Kritik Jurnal Review - Teknik Pondasi.docx

Oleh Sakinatun Najmi Sibarani

146,9 KB 11 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Kritik Jurnal Review - Teknik Pondasi.docx

CRITICAL JURNAL REVIEW Oleh : KELOMPOK 3 Arishak Novanse Ginting Chelta May Limbong Elsa Afriani Lubis Hendra Fahrozi Hilman Suhada Irhan Poltak Siboro Sakinatun Najmi Sibarani Trifandi Simanjuntak Zihan Manullang Al Muharram Lubis 5151111010 5151111016 5151111018 5151111022 5151111026 5152111010 5153111026 5153111042 5153111046 5153111050 5133111004 Dosen Pengampu Dr.Nahesson H Panjaitan, S.T. M.T. PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2016 Critical Review Jurnal Pengujian Tanah I Judul : Peningkatan Daya Dukung Pondasi Tiang Dengan Penambahan Sirip Ulir Menggunakan Pendekatan Rumus Empiris Dan Model Test Jurnal : Jurnal Rekayasa Sipil Download : http://www.rekayasasipil.ub.ac.id/index.php/rs/article/view/268/263 Volume dan Halaman : Volume 8, No.1 Tahun : 2014 Penulis : Widodo Suyadi, Suroso, Yulvi Zaika, Eko Andi Suryo, Kartika Puspa N., Arif Lukito Reviewer : Sakinatun Najmi Sibarani Tanggal : 30 September 2016 Tujuan Penelitian : Banyak faktor dalam pemilihan jenis pondasi. Ditinjau dari segi teknis, faktor yang perlu diperhitungkan antara lain beban yang direncanakan bekerja dan jenis lapisan tanah. Pondasi didesain agar memiliki kapasitas dukung dengan penurunan / settlement tertentu. Desain utamanya mempertimbangkan penurunan dan daya dukung tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan daya dukung pondasi dalam. Salah satu alternatif adalah dengan cara menambahkan sirip ulir di sepanjang pondasi. Dengan memasang sirip ulir, luas bidang gesek antara pondasi dan tanah akan semakin besar. Selain penampang ujung pondasi ,sirip ulir juga dapat berfungsi menambah daya dukung sepanjang penampang sirip ulir. Subjek Penelitian : Pipa Berbahan Besi Dengan Variasi Penambahan Sirip Ulir (Model Pondasi) dengan 3 Buah Benda Uji. Assessment Data : Data yang di paparkan lengkap dan benar berdasarkan pengujian yang telah dilakukan di laboratorium dan di lapangan. Metode Penelitian : 1. Uji properties tanah : analisis saringan, kadar air, density, uji geser tanah (direct shear) 2. Uji pembebanan Langkah Penelitian : Penelitian pada jurnal ini menggunakan konsep model pondasi pipa berbahan besi dengan variasi penambahan sirip ulir dengan masing-masing variasi digunakan 3 buah benda uji. Metode yang digunakan dalam penelitian ini antara lain adalah dengan uji properties tanah dan uji pembebanan. Uji properties tanah dilakukan untuk mengetahui karakteristik tanah yang akan dijadikan media percobaan. Langkah-langkah dalam uji properties tanah yaitu dengan melakukan pengujian analisis saringan, kadar air, density, dan uji geser tanah (direct shear). Sedangkan uji pembebanan dilakukan dengan menggunakan hydraulic jack/dongkrak hidrolik. Sebagai pengukur besarnya beban yang terjadi, digunakan load cell. Ujung atas dari hydraulic jack dihubungkan dengan reaction beam yang terbuat dari baja profil. Beban yang diberikan adalah berupa beban terpusat hydraulic jack. Letak hydraulic jack diatur sedemikian rupa sehingga tepat pada pondasi tiang yang akan dibebani. Titik pusat peralatan juga harus tepat berada di atas titik pusat luasan atas model. Penulis juga memaparkan bahwa dalam analisis daya dukung pondasi sirip ulir dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara analisis (metode Hansen, metode Vesic, metode Meyerhof) dan