Makalah Ilmu Sosial Budaya Harapan, Pandangan Hidup, Dan Tanggung Jawab Manusia

Oleh Salma Azizah

10 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Makalah Ilmu Sosial Budaya Harapan, Pandangan Hidup, Dan Tanggung Jawab Manusia

MAKALAH
ILMU SOSIAL BUDAYA
PANDANGAN HIDUP, TANGGUNG JAWAB,
DAN HARAPAN MANUSIA

Disusun untuk memenuhi tugas
Mata Kuliah : Ilmu Sosial Budaya
Dosen Pengampu : Ahmad Sulaeman, M.S.I.

Kelompok 2 :
1. Rizky Krisnandi

2006010003

2. Salma Azizah Khoirunnisa

2006010004

3. Ismi Wahyu Nurafifah

2006010017

4. Fery Zulkarnaen

2006010030

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS AGAMA ISLAM
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO
2020

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha kuasa karena telah memberikan
kesempatan pada kami untuk menyelesaikan makalah ini. Atas rahmat dan hidayahNya lah kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Pandangan Hidup,
Tanggung Jawab, dan Harapan Manusia” tepat waktu.
Makalah Pandangan Hidup, Tanggung Jawab, dan Harapan Manusia disusun
guna memenuhi tugas Mata Kuliah Ilmu Sosial dan Budaya di Universitas
Muhammadiyah Purwokerto. Selain itu, kami juga berharap agar makalah ini dapat
menambah wawasan bagi pembaca.
Penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Ahmad
Sulaeman, M.S.I. selaku dosen mata kuliah Ilmu Sosial dan Budaya. Tugas yang
telah diberikan ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan terkait bidang yang
ditekuni kami. Kami juga mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah
membantu proses penyusunan makalah ini.
Kami menyadari makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu,
kritik dan saran yang membangunakan kami terima demi kesempurnaan makalah ini.

Purwokerto, 10 Oktober 2020

ii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ................................................................................................ i
KATA PENGANTAR .............................................................................................. ii
DAFTAR ISI............................................................................................................. iii
BAB I. PENDAHULUAN ........................................................................................ 4
A. Latar Belakang ........................................................................................ 4
B. Rumusan Masalah ................................................................................... 4
C. Tujuan Penulisan ..................................................................................... 4
BAB II. PEMBAHASAN ......................................................................................... 5
A. Pandangan Hidup .................................................................................... 5
B. Tanggung Jawab ..................................................................................... 6
C. Harapan ................................................................................................... 7
BAB III. PENUTUP ................................................................................................. 9
A. Kesimpulan ............................................................................................. 9
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................... 10

iii

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah Swt. yang paling sempurna
dengan berbagai potensi yang tidak dimiliki oleh makluk lain ciptaan-Nya.
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaikbaiknya.”(Q.S. At-Tin :4). Munir Mursyi seorang ahli pendidikan Mesir
mengatakan bahwa pendapat tentang manusia sebagai animal rationale atau alInsan Hayawan al-Natiq bersumber dari filsafat Yunani dan bukan dari ajaran
Islam1. Manusia adalah makhluk sosial, yang dalam kehidupannya pasti
membutuhkan orang lain. Sehingga, di dalam kehidupan manusia pun tak pernah
lepas dari yang namanya pandangan hidup, tanggung jawab, serta harapan. Setiap
manusia pasti memiliki pandangan hidup guna menjalani roda kehidupan. Setiap
insan pasti memiliki tanggung jawab masing-masing. Harapan juga pasti dimiliki
oleh setiap manusia, dimana harapan yang baik dapat dikatakan sebagai doa dan
dapat dijadikan motivasi dalam menjalani kehidupan.
B. Rumusan Masalah
1.

Apa pengertian dari pandangan hidup, tanggung jawab, dan harapan?

2.

Bagaimana pandangan hidup dari seorang muslim?

3.

Apa saja macam dari tanggung jawab?

4.

Bagaimana hubungan antara manusia dan harapan?

C. Tujuan Penulisan
1.

Untuk mengetahui pengertian dari pandangan hidup, tanggung jawab, dan
harapan

2.

Untuk mengetahui bagaimana cara pandang seorang muslim terhadap
kehidupan

3.

Untuk mengetahui macam-macam dari tanggung jawab

4.

