Konsep Ekonomi Berwawasan Lingkungan Artikel Dosen Ditutup Tag:ekonomi, Lingkungan, Siti Kotijah

Oleh Umi Hidayati

61,7 KB 8 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Konsep Ekonomi Berwawasan Lingkungan Artikel Dosen Ditutup Tag:ekonomi, Lingkungan, Siti Kotijah

Konsep Ekonomi Berwawasan Lingkungan Published Juni 17, 2010 Artikel Dosen Ditutup Tag:ekonomi, lingkungan, Siti Kotijah Oleh Siti Kotijah Denyut nadi kehidupan manusia, tidak lepas dari usaha manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Apabila keseimbangan untuk memenuhi kebutuhan dan ekologi lingkungan sekitar terganggu, maka kegiatan manusia akan terhambat, bahkan terhenti. Kegiatan ekonomi merupakan kegiatan manusia yang besar dan komplek, meliputi sebagai besar hajat hidup manusia. Sekedar contoh sederhana yang berupa kegiatan ekonomi meliputi: perdagangan, jasa, perbankan, industry, pertanian, kehutanan dan sebagainnya. Ekonomi berwawasan lingkungan adalah kegiatan ekonomi (industry, perdagangan, jasa, perbankan, keuangan) yang memiliki keseimbangan yang sehat dan dinamis antara ekonomi dan sumberdaya, sehingga kesinambungan (Hanafi purnomo : 12). Konsep dasar ekonomi berwawasan lingkungan dapat dikaji dari pengertian ekonomi yakni : 1. Environmental friendly based economy; 2. Environmental sound economy; 3. Eco efficiency; 4. Sustainable Economy. Semua konsep di atas pada intinya menekankan pada keseimbangan antara ekologi, social ekonomi dan sumber daya. Jadi penggunaan konsep dalam ekonomi berwawasan lingkungan semua itu tergantung pada lingkungan yang digunakan oleh kegiatan ekonomi. Pola-pola keseimbangan dalam kegiatan ekonomi yang melibatkan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada. Bagi dunia usaha seharusnya menjaga 3 (tiga) hal berupa ; keseimbangan dan keamanan ekologi, berupa upaya untuk mempertahankan dan menopang daya dukung serta daya tampung planet bumi ini, sehingga tercipta system kehidupan yang sehat . Keseimbangan dan keamanan social, dalam hal dalam ini kegiatan ekonomi harus selaras dengan penataan tata ruang suatu daerah/kota, sehingga tidak terjadi bencana dan merugikan masyarakat nantinya. Kesimbangan dan pengamana sumber daya alam, dalam ini memperhatikan kualitas lingkungan sekitar dalam melakukan kegiatan ekonomi, sehingga kualitas lingkungan kondisinya tidak menurun. Konsep ekonomi berwawasan lingkungan ini berkaitan dengan analisis resiko lingkungan hidup yang ada pada pasal 47 UU No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup, (1) Setiap usaha dan/atau kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak pentinng terhadap lingkungan hidup, ancaman terhadap ekosistem dan kehidupan, dan /atau kesehatan dan keselamatan manusia wajib melakukan analisis resiko lingkungan hidup; (2) Analisis resiko lingkungan hidup sebagaiman dimaksud pada ayat (1) meliputi: a. Pengkajian resiko; b. Pengelolaan resiko; dan/atau c. Komunikasi resiko. (3) Ketentuan lebih lanjut mengenai analisis resiko lingkungan hidup diatur dalam Peraturan Pemerintah. Dengan demikian dalam kegiatan ekonomi yang dilakukan harus sesuai dengan prosudur yang digunakan analisis resiko lingkungan hidup , sehingga indentifikasi bahaya, penaksiran besarnya konsewensi dampak, akibat terhadap keamanan dan kesehatan manusia terhadap lingkungan hidup . Selama ini jika terjadi bencana akibat kegiatan ekonomi, misalnya banjir, tanah longsor, dan lain-lain, hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan masyarakat. Pelaku kegiatan ekonomi dibiarkan dan lepas tanggungjawab terhadap lingkungan hidup. Kedepan pemerintah segera menerbitkan Peraturan Pemerintah mengenai analisis resiko lingkungan .

Judul: Konsep Ekonomi Berwawasan Lingkungan Artikel Dosen Ditutup Tag:ekonomi, Lingkungan, Siti Kotijah

Oleh: Umi Hidayati


Ikuti kami