Model Model Komunikasi 2 Tes Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia

Oleh Nur Afriliannisa

2,3 MB 3 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Model Model Komunikasi 2 Tes Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia

(2) Model Schramm  Model pertama  model komunikasi manusia yang sederhana  mirip dengan model komunikasi Shannon & Weaver  Model kedua  model komunikasi yang lebih rumit yang memperhitungkan pengalaman dua individu yang mencoba berkomunikasi. Kesamaan dalam bidang pengalaman yang dimiliki sumber dan sasaran yang sebenarnya dikomunikasikan  Model ketiga  model yang menganggap komunikasi sebagai interaksi kedua pihak yang menyandi, menafsirkan, menyandi-balik, mentransmisikan, dan menerima sinyal. Ada proses yang berkelanjutan dalam memberikan umpan balik atau berbagi informasi Ada 3 unsur komunikasi menurut Schramm:  Sumber (source)  individu/ organisasi  Pesan (message)  verbal/ nonverbal/ setiap tanda yang dapat ditafsirkan  Sasaran (destination)  individu/ kelompok  Catatan: dalam model schramm dikenal istilah umpan balik (feedback), yang memainkan peran penting dalam komunikasi Model pertama Schramm Source Enco der Signal Deco der Destination Model kedua Schramm Field of experience Source encoder Field of experience signal decoder destination Model ketiga Schramm Message Encoder Decoder Interpreter Interpreter Decoder Encoder Message Model Newcomb  Komunikasi adalah suatu cara yang lazim dan efektif yang memungkinkan orang orang mengorientasikan diri terhadap lingkungan mereka. Ini adalah model tindakan komunikatif dua orang yang disengaja (intensional). Model ini mengisyaratkan bahwa setiap sistem ditandai oleh suatu keseimbangan kekuatan atau simetri. Setiap perubahan pada sistem akan menimbulkan ketegangan terhadap keseimbangan, karena ketidakkeseimbangan atau kekurangan simetri secara psikologis tidak menyenangkan dan menimbulkan tekanan internal untuk memulihkan keseimbangan. Istilah penting dalam model Newcomb  Simetri X + + A X B +  Asimetri X + _ A B + _ + A _ B Model Westley & MacLean  Menurut pakar ini, perbedaan dalam umpan balik inilah yang membedakan komunikasi antarpribadi dengan komunikasi massa. Umpan balik dari penerima bersifat segera dalam komunikasi antarpribadi, dalam komunikasi massa bersifat minimal atau tertunda.  Sumber dalam komunikasi antar pribadi dapat langsung memanfaatkan umpan balik dari penerima sedangkan dalam komunikasi massa sumber misalnya penceramah agama, calon presiden yang berdebat dalam rangka kampanye politik tidak dapat secara langsung mengetahui bagaimana penerimaan pesannya oleh khalayak. Terdapat 5 unsur  Objek orientasi (X-X00)  Pesan (X’)  Sumber (A)  Penerima (B)  Umpan balik (fBA) (perhatikan gambar berikut………) X1 X1b X1a X2 A X’ X3 X4 . . .X00 fAB B catatan: umpan balik dapat mengalir dengan tiga arah fBA X1 X2 fCA C A X’ B X’’ X3 X4 . . .X00 fBC  Konsep pentingnya: 1. Umpan balik, 2. Perbedaan dan kemiripan komunikasi antarpribadi dengan komunikasi massa, 3. Pemimpin pendapat sebagai unsur tambahan dalam komunikasi massa.  Pesan ini juga membedakan pesan yang bertujuan (mempengaruhi orang lain) dan pesan yang tidak bertujuan. Model Gebner  Merupakan perluasan model Lasswell  Terdiri dari model verbal dan diagramatik Model verbal GERBNER  1. Seseorang ( sumber, komunikator ) 2. Mempersepsi suatu kejadian 3. Dan bereaksi 4. Dalam suatu situasi 5. Melalui suatu alat 6. Untuk menyediakan materi 7. Dalam suatu bentuk 8. Dan konteks 9. Yang mengandung isi 10. Yang mempunyai suatu konsekuensi Model diagramatik GERBNER M1 Receiver E’ M3 source Transmitter M2 S/ E SSE’ SE’ Destination Message sent M4 S/ SE S/SSE’ Signal sent Message received SSSE’ Keterangan gambar:      M = manusia, pengirim/ penerima pesan E’ = kejadian yang dipersepsikan oleh M S/E = pernyataan mengenai peristiwa SSE = sinyal mengenai pernyataan mengenai kejadian SSSE = hasil yang dikomunikasikan Model Gebner menunjukkan bahwa seseorang mempersepsi suatu kejadian dan mengirimkan kepada suatu transmitter –yang pada gilirannya mengirimkan sinyal kepada penerima (receiver)– dalam transmisi tsb sinyal mungkin mengalami gangguan