Bicara Rencana Ekonomi 2020, Darmin: Optimalisasi Infrastruktur

Oleh Helda Wati

240,4 KB 10 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Bicara Rencana Ekonomi 2020, Darmin: Optimalisasi Infrastruktur

MATA KULIAH DOSEN PENGAMPU Ekonomi Manajerial Nur Rodiah, S.E.I., M.H. Bicara Rencana Ekonomi 2020, Darmin: Optimalisasi Infrastruktur Nama: Heldawati (190105010012) UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ANTASARI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM JURUSAN EKONOMI ISLAM 2020 A. Isi Berita Bicara Rencana Ekonomi 2020, Darmin: Optimalisasi Infrastruktur Eduardo Simorangkir – detikFinance Jumat, 16 Agu 2019 16:50 WIB Jakarta - Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pembangunan ekonomi Indonesia tahun depan dimotori oleh optimalisasi pembangunan infrastruktur. Dia bilang tahun depan infrastruktur masih menjadi fokus pembangunan pemerintah dalam memacu pertumbuhan ekonomi di 2020. "Mengenai ekonomi, itu adalah optimalisasi pemanfaatan infrastruktur. Kemudian pengembangan, penyederhanaan atau reformasi birokrasi, investasi dan ekspor, "katanya dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2020 di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (16/8/2019). Optimalisasi pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memacu masuknya investasi ke Indonesia. Investasi menjadi fokus karena dinamika ekonomi global yang proteksionis. "Pemerintah perlu mempertahankan investasi tetap berjalan dengan baik dan pertumbuhan dipertahankan. Bersyukur ekspor bisa tetap baik sehingga bisa membuat basis pertumbuhan yang lebih kuat di tahun berikutnya," kata Darmin. 1 Lebih jauh, Darmin mengatakan optimalisasi pembangunan infrastruktur tersebut sejalan dengan tema besar pemerintah, yakni peningkatan sumber daya manusia (SDM) untuk pertumbuhan berkualitas. Begitu juga di APBN, tema besarnya akselerasi daya saing melalui inovasi dan penguatan kapasitas SDM. "Kalau dilihat pidato politiknya Pak Jokowi, visi besarnya dimulai dengan pertama tetap infrastruktur dan optimalisasinya. Kedua adalah kualitas SDM, vokasi dan sebagainya. Ketiga ada reformasi struktural, penyederhanaan perizinan, investasi, ekspor," (Anon t.t.) B. Teori 1.Definisi Optimasi Ekonomi Optimisasi ekonomi merupakan suatu proses untuk mencapai hasil yang ideal atau optimal dalam perekonomian, khususnya perusahaan (nilai efektif yang dapat dicapai). Terminologi optimalisasiekonomi adalah maksimalisasi output dan minimalisasi input. Pilihan yang optimal merupakansolusi yang efisien (berhasil guna) dan efektif (berdaya guna) merupakan hasil akhir daripengambilan keputusan. 2.Metode dalam Menggambarkan Hubungan Ekonomi a. Hubungan ekonomi dapat digambarkan dalam bentuk: persamaan, tabel, grafik b. Contoh:hubungan antara penerimaan total (TR) dan permintaan (Q) barang dan jasa, dengan fungsi: TR = 100Q – 10Q2 3. Hubungan Total, Rata-rata dan Marjinal 2 a. Hubungan Total, rata-rata dan Marjinal penting dalam optimisasi ekonomi b. Pada dasarnya sama meskipun berbicara mengenai produksi, biaya atau laba. c. TC = AC X Q AC = TC/ Q MC = ΔTC/ ΔQ 4. Teknik Optimisasi a. Memilih alternatif terbaik dari semua kemungkinan yang dapat terjadi Contoh: Lihat semua kemungkinan, pohon keputusan, prinsip probabilita b. Urutan keputusan Contoh : LP, NLP c. Prinsip-prinsip matematika : penggunaan differential atau turunan untuk mengoptimisasikan fungsi Contoh: turunan pertama, turunan kedua, maksimum dan minimum dari fungsi.(Anon t.t.) 3 C. Analisis Apabila pemerintah tahun depan menggunkan optimisasi pembangunan infrastruktur maka teknik mengoptimisasi haruslah memilih alternatif yang terbaik untuk pembangunan ekonomi indonesia seperti yang dikatakan oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution “pembangunan ekonomi Indonesia tahun depan dimotori oleh optimalisasi pembangunan infrastruktur. Dia bilang tahun depan infrastruktur masih menjadi fokus pembangunan pemerintah dalam memacu pertumbuhan ekonomi di 2020" . Pemeritah ingin memanfaatkan infastruktur supaya dapat memaksimumkan optimisasi Ekonomi indonesia supaya dapat memicu masuknya investasi ke indonesia karena pemerintah perlu mempertahankan investasi tetap berjalan dengan baik. Apabila infrastruktur yang kurang memadai dapat mempengaruhi daya tarik iklim investasi di Indonesia. Investor asing penuh kekhawatiran untuk berinvestasi misalnya, fasilitas manufaktur di Indonesia kalau pasokan listrik tidak pasti atau biaya transportasi sangat tinggi. Kenyataannya, Indonesia sering diganggu pemadaman listrik, meskipun negeri ini dinyatakan berkelimpahan sumber daya