Program Studi Diploma Iii Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang

Oleh Danny Sevenfoldism

130,4 KB 14 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Program Studi Diploma Iii Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang

PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG PENGKAJIAN KEPERAWATAN KESEHATAN JIWA RUANG RAWAT: 23 empati Rssa malang I. II. TANGGAL DIRAWAT: 15 November 2017 IDENTITAS KLIEN Inisial : Ny. S (Perempuan) Umur : 17 tahun Alamat : Purut pasuruan Pekerjaan : Pelajar Informan : Pasien dan Keluarga ALASAN MASUK - Data Primer - Data Sekunder - Data Rekam Medis Tanggal Pengkajian RM No. : 15 November 2017 : 1136xxxx : Pasien mengatakan di bawa kerumah sakit karena edan dan pasien marah saat di rumah : Keluarga pasien mengatakan pasien ketawa sendiri di rumah tanpa sebab dan pasien menangis dan melubangi tembok rumah sama tangan : Pasien dibawa kerumah sakit karena gelisah mondar-mandir bicara ngelantur dan sering menyanyi sendiri sejak 2 minggu. Pasien pernah berobat di rumah sakit jiwa lawang, pasien tidak kontrol 1 bulan ini III. FAKTOR PRESIPITASI/ RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG Keluarga pasien mengatakan bahwa pasien saat pulang kerumah wajahnya terlihat cemas, gelisah dan marah-marah sendiri tanpa sebab dan pasien sering mondar-mandir didepan rumah, kakak pasien menanyakan kepada pasien kenapa pasien beritngkah aneh seperti itu akan tetapi pasien tidak mau berbicara tentang masalahnya, sampai keesokan harinya pasien tetap bertingkah aneh dan mondar-mandir seperti orang bingung. Pasien dirumah sempat mengurung diri dikamar dan melubangi tembok kamarnya dengan tangan, bicara ngelantur dan sering menyanyi-nyanyi sendiri. Pada siang hari sekitar jam 2 siang kakak dan ibu pasien membawa pasien ke poli paru RSSA , setelah sampai dirumah sakit ternyata poli sudah tutup dan pasien akhirnya dibawa ke IGD RSSA untuk diperiksa, pada saat itu pasien memberontak karena tidak mau diperiksa oleh dokter karena pasien ingin dibawa pulang. Saat di IGD pasien di beri obat penenang kemudian setelah kondisi membaik pasien dibawa pulang oleh kakak dan ibunya, lalu keesokan harinya sekitar jam 7 pasien kambuh dan memberontak, marah-marah tidak jelas kemudian pasien tiba-tiba lemas dan menangis lalu pasien menceritakan kejadian yang dia alami kepada kakaknya bahwa pasien telah ditinggal ke sumatra oleh pacarnya yang bernama Agung sejak 2 bulan yang lalu. Kemudian pasien dibawa ke poli jiwa RSSA pada jam 8 pagi, akhirnya pasien disarankan untuk MRS di ruang 23 Empati pada jam 9 pagi. Keluarga mengatakan, selama rawat jalan pasien tidak rutin kontrol dan tidak rutin minum obat. IV. FAKTOR PREDISPOSISI  RIWAYAT PENYAKIT LALU 1.Pernah mengalami gangguan jiwa di masa lalu? √ ya tidak Bila ya jelaskan keluarga mengatakan pernah MRS karena gangguan jiwa 2 minggu yang lalu 2.Pengobatan sebelumnya Berhasil √ Kurang Berhasil Tidak Berhasil 3.Pernah mengalami penyakit fisik (termasuk gangguan tumbuh kembang) ya √ tidak  RIWAYAT PSIKOSOSIAL 1. Aniaya fisik Pelaku/ usia √ 15 Korban/ usia √ 15 151151 515 Saksi/ usia 2. Aniaya seksual 3. Penolakan √ √ 15 15 4. Kekerasan dalam keluarga 5. Tindakan kriminal Jelaskan : pasien mengalami aniaya fisik oleh temannya saat SMP dan dilakukan penolakan karena pasien orang tidak mamampu 6. Pengalaman masa lalu lain yang tidak menyenangkan (bio, psiko, sosio, kultural, spiritual): Pasien pernah mengalami pembulian oleh teman sekolahnya akibat penyakit yang dideritanya