Penciptaan Alam Semesta-islam Disiplin Ilmu Pertanian (oleh Suriyanti Haji Salama)

Oleh Suriyanti Suriyanti

310,7 KB 11 tayangan 2 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Penciptaan Alam Semesta-islam Disiplin Ilmu Pertanian (oleh Suriyanti Haji Salama)

MATA KULIAH : ISLAM DISIPLIN ILMU PERTANIAN SEMESTER VI DOSEN DR.IR.SURIYANTI H.SALAMA M.Pd FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA MAKASSAR CAPAIAN PEMBELAJARAN Kemampuan akhir a.Mahasiswa mampu menjelaskan alam semesta menurut Al Qur’an. b.Mahasiswa mampu menjelaskan teori penciptaan alam semesta. c. Mahasiswa mampu menjelaskan tentang langit dan bumi. Kajian Penilaian dan Indikator -Pengertian alam semesta -Penciptaan alam semesta -Langit dan Bumi Kriteria penilaian : -Penulisan dan isi makalah -presentasi Indikator : -Kemampuan menjelaskan -Kerjasama kelompok Membuat makalah Diskusi kelompok LANDASAN QURANI AL QUR’AN GRAND THEORY 1. Al Baqarah : 2 2. Yunus : 1 3. Hud:1 4. Yusuf :1 5. Ibrahim :1 6. Ash Shu’araa : 1-2 7. An Naml : 1-2 8. Al Qasaa 1-2 9. Luqman 1-2 10. As Sajda 1-2 11. Az Zumar 1-2 12. Al Ghafir 1-2 13. Fussilat 1-2 14. Al Jaathiya 1-2 15. Al Ahkaf 1-2 TEMUANTEMUAN ILMIAH DIPAKAI UNTUK MENJASTIFIKASI KEBENARAN KALAM TUHAN ULUL ALBAB (BERDZIKIR, MENELITI DAN MENGKAJI ALAM SEMESTA, DIRI MANUSIA DAN SEJARAH SCIENCE FOR THE SEARCH OF GOD ( ILMU UNTUK MENCARI DAN MENUJU TUHAN) NILAI-NILAI KEBENARAN Menurut Al Qur’an, ada 3 sarana yang dapat dipakai untuk memahami kebenaran : 1.Al fikr ( pikiran ) (kurang lebih 16 ayat) 2.Al.aql (akal) ( kurang lebih 49 ayat) 3.Al.qalb (Nurani) Al.af’idah ( dipakai dalam konteks dan kapasitas berbeda, namun saling melengkapi menuju transendensi). 1. Memecahkan masalah-masalah yang bersifat teknis, operasional. 1. IPTEK 2. FILSAFAT 3. AGAMA 2. Memberi landasan, hakekat dan maknanya terhadap sesuatu hal, memberi wawasan meta teknis dan metafisik. 3. Memberi arah tujuan yang paling akhir dari hidup manusia agar semua proses itu berjalan sebagai bagian dari penghambaan kepada Tuhan. Tiga (3) objek kajian ILMU : ( merupakan tanda-tanda kesatuan dari tanda-tanda Tuhan) 1). Ayat-ayat Tuhan yang terdapat di alam semesta 2). Ayat-ayat Tuhan yang ada dalam diri manusia dan sejarah 3). Ayat-ayat Tuhan yang tersurat dalam kitab suci (Al.Qur’an) 1. [1]Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan[2], 2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah[3]. 3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia[4]. 4. Yang mengajar (manusia) dengan pena[5]. 5. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya[6]. Alam Semesta dalam Perspektif Al Qur’an 1. Al-Anbiya : 30 2. Surah Yunus :3 3. Surah Ar-Ra’d : 1-4 4. An Nahl :3 5. Taa-Haa : 6 6. As-Saaffaat : 6-8 7. Faatir :1 8. Saba :1-2 9. Az-Zumar :5-6 10. Al Ahqaf :3 11. Qaf :38 12. An-Nazi’at 27-33 “Dan sumgguh, kami telah menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, dan kami tidak merasa letih sedikitpun.” (Qs. Qaf: 38). Masa dalam perspektif al qur’an : Satu hari bukan berarti 24 jam, dalam Al Qur’an pun diumpamakan secara berbeda-beda, ada yang 1.000 tahun (Qs. Al Hajj: 47) dan 50.000 tahun (Qs. Al-Ma’arij: 4), belum ada penafsiran