Universitas Ahmad Dahlan Fakultas Sastra Budaya Dan Komunikasi Prodi Ilmu Komunikasi

Oleh Bara Henderson

537,7 KB 6 tayangan 2 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Universitas Ahmad Dahlan Fakultas Sastra Budaya Dan Komunikasi Prodi Ilmu Komunikasi

UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN FAKULTAS SASTRA BUDAYA DAN KOMUNIKASI PRODI ILMU KOMUNIKASI BARA FATAHILLAH 1800030142 METODE PENELITIAN KUALITATIF KELAS C ANALISIS SEMIOTIKA PADA IKLAN SPRITE “NYATANYA PAS” PERNYATAAN: 1. Tugas ini adalah pekerjaan saya sendiri, kecuali kutipan-kutipan yang telah disebutkan sumbernya dengan benar. 2. Tugas ini belum pernah dikumpulkan sebagian atau seluruhnya untuk keperluan yang lain. 3. Jika terbukti tugas ini copy paste dari orang lain atau internet, saya bersedia menerima sanksi akademik sesuai aturan pelanggaran tentang plagiarisme. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya. YOGYAKARTA, 25 DESEMBER 2019 YANG MENYATAKAN BARA FATAHILLAH ANALISIS SEMIOTIKA PADA IKLAN SPRITE “NYATANYA NYEGERIN” BARA FATAHILLAH 1800030142 ABSTRAK Pembuat iklan harus memikirkan matang-matang bagaimana iklan tersebut akan di tayangkan. Sebab jika iklan tersebut tidak menarik dan susah dipahami masyarakat, otomatis produk yang di iklankan tidak akan menarik hati khalayak. Pembuatan iklan di Indonesia sendiri sudah sangat berkembang , kualitas iklan-iklan di Indonesia sangatlah baik. Seperti contoh iklan Sprite yang berjudul “Nyatanya Pas” pada tahun 2017. Menurut peneliti tayangan iklan ini sangat unik dan menarik. Tujuan yang ingin dicapai oleh peneliti dalam penelitian ini adalah mengetahui makna pesan pada iklan Sprite edisi “ Nyatanya pas. Pada iklan Sprite yang berjudul “Nyatanya pas” terdapat pesan yang ingin disampaikan melalui audio, teks ,dan visual. Untuk itu , peneliti membedah objek ini menggunakan analisis semiotika Roland Barthes karena dapat mencakup audio,teks, dan visual. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti dengan cara mendownload iklan Sprite “Nyatanya pas” melalu youtube lalu melakukan penelitian apa saja makna yang terdapat didalamnya. Peneliti menemukan data bahwa didalam iklan Sprit “Nyatanya Pas” sprite ingin menyampaikan pesan bahwa telas merilis porsi baru dalam produknya. Kata Kunci: Iklan, Sprite, Semiotika PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Komunikasi merupakan proses penyampaian informasi, gagasa, emosi, keterampilan yang menggunakan lambang-lambang atau kata-kata, gambar, bilangan,grafik dan lain sebagainya. Dalam penyampaian pesan komunikasi memiliki berbagai media macam media seperti radio, majalah, televisi, telegram dan iklan. Iklan merupakan salah satu bentuk komunikasi non-personal yang menjual berbagai pesan secara persuasif dari sponsor yang berguna untuk mempengaruhi orang agar membeli produk dengan membayar biaya untuk media yang digunakan. Dalam pembuatan iklan sendiri, pembuat iklan harus memikirkan matang-matang bagaimana iklan tersebut akan di tayangkan. Sebab jika iklan tersebut tidak menarik dan susah dipahami masyarakat, otomatis produk yang di iklankan tidak akan menarik hati khalayak. Pembuatan iklan di Indonesia sendiri sudah sangat berkembang , kualitas iklaniklan di Indonesia sangatlah baik.Seperti contoh iklan Sprite yang berjudul “Nyatanya Pas” pada tahun 2017. Menurut peneliti tayangan iklan ini sangat unik dan menarik. Selain hal tersebut peneliti tertarik meneliti iklan tersebut karena Sprite merupakan salah satu nama minuman terbesar di Indonesia yang sudah diketahui oleh masyarakat Indonesia sejak dulu. Pada iklan Sprite yang berjudul “Nyatanya pas” terdapat pesan yang ingin