Kurikulum Berbasis Kompetensi. Strategi Dan Implementasi Di Bidang Ilmu Informatika

Oleh Richardus Eko Indrajit

3 MB 9 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Kurikulum Berbasis Kompetensi. Strategi Dan Implementasi Di Bidang Ilmu Informatika

Agenda Hari Ini Pendahuluan I Latar Belakang I Kurikulum Berbasis Kompetensi I Strategi dan Implementasi Diskusi dan Tanya Jawab Latar Belakang Keadaan Saat Ini I Concern – – – – I Human Development Index Information Technology Literacy Digital Divide Ranks Related to IT/IS/IM à score LOW à score LOW à score LOW à score LOW Fact – eGovernment : rank 95/123 by Brown University – Infra+Supra-structure : rank 123/138 on 2001 – Education Institution : among the lowest quartile I Dream – – – – Transformation: LOW à MEDIUM à HIGH Significant Change and Dramatic Improvement Make the Concept and Strategy Actionable Should conduct “Effective Crash Programs” Kekhawatiran I I I I I I I Tingginya persaingan antar perguruan tinggi dalam dan luar negeri Cepatnya perkembangan ilmu komputer dan informatika Mahalnya sumber daya yang perlu dimiliki Maraknya ditawarkan program sertifikasi dan non gelar Membanjirnya lulusan non informatika dengan keahlian serupa Meleburnya dunia informatika dengan bidang studi lain Kaburnya kebutuhan spesifik industri informatika è Negara lain è Indonesia : “In IT we trust…” : Quo Vadis “Informatika” atau “Telematika” Alasan harus Berbasis Kompetensi I I I I Globalisas dan pasar bebas à keadaan tidak menentu Reformasi à mencari keunggulan kompetitif bangsa Hubungan dunia pendidikan dengan lapangan kerja tidak linear à “supply site” (push) menuju pada “demand site” (pull) Kesenjangan kebutuhan industri dengan ketersediaan SDM à perlu memiliki “outward and forward looking” Empat krisis pokok perguruan tinggi (Tilaar,1998): I Kuantitas I Relevansi I Elitisme I Manajemen Pendidikan adalah kehidupan, sehingga kegiatan belajar mengajar harus dapat membekali peserta didik dengan KECAKAPAN HIDUP (Life Competency) Salah Kaprah I Jawaban kekhawatiran = KURIKULUM SISTEM DAN PENDEKATAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI KHUSUSNYA BAGI PROGRAM STUDI TERKAIT DENGAN BIDANG ILMU KOMPUTER DAN INFORMATIKA Pilar Perguruan Tinggi Studi Kasus: STIMIK Perbanas Kurikulum Berbasis Kompetensi KBK Kurikulum Berbasis Kompetensi Two Standards in Education I Academic Content Standards (knowledge base) I Performance Standards (competency base) I ACS = essential elements of knowledge I PS = ability to use the knowledge Basic Concepts of Competency I “… is a knowledge, skills, and abilities or capabilities that a person achieves, which become part of his or her being to the exent he or she can satisfactorily perform particular cognitive, afective, and psychomotor behaviors.” (McAshan) I “… perpaduan dari pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap yang direfleksikan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak.” (E. Mulyasa) I Aspects of Competency according to Gordon: – – – – – – Knowledge Understanding Skill Value Attitude Interest CBC (KBK) Definition I “Suatu konsep kurikulum yang menekankan pada pengembangan kemampuan melakukan (kompetensi) tugastugas dengan standar performansi tertentu, sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh peserta didik, berupa penguasaan terhadap seperangkat kompetensi tertentu” (E. Mulyasa) I Education Pillars from UNESCO: – – – – Learning to know Learning to do Learning to be Learning to live together I All Higher-Learning Institutions and Stakeholders need to know: LEARNING HOW TO LEARN… Competency-Based Curriculum by Depdiknas (2002) 1. Menekankan pada ketercapaian kompetensi siswa baik secara individual maupun klasikal 2. Berorientasi pada hasil belajar dan keberagaman 3. Penyampaian dalam pembelajaran menggunakan pendekatan dan metode yang bervariasi 4. Sumber belajar bukan hanya guru, tetapi juga sumber belajar lainnya yang memenuhi unsur edukatif 5. Penilaian menekankan pada proses dan hasil belajar dalam upaya penguasaan atau pencapaian suatu kompetensi Recommended Strategy 1. 