energi. Hal demikian jelas membuat para investor berpikir dua kali sebelum memutuskan untuk berinvestasi di Indonesia. Seperti yang dikatakan Darmin dalam berita “Pemerintah perlu mempertahankan investasi tetap berjalan dengan baik dan pertumbuhan dipertahankan. Bersyukur ekspor bisa tetap baik sehingga bisa membuat basis pertumbuhan yang lebih kuat di tahun berikutnya," Optimalisasi pembangunan infrastruktur dijalankan karena memang memiliki dampak yang baik dari berbagai sisi baik ekonomi, sosial maupun budaya. Misalnya : 4 1. dengan adanya pembangunan infrastruktur konektivitas darat, laut dan udara memberikan kemudahan sehingga mewujudkan efisiens , Dengan adanya efisiensi maka akan meningkatkan daya saing produk-produk dalam neger dan ekspor bisa tetap baik sehingga bisa membuat basis pertumbuhan yang kuat . Dengan adanya pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan dan lainnya, konektivitas semakin bagus sehingga produk-produk di berbagai pelosok bisa dipasarkan sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi. Kurangnya Infrastruktu bisa karena apabila Menghambat Pembangunan Ekonomi di Indonesia keadaan infrastruktur di sebuah negeri lemah, itu berarti bahwa perekonomian negara itu berjalan dengan cara yang sangat tidak efisien. Biaya logistik yang sangat tinggi, berujung pada perusahaan dan bisnis yang kekurangan daya saing (karena biaya bisnis yang tinggi). belum lagi adengan munculnya ketidakadilan sosial, misalnya, sulit bagi sebagian penduduk untuk berkunjung ke fasilitas kesehatan, atau susahnya anakanak pergi ke sekolah karena perjalanannya terlalu susah atau mahal. Pembangunan infrastruktur dan pengembangan ekonomi makro seharusnya memiliki hubungan timbal balik, karena pembangunan infrastruktur menimbulkan ekspansi ekonomi melalui efek multiplier. Sementara ekspansi ekonomi menimbulkan kebutuhan untuk memperluas infrastruktur yang ada, untuk menyerap makin besarnya aliran barang dan orang yang beredar atau bersirkulasi di seluruh perekonomian. Namun, kalau infrastrukturnya tidak dapat menyerap peningkatan kegiatan ekonomi (dan tidak cukup banyak infrastruktur baru yang dikembangkan) maka akan terjadi masalah. 5 Optimalisasi pembangunan infrastruktur dapat meningkatkan sumber daya manusia untuk pertumbuhan berkualitas supaya kita menjadi bangsa yang tidak pasif, melainkan aktif dan selalu beradaptasi dengan era percepatan zaman seiring daya saing dunia yang berbasiskan teknologi terkini. Pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di negeri ini tentunya tidak bisa diabaikan, terlebih menghadapi globalisasi serta tantangan masa depan sehingga mau tak mau dan suka tak suka harus disikapi sejak dini. Terutama mempersiapkan generasi penerus cita-cita bangsa yang unggul manakala "persaingan dunia yang semakin ketat" sudah merambah ke seluruh penjuru. Banyak hal yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, diantaranya menyangkut sarana dan prasarana ataupun pendanaan kegiatan sebagai penunjang kelancaran dalam mencapai cita bersama tersebut. Seperti pernyataan dalam beritan “Darmin mengatakan optimalisasi pembangunan infrastruktur tersebut sejalan dengan tema besar pemerintah, yakni peningkatan sumber daya manusia (SDM) untuk pertumbuhan berkualitas. Begitu juga di APBN, tema besarnya akselerasi daya saing melalui inovasi dan penguatan kapasitas SDM”. Dalam masa kepemerintahan Joko Widodo- Jususf Kalla,pemerintah sudah mulai melakukan pembangunan- pembangunan infrastruktur yang di focuskan pada tiga kerangka utama yaitu infrastruktur pelayanan dasar, infrastruktur ekonomi, serta infrastruktur perkotaan. Dari materi yang dipaparkan diatas sesuai dengan keadaan pada masa pemerintahan Joko Widodo- Jususf Kalla yang mana juga sesuai dengan pidato politiknya Pak Jokowi, visi besarnya dimulai dengan pertama tetap infrastruktur dan optimalisasinya. Kedua adalah 6 kualitas SDM, vokasi dan sebagainya. Ketiga ada reformasi struktural, penyederhanaan perizinan, investasi, ekspor. 7 DAFTAR PUSTAKA Anon. t.t. “2OPTIMASIEKONOMI.docx - DEFINISI OPTIMASI EKONOMI Optimisasi ekonomi merupakan suatu proses untuk mencapai hasil yang ideal atau optimal dalam | Course Hero.” Diambil 19 November 2020a (https://www.coursehero.com/file/59951534/2OPTIMASIEKONOMIdocx/). Anon. t.t. “Optimalisasi Aset Negara Bermanfaat bagi Ekonomi dan Masyarakat.” Diambil 18 November 2020b (https://www.djkn.kemenkeu.go.id/berita_media/baca/12963/Optimalisasi-Aset-NegaraBermanfaat-bagi-Ekonomi-dan-Masyarakat.html). 8

Judul: Bicara Rencana Ekonomi 2020, Darmin: Optimalisasi Infrastruktur

Oleh: Helda Wati


Ikuti kami