Review Singkat Pemulihan Dan Percepatan Pembangunan Ekonomi

Oleh Marudut P A R S A O R A N Anakampun

8 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Review Singkat Pemulihan Dan Percepatan Pembangunan Ekonomi

REVIEW SINGKAT PEMULIHAN DAN PERCEPATAN PEMBANGUNAN EKONOMI

Pandemi Covid 19 selain berdampak kepada aspek kesehatan tetapi juga
membawa resesi secara global. Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)

berpeluang

ditandai dengan jumlah

kasus dan/atau jumlah kematian sehingga berdampak luas pada aspek politik, ekonomi, sosial,
budaya dan pertahanan keamanan. Corona Virus Desease (COVID-19) sebagai jenis penyakit yang
menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat. Oleh karena COVID-19 menimbulkan kedaruratan
kesehatan sehingga pemerintah daerah wajib melakukan upaya penanggulangan sesuai dengan
ketentuan yang berlaku. Jumlah kumulatif kasus konfirmasi COVID -19 di Kabupaten Pakpak Bharat
pada 1 minggu sebelum 19 Januari terdapat 141 kasus, kasus konfirmasi 1 minggu terakhir 26
Januari 2021 sejumlah 151 kasus.

Pembatasan mobilitas

(Pembatasan sosial Berskala Besar) adalah salah satu upaya

menghempang penularan virus menyebabkan ekonomi nyaris lumpuh.
mobilitas, Kabupaten Pakpak Bharat

Di tengah keterbatasan

mengandalkan sektor primer dalam memberikan kontribusi

pada pembentukan PDRB.

1

Meskipun demikian Pandemi

Covid -19 di Kabupaten Pakpak Bharat berdampak pada

beberapa aspek yakni meningkatnya Persentase Penduduk Miskin, yakni Tahun 2020 meningkat
0,01 poin atau 70 jiwa dibandingkan 2019 yaitu 4520 jiwa (9,27 %) menjadi 4950 jiwa (9,28 %).
Pandemi Covid-19 juga berdampak pada menurunnya pendapatan sehingga menyebabkan
susutnya pengeluaran per kapita. Dari tabel di bawah terlihat bahwa pada Tahun 2019 Pengeluaran
Per Kapita di Kabupaten Pakpak Bharat 8,40 persen menyusut menjadi 8,17 persen.

Data
pengeluaran
dapat
mengungkap
tentang
pola
konsumsi rumah tangga secara
umum menggunakan indikator
proporsi pengeluaran untuk
makanan dan non makanan.
Komposisi pengeluaran rumah
tangga dapat dijadikan ukuran
untuk
menilai
tingkat
kesejahteraan
ekonomi
penduduk,
makin
rendah
persentase pengeluaran untuk
makanan
terhadap
total
pengeluaran makin membaik
tingkat kesejahteraan.
2

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)yakni persentase penduduk usia ≥ 15 tahun yang
merupakan pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja , Tahun 2018 dari 0,44 menjadi 1,93
Tahun 2020.

Pemulihan ekonomi akibat Pandemi Covid-19 seluruh stakeholders melakukan sinergitas
melalui sinkronisasi program/kegiatan yang bersentuhan langsung kepada masyarakat, antara lain :
1. Peningkatan Sarana dan Prasarana Kesehatan dan Sosialisasi Prokes Covid -19
a. Penguatan 3M, 3 T (Testing, Tracing, Treatment) dan 3 K (Kaji Informasi, Kelola emosi dan
Kembangkan Sumber Daya) menuju Zero Covid-19
b. Peningkatan dan pembangunan gedung isolasi Covid-19, sarana dan prasarana dan faskes ;
c. Peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga medis;
d. Optimalisasi KIE penerapan prokes menuju Zero Covid;
PROGRAM

KEGIATAN
1.

PROGRAM PEMENUHAN
UPAYA KESEHATAN
PERORANGAN DAN UPAYA
KESEHATAN MASYARAKAT

Penyediaan Fasilitas
Pelayanan Kesehatan
untuk UKM dan UKP
Kewenangan Daerah
Kab/Kota

2.
3.
4.
5.