2. 3. 4. 5. 6. Sistem Belajar dengan Modul Menggunakan Keseluruhan Sumber Belajar Pengalaman Lapangan Strategi Belajar Individual Personal Kemudahan Belajar Belajar Tuntas Seven Base Assumptions 1. Sedikit SDM profesional yang mampu melakukan proses pembelajaran secara optimal 2. Paradigma lama dalam belajar – menyajikan materi mata pelajaran dari “yang tahu” ke “yang tidak tahu” 3. Peserta didik bukanlah “tabung kosong”, tetapi pribadi yang berpotensi (dogmatis vs fasilitator pengembangan knowledge dan kompetensi) 4. Potensi peserta didik berbeda dan bervariasi (everybody is unique) dalam tingkatan IQ, EQ, dan SQ yang berbeda 5. Pendidikan untuk membuat lingkungan kondusif agar potensi yang ada tersalurkan secara optimal 6. Kurikulum harus berisi kompetensi-kompetensi potensial yang tersusun secara sistematis 7. Kurikulum harus fleksibel, menyediakan berbagai kemungkinan bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi secara optimal Development Level of Curriculum I Pengembangan Kurikulum Tingkat Nasional – Target: I Standar kompetensi jenjang dan jenis pendidikan I I I Pengembangan Kurikulum Tingkat Lembaga – Target: I I I I Kompetensi sesuai visi dan misi lembaga Pengembangan bidang studi terkait Definisi kebutuhan sumber daya Pengembangan fasilitas dan sarana Pengembangan Kurikulum Tingkat Bidang Studi – Target: I I I I Jenis kompetensi setiap bidang studi Pengelompokan dan pengembangan kompetensi Deskripsi kompetensi dan karakteristiknya Indikator/ukuran pencapaian kompetensi Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Bahasan – Target: I Paket modul dan penyampaian pengetahuan New Paradigm in Categorizing Competency I Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MKPK) – Kompetensi pengembangan pribadi (emotional intelligence) I Mata Kuliah Ketrampilan dan Keahlian (MKKK) – Kompetensi keilmuan I Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKKB) – Kompetensi mentransformasi gagasan menjadi karya nyata I Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MKPB) – Kompetensi berperilaku/bersikap untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi I Mata Kuliah Berkehidupan Bersama (MKBB) – Kompetensi berorientasi pada kaidah dan norma (value) hidup di masyarakat sesuai dengan profesi (Prof. Suryo Guritno) Two Competency Approaches I Taxonomy Bloom Other Competency Approach I 6 5 4 3 2 1 evaluation synthesis analysis application comprehension memorizing I I I I Kompetensi Kongnitif (pengetahuan, pemahaman, kesadaran) Kompetensi Afektif (nilai, sikap, ketertarikan, apresiasi) Kompetensi Kinerja (perilaku, pencapaian) Kompetensi Konsekuensi (perubahan, demonstrasi) Kompetensi Eksploratori (inovasi, bermanfaat) Competency Identification 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Existing list (literatur, pengalaman) Course translation (penjabaran bidang studi) Course translations with safeguard (penjabaran mata pelajaran) Taxonomic analysis (Bloom vs other approaches) Input from the profession (asosiasi, praktisi) Theoretical constructs (akademisi, filsafat) Input from clients and community (masyarakat dan industri) Task