dengan eksperimen di laboratorium. Selain itu dilakukan uji daya dukung dan uji model pada Pondasi tiang polos, Pondasi Sirip tipe 1, Pondasi Sirip tipe 2, Pondasi Sirip tipe 3, dan Pondasi Sirip tipe 4 kemudian diverifikasi antara teori dan model. Kemudian terakhir di aplikasikan pada prototype. Hasil Penelitian : Dari pengujian analisis saringan yang dilakukan di laboratorium diperoleh data saringan tanah yang lolos saringan no. 200 sebesar 6,78 %. Pada klasifikasi tanah sistem unified maka tanah tersebut digolongkan sebagai tanah berbutir kasar jenis SM (Silty Sand) dengan prosentase tanah yang lolos saringan no. 200 lebih dari 5% namun kurang dari 12%. Selain itu dari hasi uji pembebanan penulis berhasil mendapatkan data penurunan dan beban maksimum dari masing-masing tipe pondasi pipa. Data tersebut kemudian dianalisa menggunakan metode De Beer, sehingga diperoleh hasil pada Grafik peningkatan daya dukung berdasarkan model test dengan beberapa model yang telah di jelaskan sebelumnya. Penulis menyimpulkan bahwa daya dukung pondasi dalam mengalami peningkatan, dengan adanya penambahan sirip ulir dibandingkan dengan pipa polos. Semakin banyak jumlah dan putaran sirip ulir maka daya dukung pondasi akan semakin meningkat. Peningkatan daya dukung dibuktikan dengan beban maksimum pada pondasi pipa dengan 2 sirip ulir 1 putaran merupakan beban maksimum terbesar yang mampu ditahan. Pada pemodelan ini diperoleh beban maksimum sebesar 83 kg. Penulis juga berhasil menerapkan konsep daya dukung teoritis pondasi pipa polos dengan menggunakan rata-rata dari metode Terzaghi dan Mayerhoff. Sedangkan untuk pondasi sirip ulir menggunakan metode Hansen. Hasil dari analisis tersebut dapat dilihat pada Grafik peningkatan daya dukung berdasarkan perhitungan teoritis. Berdasarkan analisis biaya untuk prototipe dari model pondasi tiang, didapatkan pondasi sirip ulir lebih efisien dari pada pondasi tiang polos. Hal ini dibuktikan dengan harga satuan per ton daya dukung pondasi sirip ulir lebih kecil dari harga satuan per ton daya dukung pondasi tiang polos. Kekuatan Penelitian : Penulis menggunakan metode yang aman dan mudah dibandingkan metode-metode lainnya, selain itu gagasan atau ide yang disampaikan penulis menarik dengan eksperimen yang berhasil dalam Penambahan Sirip Ulir untuk daya dukung pondasi. Selain lebih efisien, pondasi sirip ulir lebih ekonomis dibandingkan pondasi tiang polos. Kelemahan Penelitian : Metode yang digunakan penulis membutuhkan waktu penelitian yang lebih lama untuk mengidentifikasi benda uji. Selain itu penulis kurang menjelaskan secara rinci tahap-tahap penelitian. Penulis hanya memaparkan sedikit penjelasan dan langkah-langkahnya dengan melalui diagram alir tanpa menjelaskan rinciannya secara detail. Kesimpulan : Kesimpulan yang diuraikan penulis yaitu daya dukung pondasi dalam mengalami peningkatan, dengan adanya penambahan sirip ulir dengan harga yang lebih ekonomis jika dibandingkan pondasi tiang polos. Penulis juga berhasil membuktikan bahwa dengan memasang sirip ulir, luas bidang gesek antara pondasi dan tanah akan semakin besar. Selain penampang ujung pondasi ,sirip ulir juga dapat berfungsi menambah daya dukung sepanjang penampang sirip ulir. Critical Review Jurnal Pengujian Tanah II Judul : Analisis Kapasitas Daya Dukung Pondasi Dangkal Tipe Menerus Pengaruh Kedalaman Tanah Keras Jurnal : Reka Racana Download : http://ejurnal.itenas.ac.id/index.php/rekaracana/article/view/995/1227 Volume dan Halaman : Volume 2, No.2 Tahun : Juni (2016) Penulis : Fauzi, Lutfy Ahmad, Ikhya. Reviewer : Sakinatun Najmi Sibarani Tanggal : 9 Oktober 2016 Tujuan Penelitian : Banyak faktor dalam pemilihan jenis pondasi, faktor tersebut antara lain beban yang direncanakan bekerja, karakteristik tanah disekitar struktur bangunan serta faktor non-teknis seperti biaya konstruksi dan waktu konstruksi. Jenis pondasi yang dipilih harus mampu menahan dan menjamin kedudukan struktur terhadap semua gaya yang bekerja. Selain itu, tanah pendukungnya harus mempunyai kapasitas daya dukung yang cukup untuk memikul beban yang bekerja sehingga tidak terjadi keruntuhan atau kegagalan struktur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari faktor muka air tanah, dimensi pondasi dangkal dan kedalaman tanah keras yang dapat mempengaruhi kapasitas daya dukung pondasi dangkal, salah satu analisisnya dengan menggunakan program PLAXIS 2D AE. Subjek Penelitian : Daya Dukung Pondasi Dangkal Assesment Data : Data yang di paparkan penulis lengkap berdasarkan pengujian yang telah dilakukan di laboratorium dan teori-teori yang ada. Serta perbandingan dengan analisis grafik dan persamaan. : Perhitungan dan Analisis Data Metode Penelitian Langkah Penelitian : Penelitian pada jurnal ini mengemukakan suatu pendekatan terhadap masalah Kapasitas Daya Dukung Pondasi Dangkal Tipe Menerus dan pengaruh kedalaman Tanah Keras. Kapasitas daya dukung dan mekanisme keruntuhan yang terjadi dibawah pondasi dangkal dipengaruhi oleh kedalaman tanah keras dan kondisi tanah. Berdasarkan pemaparan diatas, maka penulis menganalisis kapasitas daya dukung pondasi dangkal tipe menerus dan pengaruh kedalaman tanah keras yang dimodelkan dengan program PLAXIS 2D AE. Pada PLAXIS 2D AE terdapat lima jenis mesh yang biasa digunakan yaitu very coarse, coarse, medium, fine dan very fine. Hasil Penelitian : Penulis berhasil menganalisis kapasitas daya dukung pondasi dangkal yang dilakukan terhadap pengaruh kedalaman tanah keras dengan lebar pondasi dangkal divariasikan juga dengan pengaruh keberadaan muka air tanah, memberikan hasil bahwa semakin dekat jarak kedalaman tanah keras dengan dasar pondasi dangkal dan jika semakin lebar pondasi dangkal maka akan semakin tinggi pula nilai kapasitas daya dukungnya. Kekuatan Penelitian : Penulis menggunakan metode yang menarik dalam memaparkan data dengan menggunakan program PLAXIS 2D AE. Kelemahan Penelitian : Penulis memberikan analisa dan keterangan melalui grafik dan tabel tetapi hanya memaparkan sedikit penjelasan. Kesimpulan : Setelah dilakukan analisis dengan pemodelan menggunakan program PLAXIS 2D AE dapat disimpulkan penulis bahwa kedalaman muka air tanah mempengaruhi nilai kapasitas daya dukung pondasi dangkal. Kedalaman (Df) dan lebar (B) pondasi dangkal dapat mempengaruhi kapasitas daya dukung, semakin besar nilai kedalaman dan lebarnya sejauh nilai kedalaman pondasi dangkal tidak lebih besar dari lebarnya, maka akan memperbesar nilai kapasitas daya dukung. Adanya muka air tanah memberikan nilai kapasitas daya dukung yang lebih kecil dibandingkan dengan nilai kapasitas daya dukung saat tidak ada muka air tanah. Kedalaman tanah keras mempengaruhi nilai kapasitas daya dukung pondasi dangkal, semakin dekat jarak antara dasar pondasi dangkal dengan tanah keras atau semakin dangkalnya kedalaman tanah keras maka akan menaikan nilai kapasitas daya dukungnya.

Judul: Kritik Jurnal Review - Teknik Pondasi.docx

Oleh: Sakinatun Najmi Sibarani


Ikuti kami