pasien dijauhi oleh teman-teman sekolahnya dan merasa diasingkan akibatnya pasien sering menyendiri Masalah keperawatan :Harga Diri Rendah 7. Kesan Kepribadian klien: extrovert √ introvert lain-lain:__________________  RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA 1. Adakah anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa? ya √ tidak Hubungan keluarga Gejala Riwayat Pengobatan/ perawatan _______________________ __________________________ ___________________________ _______________________ __________________________ ___________________________ Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan V. STATUS MENTAL 1. Penampilan √ tidak rapi penggunaan pakaian Cara berpakaian tidak seperti tidak sesuai biasanya Jelaskan : Rambut pasien terlihat kusam, berbau dan ada kutunya, kuku terlihat panjang dan hitam, mulut dan gigi pasien tanpak kotor karena tidak gosok gigi Masalah keperawatan : Defisit Perawatan Diri 2. Kesadaran  Kwantitatif/ penurunan kesadaran] √ compos mentis apatis/ sedasi sopor subkoma  Kwalitatif tidak berubah meninggi hipnosa somnolensia koma √ berubah gangguan tidur: sebutkan______________________________ disosiasi: sebutkan____________________________________ Jelaskan : Kesadaran secara kuantitatif : compos mentis GCS 456 Kesadaran secara kualitatif : kesadaran berubah dibuktikan dengan : Relasi : Pasien terlihat gelisah mondar-mandir, sambil bernyanyi dan ngomong ngelantur Limitasi : saat pengkajian pasien secara tiba-tiba memong pembicaraan dengan Mahasiswa maupun dengan perawat Orientasi realita : Pasien sering berbicara yang tidak sesuain dengan realita yang ada Masalah keperawatan : Gangguan proses pikir 3. Disorientasi waktu tempat orang Jelaskan :___________________________________________________________________ Masalah keperawatan : ____________________________________________________________ 4. Aktivitas Motorik/ Psikomotor Kelambatan: hipokinesia, hipoaktivitas katalepsi Peningkatan: √ hiperkinesia, hiperaktivitas TIK stereotipi command automatism verbigerasi 5. Afek/ Emosi adequat inadequat ambivalen cemas: Jelaskan ringan sub stupor katatonik flexibilitas serea √ gaduh gelisah katatonik grimase tremor mannarism katalepsi atomatisma nagativisme berjalan kaku/ rigit √ kompulsif √ tumpul anhedonia apati sedang dangkal/ datar marasa kesepian marah berat gagap akhopraxia reaksi konversi lain-2 sebutkan √ labil eforia depresif/ sedih panik : Afek pasien berubah dengan cepat ketika ada stimulus external bahwa pasien apabila ditanya tidak sesuai dengan yang di inginkan pasien marah-marah, bicara ngelantur tidak jelas sambil membrontak Masalah keperawatan : Resiko perilaku kekerasaan 6. Persepsi √halusinasi ilusi Macam Halusinasi √ pendengaran pengecapan depersonalisasi penglihatan penghidu/ pembauan derealisasi perabaan lain-lain, sebutkan................... Jelaskan : Pasien mengatakan terdengan suara untuk masuk kedalam sumur dan masuk kedalam kuburan Masalah keperawatan : Halusinasi pendengaran 7. Proses Pikir  Arus Pikir koheren fligt of ideas tangansial neologisme main kata-kata inkoheren blocking sirkumstansiality bicara lambat afasi √ asosiasi longgar pengulangan pembicaraan/ persevarasi logorea bicara cepat irelevansi assosiasi bunyi lain2 sebutkan.. Jelaskan : Pasien saat di ajak birbicara tidak bisa fokus ngomongnya sering ngelantur dan sulit untuk di mengerti Masalah keperawatan : Gangguan proses pikir  Isi Pikir obsesif bunuh diri alienasi preokupasi waham: sebutkan jenisnya agama nihilistik