analysis (tugas khusus) Curriculum Stakeholders Studi Kasus: Sistem Informasi Information Systems Management Information Systems Computer Information Systems Information Management Business Information Systems Informatics Information Resources Management Information Technology Systems Information Technology Resources Management Accounting Information Systems Information Science Information and Quantitative Science KBK in Action Why Involving Practitioners ? Architecture of the Existing IS Curriculum 1 2 3 4 1. Presentation Areas ... Knowledge/Competency Levels for Significant IS Curriculum Sub Areas of Study (Levels: 0– no knowledge; 1 – recognition; 2 – literacy; 3 – usage; 4 – application) 2. Courses 3. Learning Units 4. IS Body of Knowledge 4. Academic vs Industry Expected Competencies ...... (where 1=Awareness, 2=Literacy, 3=Ability to Use and 4=Ability to Apply the indicated knowledge) Industry Participants on Research Studi Kasus: Indonesian Situation I I I I I I I I I I I I Pertamina IBM Microsoft Bogasari Blue Bird Angkasa Pura 1 Texmaco Global TV Bank Indonesia Bouraq Ciputra Sigma Cipta Caraka I I I I I I I I I I I I Accenture Siemens SAP Indonesia Zahir Consulting Plasmedia Unocal Sinarmas Bank Mandiri British Petroleum PLN Metrodata Bali Camp Simple Questionnaires Results on Core Competencies Depth of Knowledge Other Results 28% to 48% Strategi dan Implementasi Langkah-Langkah Utama 1. 2. 3. 4. 5. Kajian industri komputer dan informatika di Indonesia Evaluasi kompetensi lulusan perguruan tinggi selama ini Definisikan target kompetensi yang ingin dicapai Sesuaikan kurikulum dengan obyektif yang diinginkan Tentukan sistem dan pendekatan pendidikan yang mendukung Langkah-Langkah Utama 1. 2. 3. 4. 5. Kajian industri komputer dan informatika di Indonesia Evaluasi kompetensi lulusan perguruan tinggi selama ini Definisikan target kompetensi yang ingin dicapai Sesuaikan kurikulum dengan obyektif yang diinginkan Tentukan sistem dan pendekatan pendidikan yang mendukung Industry Domain IT Industry in Indonesia Consumer Electronics (Digital Based Devices) HARDWARE SOFTWARE SERVICES Industry Segments IT Industry in Indonesia HARDWARE SOFTWARE SERVICES Servers Application Solutions Consulting Personal Computers Application Tools Implementation Data Communication System Infrastructure S/W Support & Services Peripherals Operations Management Training Consumer Electronics (Digital Based Devices) Hardware Trend in Indonesia Software Trend in Indonesia Services Trend in Indonesia Industry Focus of Hardware Market Industry Focus of Software Market Industry Focus of Services Market Total IT Market per User Segment Langkah-Langkah Utama 1. 2. 3. 4. 5. Kajian industri komputer dan informatika di Indonesia Evaluasi kompetensi lulusan perguruan tinggi selama ini Definisikan target kompetensi yang ingin dicapai Sesuaikan kurikulum dengan obyektif yang diinginkan Tentukan sistem dan pendekatan pendidikan yang mendukung Eksekutif Berbicara 50 top IT executives Responden 1. Peter Ong Managing Director, Sinar Mas Group Multi-Industri 2. Richard Kartawijaya President Direktur, PT Integrasi Utama Tbk. Teknologi Informasi – System Integrator Mantan Presiden Direktur PT Microsoft Indonesia 3. Heru Prasetyo Advisor, Accenture Multi-National IT Consulting Services Mantan Country Manager Andersen Consulting 4. Dede Suhendar Direktur Teknologi Informasi, PT Satelindo Telekomunikasi 5. Lesan Limanardja Presiden Direktur, PT Metrodata Electronics Tbk. Distribusi dan IT Solution Provider 6. Mardjuki Direktur, Oracle University Database Solution Provider 7. Samuel Nemba