Basic Model Ekonomi Rumah Tangga

Oleh Zumi Saidah

711,4 KB 7 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Basic Model Ekonomi Rumah Tangga

Tugas Ekonomi Rumah Tangga Dosen : Dr. Ir. Nunung Kusnadi, MS Review Book “Basic Model: Theory, Empirical Result and Policy Conclutions” (Inderjit Singh, Lyn Squire, dan John Strauss) Oleh: ZUMI SAIDAH [EPN/H463140041] SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2015 Chapter 1 “The Basic Model: Theory, Empirical Results, and Policy Conclusions” Buku Singh (1989) membahas tentang model dasar untuk menganalisis ekonomi rumah tangga pertanian. Ekonomi rumah tangga pertanian dicirikan dengan petani sebagai individu yang tidak saja mengkonsumsi suatu barang, tetapi juga memproduksinya. Dengan demikian, tujuan dari setiap rumah tangga petani tidak hanya memaksimumkan utilitas atau kepuasan dari konsumsi komoditas pangan, tetapi juga memaksimumkan keuntungan dari hasil penjualan komoditas pertanian yang diproduksinya. Rumahtangga diasumsikan memaksimumkan utilitas pada setiap siklus produksinya. Fungsi utilitas: ……….… (1) dimana: pasar dan adalah komoditas pertanian pokok, adalah barang-barang yang dibeli di adalah waktu luang Rumahtangga diasumsikan sebagai price taker di 3 pasar yaitu pasar komoditas pokok, pasar barang, dan pasar tenaga kerja. Hal tersebut kemudian dijabarkan dalam persamaan maksimisasi keuntungan dengan kendala tiga kendala yaitu pendapatan, waktu, dan fungsi produksi, sehingga dihasilkan rumus : ………. (2) dimana: adalah harga komoditas yang dibeli di pasar, adalah harga komoditas pokok, Q adalah jumlah produksi rumahtangga untuk bahan pokok, adalah surplus pasar, w adalah upah pasar, L adalah input tenaga kerja, dan F adalah input tenaga kerja keluarga jika off-farm. positif berarti tenaga kerja upahan dan jika negatif maka suplai tenaga kerja Tiga kendala diatas dapat dijadikan satu kendala dengan cara mensubstitusi kendala produksi ke kendala pendapatan tunai untuk Q dan mensubstitusi kendala waktu ke kendala pendapatan tunai untuk menggantikan F, sehingga ............ (3) dimana: adalah keuntungan usahatani. Dari rumus tersebut terlihat bahwa sebelah kiri persamaan menunjukkan total pengeluaran rumah tangga, dan sebelah kanannya menunjukkan total pendapatan yang diperoleh rumah tangga. Dari persamaan tersebut dapat diturunkan persamaan permintaan input, seperti misalnya tenaga kerja, persamaan permintaan output dan efek pendapatan yang diakibatkan oleh adanya perubahan pada harga pangan pokok. Makalah ini juga membahas isu tentang bagaimana mengestimasi model. Persamaan yang dianalisis dalam suatu sistem baik recursive maupun non-recursive akan memberikan Tugas Ekonomi Rumah Tangga_Zumi Saidah (H463140041) Page 1 keuntungan. Berdasarkan hasil studi empiris model rumahtangga pertanian dengan menggunakan pendekatan sistem untuk mengestimasi permintaan komoditas, maka metode yang digunakan adalah metode Linear Logarithmic Expenditure System (LLES) dan metode Linear Expenditure System (LES). Karakteristik rumahtangga seperti ukuran total dan distribusi dianggap tetap, tetapi dapat mempengaruhi permintaan komoditas. luas total lahan dan distribusinya dapat dimasukkan dalam fungsi utilitas dengan cara mengurangi setiap jumlah produk yang dikonsumsi dengan parameter yang secara linear dipengaruhi oleh karakteristik rumahtangga, dan hasilnya akan terlihat melalui pendapatan total. Pendekatan dari sisi produksi dilakukan dengan mengestimasi fungsi keuntungan yang diturunkan dari fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil kajian empiris juga menunjukkan efek pendapatan yang ternyata dapat meniadakan efek negatif dari persamaan standar teori permintaan dan penawaran. Dalam makalah ini juga dikemukakan alasan mengapa model rumah tangga pertanian menjadi penting untuk dikaji. Pertama, adanya efek pendapatan yang terdapat pada model ekonomi rumah tangga pertanian dapat memberikan hasil yang berbeda dari teori permintaan dan penawaran yang biasa digunakan. Kedua, model rumah tangga pertanian menjelaskan adanya hubungan yang vital antara respon dari sisi permintaan dan penawaran terhadap perubahan kebijakan eksogen, dan ditangani secara langsung dengan menggunakan teori dan kerangka estimasi yang konsisten. Implikasi Kebijakan dari model rumah tangga pertanian digunakan untuk kepentingan pembuat kebijakan dalam hal: kesejahteraan atau pendapatan riil rumah tangga, efek spillover kebijakan pertanian terhadap ekonomi non pertanian, dan pada tingkat agregat sebagai interaksi antara kebijakan pertanian dan perdagangan internasional atau kebijakan fiskal. Tugas Ekonomi Rumah Tangga_Zumi Saidah (H463140041) Page 2

Judul: Basic Model Ekonomi Rumah Tangga

Oleh: Zumi Saidah


Ikuti kami