kejaran Jelaskan ekstasi ideas of reference isolaso sosial pesimisme somatik, hipokondrik sisip pikir dosa fantasi pikiran magis rendah diri fobia sebutkan......................... kebesaran siar pikir curiga kontrol pikir : Pasien saat di ajak berbicara pasien ngomongnya ngelantur,dan bernyanyi sendiri Masalah keperawatan : Gangguan proses pikir  Bentuk Pikir realistik autistik √ nonrealistik dereistik Jelaskan : Saat ditanya oleh perawat pasien mudah beralih pembicaraan dan menyanyi dengan sendirinya Masalah keperawatan : Gangguan proses pikir : bentuk pikir 8. Memori gangguan daya ingat jangka panjang gangguan daya ingat jangka pendek √ gangguan daya ingat saat ini amnesia, sebutkan......................... paramnesia, sebutkan jenisnya........................................................ hipermnesia, sebutkan ................................................................... Jelaskan : Saat perkenalan diri, harus menyebutkan nama mahasiswa berulang kali agar pasien dapat mengingat Masalah keperawatan : Gangguan proses pikir 9. Tingkat Konsentrasi dan Berhitung √ mudah beralih √ tidak mampu berkonsentrasi tidak mampu berhitung sederhana Jelaskan : Saat pasien diajak berbicara pasien sering beralih pembicaraan dan tiba-tiba beralih dengan menyanyi dan berbicara ngelantur Masalah keperawatan : Gangguan proses pikir 10. Kemampuan Penilaian √ gangguan ringan gangguan bermakna Jelaskan : Ketika pasien diberi pertanyaan sederhana pasien bisa memilih antara makan dulu lalu mandi pasien memilih mandi dulu lalu makan Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan 11. Daya Tilik Diri/ Insight √ mengingkari penyakit yang diderita menyalahkan hal-hal diluar dirinya Jelaskan : Pasien mengatakan dirinya berada di rumah sakit tetapi tidak tahu kenapa berada di rumah sakit Masalah keperawatan : Resiko regiment terapi inefektif 12. Interaksi selama Wawancara bermusuhan √ tidak kooperatif √ kontak mata kurang defensif mudah tersinggung curiga Jelaskan : Pasien tidak bisa diajak komunikasi dengan baik, pasien selalu mengalihkan pembicaraan dan ngelantur kemudian bernyanyi Masalah keperawatan : Hambatan komunikasi verbal VI. FISIK 1. Keadaan umum : Pasien terlihat gelisah, mondar-mandir, tremor, gerakan ekstremitas kaku, rambut terlihat acak-acakan, pandangan kosong, bicara tidak jelas, ada luka dan odem dibagian kaki sebelah kiri 2. Tanda vital : TD: 100/70 mmHg N: 80x/menit S: 36,2oC P: 20x/menit 3. UKur : TB: 150 Cm BB: 30 kg √ turun naik 4. Keluhan fisik: tidak ya jelaskan luka dan odem dibagian kaki sebelah kiri 5. Pemeriksaan fisik: Kepala Mata Hidung Mulut, tenggorokan Leher Telingga Extremitas : : : : : : : Simetris, persebaran rambut merata,rambut hitam,perdarahan(-),massa(-) Simetris,fungsi penglihatan(-) pendarahan(-) Simetris, bersih, perdarahan(-), massa(-) bersih, bau mulut(-), gangguan menelan(-) Tidak ada pembesaran kelenjar thyroid(-) Simetris, perdarahan(-), massa(-) ada odem dibagian kaki sebelah kiri(+) Jelaskan : saat pengkajian keadaan umum pasien tidak adekuat Masalah keperawatan : Defisit Perawatan Diri VII. PENGKAJIAN PSIKOSOSIAL (sebelum dan sesudah sakit) 1. Konsep Diri a. Citra tubuh : Belum dapat di evaluasi b. Identitas c. Peran d. Ideal diri : Belum dapat di evaluasi : Belum dapat di evaluasi : Belum dapat di evaluasi e. Harga diri : Belum dapat di evaluasi Karena pasien menjawab tidak sesuai atas pertanyaan yang diberikan, cenderung ngelantur Masalah keperawatan : tidak ada masalah keperawatan 2. Genogram Jelaskan Pasien