Metodologi Penelitian Adalah Ilmu Yang Mempelajari Cara

Oleh Yoggi Hamdani

83,2 KB 10 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Metodologi Penelitian Adalah Ilmu Yang Mempelajari Cara

Metodologi penelitian adalah ilmu yang mempelajari cara-cara melakukan pengamatan dengan pemikiran yang tepat secara terpadu melalui tahapan-tahapan yang disusun secara ilmiah untuk mencari, menyusun serta menganalisis dan menyimpulkan data-data, sehingga dapat dipergunakan untuk menemukan, mengembangkan dan menguji kebenaran sesuatu pengetahuan berdasarkan bimbingan Tuhan. Metodologi penelitian terdiri dari kata metodologi yang berarti ilmu tentang jalan yang ditempuh untuk memperoleh pemahaman tentang sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya. Sejalan dengan makna penelitian tersebut di atas, penelitian juga dapat diartikan sebagai usaha/kegiatan yang mempersyaratkan keseksamaan atau kecermatan dalam memahami kenyataan sejauh mungkin sebagaimana sasaran itu adanya. 1. Penelitian Ilmiah, Jenis dan Dasar-Dasarnya Secara teoritisi penitian ilmiah merupakan suatu penyelidikan serta suatu usaha pengujian yang dilakukan secara teliti, dan kritis dalam mencari fakta-fakta atau prinsipprinsip dengan menggunakan langkah-langkah tertentu dan juga aktivitas yang dilakukan seseorang yang memiliki keahlian di bidangnya untuk mengamati sesuatu fenomena yang ingin diketahuinya. Peneltian Ilmiah Menurut Para Ahli :  Soerjono Soekanto Penelitian adalah suatu kegiatan ilmiah yang didasarkan kepada suatu analisis serta konstruksi yang dilakukan dengan secara sistematis, metodologis dan juga konsisten serta bertujuan untuk dapat mengungkapkan kebenaran ialah sebagai salah satu manifestasi keinginan manusia untuk dapat mengetahui mengenai apa yang sedang dihadapinya.  Sanapiah Faisal Penelitian adalah suatu aktivitas didalam menelah suatu problem ialah dengan menggunakan metode ilmiah dengan secara tertata serta sistematis untuk dapat menemukan pengetahuan baru yang bisa diandalkan kebenarannya tentang dunia alam serta juga dunia sosial.  Parson Penelitian adalah suatu pencarian dari segala sesuatu yang dilakukan dengan secara sistematis, yang dengan penekanan bahwa pencariannya itu dilakukan pada suatu masalahmasalah yang bisa dipecahkan dengan penelitian. JADI Jenis Penelitian Berdasarkan Tujuan 1. Penelitian Dasar atau penelitian murni ( pure research ) Adalah setiap penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ilmiah atau untuk menemukan bidang penelitian baru tanpa suatu tujuan praktis tertentu. Artinya kegunaan hasil penelitian itu tidak segera dipakai namun dalam waktu jangka panjang juga akan terpakai. 2. Penelitian Terapan Setiap penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ilmiah dengan suatu tujuan praktis. Berarti hasilnya diharapkan segera dapat dipakai untuk keperluan praktis. Misalnya penelitian untuk menunjang kegiatan pembangunan yang sedang berjalan, penelitian untuk melandasi kebijakan pengambilan keputusan atau administrator. Dilihat dari segi tujuannya, penelitian terapan berkepentingan dengan penemuan-penemuan yang berkenan dengan aplikasi dan sesuatu konsep-konsep teoritis tertentu. 3. Penelitian Perkembangan (Reseach Developmental) Penelitian perkembangan ini adalah suatu kajian tentang pola dan urutan pertumbuhan dan / atau perubahan sebagai fungsi waktu. Objek penelitiannya adalah perubahan atau kemajuan yang dicapai oleh individu, seperti peserta didik, guru, kepala sekolah, dan unitunit pendidikan lainnya. Tujuan peelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan individu dalam kurun waktu tertentu. Penelitian perkembangan terdiri dari tiga jenis. a. Studi alur panjang (longitudinal) Studi ini mempelajari pertumbuhan, perkembangan, dan perubahan individu yang sama, perkembangan yang berbeda dalam waktu yang cukup lama (jangka panjang) b. Studi