Manajer Senior, PT Indosat Tbk. Telekomunikasi 8. Sutanto Tanuwidjaja IT Vice President, PT Bogasari Flour Mills Food and Distribution 9. Abadi Purnama Manajer Senior, Pertamina Hulu Pertambangan 10. Cahyana Ahmadjayadi Deputi Jaringan TI, Kementrian Komunikasi dan Informasi Pemerintah Mantan Direktur Utama PT Pos Indonesia Responden cont. 11. Chandra Sugiono Presiden Direktur, PT Ciptamaya Software Developer and Solution Provider 12. Gatot Gunodo Manajer Senior TI, Garuda Indonesia Transportasi 13. Didik Sumbodo HR Manager, PT Trakindo Utama Manufaktur 14. Indra M. Utoyo Project Director, PT Telkom Indonesia Tbk. Telekomunikasi 15. Jos F. Luhukay Direktur Utama, Bank Lippo Perbankan Mantan Ernst and Young Partner 16. Heru Nugroho CEO, PT Work IT Out Jasa SDM TI Ketua APJII 17. Mas Wigrantoro Ketua, Cyber Club Policy LSM Staf Ahli Menteri Kominfo 18. Nico Krisnanto Advisor, PT Delphi Computech Indonesia Hardware and Software Provider 19. Hari Prabowo HR Manager, Unocal Indonesia Pertambangan 20. Heru Handoko General Manager, PT Tripatra Jasa Konstruksi Responden cont. 21. Sunar Wibowo HR Manager, Jaya Group Multi-Industri 22. Barata W. Wardhana General Manager PT Net Nusantara Telekomunikasi 23. J. Kriswanto CEO PT Indosatcom Adimarga IT Solution Provider 24. Tharsikin Insa Presiden Direktur, Global Technology Media and Communication 25. Uun Widhi Untoro Managing Director, PT IFS Indonesia Software Provider 26. Adrianto Gani Presiden Direktur, PT Intimedia IT Solution Provider 27. Samudera Sukardi Presiden Direktur, PT Abacus IT Service Provider 28. Luckysa Esa Manager, PT Microsoft Indonesia Software Solution Provider 29. Tico Kamayana Manager, PT IBM Indonesia Hardware Solution Provider 30. Richard Mengko Staf Ahli, BPPT Pemerintah Mantan IT Associate Director PWC Responden cont. 31. Imam Pramono Manajer SIM, Angkasa Pura I Transportasi 32. Pandu Angklasito IT Manajer, PLN Utility 33. Kemal E. Gani Redaksi Utama, Majalah SWA Sembada Media and Communication 34. KRMT Roy Suryo Pakar Multimedia Pendidikan 35. Onno W. Purbo Pakar Internet Freelance 36. Norma Sosiawan Manager, Texmaco Group Manufaktur 37. Adji Gunawan Director, Global TV Media Entertainment 38. Dedy Hari Ananta Manager, BP Indonesia Pertambangan 39. Aji Director, Global TV Media and Entertainment 40. Iwan Kurniawan IT Manager, PT Bluebird Transportation Responden cont. 41. Puntaraksma Direktur, PT Sigma Cipta Caraka IT Outsourcing and Solution Provider 42. Yogi Pratomo Manager, PT Prosys Bangun Persada Jasa Manajemen Proyek 43. Dwi Kurniawan IT Manager, Bank Indonesia Pemerintah 44. Endra Datta HR Manager, Bali Camp Sofware Solution Provider 45. Alexander Cyrus Partner, BT Advisor IT Consulting Services 46. Donny Razalie Consultancy Manager, PT Plasmedia IT Solution Provider 47. Benny Adisoetjahja Direktur, PT Rodamas Distribusi 48. Ishadi SK Direktur Utama, Trans TV Media 49. Dwi Wicaksono Manajer TI, SCTV Media and Entertainment 50. Imam Prakoso IT Manager, Bouraq Indonesia Transportasi Kritik dan Harapan 1. Tidak dapat Langsung Produktif 2. Absennya Pemahaman Konteks Bisnis 3. Kurangnya Kemampuan Spesialisasi 4. Pandangan yang Terlampau Teknis 5. Kaburnya Kompetensi Utama 6. Lemahnya Kualitas “Soft Skills” 7. Buruknya Naluri Pemecahan Masalah 8. ”Knowledge Base”-nya Tidak Dinamis 9. Rendahnya Kemampuan Berfikir Lateral 10. Kurang Berani Tampil Percaya Diri Kebutuhan Industri I I I I I I I I I Secepat mungkin lulusan dapat produktif Pengetahuan yang memadai dan didukung oleh soft skills yang cukup Tidak terlampau teknis à mengetahui konteks TI dalam bisnis Fokus pada penerapan teknologi, bukan teori/konsep semata Berbasis kompetensi dengan keahlian sesuai dengan trend Sifat: inovatif, kreatif, mandiri, improvisasi, tahan uji, dan percaya diri Berjiwa entrepreneurship dan intrapreneurship Libatkan industri semaksimal mungkin dalam kegiatan pendidikan Berorientasi “demand” bukan “supply” Langkah-Langkah Utama 1. 