dan muncul sebagai SSSE pada sasaran (destination) MODEL BERLO = MODEL SMCR MODEL BERLO = MODEL SMCR MODEL BERLO = MODEL SMCR  sumber dan penerima pesan dipengaruhi oleh faktor pribadi : 1. Keterampilan komunikasi 2. Sikap 3. Pengetahuan 4. Sistem sosial 5. Budaya MODEL BERLO = MODEL SMCR  Pesan dikembangkan berdasarkan 1. elemen 2. struktur 3. isi 4. perlakuan 5. kode MODEL BERLO = MODEL SMCR  Saluran berhubungan dengan panca indera 1. seeing 2. hearing 3. touching 4. smelling 5. tasting MODEL BERLO = MODEL SMCR  Kekurangan model ini tidak menjelaskan mengenai umpan balik. Komunikasi diasumsikan sebagai fenomena yang statis  Kelebihan model ini adalah model ini tidak terbatas pada komunikasi publik atau komunikasi massa, namun juga komunikasi antarpribadi dan berbagai bentuk komunikasi tertulis. Model ini bersifat heuristik (merangsang penelitian) karena merinci unsur-unsur penting dalam komunikasi MODEL DeFleur  Melvin L. DeFleur memasukkan perangkat media massa (mass medium device) dan perangkat umpan balik (feedback device). Dalam model komunikasi massanya, sumber, pemancar, penerima, dan sasaran digambarkan sebagai fase-fase yang terpisah  Source dan Transmitter adalah dua fase yang berbeda yang dilakukan seseorang, fungsi receiver dalam model ini adalah menerima informasi dan menyandi baliknya mengubah peristiwa fisik informasi menjadi pesan.  Menurut DeFleur komunikasi adalah terjadi lewat suatu operasi perangkat komponen dalam suatu sistem teoretis, yang konsekuensinya adalah isomorfisme (= upaya membuat makna terkoordinasi antara pengirim dan khalayak) diantara respons internal terhadap seperangkat simbol tertentu pada pihak pengirim dan penerima. MODEL DeFleur Mass medium device source transmitter channel receiver destination transmitter source noise destination receiver channel Feedback device Model Tubbs  Model ini menggambarkan komunikasi diadik, konsep komunikasi transaksi, & konsep komunikasi yang berkesinambungan  Pesan dalam model ini dapat berupa pesan verbal, juga non verbal, bisa disengaja ataupun tidak disengaja. Salurannya adalah alat indera, terutama pendengaran, penglihatan dan perabaan.  Gangguan dalam model ini ada 2, gangguan teknis dan gangguan semantik. Gangguan teknis adalah faktor yang menyebabkan si penerima merasakan suatu perubahan dalam informasi atau rangsangan yang tiba, misalnya kegaduhan. Ganguan semiatik adalah pemberian makna yang berbeda atas lambang yang disampaikan pengirim. Model Tubbs pesan gangguan Penerima Penerima masukan Masukan Pengirim Pengirim gangguan pesan saluran Komunikator 2 Komunikator 1 saluran Model Gudykunst dan Kim  Merupakan model antar budaya, yakni komunikasi antara budaya yang berlainan, atau komunikasi dengan orang asing. Menurut Gudykunst dan Kim, penyandian pesan dan penyandian balik pesan merupakan suatu proses interaktif yang dipengaruhi oleh filter-filter konseptual yang dikategorikan menjadi faktor-faktor budaya, sosial budaya, psikobudaya, dan faktor lingkungan. Model Gudykunst dan Kim Environment influences Person A cultural sosiocultural psychocultural E Person B Message/feedback D influences influences influences E= encoding of message cultural sosiocultural psychocultural D Message/feedback Environment influences E influences influences influences D= decoding of message Model Interaksional  Manusia bertindak berdasarkan makna yang diberikan individu terhadap lingkungan sosialnya  Makna berhubungan langsung dengan interaksi sosial yang dilakukan individu dengan lingkungan sosialnya  Makna diciptakan, dipertahankan dan diubah melalui proses penafsiran yang dilakukan individu dalam berhubungan dengan lingkungan sosialnya Model Interaksional  Para peserta komunikasi menurut model interaksional adalah orang-orang yang mengembangkan potensi manusiawinya melalui interaksi sosial, tepatnya melalui apa yang disebut pengambilan peran orang lain. Diri berkembang lewat interaksi dengan orang lain, dimulai dengan orang terdekatnya seperti keluarga dalam suatu tahap yang disebut tahap permainan dan terus berlanjut hingga kelingkungan luas dalam suatu tahap yang disebut tahap pertandingan.  