silang-sekat (cross-selectional) Studi ini mengkaji tentang pertumbuhan, perkembangan, dan perubahan yang terjadi pada individu pada tingkat atau kelompok usia tertetu dengan waktu yang cukup singkat (jangka pendek). Peneliti tidak perlu mengamati individu teralu lama karena dapat diganti dengan subjek baru dari berbagai kelompok/tingkat usia. Untuk menarik simpulan, peneliti tidak perlu menunggu waktu yang cukup lama. Misalnya, meneliti tentang kemampuan berbahasa Indonesia pada peserta didik di kelas satu saja atau di kelas dua saja, dan seterusnya. c. Studi kecenderungan (trend) Studi ini bertujuan untuk menentukan bentuk perubahan di masa lampau agar dapat memprediksi bentuk perubahan di masa datang. Fungsi studi ini adalah memprediksi kecenderungan yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Jenis Penelitian Berdasarkan Pendekatan 1. Penelitian Kuantitatif (quantitative research) Penelitian kuantitatif ini adalah penelitian yang digunakan untuk menjawab permasalahan melalui teknik pengukuraan yang cermat terhadap varaiabelvariabel tertentu, sehingga mengasilkan simpulan simpulan yang dapat digeneralisasikan, lepas dari konteks waktu dan situasi serta jenis data yang dikumpulkan terutama data kuantitatif. Penelitian kuantitatif banyak digunakan terutama untuk mengembangkan teori dalam suatu disiplin ilmu. Penggunaan pengkuran disertai analisis secara statis di dalam penellitian mengimplikasikan bahwa penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. 2. Penelitian Kuliatatif (Qualitative Research) Penelitian kualitatif ini adalah penelitian untk menjawab permasalahan yang memerlukan pemahaman secara mendalam dalam konteks waktu dan situasi yang bersangkutan, dilakuukan secara wajar dan alami sesuai dengan kondisi objektif dilapangan tanpa adanya manipulasi, serta jenis data yang dikumpulkan terutama data kualitatif. Proses penelitian yang dimaksud antara lain melakukan pengamatan terhadap orang dalam kehidupannya sehari-hari, berinteraksi dengan mereka, dan berupaya dalam memahami bahasa dan tafsiran mereka tentang dunia sekitarnya. Untuk itu, peneliti harus terjun dalam lapangan dengan waktu yang cukup lama. Jenis Penelitian Berdasarkan Tempat 1. Penelitian Kepustakaan (libarary research) Penelitian yang dilaksanakan di perpustakaan. 2. Penelitian laboratrium (laboratory research) Penelitian yang dilaksanakan di laboratorium. Penelitian ini sering digunakan dalam penelitian eksperimen. 3. Penelitian lapangan (field research) Penelitian ang dilaksanakan di suatu tempat, dan tempat itu diluar perpustakaan dan laboratorium. Perbedaan Metode Kualitatif dan Kuantitatif Aspek Metode Penelitian Kualitatif Sifat Data Kuantitatif+ yang Pada dasarnya kata-kata dan Data yang diangakakan. Dikumpulkan perbuatan-perbuatan manusia/kelompok sosial. Hasil Penelitian yang Klasifikasi atau tipologi Sebaran diutamakan Jenis data yang dianalisis dan signifikansi hubungan. Kata-kata dan perbuatan- Data perbuatan yang telah diangkakan. manusia/kelompok sosial yang telah dicatat/dikumpulkan. Cara data dianalisis  Mencari atau membangun  Uji statistik  Dilakukan setelah data pola  Dilakukan mulai saat dikumpulkan dan diolah. pengumpulan data sampai saat penulisan laporan penelitian. Teknik pengumpulan data Observasi terlibat, Wawancara berstruktur atau wawancara mendalam dan kuesioner, pengumpulan dokumen. Asumsi teoritis observasi dan eksperimen.  