2. 3. 4. 5. Kajian industri komputer dan informatika di Indonesia Evaluasi kompetensi lulusan perguruan tinggi selama ini Definisikan target kompetensi yang ingin dicapai Sesuaikan kurikulum dengan obyektif yang diinginkan Tentukan sistem dan pendekatan pendidikan yang mendukung Kompetensi SISTEM INFORMASI I Mempunyai wawasan dan menguasai pengetahuan komputer dan penggunaannya untuk membantu pelaksanaan proses bisnis dan manajemen I Mampu melakukan rancang bangun sistem informasi berbasis komputer dan mengimplementasikannya dengan menggunakan metode, teknik, dan alat bantu tertentu berikut dokumentasinya I Mempunyai kemampuan untuk mengembangkan bidang ilmu/ teknologi atau melanjutkan studinya Kompetensi INFORMATIKA/ILMU KOMPUTER I Mampu menjelaskan mekanisme kerja komputer I Mampu membuat model solusi sistem berbasis komputer I Mampu melakukan rancang bangun perangkat lunak dengan menggunakan metode, teknik, dan alat bantu tertentu berikut pendokumentasiannya I Mempunya etika profesi dan sikap profesional yang tinggi berdasarkan ketaqwaan kepada Tuhan YME dan kecintaan terhadap tanah air I Mampu melakukan penelitian/karya ilmiah Langkah-Langkah Utama 1. 2. 3. 4. 5. Kajian industri komputer dan informatika di Indonesia Evaluasi kompetensi lulusan perguruan tinggi selama ini Definisikan target kompetensi yang ingin dicapai Sesuaikan kurikulum dengan obyektif yang diinginkan Tentukan sistem dan pendekatan pendidikan yang mendukung International Practices Computing Curricula 2001 SOFTWARE ENGINEERING Software Engineering Education Project COMPUTER SCIENCE COMPUTER ENGINEERING IEEE Computer Society IEEE Computer Society Association for Computing Machinery Association for Computing Machinery INFORMATION SYSTEMS Association for Computing Machinery Association for Information Systems Association of Information Technology Professionals Teknik Informatika Ilmu Komputer Sistem Komputer (Teknik Komputer) Sistem Informasi (Manajemen Informatika) Rekayasa Perangkat Lunak ? IT Industry Needs Tiga INFORMATIKA 3 LAPISAN ENTITAS TERAPAN 2 LAPISAN KOMPONEN PRODUK 1 LAPISAN PENGETAHUAN POKOK Lapisan Pertama Matematika Algoritma Fisika Logika “Soft Skills” ” Teknologi Sistem 1 Sosial Etika Organisasi LAPISAN PENGETAHUAN POKOK Filsafat Ilmu Dasar Lapisan Kedua PERANGKAT TEORI KOMPUTASI Computer Science 2 PERANGKAT KERAS Computer Engineering PERANGKAT LUNAK Sofware Engineering LAPISAN KOMPONEN PRODUK PERANGKAT MANUSIA DAN ORGANISASI Information System Lapisan Ketiga ERP – SCM – CRM E-Commerce E-Business Embedded Devices Robot ICT-Based Devices EDMS Electronic Government Business Intelligence 3 Virtual Corporation Digital Enhancement Enterprise Integration Voice-Image Recognition LAPISAN ENTITAS TERAPAN Intelligent Technology Call Center Knowledge Management Anatomi Ilmu ERP – SCM – CRM Robot Virtual Corporation Intelligent Technology PERANGKAT L A P I S A NTEORI E N T IPERANGKAT T A S T E R A P PERANGKAT AN KERAS LUNAK KOMPUTASI 3 Computer Science 2 Computer Engineering Call Center Knowledge Management ICT-Based Devices Voice-Image Recognition Digital Enhancement Enterprise Integration Embedded Devices EDMS Electronic Government Business Intelligence E-Commerce E-Business Sofware Engineering PERANGKAT MANUSIA DAN ORGANISASI Information System L A P I S A N Matematika K O M P O N E N P R OAlgoritma DUK Fisika Logika “Soft Skills” ” Teknologi Sistem 1 Sosial Etika Organisasi LAPISAN PENGETAHUAN POKOK Filsafat Ilmu Dasar Strategi Kurikulum Lapisan 3 Lapisan 2 Lapisan 1 Langkah-Langkah Utama 1. 