merupakan anak no 7 dari 7 bersaudara pasien tinggal bersama ibu dan bapak nya dan kakak nya yang no 5 3. Hubungan Sosial a. Hubungan terdekat : Pasien dekat dengan ibu b. Peran serta dalam kelompok/ masyarakat Keluarga pasien mengatakan sebelum sakit pasien sering mengikuti kegiatan kelompok c. Hambatan dalam berhubungan dengan orang lain Orang di sekeliling pasien menolak karna tingkah laku pasien yang aneh ( bernyanyi tidak jelas berbicara ngelantur) Masalah keperawatan : ______________________________________________________________ 4. Spiritual dan kultural a. Nilai dan keyakinan Keluarga pasien sadar penyakit yang di derita anaknya adalah cobaan dari allah b. Konflik nilai/ keyakinan/ budaya Keluarga menyakini bahwa semua ini cabaan dari allah c. Kegiatan ibadah Keluarga pasien mengatakan pasien rajin menjalani ibadah sholat 5 waktu dan mengaji setelah solat Masalah keperawatan: Tidak ada maslah keperawatan VIII. AKTIVITAS SEHARI-HARI (ADL) 1. Makan Bantuan minimal Sebagian √ Bantuan total 2. BAB/BAK Bantuan minimal Sebagian √ Bantuan total 3. Mandi Bantuan minimal Sebagian √ Bantuan total 4. Berpakaian/berhias Bantuan minimal Sebagian √ Bantuan total 5. Istirahat dan tidur Tidur siang lama : ______________________ s/d _________________________ Tidur malam lama : 22.00 s/d 05.00 Aktivitas sebelum / sedudah tidur : _____________________ s/d _____________________ 6. Penggunaan obat Bantuan minimal 7. Pemeliharaan kesehatan Perawatan Lanjutan Sistem pendukung 8. Aktivitas di dalam rumah Mempersiapkan makanan Menjaga kerapihan rumah Mencuci pakaian Pengaturan keuangan Sebagian √ Bantuan total √ Ya √ Ya Ya √ Ya √ Ya Ya Tidak Tidak √ Tidak Tidak Tidak √ Tidak 9. Aktivitas di luar rumah Belanja Ya √ Tidak Transportasi Ya √ Tidak Lain-lain Ya Tidak Jelaskan :___________________________________________________________________ Masalah keperawatan : tidak ada masalah keperawatan IX. MEKANISME KOPING Adatif Bicara dengan orang lain Mampu menyelesaikan masalah √ Teknik relokasi Aktivitas konstruktif Olah raga Lainnya ...................... Masalah keperawatan :Ketidakefektifan kontrol impuls Maladaptif Minum Alkohol Reaksi lambat / berlebih Bekerja berlebihan Menghindar Mencederai diri Lainnya ...................... X. MASALAH PSIKOSOSIAL DAN LINGKUNGAN Masalah dengan dukungan kelompok, uraikan Belum dapat di evaluasi Masalah berhubungan dengan lingkungan, uraikan Belum dapat di evaluasi Masalah dengan pendidikan, uraikan Belum dapat di evaluasi Masalah dengan pekerjaan, uraikan Belum dapat di evaluasi Masalah dengan perumahan, uraikan Belum dapat di evaluasi Masalah dengan ekonomi, uraikan Belum dapat di evaluasi Masalah dengan pelayanan kesehatan, uraikan Belum dapat di evaluasi Masalah lainnya, uraikan Belum dapat di evaluasi Masalah keperawatan : ______________________________________________________________ XI. KURANG PENGETAHUAN TENTANG √ Penyakit jiwa √ Sistem pendukung √ Faktor presiptasi √ Penyakit fisik √ Koping Obat-obatan Lainnya _______________________________________________________________________ Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan XII. ASPEK MEDIK Diagnosa medik Terapi medik : F.20 (Skizofrenia) : NAMA OBAT Risperidone DOSIS TANGGAL 2x2 mg 15-11-17 WARN INDIKASI A hijau  Terapi pada skizofrenia akut dan kronik serta pada kondisi psikosis yang lain  Dengan gejalagejala tambhan seperti halusinasi, delusi, gangguan pola pikir, kecurigaan dan rasa permusuha n dan gejalagejala negatif yang terlihat nyata seperti blunted