" Kebijakan Strategi Smk Priority " Di Sususn Oleh : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi

Oleh Mila Rusmiati

110,1 KB 12 tayangan 1 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip " Kebijakan Strategi Smk Priority " Di Sususn Oleh : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi

“KEBIJAKAN STRATEGI SMK PRIORITY” Di sususn Oleh : Sri Sulastri, SE. Mila Rusmiati, SE. SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI MENARA SISWA BOGOR 2017 KATA PENGANTAR Alhamdulillahirobbil’alamiin. Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT karena hanya berkat rahmat, hidayah dan karunia-Nya penulis berhasil menyelesaikan penulisan makalah yang berjudul “Kebijakan Strategi SMK Priority”. Sholawat dan salam selalu tercurah untuk nabi besar kita Muhammad SAW untuk keluarganya, sahabatnya beserta pengikutnya sampai yaumul kiyamah. Mereka yang mendampingi kami dengan penuh kasih sayang keluarga, suami dan anak-anak, kami ucapkan terima kasih atas dukungan moral dan moril dalam penyusunan makalah ini. Untuk guru besar kami bapak Fajar Laksana, SE., MM. selaku pimpinan pondok pesantren Dzikir Al-Fath yang telah memberikan bimbingan dan kesempatan untuk memberikan fasilitas dalam penyusunan makalah ini. Juga bapak Muhammad Effendi selaku dosen yang telah memberikan ide, saran dan bimbingan penulis ucapkan terima kasih. Penulis menyadari bahwa makalah ini sangat jauh untuk mendekati kesempurnaan sebagai suatu karya tulis yang memadai. Hal ini dikarenakan terbatasnya pengetahuan dan kemampuan yang penulis miliki, oleh karena itu segala bentuk saran dari pembaca yang budiman sangat penulis harapkan guna penyempurnaan makalah ini. Sukabumi, 15 Juli 2017 BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Menyongsong tahun ajaran baru semua instansi pendidikan mulai Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau bentuk lain yang sederajat melaksanakan penerimaan peserta didik baru atau PPDB sesuai Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan yang telah disampaikan kepada instansi terkait. Permendikbud ini bertujuan untuk memberikan acuan dan pedoman dalam menyelenggarakan penerimaan siswa baru agar dilakukan secara objektif, akuntable, transparan dan tanpa deskriminasi guna meningkatkan akses layanan pendidikan. Seiring dengan perkembangan jaman kemajuan bidang pendidikan sangatlah bertambah dari waktu kewaktu, seperti hal nya dengan sekolahsekolah yang ada di Indonesia satu sama lain memiliki prestasi dan keunggulan masing- masing. Daya saing Indonesia dalam menghadapi persaingan antar negara maupun perdagangan bebas sangatlah ditentukan oleh outcome dan pembinaan SDM-nya. Salah satu upaya negara dalam pemenuhan SDM level menengah yang berkualitas adalah pembinaan pendidikan kejuruan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah salah satu bentuk satuan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP/ MTs atau bentuk lain yang sederajat. Di SMK terdapat banyak sekali program keahlian. Rumusan arti pendidikan kejuruan sangat bervariasi. Menurut Rubert Evans (1978), pendidikan kejuruan adalah bagian dari sistem pendidikan yang mempersiapkan seseorang agar lebih mampu bekerja pada satu kelompok pekerjaan atau satu bidang pekerjaan dari pada bidang-bidang pekerjaan lainnya. Salah satu model sekolah kejuruan yang berada di kota sukabumi adalah Sekolah Menengah Kejuruan Priority yang memiliki beberapa program keahlian diantaranya keperawatan, farmasi, teknik komputer dan jaringan, akutansi dan administrasi perkantoran. Tahun 2017 ini sama hal nya dengan sekolah lain sesuai permendikbud SMK Priority melaksanakan penerimaan peserta didik baru (PPDB), tentu banyak kendala yang dihadapi saat melaksanakan PPDB terutama kebijakan publik mengenai penerimaan peserta didik baru akan tetapi sekolah ini memiliki beberapa keunggulan yang siap berkompetisi dengan sekolah lain. Letak geogarfi internal dan ekternal SMK Priority 1.2. Rumusan Masalah Dari uraian latar belakang diatas maka penulis dapat merumuskan masalah, sebagai