2. 3. 4. 5. Kajian industri komputer dan informatika di Indonesia Evaluasi kompetensi lulusan perguruan tinggi selama ini Definisikan target kompetensi yang ingin dicapai Sesuaikan kurikulum dengan obyektif yang diinginkan Tentukan sistem dan pendekatan pendidikan yang mendukung Strategi dan Implementasi Higher Education Structure HIGHER EDUCATION INSTITUTION ACADEMIC DEPARTMENT ACADEMIC DEPARTMENT ACADEMIC DEPARTMENT PROGRAM OF STUDY PROGRAM OF STUDY PROGRAM OF STUDY PROGRAM OF STUDY PROGRAM OF STUDY PROGRAM OF STUDY PROGRAM OF STUDY PROGRAM OF STUDY PROGRAM OF STUDY Portfolio Management of Higher Learning HIGHER EDUCATION INSTITUTION Vision and Missions HR Remuneration Chart of Account Ethics Academic Department A Government Rules Foundation and Sponsors Network and Partners I Different Size I Different Contribution I Different History Policy and Procedures Legal and Regulatory Technology Infrastructure Rule of Conduct Academic Department B Academic Department D Academic Department C Organization Structure Academic Department E Academic Department F I Different Strategy I Different Characteristics I Different Life-Cycle Academic Department G Shared Resources I Different Issues I Different People I Different Resources Inside Academic Department ACADEMIC DEPARTMENT Financial Sources Program of Study 1 Program of Study 2 Accountability Program of Study 3 Shared Resources Infrastructure Program of Study 4 Responsibilities Program of Study 5 Program of Study 6 Program of Study 8 Join Courses Program of Study 7 I Different Characteristics I Different Objectives I Different Resources I Different Prospect I Different Size I Different Contribution I Different Life Cycle Stakeholders of Higher Education Foundation Board of Trustees Management Employee Teachers Lecturers Researchers Students Scholars Alumni Communities Industry Market Users Government Authorities Others Inside the Academic Department Revenue Stream Core Processes Teaching Research and Development Academic Administration Finance and Accounting Human Resource and General Affairs Student Services Industrial Relationship Campus Infrastructure Cost Center Support Activities Services Stakeholder Objectives Matrix Stakeholders Process Type Front Office (Core Processes) Back Office (Support Activities) Students Quality of Deliverable Fast and Cheap Flexible Lecturers Facility Quality Knowledge/Adaptability Academic Environment No Bureaucracy Flexible New Profit Stream Contract Control New Products/Programs Continuing Study Cheap Reachable Cross Registration Join Operation Foundation More Revenue Cost Containment Leverage Investment Employees Hands-Off Administration Good Salary/Benefits Empowerement Regulation Compliancy Quality of Education Standard Report Submission Industry Partners Communities Other Universities Government Campus Main Stakeholders Students and Alumni Front Office Processes Teaching Lecturers Foundation Research and Development Services Industry Partners Back Office Processes Employees Academic Administration Human Resourcs and General Affairs Communities Finance and Accounting Student Services Industrial Relationship Other Universities Campus Infrastructure Government Kunci Keberhasilan link and match quality assurance national competitive advantage Kunci Keberhasilan Define Win-Win Shared