afect, menarik diri dari lingkungan sosial dan emosional, sulit berbicara juga mengurangi gejala afektif seperti depresi perasaan bersalah dan cemas yang berhubunga n dengan skizofrenia KONTRA INDIKASI EFEK SAMPING - Wanita hamil  Pusing dan menyesui  Mengantuk sebaiknya  Pandangan berkonsultasi kabur dengan dokter  Mual sebelum  Gangguan menggunakan pencernaa risperidone n - Respiredone  Gemetar atau dapat gelisah mempengaruhi  Sulit tidur kesuburan pada  Emosi yang wanita maupun tidak stabil pria. Karena itu,  Detak jantung pasangan yang yang cepat berencana untuk  Kenaikan punya anak berat sebaiknya badan menghindari obat  Gangguan ini. pada - Jangan gairah seks menghentikan  Mulut kering konsumsi  Kenaikan risperidone secara tekanan tiba-tiba atau tanpa darah konsultasi dengan dokter. - Pengidap diabetes yang menggunakan respidone dianjurkan untuk lebih sering memeriksakan kadar gula darahnya - Jika menggunakan risperidone beri tahu dokter sebelumn menjalani prosedur medis apapun,obat ini dapat mempengaruhi efek 0bat bius - Hindari konsumsi minuman keras selama anda menggunakan resperidone - Harap berhati-hati bagi lansia dan yang menderita gangguan jantung, masalah pada pembulu darah, gangguan pencernaan gangguan ginjal, diabetes gangguan ginjal, gangguan hati, epilepsi, gangguan prostat, gangguan pernafasan, depresi, glukoma, tumor pada kelenjar adrenal, myasthenia gravis, porfiria, pernah mengidap sakit kuning, serta akan menjalani operasi mata. - Jika anda mengantuk atau merasa pusing setelah menggunakan risperidone, jangan mengemudi atau mengoperasikan alat berat XIII. DAFTAR MASALAH KEPERAWATAN 1. Halusinasi (pendengaran) 2. Defisit perawatan diri 3. Gangguan proses pikir 4. Resiko perilaku kekerasan 5. Resiko regiment terapi inefektif 6. Hambatan komunikasi verbal XIV. ANALISA DATA No DATA MASALAH 1 Ds : - pasien mangatan terdengar suara dari telingga kanan dan kiri suara itu datang setiap saat dan pasien merasa terganggu oleh suara tersebut ayo mlebu sumur ayo mlebu kuburan ayo makan bakso panas - pasien tidak bisa mempertahankan kontak mata Pasien terlihat gaduh gelisah Pasien ngomongnya terlihat ngelantur - Gangguan persepsi sensorik : Halusinasi pendengaran - Defisit perawatan diri Mandi Berdandan - Gangguan proses pikir (fase krisis) Do : 2 Ds : - Keluarga mengatakan pasien jarang mandi dan jarang kramas - Rambut pasien terlihat kusam kotor dan ada kutunya Gigi terlihat kotor Kuku terlihat panjang dan hitam Do : 3 Ds : - Pasien berbicara ngelantur dan cepat sulit dipahami, lalu pasien bernyanyi - Tampak gelisah mondar-mandir Kontak mata(-) Do : XV. POHON MASALAH Gangguan persepsi sensorik halusinasi pendengaran cord problem Stimulus internal menurun Stimulus eksternal menurun Stimulus interna meningkat Defisit perawatan diri Menarik diri Koping individu tidak efektif Factor presipitasi Rigimen terapi inefektif ( tidak kontrol dan tidak minum obat kurang lebih satu bulan) Di tinggal oleh pacarnya 2 bulan yang lalu hambatan komunikasi verbal etiologi Factor predesposisi -Riwayat sakit jiwa -Kepribadian introvert -Di buli oleh temannya pada kelas 2 smp lalu akibat penyakitnya XVI. DIAGNOSA KEPERAWATAN 1. Gangguan persepsi sensorik halusinasi : pendengaran 2. Defisit perawatan diri Mahasiswa RAGA SURYANSYAH 201510300511038 PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KEPERAWATAN KESEHATAN JIWA Nama : Ny. S NO Dx Tanggal & Jam Ruangan : 23 empati Rssa RM No. : 1136xxxx IMPLEMENTASI KEPERAWATAN EVALUASI 1 16/11/17 10.00 Sp 1 pasien