disampaikan melalui audio, teks ,dan visual. Untuk itu , peneliti membedah objek ini menggunakan analisis semiotika Roland Barthes karena dapat mencakup audio,teks, dan visual . B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan, Makan rumusan masalah yang akan dibahas yaitu: makna apa yang terkandung dari iklan Sprite edisi “ Nyatanya pas ”? C. Tujuan Penelitian Tujuan yang ingin dicapai oleh peneliti dalam penelitian ini adalah mengetahui makna pesan pada iklan Sprite edisi “ Nyatanya pas ”. METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif secara deskriptif. Yang dimana peneliti membedah makna iklan dari Sprite edisi “ Nyatakan Pas”. Penelitian kualitatif adalah pengumpulan data pada suatu latar alamiah dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dimana peneliti adalah instrument kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowbaal, teknik pengumpulan dengan trianggulasi atau gabungan, analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. B. Metode Penelitian Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu analisis semiotika. Analisis semiotika merupakan penelitian yang membahas makna atau symbol. Metode kualitatif merupakan jenis penelitian yang penemuan-penemuannya tidak berasal dari statistik atau hitungan lainnya. Jenis penelitian ini memahami dan menafsir makna atau peristiwa tingkah laku manusia menurut perspektif penelitinya sendiri. C. Subjek dan Objek Penelitian 1. Subjek Penelitian Didalam penelitian subjek penelitian biasanya disebut sebagai informasi yang dipeecaya menjadi narasumber untuk melengkapi data penelitian. Di dalam analisis ini subjek yang digunakan peneliti adalah iklan Sprite edisi “Nyatanya Pas” 2. Objek Penelitian Objek penelitian merupakan sesuatu yang menjadi fokus pada sebuah penelitian. Objek yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah audio, tulisan dan visual yang terdapat pada setiap scene iklan Sprite edisi “Nyatanya Pas”. D. Jenis dan Sumberdata 1. Jenis Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis data kualitatif yang dimana bentuk data yang diperoleh berasal dari hasil observasi, yaitu melihat langsung iklan Sprite edisi “Nyatanya Pas” dan tidak berbentuk angka. 2. Sumber Data Dalam penelitian ini peneliti menggunakan dua sumber data, yaitu : 1. Data primer, merupakan data yang diperoleh peneliti secara langsung dengan cara melakukan observasi menonton iklan Sprite edisi “nyatanya pas” untuk mendapatkan makna pesan pada setiap scenenya dan melakukan screenshoot dari scene iklan tersebut. 2. Data skunder, merupakan data yang diperoleh peneliti dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, website, dan lain-lain. E. Teknik Pengumpulan Data Langkah-langkah yang dilakukan peneliti dalam pengumpulan dapa penelitian sebagai berikut: 1. Mendownload iklan Sprite edisi “nyatanya Pas” melalui youtube. 2. Menonton iklan Sprite edisi “Nyatanya Pas” secara berulang-ulang. 3. Mengambil screenshoot scene-scene yang akan di jadikan data. 4. Menganalisis scene-scene yang telah di screenshoot untuk mendapatkan makna pesannya. F. Teknik Analisis Data Teknik analisis data merupakan proses dimana mencari makna dari data yang telah diperoleh melalui observasi yang dilakukan oleh peneliti. Teknik yang digunakan peneliti untuk menganalisis data adalah dengan menganalisis visual, teks, audio pada scene yang telah di screenshot pada iklan Sprite “Nyatanya Pas” . HASIL DAN PEMBAHASAN Setelah peneliti melakukan analisis makna pada iklan Sprite edisi “Nyatanya Pas” peneliti akan melakukan pembahasan terhadap scene-scene pilihan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes terhadap iklan Sprite edisi “Nyatanya Pas” . 