat sampah - Sapu lidi Perpustakaan : 36 8 9 10 - Rak buku - Tempat sampah - Meja kursi - Sapu - Kemocheng Tempat ibadah : - Sapu - Tempat sampah - Tempat wudhu - Kamar mandi - Perlengkapan ibadah - Rak perlengkapan ibadah Kantor guru : - Sapu - Cikrak - Kursi - Kemocheng - Tempat sampah - Meja - Lemari Ruang UKS : - Tempat tidur - Meja - Kursi - Kotak obat - Sapu - Cikrak - Kemocheng - Tempat sampah 37 b.Kebersihan sarana umum dan lingkungan sekolah Berilah penilaian pada keberesihan sarana dan prasarana umum dan lingkungan sekolah dengan cara memberi tanda (√) dengan ketentuan sebagai berikut : SB: Bangat baik B: Baik K: Kurang baik SK: Sangat kurang No. 1 Keterangan SB B Kebersihan kamar mandi 2 Kebersihan bak mandi 3 Kebersihan kelas 4 Kebersihan koridor kelas 5 Kebersihan halaman sekolah 6 Kebersihan kantin sekolah 7 Kebersihan parkir sekolah 8 Kebersihan makanan jajanan 9 Kebersihan perpustakaan 10 Kebersihan tempat ibadah (masjid,musola) 38 K SK 11 Kebersihan kantor guru 12 Kebersihanruang UKS 13 Kebersihan halaman sekolah c. Kuisoner untuk guru UKS Karakteristik guru UKS 1. Nomor kode : 2. Nama : 3. Umur : 4. Alamat : 5. Agama : 6. Pendidikan terakhir : 7. Prestasi : Berikan penilaian pada kegiatan kebersihan di lingkungan dengan cara memberi tanda (√) No 1 Pernyataan Apakah tersedia Ada UKS disekolah ini 2 Apakah di sekolah ini sering diadakan penyuluhan pelayanan dari kesehatan terdekat 3 Apakah suka kegiatan disekolah ini mengadakan kebersihan 39 Tidak ada Keterangan lingkungan 4 Apakah di sekolah ini pernah ada kegiatan imunisasi darai petugas pelayanan kesehatan 5 Apakah pernah ada pemeriksaan gigi berkala pada sekolah ini 6 Apakah sekolah ini pernah mengajarkan cara mencuci benar tangan kepada yang seluruh siswa 7 Apakah di sekolah ini tersedia tempat pembuangan sampah 8 Apakah di sekolah ini tersedia jamban sehat 9 Apakah di sekolah ada kegiatan olahraga 10 Apakah sekolah ini petugas kebersihan 11 Apakah tersedia tempat sampah 12 Apakah sekolah ini dekat dengan puskesma 13 Apakah sekjolah ini dekat dengan klinik atau 40 rumah sakit 14 Apakah dekat disekolah dengaj ini jalanan kendaraan 15 Apakah disekolah ini ada transportasi sehingga umum memudahkan siswa untuk berangkat kesekolah Keterangan :* beri keterangan di kolom keterangan 41 DOKUMENTASI PENYULUAN 42 DAFTAR PUSTAKA Ananto, p.2006. usaha kesehatan sekolah di sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah.bandung: yrama widya Departemen kesehatan republik indonesia.2003.pedoman untuk tenaga kesehatan, usaha kesehatan sekolah di tingkat sekolah dasar.jakarta:depkes RI. Tim pembina UKS pusat.1996.pedoman UKS.jakarta:depkes pengembangan pembinaan RI. 43

Judul: Laporan Asuhan Keperawatan Komunitas Pada Anak Usia Sekolah Di Sd Jatisari Manggahang

Oleh: Endang Mustofa, S.kep


Ikuti kami