Konsep diri tumbuh berdasarkan bagaimana orang lain memandang diri individu tersebut Model Interaksional Diri/yang lain yang lain/diri komunikator komunikator obyek Konteks kultural Sumber : Morissan,2009 Teori-teori mengenai komunikator Topik dibahas Tradisi sosiopsikologi Bagaimana sifat komunikator • teori sifat 1 • teori faktor sifat 2 • teori sifat dan keturunan 4 Bagaimana individu berpikir dan mengetahui • teori atribusi 6 • teori penilaian sosial 8 • teori kemungkinan elaborasi9 Konsep diri individu Menentukan identitas individu Tradisi sibernetika Tradisi sosiokultural Tradisi kritis •Teori integrasi informasi10 •Teori nilai harapan11 •Teori tindakan beralasan 12 •Teori konsistensi 14 •Teori disonansi kognitif 15 •Teori kepercayaan,sikap,&nilai 16 •Teori integrasi 17 •Teori interaksi simbolik 18 •Teori konstruksi sosial diri 19 •Teori konstruksi sosial emosi 21 •Teori presentasi diri 23 •Teori pandangan 24 •Teori konstruksi identitas 2 •Teori Teori-teori mengenai pesan Topik dibahas Tradisi Semiotika Tanda dan simbol • teori sifat • teori bahasa 30 Perilaku nonverbal • teori kode nonverbal 32 Pesan melalui percakapan Tradisi sosiokultural Tradisi Sosiopsikologi Tradisi Fenomenologi Teori tindakan bicara 34 Bagaimana orang berpikir sebelum bertindak Teori kumpulan tindakan 37 Pilihan strategi komunikasi Teori mendapatkan kepatuhan 38 Teori Constructivism 39 Teori strategi kesopanan 41 Merancang pesan Teori identifikasi 35 Teori rencana 43 Teori logika pesan 44 Interpretasi pesan Teori feminisme 36 Teori makna semantik 45 Paul Ricoeur Stanley Fish Hans-Georg Gadamer Teori-teori mengenai percakapan Topik dibahas Tradisi Sosiopsikologi Tradisi sosiokultural Tradisi sibernetika Tradisi kritis Rasa cemas dan ketidakpa stian • teori mengurangi ketidakpastian 46 • teori mengelola ketidakpastiankecemasan 47 Akomodas i dan adaptasi • teori akomodasi 49 • teori adaptasi interaksi 50 • teori pelanggaran harapan 51 • teori kebohongan 52 Makna interaksi • teori interaksi simbolik • teori konvergensi simbolik • teori analis is percakapan • teori aturan percakapan • teori sekwen percakapan • teori pendekatan rasional •Teori argumen percakapan Teori pengelolaan makna 53 • teori bahasa dalam budaya •Teori retorika undangan Budaya Teori negosiasi muka 54 Teori-teori mengenai hubungan Topik dibahas Tradisi sibernetika Pola interaksi dalam hubungan • teori pola interaksi 13 Tradisi sosiokultural Skema dan tipe hubungan •Teori skema hubungan keluarga55 Keterbukaan dan interaksi • teori penetrasi sosial 57 Mengelola perbedaan dialog Tradisi Sosiopsikologi Tradisi fenomenologi •Teori dialogis •Teori hubungan dialektik •Teori privasi komunikasi 58 •Carl Rogers •Martin Buber Teori Komunikasi dalam Konteks Komunikasi yang Berbeda Sumber: West & Turner Konteks komunikasi  Komunikasi intrapersonal  Komunikasi antarpersonal  Komunikasi kelompok  Komunikasi organisasi  Komunikasi publik  Komunikasi massa  Komunikasi budaya Teori tentang Diri dan Pesan  Teori Interaksi Simbolik  Teori Manajemen Makna Terkoordinasi  Teori Disonansi Kognitif  Teori Pelanggaran Harapan Teori tentang Pengembangan Hubungan  Teori Pengurangan Ketidakpastian  Teori Penetrasi Sosial  Teori Pertukaran Sosial  Teori Dialektika Relasional  Teori Manajemen Privasi Komunikasi Teori tentang Kelompok & Organisasi  Teori Groupthink  Teori Penstrukturan Adaptif  Teori Budaya Organisasi  Teori Informasi Organisasi Teori tentang Publik  Teori Retorika  Teori Dramatisme  Teori Paradigma Naratif  Kajian Budaya Teori tentang Media  Teori Kultivasi  Teori Kegunaan & Gratifikasi  Teori Spiral Keheningan  Teori Ekologi Media  Teori Jarum Hipodermik  Teori Imperialime Budaya  Teori Determinisme Teknologi  Teori Difusi Inovasi  Teori Agenda Setting  Teori Media Equation  Teori Kritis Media Teori tentang Budaya & Keanekaragaman  Teori Negosiasi Muka  Teori Sikap  Teori Kelompok Bungkam  Teori Akomodasi Komunikasi TEORI KOMUNIKASI NORMATIF  Teori Autoritarian  Teori Libertarian  Teori Komunis  Teori Tanggung Jawab Sosial  Teori Media Pembangunan  Teori Partisipan Demokratik

Judul: Model Model Komunikasi 2 Tes Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia

Oleh: Nur Afriliannisa

Ikuti kami