Realitas sosial dipandang  Realitas sosial dipandang bersifat subjektif intersubjektif atau eksternal dari manusia dan objektif  Realitas sosial dianggap  Realitas sosial dianggap tidak dapat disamakan dapat disamakan dengan dengan benda benda  Realitas sosial  Realitas diasumsikan tidak dapat diasumsikan dan seharusnya tidak seharusnya dikuantifikasikan sosial dapat dan dikuantifikasikan  Realitas sosial dipahami  Realitas sosial dipahami secara hakikatnya sangat dapat diisolasi satu sama sulit untuk diisolasi satu lain dan dapat dites. sama lain dan dites. a. Bedasarkan jenis data Metode kulitatif jenis datanya adalah data kualitatif sedangkan metode kuantitatif jenis datanya adalah data kuantitatif. Data (yang bersifat) Kualitatif merupakan data yang dihasilkan dari cara pandang yang menekankan pada ciri-ciri, sifat dan ’mutu’ obyek (subyek) yang bersangkutan. Berbeda dari data kuantitatif yang bersifat numerik, data kualitatif bersifat non-numerik (kata-kata deskriptif), seperti cantik, tampan, gagap, tampak kurang berpendidikan, reponsif, bagus sekali, lincah, mewakili anak muda zaman sekarang, dan lain-lain. b. Berdasarkan Tujuan Penelitian kualitatif bertujuan untuk melakukan penafsiran terhadap fenomena sosial. Metodologi penelitian yang dipakai adalah multi metodologi, sehingga sebenarnya tidak ada metodologi yang khusus. Tujuan Penelitian Kuantitatif adalah mengembangkan dan menggunakan model-model matematis, teori-teori dan hipotesis yang dikaitkan denganfenomena alam. Penelitian kuantitatif banyak digunakan untuk menguji suatu teori, untuk menyajikan suatu fakta atau mendeskripsikan statistik, untuk menunjukkan hubungan antarvariabel, dan ada pula yang bersifat mengembangkan konsep, mengembangkan pemahaman atau mendeskripsikan banyak hal, baik itu dalam ilmu-ilmu alam maupun ilmuilmu sosial. c. Berasarkan Obyek penelitian Metode kualitatif lebih berfokus pada satu obyek penelitian saja sedangkan metode kuantitatif bisa lebih dari satu obyek penelitian. d. Berdasarkan Instrumen yang digunakan Pada metode kuantitatif instrument penelitian yang biasa digunakan adalah angket, kuesioner, atau instrument yang lain. Namun pada metode kualitatif instrument yang digunakan adalah peneliti itu sendiri artinya peneliti sendiri lah yang harus terjun langsung kedalam penelitian agar bisa melihat dan merasakan fakta yang sebenarnya. e. Berdasarkan orientasi Penelitian kualitatif lebih beroreintasi pada proses penelitian sedangkan penelitian kuantitatif lebih berorientasi pada hasil penelitian. f. Berdasarkan Proses Metode kuantitatif mengunakan proses deduktif-induktif. sedangkan metode kualitatif adalah induktif g. Berdasarkan sifat realitas Dalam metode kuantitatif yang berlandaskan pada filsafat positivism, realitas dipandang sebagai suatu yang kongkrit, dapat diamati dengan panca indera, dapat dikategorikan menurut jenis, bentuk, warna, dan perilaku, tidak berubah, dapat diukur dan diverivikasi. Dengan demikian dalam metode ini, peneliti dapat menentukan hanya beberapa variabel saja dari objek yang diteliti, dan kemudian dapat membuat instrument untuk mengukurnya. Dalam penelitian kualitatif yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme atau paradigma interpretive, suatu realitas atau objek tidak dapat dilihat secara parsial dan dipecah kedalam variabel. h. Berdasarkan hubungan Variabel Pada netode kualitatif hubungan antara variabel adalah timbal balik atau interaksi. Pada metode kauntitatif lebih kepada sebab akibat. i. Berdasarkan penggunaan Metode kuantitatif digunakan apabila :  Bila masalah yang merupakan titik tolak penelitian sudah jelas.  Bila peneliti ingin mendapatkan informasi yang luas dari suatu populasi.  Bila ingin diketahui pengaruh perlakuan/ treatment tertentu terhadap yang lain.  Bila peneliti bermaksud menguji hipotesis penelitian.  Bila peneliti ingin mendapatkan data yang akurat, berdasarkan fenomena yang empiris dan dapat diukur.  Bila ingin menguji terhadap adanya keragu- raguan tentang validitas pengetahuan, teori dan produk tertentu. Rujukan opendata.bemkm.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2016/10/LIBEL-1.pdf http://staffnew.uny.ac.id/upload/131808346/pendidikan/metodologipenelitian.pdf

Judul: Metodologi Penelitian Adalah Ilmu Yang Mempelajari Cara

Oleh: Yoggi Hamdani


Ikuti kami