pasti tentang itu. KONSEP PENCIPTAAN KONSEP ALAM SEMESTA TUJUAN PENCIPTAAN Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, Maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: “Jadilah!” lalu jadilah ia. (QS. Al-Baqarah: 117) “Dan Apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka Mengapakah mereka tiada juga beriman? (QS. Al-Anbiya: 30) Wujud keberadaan Allah Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. ingatlah Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.(QS. AzZumar[39]: 5) Periode Penciptaan An-Nazi’at 27-33 Periode I “Apakah penciptaanmu yang lebih hebat ataukah langit yang telah dibangun-Nya? [27], Periode 2 Dia telah meninggikan bangunannya lalu menyemperunakannya [28], Periode 3 dan Dia menjadikan malamnya (gelap gulita) dan menjadikan siangnya (terang benderang) [29], Periode 4 dan setelah itu bumi Dia hamparkan [30], Periode 5 darinya Dia pancarkan mata air dan (ditumbuhkan) tumbuhan-tumbuhannya [31], Periode 6 dan gunung-gunung Dia pancangkan dengan teguh [32], (semua itu) untuk kesenanganmu dan hewanhewan ternakmu. [33]”. LANGIT DAN BUMI LANGIT “Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya.” (QS. AdzDzariyaat, 51: 47) ! “Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itu pun dalam keadaan payah.” ( QS. Al Mulk, 67: 3 - 4)! Teori – teori Penciptaan Alam Semesta Teori Steady State Teori ini berpendapat bahwa materi yang hilang melalui resesi galaksigalaksi, karena pengembungan alam yang berlangsung terus menerus digantikan oleh materi yang baru saja tercipta sehingga alam semesta yang terlihat tetap berada dalam keadaan tidak berubah (stady state), artinya bahwa materi secara terus menerus tercipta diseluruh alam semesta. Teori ini sama sekali tidak menyebut peristiwa awal yang bersifat khusus pada waktu atau ruang. Tidak ada awal maupun akhir karena materi diperbarui secara terus menerus di satu tempat sementara di tempat lain dihancurkan. Teori Ekspansi dan Kontraksi , Teori ini berpendapat bahwa ada suatu siklus di jagat raya. Satu siklus mengalami satu masa ekspansi dan satu masa kontraksi. Satu siklus diperkirakan berlangsung selama 30 milyar tahun. Dalam masa ekspansi terbentuklah galaksigalaksi serta bintang-bintang di dalamnya. Ekspansi ini diakibatkan oleh adanya reaksi inti hydrogen yang pada akhirnya membentuk unsur-unsur lain yang komplek. Pada masa kontraksi, galaksi-galaksi dan bintang-bintang yang telah terbentuk meredup dan unsure-unsur yang telah terbentuk menyusut dengan mengeluarkan tenaga berupa panas yang sangat tinggi. Disebut juga Oscillating Theory (teori mengembang dan memampat). Teori Big – Bang Teori ini mengasumsikan sekitar 15 milyar tahun lalu dimulai dari ledakan yang dahyat dan dilanjutkan dengan pengambangan alam semesta. Point penting dari semua peristiwa ini adalah waktu, materi , energi dan ruang merupakan satu keterpaduan. Kejadian ini bukan ledakan biasa tetapi cukup memenuhi semua peristiwa dari ruang dengan semua partikel yang menjadi embrio alam semesta yang mendesak keluar dari masing-masing yang lain.

Judul: Penciptaan Alam Semesta-islam Disiplin Ilmu Pertanian (oleh Suriyanti Haji Salama)

Oleh: Suriyanti Suriyanti


Ikuti kami