1. Analisis Scene pilihan 1 (Signifier) (signified) Logo Sprite dengan background botol sprite Denotatif Sign/konotatif signifier Signified Konotatif Logo sprite dengan lemon background botol Logo sprite menandakan rasa pada sprite dengan gelembung-gelembung. Dengan minuman Sprite sedangkan gelembung- voice over mengatakan “Hey guys! Ayo gelembung dibelakang menandakan sprite berfikir jernih” berkarbonasi Sign konotatif Dalam Scene pertama ini Sprit ingin menyampaikan melalui iklannya bahwa Sprit merupakan minuman berkabonasi dengan rasa lemon dan tanpa pewarna. Penjelasan: Makna denotasi dari scene pilihan pertama ini tersebut adalah logo sprite yang backgroundnya penuh dengan gelembung dengan voice over. Logo sprite, gelembung di backgroundnya dan voice over “Hey! Ayo berfikir jernih” memiliki makna konotasi yaitu bahwa sprite merupakan minuman berkarbonasi dengan rasa lemon yang tidak memakai pewarna pada produknya. 2.Analisis Scene pilihan 2 (Signifier) (signified) Seorang pria yang memasuki minuman spritenya ke kantungnya dengan suasana lapangan Denotatif Sign/konotatif signifier Pria tersebut menyimpan botol Signified Konotatif minuman Botol sprite sangat kecil hingga bisa Spritenya di saku kantungnya voice over “pas di masuk ke saku yang ukurannya kecil kantong” Sign konotatif Dalam Scene kedua ini Sprit ingin menyampaikan melalui iklannya bahwa botol minuman sprite sangat kecil yang membuat minuman sprite dapat disimpan dan dibawa kemana saja. Penjelasan : Makna denotasi dari scene pilihan kedua ini adalah tokoh pria tersebut sangat mudah menyimpan botol minumannya. Botol yang dimasukkan kedalam saku makna konotasinya adalah sprite merupakan minuman dengan botol yang kecil para konsumen dapat menyimpan dan membawanya kemana saja tanpa kesulitan . Analisis Scene pilihan 3 (Signifier) (signified) Seorang pria telah membayar minuman di kasir lalu memasukan botol minumannya ke dompet Denotatif Sign/konotatif signifier Signified Konotatif Botol minuman sprite yang dimasukan ke dompet Botol yang dimasukkan kedalam yang isinya terdapat uang 2000 rupiah dengan dompet menandakan kembalian voice over “ pas di dompet, tapi gak usah dimasukin” Sign konotatif Dalam Scene ketiga ini Sprit ingin menyampaikan melalui iklannya bahwa minuman sprit tidak menguras dompet karena harganya yang terjangkau Penjelasan: Makna denotasi dalam scene pilihan ketiga ini adalah seorang yang telah membayar minumannya lalu memasukkan minumannya ke dompetnya . Makna konotasi pada scene pilihan 3 ini adalah harga yang ditawarkan oleh minuman Sprite sangat terjangkau sehingga tidak menguras dompet para konsumen. Analisis Scene pilihan 4 (Signifier) (signified) Seorang pria yang meminum sprite sekaligus Denotatif Sign/konotatif signifier Signified Konotatif Pria itu menikmati tiap tegukan pada minuman Sprite memberikan pilihan porsi pas yang sprite itu hingga dengan puas dimana porsi tersebut tidak kurang dan kelebihan Sign konotatif Dalam Scene keempat ini Sprit ingin menyampaikan melalui iklannya bahwa Sprit memberi pilihan porsi pada minumannya Penjelasan: Makna denotasi pada scene pilihan ke empat ini adalah seorang pria yang menikmati meminum sprite sekaligus. Sedangkan makna konotasi pada scene pilihan ke empat ini adalah sprit memberikan pilihan porsi pada penikmatnya dengan ukuran botol lebih kecil yang dimana para konsumen dapat memilih porsinya masing-masing Analisis Scene pilihan 5 (Signifier) (signified) Seketika seorang pria tersiram air sambil memegang botol sprite Denotatif Sign/konotatif signifier Pria itu tersiram air setelah meminum Signified Konotatif Siraman menandakan bahwa sprite