Value Sinkronisasi Dulu Perguruan Tinggi ….. sekolah (belajar) Industri bekerja (berkarya) wisuda – menunggu/training Perguruan Tinggi Sekarang sekolah (belajar) Industri bekerja (berkarya) wisuda – langsung kerja Knowledge Processes in Higher Education Teaching Instruction 1. Teaching regular course offerings 2. Developing course materials 3. Developing replicable systems of instruction 4. Developing new course/labs 5. Coordinating clinical teaching/independent study/tutorials Advising 1. Advising students on programs of study 2. Sponsoring of advising student groups 3. Serving on master’s or doctoral supervisory committees 4. Chairing master’s or doctoral supervisory committees Service Faculty Service 1. Serving on departmental, college, or university committees 2. Serving on the faculty senate 3. Chairing any committee (student, faculty, etc.) 4. Serving as a sponsor for student activities/groups Professional Service 1. Activity in professional organizations (holding office, serving on committees or boards ) 2. Consulting to organization or corporations 3. Consulting to university/ colleges, etc. Public or Community Service 1. Participating in local, state, or national civic activities and organizations 2. Applying academic expertise in the local, state, or national community without pay or profit Scholarly Research / Creative endeavors Publications 1. Book 2. Journal and magazine article 3. Monograph, etc 4. Presenting recitals and exhibitions 5. Staging, directing, or acting in musical, theatrical, and dance productions 6. Exhibiting paintings, sculptures, and other creative arts 7. Developing software / media 8. Reviews 9. Nonrefereed material 10. Citation counts 11. Invited/ contributed presentation 12. Invited/ contributed papers 13. Poster session Ongoing research 1. Basic scientific investigation, both theoretical and applied 2. Investigation of educationally relevant problems Professional Recognition 1. Awards, honors, or invited presentations 2. Achieving advanced degrees, certification, etc. Components of Program of Study PEOPLE and PROCESS modules units sessions learning objects TOOLS and TECHNOLOGY programme of study Products and Services CUSTOMERS Modular Approach IInstitution IAcademic Department IProgram of Study IE-Learning IPartnership IRemote Campus IPeople IModules IResources Products and Services CUSTOMERS Paradigm Change in Higher Education From studying once a life to life-long learning From ivory towers to competitive markets From single-mode universities to multiple-mode univ. From broad scope universities to profiled universities From isolated universities to cooperating universities From single-faculty curricula to inter-faculty curricula From broad basic studies to just-in-time basic studies From curricula-oriented degrees to knowledge certificates From term-oriented learning to learning on demand From linear curricula to learning spaces New Ways of Learning TRADITIONAL TEACHING à NEW LEARNING Teacher-centered instruction à Student-centered instruction Single-sense stimulation à Multisensory stimulation Single-path progression à Multipath progression Single media à Multimedia Isolated work à Collaborative work Information delivery à Information exchange Passive learning à Active/inquiry-based learning Factual, knowledge-based à Critical thinking, informed decision making Reactive response à Proactive/planned action Isolated, artificial context à Authentic, real-world context

Judul: Kurikulum Berbasis Kompetensi. Strategi Dan Implementasi Di Bidang Ilmu Informatika

Oleh: Richardus Eko Indrajit


Ikuti kami