Untuk mengetahui bagaimana hubungan manusia dengan harapan

1

Muhammmad Munir Mursyi, Al-Tarbiyat al-Islamiyyat: Ushuluha wa Tathawwuruha fil

bilad al-‘Arab, Kahirat: ‘Alam al-Kitab, 1986, hal. 16.
4

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pandangan Hidup
Pandangan hidup menurut KBBI adalah konsep yang dimiliki seseorang atau
golongan dalam masyarakat yang bermaksud menanggapi dan menerangkan
segala masalah di dunia ini.
Istilah umum dari pandangan hidup adalah worldview. Menurut Ninian
Smart, worldview adalah kepercayaan, perasaan, dan apa-apa yang terdapat dalam
pikiran orang yang berfungsi sebagai motor bagi keberlangsungan serta
perubahan sosial dan moral. Thomas F. Wall mengemukakan bahwa worldview
adalah sistem kepercayaan asasi yang integral tentang hakikat diri kita, realitas,
dan tentang makna ekstensi. Prof. Alparslan mengartikan worldview sebagai asas
bagi setiap perilaku manusia, termasuk aktivitas-aktivitas ilmiah dan teknologi.
Menurut Al-Maududi, Islami Nazariat (worldview) adalah pandangan hidup
yang dimulai dari konsep keesaan Tuhan yang berimplikasi pada keseluruhan
kegiatan kehidupan manusia di dunia. Menurut Naquib Al-Attas, worldview Islam
adalah pandangan islam tentang realitas dan kebenaran yang tampak oleh mata
hati kita dan yang menjelaskan hakikat wujud.
Pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya, yaitu terdiri
atas tiga macam2 :
1.

Pandangan hidup yang berasal dari agama
Yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya. Sebagai contoh,
pandangan hidup muslim bersumber dari Al Quran dan Sunnah.
Pandangan hidup muslim terdiri atas :
a) Pedoman hidup ialah Al Qura dan As-Sunnah
b) Dasar hidupnya adalah islam
c) Tujuan hidupnya :
 Berdasarkan arahnya :


Tujuan hidup vertikal mendapat keridhoan Allah Swt. (Q.S. Al
Baqarah : 207)

2

M. Habib Mustopo, Ilmu Budaya Dasar, (Surabaya: Usaha Nasional: 1988), h. 173
5



Tujuan hidup horizontal kebahagiaan dunia dan akhirat (Q.S. Al
Baqarah : 201) serta menjadi rahmat bagi seluruh alam (Q.S. Al
Anbiya : 107)

 Berdasarkan lingkungannya :


Bersyukur atas rezeki yang diberikan Allah Swt. (Q.S. Saba’ :
15)

2.

Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan
dan norma yang terdapat di negara tersebut. Misalnya, ideologi pancasila di
Indonesia.

3.

Pandangan hidup hasil renungan, yaitu pandangan hidup yang relatif
kebenarannya.

B. Tanggung Jawab
Dalam KBBI, tanggung jawab ialah keadaan wajib menanggung segala
sesuatunya (kalau terjadi apa-apa boleh dituntut, dipersalahkan, diperkarakan, dan
sebagainya).
Tanggung jawab dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan
yang dibuatnya. Ada beberapa jenis tanggung jawab yaitu:
1.

Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk
memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembagkan kepribadian sebagai
manusia pribadi. Menurut sifat dasarnya manusia adalah makhluk bermoral,
tetapi manusia juga seorang pribadi maka manusia mempunyai pendapat
sendiri, perasaan sendiri, angan-angan sendiri sehingga manusia berbuat dan
bertindak. Dalam hal ini manusia tidak luput dari kesalahan, kekeliruan, baik
disengaja maupun tidak.

2.

Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Tiap anggota keluarga wajib
bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut
nama baik keluarga.

3.

Tanggung jawab terhadap masyarakat
Pada hakikatnya manusia sebagai makhluk sosial (membutuhkan orang lain)
maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain. Sehingga dengan
demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat yang mempunyai

6

tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat
melangsungkan hidupnya dalam masyarakat. Jadi segala tingkah laku dan
perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.
4.

Tanggung jawab kepada bangsa dan negara
Setiap manusia dan setiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam
berfikir, berbuat, bertindak dan bertingkah laku manusia terikat oleh normanorma yang dibuat oleh negara. Manusia tidak dapat berbuat semaunya
sendiri. Bila perbuatan manusia itu salah, maka ia harus bertanggung jawab
kepada negara.

5.

Tanggung jawab terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab,
melainkan untuk mengisi kehidupannya. Manusia mempunyai tanggung
jawab langsung terhadap Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari manusia
beribadah sesuai dengan perintah Tuhan. Apabila tidak, ia harus
mempertanggung jawabkan kelalaiannya di akhirat nanti.