itu spritenya sampai habis menyegarkan Sign konotatif Pada scene kelima ini sprite ingin menyampaikan pesan bahwa walaupun porsinya kecil tetapi konsumen tidak kehilangan kesegaran pada sprite Penjelasan: Makna denotasi pada scene kelima ini adalah seorang pria yang tiba-tiba tersiram air sambil memegang botol sprite. Makna konotatif pada scene kelima ini adalah sprite ingin menyampaikan pesan bahwasanya walaupun kemasan baru pada sprite porsinya dikurangi , tidak mempengaruhi kesegaran yang didapatkan setelah meminum produk sprite tersebut. Analisis Scene pilihan 6 (Signifier) (signified) Seorang laki-laki sedang menari didepan koperasi sekolah Denotatif Sign/konotatif signifier Signified Konotatif Seorang laki-laki yang sedang menari-nari Produk Sprite dapat ditemukan di toko- didepan kulkas bertulisan Sprite toko kecil Sign konotatif - Mitos Pada scene kelima ini sprite ingin menyampaikan pesan bahwa produk Sprite dapat ditemukan di toko-toko kecil maupun besar Penjelasan: Makna denotasi pada scene keenam ini adalah seorang laki-laki yang sedang menari-nari di depan koperasi. Di depan koperasi terdapat kulkas bertulisan Sprite makna konotasi pada scene keenam ini adalah produk minuman Sprite dapat dapat ditemukan di toko kecil yang berarti minuman Sprite sudah terkenal , karena pada dasarnya jika toko kecil menjual salah satu produk berarti produk itu sudah terkenal . Yang berujung pada makna bahwa Sprite dapat di temukan dan dibeli pada setiap toko terdekat. KESIMPULAN Setelah peneliti menganalisis dan menggabungkan beberapa scene pilihan pada iklan Sprite edisi “Nyatanya pas” , Setelah peneliti menganalisis dan menggabungkan beberapa scene pilihan pada iklan Sprite edisi “Nyatanya pas”, terdapat pesan bahwa Sprite merupakan minuman berkarbonasi rasa lemon yang dimana produk minuman Sprite baru saja mengeluarkan pilihan porsi yang lebih kecil agar konsumen dapat memilih porsi yang dibutuhkan ketika menggunakan produk sprite tersebut. Botol pada produk tersebut cukup kecil yang membuat konsumen tidak perlu lagi kesusahan dalam membawa dan menyimpan minuman produk tersebut. Tetapi dengan porsi yang lebih kecil ini Sprite menjamin bahwasanya tidak akan mengurangi rasa kesegaran yang didapat pada produk tersebut. Produk Sprite ini dapat ditemukan pada toko-toko terdekat dengan harga yang terjangkau dan tidak menguras kantong. DAFTAR PUSTAKA Kutipan Buku: Anggito,Albi dan Johan Setiawan (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Sukabumi: CV Jejak. Kutipan Artikel Jurnal: Wiranti Prihatiningsih (2016) ANALISIS SEMIOTIKA TERHADAP IKLAN SPRITE EDISI MITOS VS KENYATAAN DI TELEVISI. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Muhammad Maulana, Yenny, Daniel Susilo (2018) MENDEFINISIKAN ULANG VISUALISASI KESEGARAN DALAM IKLAN MINUMAN RINGAN: SEMIOTIKA SPRITE “KENYATAAN YANG MENYEGARKAN”. Universitas Dr. Soetomo Surabaya, Fakultas Ilmu Komunikasi. Toto Haryadi (2016) ANALISIS IKLAN TELEVISI SAMPOERNA HIJAU VERSI “ES KACANG IJO” DENGAN PENDEKATAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES. Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Fakultas Ilmu Komputer. Kutipan Website: https://www.kompasiana.com/juno_naro/5d929a4f097f3603e006d912/semiotika-rolandbarthes https://www.seputarpengetahuan.co.id/2015/12/12-pengertian-iklan-menurut-para-ahliterlengkap.html https://pakarkomunikasi.com/macam-macam-media-komunikasi https://www.youtube.com/watch?v=4Q1aHxXJD5k https://jaririndu.blogspot.com/2011/11/teori-semiotik-menurut-para-ahli.html?m=1

Judul: Universitas Ahmad Dahlan Fakultas Sastra Budaya Dan Komunikasi Prodi Ilmu Komunikasi

Oleh: Bara Henderson


Ikuti kami