Jenis Teknik Dasar Senam Aerobik

Oleh Tri Wira Gustari Asmi

47,4 KB 10 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Jenis Teknik Dasar Senam Aerobik

Jenis Teknik Dasar Senam Aerobik Pengetahuan tentang teknik dasar senam aerobik sebagai materi pembelajaran, merupakan bagian pokok untuk dikuasai oleh guru pendidikan jasmani dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Teknik dasar dalam senam aerobik dikenal sebagai basic aerobic dances movement patterns atau pola-pola gerak tarian aerobik dasar yang meliputi pelurusan persendian tubuh (body allignment), langkah dasar (basic steps), gerak dan ayunan lengan (arm movements), serta musikalitas (musicality). Penjelasan dari masing-masing teknik dasar tersebut adalah sebagai berikut; 1. Pelurusan Persendian Tubuh (body allignment); Kemampuan menjaga bentuk dan posisi tubuh dan anggotanya secara benar, yaitu pada satu garis lurus (tulang belakang tubuh) pada saat bergerak di permukaan lantai, meloncat ke udara atau lepas dari lantai dan kembali mendarat, maupun ketika bergerak di lantai. Gerakan tersebut bisa saja berupa gerak langkah dasar dengan ayunan lengan, maupun gerakan lainnya. 2. Langkah dasar (basic steps); Terdapat tujuh langkah dasar dalam senam aerobik, sehingga langkah ini sering disebut sebagai seven basic steps. Pengembangan dari tujuh langkah dasar ini bisa saja dilakukan, sehingga dapat memperbanyak variasi gerak menjadi lebih luas seluas gerak dalam hidup sehari-hari. Seven basic steps dalam senam aerobik terdiri dari; march, jogging, skip, knee lift, kick, jumping jack, dan lunge. Adapun pengembangannya terdiri dari; single step, double steps, grapefine, heel touch, toe touch, tap side, easy walk/v step, box step, squat, leg curl, plie, twist, on the spot, slide, mambo chacha. 3. Gerak dan ayunan lengan (arm movements), terdiri dari; arm curl, butterfly, chest press, arm extension, arm pumping, pull up/down, rowing, punching, dan lain-lain. Melakukan gerak dan ayunan lengan pada senam aerobik sebenarnya identik dengan melakukan berbagai gerakan yang dapat dilakukan oleh lengan dan tangan dalam aktivitas sehari-hari. Pembeda dari teknik gerak tersebut adalah bahwa gerak pada senam aerobik dilakukan dengan memaksimalkan fungsi gerak lengan dan tangan untuk mencapai tujuan-tujuan peningkatan dan pengembangan kebugaran. Berbagai gerak tersebut, secara mekanik dilakukan berdasarkan prinsip mekanika gerak tubuh manusia, berupa gerak abduksi, adduksi, pronasi, rotasi, fleksi, ekstensi, dan lain-lain. Jenis dan tipe pergerakan senam aerobik dipelajari secara lebih teknis dan terperinci dalam kinesiologi dan biomekanika. Teknikteknik berupa arm curl, butterfly, chest press, arm extension, arm pumping, pull up/down, rowing, punching, dan lainnya tidak terlepas dari berbagai keterangan yang telah disampaikan sebelumnya. Jenis-jenis latihan berbeban dengan memaksimalkan peralatan yang ada dapat pula digunakan sebagai gerak dan ayunan lengan dalam senam aerobik dengan tujuan meningkatkan intensitas latihan. 4. Musikalitas (musicality); Kemampuan seseorang untuk bergerak ritmis sesuai dengan irama yang digunakan sebagai pengiring. Pergerakan sesuai dengan aksen musik, tepat dengan ketukan pada musik, sesuai dengan tema musik yang digunakan, serta kemampuan menjiwai ide pada musik tersebut. Musikalitas pelaku pada senam aerobik dilakukan dengan terlebih dahulu melalui tahap pengenalan terhadap ketukan (beat), sehingga pergerakan yang dilakukan tetap dalam irama yang diinginkan. Permulaan lagu yang berarti sebagai tanda dimulainya gerakan, dipelajari kemudian. Pada tahap ini, pelaku senam aerobik mengenal sekuens yang biasanya terdiri dari delapan ketukan (birama 4/4) ditandai dengan perubahan warna musik dengan suara instrumen yang menonjol (misalnya, suara drum yang beruntun, terompet, dan alat musik lainnya). Mengenali berbagai tipe musik dan lagu merupakan cara untuk mengasah musikalitas seseorang. Langkah terakhir yang perlu dilakukan adalah dengan menghayati lagu sebagai ekspresi yang diejawantahkan melalui gerakan yang dinamis, semangat, dan gembira. Musik pengiring adalah nyawa dari proses pelatihan senam, untuk itu diperlukan kejelian dalam memilih musik/lagu sebagai pengiring. Beberapa poin yang perlu diperhatikan dalam memilih lagu adalah: a. Tipe, jenis dan tempo sesuai dengan gerak yang akan dilakukan.  Warm Up 130-136 bpm  Low Impact 134-148  High Impact 142-158 bpm b. Lagu dikenal oleh peserta senam (dipilih lagu yang popular) c. Mengundang keceriaan d. Membangkitkan semangat untuk bergerak e. Bervariasi, walaupun masih dalam satu rangkaian latihan Berdasarkan ketukan ada dua jenis musik yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran senam aerobik. 1. Jenis musik yang mempunyai ketukan teratur, biasanya keteraturan yang berlaku secara umum adalah bahwa setiap blok musik selalu memuat 32 ketukan, hinga pada akhirnya pembuatan suatu bentuk rangkaian gerak merupakan proses matematis yang sederhana. 2. Jenis musik yang mempunyai ketukan tidak teratur, jenis musik ini juga dapat digunakan sebagai alat untuk pembelajaran senam aerobik, sebagai ilustrasi pada jenis musik ini terkadang ditemukan dua atau empat atau lima (dan seterusnya) hitungan setelah kita bergerak dalam satu blok musik.

Judul: Jenis Teknik Dasar Senam Aerobik

Oleh: Tri Wira Gustari Asmi


Ikuti kami