Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pasca Sarjana Universitas Respati Indonesia

Oleh Diena Juliana

96,3 KB 5 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pasca Sarjana Universitas Respati Indonesia

PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA Tesis, Agustus 2018 Xiv+83 halaman + 14 tabel, 13 skema/gambar, 5 lampiran EFEKTIFITAS MADU APIS DORSATA TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA EPISIOTOMI PADA RATTUS NOVERGICUS GALUR WISTAR ABSTRAK Madu mengandung banyak senyawa aktif yang memiliki manfaat kesehatan. Madu mempunyai aktivitas anti bakterial spektrum luas dan mampu mendukung penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas madu apis dorsata dalam penyembuhan luka episiotomi pada rattus novergicus galur wistar. Penelitian ini adalah eksperimen murni dengan desain randomized post test only control group. Jumlah sampel adalah 14 ekor tikus yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi diberikan madu dan kelompok kontrol diberi povidone iodine 10%. Sebelum diberikan perawatan, luka sepanjang satu cm dibuat pada perineum setiap tikus. Perawatan luka dilakukan setiap hari. Alat ukur yang digunakan untuk menilai luka yaitu REEDA assessment tool. Pada hari keempat, tidak ada tikus pada kelompok intervensi yang mengalami kemerahan dan bengkak sebagai tanda inflamasi. Sedangkan pada kelompok kontrol, beberapa tikus masih terlihat kemerahan dan bengkak. Pada uji analisis data terlihat perbedaan yang signifikan antara penggunaan madu dan povidone iodine dalam waktu penyembuhan luka episiotomi pada tikus putih (p = 0,038). Berdasarkan rata-rata skor REEDA setiap hari, madu apis dorsata memberikan efek kesembuhan yang lebih baik daripada povidone iodine 10%. Madu memberikan efek yang lebih baik daripada povidone iodine 10% dalam penyembuhan luka episiotomi. Madu Apis dorsata bisa digunakan sebagai alternatif dressing/ balutan luka episotomi. Kata kunci : luka episiotomi, madu, skor REEDA Daftar Pustaka ; 54 (1974-2016) x PUBLIC HEALTH SCIENCE STUDY POST GRADUATE PROGRAM UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA Thesis, Agustus 2018 Xiv+83 pages + 14 table, 13 figures, 5 attachments EFFECTIVENESS OF APIS DORSATA HONEY (JUNGLE HONEY) TOWARD EPISIOTOMY WOUND HEALING IN RATTUS NOVERGICUS STRAIN WISTAR ABSTRAK Honey contains many active compounds that have health benefits. Honey has a broad-spectrum antibacterial activity and ability to support wound healing. This study to known the effectiveness of apis dorsata honey in episiotomy wound healing in the rattus novergicus strain wistar. This study was a true experiment with randomized post test only control group. The number of samples was 14 rats. The rats were divided into two groups: a group was given honey treatment and the other group was given povidone iodine 10%. Before given treatment, a 1 cm wound was made on perineal each rats. Wound care was done in every days. REEDA assessment tool was used to asses the wound. On the fourth day, there is no rat in the intervention group experienced redness and swelling as a sign of inflammation. Whereas in the control group, several rats still appeared reddish and swollen. There was signicant difference between the use of honey and povidone iodine in episiotomy wound healing in the white rats (p = 0,038). Based on the average of REEDA score every day, honey gave better effect than povidone iodine 10%. Honey gave better effect than povidone iodine 10% in episiotomy wound healing. Apis dorsata honey could be use as the alternatives dressing. Key words : episiotomy wound, honey, REEDA score Reference : 54 (1974-2016) xi

Judul: Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pasca Sarjana Universitas Respati Indonesia

Oleh: Diena Juliana

Ikuti kami