halusinasi : Mengontrol Halusinasi dengan cara menghardik 1. Membina hubungan saling percaya 2. Memngidentifikasi halusinasi: isi, frekuensi, waktu, dan respon 3. Menjelaskan cara mengontrol halusinasi : Menghardik, bercakap, melakukan aktivitas, minum obat teratur 4. Melatih cara mengontrol halusinasi dengan cara menghardik 5. Menganjurkan memasukan pada jadwal kegiatan untuk latihan menghardik S : Pasien mengatakan biasa saja setelah diajarkan teknik meghardik halusinasi O:  Kontak mata kurang  Keadaan umum gelisah  Kesadaran Kuantitatif : 456 Kualitatif : berubah A: o Kognitif Pasien tidak dapat menjelaskan kembali tentang pengertian dan tanda gejala halusinasi o Afektif Pasien kurang kooperatif Cenderung ngelantur o Psikomotor : Pasien belum bisa mengulang kembali apa yang di ajarkan oleh perawat tanpa ada nya stimulus P: Untuk klien : Menganjurkan pasien melakukan cara menghardik bila ada suara dan melakukan kegiatan yang positif 2 17/11/17 Sp 2 pasien : Mengontrol halusinasi dengan cara bercakap-cakap dengan orang lain 1. Mengevaluasi kegiatan menghardik dan memberi pujian 2. Melatih cara mengontrol halusinasi dengan cara bercakapcakap dengan orang lain, keluarga, perawat dan orang terdekat 3. Masukan latian bercakap-cakap kedalam jadwal kegiatan harian pasien S :pasien mengatakan senang setelah berdiskusi dan diajarkan cara bercakap dengan orang lain untuk menghilangkan suara-suara halusinasi oleh perawat O:  Kontak mata kurang  Keadaan umum pasien gelisah  Kesadaran Kuantitatif : gcs 456 Kualitatif : berubah A - Kognitif Pasien kurang bisa memahami apa yang di jelaskan perawat, jika tidak di kasih stimulus - Afektif Pasien kurang antusias saat di jelaskan oleh perawat Pasien kurang kooperatif Kontak mata kurang - Psikomotor Pasien tidak dapat mempraktekan jika tidak ada stimulus P Menganjurkan pasien mempraktekan cara menghardik dengan bercakap-cakap PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG RENCANA TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK A. TOPIK: .................................................................................................................................................. .................................................................................................................................................. .................................................................................................................................................. B. TUJUAN: 1. Tujuan Umum: .................................................................................................................................................. .................................................................................................................................................. .................................................................................................................................................. 2. Tujuan Khusus: a................................................................................................................................................ b................................................................................................................................................ c. ............................................................................................................................................... C. LANDASAN TEORI Yaitu: justifikasi TAK dibutuhkan pada kondisi klien yang akan disertakan D. KLIEN 1. Karakteristik/ kriteria 2. Proses seleksi E. 1. 