C. Harapan
Harapan menurut KBBI adalah sesuatu yang (dapat) diharapkan atau
keinginan supaya menjadi kenyataan. Setiap manusia pasti memiliki harapan.
Berhasil atau tidaknya harapan, tergantung pada usaha orang yang memiliki
harapan tersebut. Kodratnya manusia adalah mahluk sosial yang membutuhkan
manusia lain. Ditengah-tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan
berkembang, baik secara mental maupun fisik. Ada dua hal yang mendorong
orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan
kebutuhan hidup.
1.

Dorongan kodrat
Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan ilmiah yang sudah terjelma
dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan

2.

Dorongan kebutuhan hidup
Kebutuhan hidup secara garis besar dibedakan menjadi dua, yaitu kebutuhan
jasmani dan kebutuhan rohani.
Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau

kebutuhan manusia itu ialah :
a) Kelangsungan hidup (survival)
b) Keamanan (safety)
7

c) Hak dan kewajibanmencintai dan dicintai (be loving and love)
d) Diakui lingkungan (status)
e) Perwujudan cita-cita (self actualization)
Manusia dan harapan saling berikatan. Harapan dalam kehidupan manusia
merupakan cita-cita, keinginan, penantian supaya sesuatu itu terjadi. Menurut
macamnya, harapan dibagi menjadi dua :
1.

Harapan optimis
Sesuatu yang akan terjadi itu sudah memberikan tanda-tanda yang dapat
dianalisis secara rasional, bahwa sesuatu yang akan terjadi akan muncul pada
saatnya.

2.

Harapan pesimistis
Ada tanda-tanda rasional yang tidak akan terjadi.
Harapan itu bersifat manusiawi dan dimiliki semua orang. Dalam

hubungannya dengan pendidikan moral, untuk mewujudkan harapan perlu
diwujudkan hal-hal sebagai berikut :
1.

Harapan apa yang baik

2.

Bagaimana cara mencapai harapan tersebut

3.

Bagaiana bila harapan tersebut tidak tercapai
Jika manusia mengingat bahwa kehidupan tidak hanya didunia saja namun di

akhirat juga, maka sudah selayaknya harapan manusia untuk hidup di kedua
tempat tersebut bahagia. Dengan begitu, manusia dapat menyelaraskan kehidupan
antara dunia dan akhirat, dan selalu berharap bahwa hari esok lebih baik dari pada
hari ini.

8

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Pandangan hidup adalah bagaimana manusia memandang kehidupan atau
bagaimana memiliki konsepsi tentang kehidupan. Tanggung jawab ialah keadaan
wajib menanggung segala sesuatunya (kalau terjadi apa-apa boleh dituntut,
dipersalahkan, diperkarakan, dan sebagainya). Harapan adalah sesuatu yang
(dapat) diharapkan atau keinginan supaya menjadi kenyataan. Setiap manusia
pasti memiliki harapan. Berhasil atau tidaknya harapan, tergantung pada usaha
orang yang memiliki harapan tersebut. Pandangan hidup dapat diklasifikasikan
berdasarkan asalnya, yaitu;
1.

Pandangan hidup yang berasal dari agama

2.

Pandangan hidup yang berupa ideologi

3.

Pandangan hidup hasil renungan

Jenis tanggung jawab yaitu;
1.

Tanggung jawab terhadap diri sendiri

2.

Tanggung jawab terhadap keluarga

3.

Tanggung jawab terhadap masyarakat

4.

Tanggung jawab kepada bangsa dan negara

5.

Tanggung jawab terhadap Tuhan
Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau

kebutuhan manusia itu ialah :
1.

Kelangsungan hidup (survival)

2.

Keamanan (safety)

3.

Hak dan kewajibanmencintai dan dicintai (be loving and love)

4.

Diakui lingkungan (status)

5.

Perwujudan cita-cita (self actualization)

9

DAFTAR PUSTAKA
Haryani, N. D. 2014. Pandangan Hidup Tokoh Waska dalam Naskah Drama Umangumang atawa Orkes Madun II dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Sastra.
Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Janah, Miftachul. 2014. Pandangan Hidup, Tanggung Jawab, dan Harapan Manusia,
https://tatamiefta.wordpress.com/2014/11/07/pandangan-hidup-tanggung-jawabdan-harapan-manusia/, diakses pada 07 Oktober 2020 pukul 15.21.
Nasution, M., Daulay, M., Susanti, N., & Syam, S. 2015. Ilmu Sosial Budaya Dasar.
Depok: PT RajaGrafindo Persada Jakarta.

10

Judul: Makalah Ilmu Sosial Budaya Harapan, Pandangan Hidup, Dan Tanggung Jawab Manusia

Oleh: Salma Azizah


Ikuti kami