berikut : 1. Bagaima konsep pembelajaran model Sekolah Kejuruan 2. Eksternal Factury System SMK Priority 3. Internal Factury System SMK Priority 1.3. Tujuan 1. Mengetahui konsep pembelajaran Sekolah Kejuruan 2. Mengetahui keunggulan SMK priority dengan strategi EFAS dan IFAS 4. Mengetahui strategi kebijakan pada SMK Priority BAB II PEMBAHASAN 2.1 Konsep Sekolah Menengah Kejuruan Menurut penjelasan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 pasal 15, pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Karateristik pendidikan kejuruan (Djojonegoro, 1998) adalah sebagai berikut : 1. Pendidikan kejuruan diarahkan untuk mempersiapkan peserta didik memasuki lapangan kerja. 2. Pendidikan kejuruan didasarkan atas “demand-driven” (kebutuhan dunia kerja). 3. Fokus isi pendidikan kejuruan ditekankan pada penguasaan pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai-nilai yang dibutuhkan oleh dunia kerja. 4. Penilaian yang sesungguhnya terhadap kesuksesan siswa harus pada “hand-on” atau performa pada dunia kerja. 5. Hubungan yang erat dengan dunia kerja merupakan kunci sukses pendidikan kejuruan. 6. Pendidikan kejuruan yang baik adalah responsif dan antisipatif terhadap kemajuan tekhnologi. 7. Pendidikan kejuruan lebih ditekankan pada “learning by doing” dan “hands on experience”. 8. Pendidikan kejuruan memerlukan fasilitas yang mutakhir untuk praktik. 9. Pendidikan kejuruan memerlukan biaya investasi dan operasional yang lebih besar daripada pendidikan umum. Prinsip-prinsip pendidikan kejuruan menurut Charles Prosser adalah sebagai berikut : 1. Pendidikan kejuruan akan efisien jika lingkungan dimana siswa dilatih merupakan replika lingkungan dimana nanti ia akan bekerja. 2. Pendidikan kejuruan akan efektif hanya dapat diberikan dimana tugastugas latihan dilakukan dengan cara, alat dan mesin yang sama seperti yang diterapkan di tempat kerja. 3. Pendidikan kejuruan akan efektif jika dia melatih seseorang dalam kebiasaan berpikir dan bekerja seperti yang diperlukan dalam pekerjaan itu sendiri. 4. Pendidikan kejuruan akan efektif jika dia dapat memampukan setiap individu memodali minatnya, pengetahuannya, dan keterampilannya pada tingkat yang paling tinggi. 5. Pendidikan kejuruan akan efektif untuk setiap propesi, jabatan atau pekerjaan hanya dapat diberikan kepada seseorang yang memerlukannya, yang menginginkannya, dan yang dapat untung darinya. 6. Pendidikan kejuruan akan efektif jika pengalaman latihan untuk membentuk kebiasaan kerja dan kebiasaan berpikir yang benar diulangkan sehingga pas seperti yang diperlakukan dalam pekerjaan nantinya. 7. Pendidikan kejuruan akan efektif jika gurunya telah mempunyai pengalaman yang sukses dalam penerapan keterampilan dan pengetahuan pada operasi dan proses kerja yang akan dilakukan. 8. Pada setiap jabatan ada kemampuan minimum yang harus dipunyai oleh seseorang agar dia tetap dapat bekerja pada jabatan tersebut. 9. Pendidikan kejuruan harus memperhatikan permintaan pasar (memperhatikan tanda-tanda pasar kerja). 10. Proses pembinaan kebiasaan yang efektif pada siswa akan tercapai jika pelatihan diberikan pada pekerjaan yang nyata (pengalam sarat nilai). 11. Sumber yang dapat dipercaya untuk mengetahui isi pelatihan pada suatu okupasi tertentu adalah dari pengalaman para ahli okupasi tersebut. 12. Setiap okupasi memiliki ciri-ciri isi yang berbeda-beda satu dengan yang lainnya. 13. Pendidikan kejuruan merupakan layanan sosial yang efisien jika sesuai dengan kebutuhan seseorang yang memang memerlukan dan memang paling efektif jika dilakukan lewat pengajaran kejuruan. 14. Pendidikan kejuruan akan efisien jika metode pengajaran yang digunakan dan hubungan pribadi dengan peserta didik mempertimbangkan sifat-sifat peserta didik tersebut. 15. Administrasi pendidikan kejuruan akan efisien jika dia luwes dan mengalir daripada kaku dan terstandar. 16. Pendidikan kejuruan memerlukan biaya tertentu dan jika tidak terpenuhi maka pendidikan kejuruan tidak boleh dipaksakan beroperasi. 