6.

SUB KEGIATAN
Pembangunan RS
(Pembangunan Gedung
Farmasi, Gedung
Penyimpanan Barang,
Ruangan Loundry dan Pos
PAMDAL
Pengembangan Puskesmas
Rehab dan Pemeliharaan RS
Rehab dan Pemeliharaan
Peralatan Lainnya
Pengadaan Prasarana dan
Pendukung Fasilitas
Pelayanan Kesehatan
(Pembangunan Poskesdes
Lumban Siregar dan
Poskesdes Aornakan II)
Pengadaan Alkes Penunjang
Medik Fasilitas Kesehatan
3

7. Pengadaan Obat dan Vaksin
8. Pengelolaan Jaminan
Kesehatan Masyarakat
(18.000 Jiwa)
Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan

2. Jaring Pengaman Sosial
Bantuan Pangan Tunai maupun non tunai kepada masyarakat
PROGRAM
Perlindungan dan Jaminan
Sosial
Penanganan Bencana

KEGIATAN
Pemeliharaan Anak
Terlantar
Perlindungan Sosial
Korban Bencana Alam
dan Sosial Kabupaten
/Kota
Pemberian Bantuan Pangan non tunai (BPNT)
Program Keluarga Harapan (PKH)

SUB KEGIATAN
Penjangkauan Anak-anak
Terlantar
Koordinasi, Sosialisasi dan
Pelaksanaan Kampung Siaga
Bencana

3. Penguatan ekonomi melalui pemberdayaan usaha mikro, kemudahan akses modal (KNPB)
dengan :
a. Dana bergulir pinjaman kepada masyararakat tanpa bunga
b. Pemberian modal dengan mengurangi pajak kepada UMKM.
PROGRAM
PROGRAM
PEMBERDAYAAN DAN
PERLINDUNGAN
KOPERASI

KEGIATAN
Pemberdayaan dan
Perlindungan Koperasi
yang Keanggotaannya
dalam Daerah
Kabupaten/ Kota

PROGRAM
PEMBERDAYAAN USAHA
MENENGAH, USAHA
KECIL, DAN USAHA MIKRO
(UMKM)

Pemberdayaan Usaha
Mikro yang Dilakukan
Melalui Pendataan,
Kemitraan,
Kemudahan Perijinan,
Penguatan
Kelembagaan dan
Koordinasi dengan
Para Pemangku
Kepentingan
Pengembangan Usaha
Fasilitasi Usaha mikro Menjadi
Mikro dengan Orientasi
Usaha kecil dalam
Peningkatan Skala
Pengembangan Produksi dan
Usaha Menjadi Usaha
Pengolahan, Pemasaran, SDM,
Kecil
serta Desain dan Teknologi
Pembangunan dan
1. Penyediaan Sarana Distribusi

PROGRAM
PENGEMBANGAN UMKM

PROGRAM PENINGKATAN

SUB KEGIATAN
Pemberdayaan Peningkatan
Produktivitas, Nilai Tambah,
Akses Pasar, Akses
Pembiayaan, Penguatan
Kelembagaan, Penataan
Manajemen, Standarisasi, dan
Restrukturisasi Usaha Koperasi
Kewenangan Kabupaten
Pendataan Potensi dan
Pengembangan Usaha Mikro

4

SARANA DISTRIBUSI
PERDAGANGAN

Pengelolaan Sarana
Distribusi
Perdagangan

PROGRAM STABILISASI
HARGA BARANG
KEBUTUHAN POKOK DAN
BARANG PENTING

Pengawasan Pupuk
dan Pestisida
Bersubsidi di Tingkat
Daerah
Kabupaten/Kota
Pelaksanaan Promosi,
Pemasaran dan
Peningkatan
Penggunaan Produk
Dalam Negeri