2. 3. PENGORGANISASIAN Waktu : tanggal, hari, jam, lama tiap langkah kegiatan Tim terapis : leader, Co leader, Fasilitator, Observer Metoda/ media F. PROSES PELAKSANAAN 1. Orientasi  Salam dan perkenalan  Penjelasan tujuan dan aturan main 2. Kerja  Langkah-langkah kegiatan 3. Terminasi  Evaluasi respons subjektif klien  Evaluasi respons objektif (observasi perilaku klien selama kegiatan dikaitkan dengan tujuan)  Tindak lanjut: apa yang dapat klien laksanakan setelah TAK  Kontrak yang akan datang STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN HALUSINAN A. B. Proses keperawatan 1. Kondisi klien  Klien mengatakan sering mendengar suara dari telingga kanan dan kiri bisikan itu seperti ayo mlebu kuburan, ayo mlebu sumur  Paling sering suara itu muncul saat klien sendiri tidak ada temannya  Suara tersebut paling sering muncul saat mau azhan magrib  Klien merasa terganggung pada saat suara itu muncul 2. Diangnosa keperawatan Gangguan presepsi sensori : halusinasi pendengaran 3 . Tujuan khusus a. Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien b. klien dapat mengontrol halusinasi dengan minum obat secara teratur c. Mengajurkan pasien memasukkan kedalam jadwal kegiatan harian 4. Tindakan keperawatan a. Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien b. Melatih pasien mengedalikan halusinasi dengan cara minum obat, secara teratur c. Membeerikan pendidikan penggunaan obat secara teratur d. menganjurkan pasien memasukan dalam kegiatan harian Fase orientasi  Assalamualaikum mbak apa kabar hari ini? Saya Raga suryansyah mbak saya seneng dipanggil raga, nama mbak siapa? Seneng di panggil apa? ” siti zahra” seneng dipanggil ”zahra”? Bagaimana perasaan mbak zahra hari ini? Apa ada keluhan saat ini? Apakah mbak sudah mandi dan sudah makan tadi?  Evaluasi/ validasi Bagaimana mbak zahra apakah masih inget apa yang kita pelajari kemarin? Apakah suara-suara itu masih muncul? Apakah mbak sudah melakukan yang saya ajarkan kemarin mbak? Kontrak ” pada siang ini saya akan menjelaskan kepada mbak obat-obat yang mbak minum? Bagaimana kalau kita sekarang ngobrol di tempat ini sekitar 10 menit bagimana mbak? Kerja ” bagaimana mbak hari ini apakah ada perubahan setelah minum obat secara teratur apakah suarasuara sudah berkurang atau hilang mbak obat sangat penting mbak, suara-suara yang mbak denger selama in i sudah tidak muncul lagi berapa obat yang di minum? Itu obat yang berwarna putih (thp) gunanya agar mbak merasa rileks dan tidak kaku, sedangkan yang berwarna merah jambu ( haloperidol) untuk menengkan pikiran mbak dan menghilangkan suara-suara yang menggaggu mbak, semua obat ini diminum 2x sehari kalau suara sudah hilang obatnya tidak boleh berhenti sebab kalau putus obat mbak bisa sulit untuk sembuh dan masuk rumah sakit lagi kalu obat habis mbak bisa ke dokter untuk mendapatkan obat lagi mbak juga harus teliti saat minum obat pastikan obat di minum sesudah makan mbak, juga perhatikan jumlah, obat sekali minum dan mbak juga harus cukup minum mbak Terminasi Evaluasi subjektif : bagaimana perasaan mbak setelah bicara dengan saya mengenai obat Evaluasi objektif : nah jika ibu sudah mengerti coba sebutkan apa saja yang telat kita diskusikan tadi dan coba mbak jelaskan Rencana tindak lanjut : jadi tadi kita sudah berdiskusi apa yang tadi kita diskusikan saya harap mbak bisa melakukan nya Rencana

Judul: Program Studi Diploma Iii Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang

Oleh: Danny Sevenfoldism


Ikuti kami