2.2 Eksternal Factury System SMK Priority Sukabumi Sekolah Menengah Kejuruan Priority adalah salah satu sekolah yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan Kesehatan Bakti Indonesia, sekolah ini terletak di tengah-tengah kota sukabumi yaitu JL. Veteran 1 No. 25 Kota Sukabumi, dengan menggunakan sistem SWOT : 2.2.1. Strength/ Kekuatan Beberapa keunggulan yang dimilki oleh sekolah ini adalah sebagai berikut: 1. Lokasi yang cukup stategis sehingga mudah diakses dari arah manapun. 2. Pendidikan dengan kejuruan yang memperhatikan permintaan pasar (memperhatikan tanda-tanda pasar kerja) 3. Pendidikan kejuruan yang memiliki tenaga pendidik berpengalaman dalam penerapan keterampilan dan pengetahuan pada praktek kejuruan. 2.2.2. Weakness/ Kelemahan 1. Ketidakdisiplinan pelajar ketika diluar sekolah 2. Mudah terprovokasi untuk melakukan perkelahian 2.2.3. Oportunity/ Peluang 1. Lulusan sekolah kejuruan mudah mendapatkan peluang kerja. 2. Siswa kejuruan sudah memiliki mental siap kerja 2.2.4. Threat/ Ancaman 1. Persaingan antar SMK 2. sistem kuota untuk penerimaan mahasiswa baru 3. sistem akriditasi sekolah dan kejuruan 2.3. Internal Factury System SMK Priority 2.3.1. Strength/ Kekuatan 1. Memilki beberapa kejuruan yang cukup jarang di kota sukabumi yaitu keperawatan, farmasi, administrasi perkantoran, teknik komputer jaringan dan akuntansi. 2. Pengurangan biaya pendidikan untuk siswa berprestasi, hapidz dan yatim piatu. 3. Memiliki tenaga yang kompeten dan berpengalaman 4. Lapangan pekerjaan luas untuk kejuruan di SMK Priority 2.3.2. Weakness/ Kelemahan 1. Sumder daya manusia yang mumpuni 2. Peralatan/ Fasilitas yang memadai 2.3.3. Oportunity/ Peluang 1. Pengembangan jurusan semakin banyak 2. Sumber daya manusia yang siap kerja 2.3.4. Treath/ Ancaman 1. Fasilitas yang dimilki belum mengokomodir semua kebutuhan praktek karena tidak semua jurusan disediakan fasilitas yang lengkap. 2. Motivasi siswa mengalami peurunan karena terkendala dengan tidak adanya fasilitas praktek. 2.3.1. Kebijakan Stategi SMK Priority Sesuai surat edaran yang dikeluarkan kementrian pendidikan dan kebudayaan tentang penerimaan peserta didik baru tahun 2017-2018 bahwa kegiatan tersebut harus dilakukan secara objektif, akuntabel dan transparan. Salah satu permasalahan yang dihadapi SMK Priority adalah masyarakat masih ragu untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta sehingga perbandingan antara pendaftaran disekolah negri dan swasta sangat signifikan, pihak sekolah swasta harus mau bersabar menunggu untuk menerima murid-murid yang tidak lolos pendaftaran di sekolah negri. Dibalik permasalahan tadi SMK priority memilki peluang untuk bersaing dengan sekolah lain, selain lokasi sekolah yang strategis, kejuruan yang dimilki pun terhitung masih jarang di kota Sukabumi. Pun demikian lapangan pekerjaan untuk kejuruan yang dimikili cukup banyak dan sangat diperlukan. Sesuai konsep dengan pembelajaran sekolah kejuruan bahwa pendidikan kejuruan lebih ditekankan pada “learning by doing”, pengusaan pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai-nilai yang dibutuhkan oleh dunia kerja serta pendidikan kejuruan diarahkan untuk mempersiapkan peserta didik memasuki lapangan kerja, hal inilah yang dimilki SMK Priority. BAB III KESIMPULAN DAN SARAN 3.1. Kesimpulan Berdasarkan pemaparan diatas dapat disimpulkan bahwa SMK Priority merupakan sekolah yang memiliki beberapa kejuruan yang dibutuhkan industri kerja saat ini,juga memiliki tenaga pendidik berpengalaman dalam penerapan keterampilan dan pengetahuan pada praktek kejuruan, pemberian pengurangan biaya pendidikan untuk siswa berprestasi, hapidz dan yatim piatu, terbukannya lapangan pekerjaan yang luas untuk kejuruan di SMK Priority di tunjang dengan lokasi gedung yang strategis merupakan kekuatan sekolah ini 3.2. Saran 1. Bagaimana menjadi sekolah favorit 2. Bagaimana memposisikan kemampuannya sumber daya manusia sesuai

Judul: " Kebijakan Strategi Smk Priority " Di Sususn Oleh : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi

Oleh: Mila Rusmiati


Ikuti kami