Analisis Pengaruh Kebijakan Ekonomi Rousseff

Oleh Atikah Delany Yasmin

9 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Analisis Pengaruh Kebijakan Ekonomi Rousseff

Analisis Pengaruh Kebijakan Ekonomi Paska re-elected Rousseff
Pasca terpilihnya kembali Dilma Rousseff sebagai Presiden Brasil, muncul berbagai
reaksi dan impacts yang terjadi di negeri samba. Pengaruh tersebut berimbas pada sektor
ekonomi, sosial dan keamanan. Hal paling signifikan yang terlihat pasca terpilihnya Rousseff
adalah pasar saham Brasil mengalami penurunan sebesar 6,8%. Hal ini patut untuk dijelaskan
secara gamblang berbagai faktor penyebabnya.

Untuk kemudian menganalisis lebih jauh, digunakanlah the decision-making
approach sebagai kerangka teori untuk menjelaskan dinamika yang terjadi. Seperti yang
diungkapkan oleh Richard C. Snyder, bapak dari the decision-making approach, kunci
penjelasan mengapa sebuah negara berperilaku demikian terletak pada para pembuat
keputusan yang menginterpretasikan keadaan.1
Dilma Rousseff yang menjadi subjek analisis, secara lebih lanjut di jelaskan melalui
the rational actor model. Terdapat banyak sekali model ataupun teori yang berkaitan dengan
rational actor namun miliknya Janice Gross Stein lah yang dijadikan kerangka acuan
penjelasan. Disebutkan bahwa bagaimana kita memahami foreign policy decision-making,
Stein mengatakan sebagai bagian dari proses pemilihan pilihan yang cukup terinformasi,
pembuat kebijakan rasional harus menghadirkan informasi terbaru. Mereka butuh meng-

1

Peter A. Toma dan Robert F. Gorman, 1991, International Relations: Understanding Global Issues,
Brooks/Cole Publishing Company: California. hlm. 69

update estimasi respon yang dihasilkan terhadap informasi baru yang dapat dipercaya yang
mengandung berbagai fakta signifikan.
Sejauh ini penggambaran tentang rational decision maker mendekati nalar yang
wajar. Orang yang membuat pilihan penting tentang kebijakan harus logis, diskriminatif
sementara juga terbuka kepada fakta baru yang dimana harus coherent dan konsisten dalam
merespon argumen logis. Pembuat kebijakan rasional adalah mereka yang terbuka pada
pendapat dan fakta, dan yang paling memikirkan tentang konsekuensi dari opsi yang dipilih.
Secara minimal, persyaratan dari pembuat kebijakan rasional adalah sang pembuat kebijakan
dapat belajar dari sejarah, dapat mengambil persoalan dari masa lampau dan
mengaplikasikannya dengan cara yang tepat di masa mendatang dengan konsekuensi yang
akan mereka hadapi. Selain itu, para pembuat kebijakan rasional memilih opsi yang paling
memiliki nilai paling baik kepada mereka. Rational choosers, dapat mengestimasi paling baik
kemungkinan dan efesiensi dalam pilihin yang mereka buat. Berikut model dari rational
choice miliknya Stein:

Identify the
Strategy

Given their
preferences

Expectation
s

Dilma Rousseff yang di masa lampaunya pernah memimpin sebagai presiden,
berdasarkan kebijakan-kebijakan yang di ambil sebelumnya menimbulkan impacts yang tidak
begitu baik. Rousseff yang merupakan leftist workers party, cenderung membuat kebijakan
yang ‘ramah’ kepada rakyat, sesuai janjinya pada saat kampanye. Oposisinya Aécio Neves,
yang mengedepankan international financial interests. Hal ini merupakan salah satu faktor
turunnya harga saham di Brasil yang tidak sesuai dengan ekspektasi investor, yang
menganggap Rousseff tidak dapat mengakomodir kepentingan mereka.
Hal diatas dapat membantu memberikan informasi mengenai latar belakangnya dalam
pemilihan kebijakan yang akan Rousseff ambil. Operasionalisasi model miliknya Stain dapat
dijelaskan sebagai berikut, Roussef yang cenderung ramah dengan kebijakan pro-rakyat
dihadapkan dengan realita dan fakta yang menunjukkan perekonomian mereka sedang tidak

dalam keadaan baik dengan inflasi sebesar 6,75%2. Walaupun ia harus tetap berusaha
memenuhi janji kampanyenya, namun ia harus segera membuat keputusan politik untuk
mengakhiri keadaan yang dapat mengancam perekonomian negaranya. Rousseff kemudian
dengan segera mengumumkan rencananya untuk menunjuk menteri keuangan yang baru
menggantikan Guido Mantega. Dengan keputusannya mengganti menteri keuangan yang baru
diharapkan dapat memperbaiki keadaan ekonomi yang fragile. Menurut Tony Volpon,
managing director dan kepala dari EM research Americas di Nomura Securities International,
New York menyatakan bahwa “If she is able to bring somebody with autonomy and stature
to deal with the country’s economic problems…it will be a sign of her willingness to change
and to adopt different policies,”
Walau demikian, para ekonom berpendapat bahwa kebijakan-kebijakannya masih
belum banyak yang mampu mengembalikan pertumbuhan ekonomi seperti dahulu, karena
dipengaruhi oleh latar belakangnya sebagai seorang Marxist yang mempengaruhi
pertimbangan rasionalnya.

2

Reed Johnson, Rogerio Jelmayer, dan Luciana Magalhaes. 28 oktober 2014. Investors Give Thumbs Down on
Brazil Vote: Currency, Stocks Fall After President Rousseff Is Re-Elected; Choice of Finance Minister Awaite. Wall
Street Journal. http://online.wsj.com/articles/re-election-secured-brazils-president-faces-challenges1414404001 diakses 14 november 2014.

Judul: Analisis Pengaruh Kebijakan Ekonomi Rousseff

Oleh: Atikah Delany Yasmin


Ikuti kami