PROGRAM PENGGUNAAN
DAN PEMASARAN
PRODUK DALAM NEGERI

PROGRAM PELATIHAN
KERJA DAN
PRODUKTIVITAS TENAGA
KERJA

Pelaksanaan Pelatihan
Berdasarkan Unit
Kompetensi

PROGRAM PENEMPATAN
TENAGA KERJA

Pelayanan Antar Kerja
di Daerah Kabupaten

Perdagangan
2. Perdagangan Fasilitasi
Pengelolaan Sarana Distribusi
Perdagangan
Pengawasan Penyaluran dan
Penggunaan Pupuk dan
Pestisida Bersubsidi

Pelaksanaan Promosi
Penggunaan Produk Dalam
Negeri Di Tingkat
Kabupaten/Kota

Proses Pelaksanaan
Pendidikan dan Pelatihan
Keterampilan Bagi Pencari
Kerja Berdasarkan Kluster
Kompetensi

Pemberdayaan Pekerja Migran
Indonesia Purna Penempatan

4. Penguatan Pariwisata
a. Pengembangan dan pengelolaan destinasi pariwisata yang aman dan sehat yang
menerapkan K4 (kebersihan, kesehatan, keamanan dan kelestarian lingkungan);
b. Pengelolaan daya tarik wisata melalui strategi inovasi, adaptasi dan kolaborasi;
c. Pembinaan kelompok usaha pariwisata yang terdampak Pandemi Covid 19.
PROGRAM
PROGRAM PENINGKATAN
DAYA TARIK DESTINASI
PARIWISATA

KEGIATAN
Pengelolaan Daya
Tarik Wisata
Kabupaten/Kota
Pengelolaan Destinasi
Pariwisata
Kabupaten/Kota

SUB KEGIATAN
Pengembangan Daya Tarik Wisata
Kabupaten/Kota
Pengadaan dan Pemeliharaan
Sarana dan Prasarana dalam
Pengelolaan Destinasi Pariwisata
Kabupaten/Kota

5. Ketahanan Pangan
a. Optimalisasi penganekaragaman pangan berbasis lokal melalui sektor pertanian,
perikanan dan peternakan;
b. Peningkatan bantuan bibit tanaman pangan (Padi dan jagung), bibit ikan dan ternak
kepada kelompok tani terdampak pandemi covid 19.

5

PROGRAM
PROGRAM PENINGKATAN
DIVERSIFIKASI DAN
KETAHANAN PANGAN
MASYARAKAT

PROGRAM PENYEDIAAN
DAN PENGEMBANGAN
SARANA PERTANIAN

KEGIATAN
Pelaksanaan
Pencapaian Target
Konsumsi Pangan
Perkapita/Tahun
sesuai dengan Angka
Kecukupan Gizi
Pengawasan
Penggunaan Sarana
Pertanian

Pengendalian dan
Pengawasan
Penyediaan dan
Peredaran Benih/Bibit
Ternak, dan Hijauan
Pakan Ternak Dalam
Daerah Kabupaten/
Kota
Pembangunan
Prasarana Pertanian

PROGRAM PENYULUHAN
PERTANIAN

Pelaksanaan
Penyuluhan Pertanian

SUB KEGIATAN
Pemberdayaan Masyarakat dalam
Penganekaragaman Konsumsi
Pangan Berbasis Sumber Daya
Lokal

1.Pengawasan Penggunaan
Sarana Pendukung Pertanian
Sesuai Dengan Komoditas,
Teknologi dan Spesifik Lokasi
2.Pendampingan Penggunaan
Sarana Pendukung Pertanian
Pengendalian Penyediaan
Benih/Bibit Ternak dan
Hijauan Pakan Ternak

Pembangunan, Rehabilitasi dan
Pemeliharaan
Jalan Usaha Tani
Pengembangan Kapasitas
Kelembagaan Petani di
Kecamatan dan Desa
Penyediaan dan Pemanfaatan
Sarana dan Prasarana
Penyuluhan Pertanian

Salak, 27 Januari 2021
KEPALA BAPPEDA
KABUPATEN PAKPAK BHARAT

JALAN BERUTU, S. Pd, MM
PEMBINA UTAMA MUDA
NIP. 19681231 199301 1 002

6

Judul: Review Singkat Pemulihan Dan Percepatan Pembangunan Ekonomi

Oleh: Marudut P A R S A O R A N Anakampun


Ikuti kami