Program Studi D3 Teknik Sipil

Oleh Ujang Kampus

392,2 KB 8 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Program Studi D3 Teknik Sipil

Judul Modul Praktikum : Kode Modul Disusun Oleh : : LABORATORIUM DASAR 1 1. 2. PROGRAM STUDI D3 TEKNIK SIPIL PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI UNIVERSITAS HALU OLEO 2017 PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI – UHO PROGRAM STUDI D3 TEKNIK SIPIL Kampus Hijau Bumi Tridharma, Jln. H.E.A. Mokodompit Anduonohu, Kendari Kode Pos 93232, Telepon (0401) 3198229 HALAMAN PENGESAHAN MODUL PRAKTIKUM LABORATORIUM DASAR 1 NO. DOKUMEN : Revisi Tanggal Dikaji Ulang Oleh Dikendalikan Oleh Disetujui Oleh No. Dokumen No. Revisi : : : : : : : Disiapkan Oleh Koord. Penyusun Modul Nama : 00 04 November 2017 Koordinator Program Studi Unit Jaminan Mutu PPV Direktur PPV Tanggal No. Hal 00 Diperiksa Oleh Koordinator Program Studi Nama : : : - Disahkan Oleh Direktur PPV Nama : Arman Faslih, ST., MT NIP : NIP : NIP : Catatan : Dokumen ini milik Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Halu Oleo dan tidak diperbolehkan dengan cara dan alasan apapun membuat salinan tanpa seizin Dekan PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI – UHO PROGRAM STUDI D3 TEKNIK SIPIL Kampus Hijau Bumi Tridharma, Jln. H.E.A. Mokodompit Anduonohu, Kendari Kode Pos 93232, Telepon (0401) 3198229 KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan Modul Praktikum ini dengan judul “ LABORATORIUM DASAR 1” Modul Praktikum ini telah disusun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan modul praktikum ini. Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih banyak kekurangan baik dari segi isi, susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik demi perbaikan modul ini. Akhir kata kami berharap semoga modul ini dapat bermanfaat untuk pengembangan kompetensi peserta didik khsusunya dalam kegiatan praktikum mahasiswa Program Studi D3 Teknik Sipil Program Pendidikan Vokasi UHO Kendari, November 2017 Tim Penyusun PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI – UHO PROGRAM STUDI D3 TEKNIK SIPIL Kampus Hijau Bumi Tridharma, Jln. H.E.A. Mokodompit Anduonohu, Kendari Kode Pos 93232, Telepon (0401) 3198229 TATA TERTIB PRAKTIKUM 1. Praktikan harus mendaftarkan diri kepada petugas laboratorium. 2. Praktikan harus hadir tepat pada waktunya, dan apabila terlambat lebih dari 10 menit tidak diperkenankan mengikuti praktikum atau dikenakan sanksi lain yang mendidik. 3. Pakaian harus sopan, rapid dan memakai sepatu. 4. Praktikan harus bersikap soapn kepada semua praktikan, asisten, dan petugas laboratorium. 5. Kerusakan peralatan menjadi tanggung jawab praktikan. 6. Setiap praktikum selalu dimulai dengan pre-test. 7. Laporan setiap praktikum harus sudah disetujui oleh asisten selambat-lambatnya 7 hari setelah praktikum. 8. Laporan akhr harus disetujui oleh asisten dan dijiid, sebagai syarat mengikuti ujian praktikum. 9. Tiap praktikum akan mendapatkan kartu praktikum. 10. Meninggalkan acara praktikum diperkenankan jika : - Sakit dengan keterangan dokter (atau diijinkan) - Keperluan mendadak dengan bukti 11. Hal – hal lain yang diperlukan ditentukan kemudian. PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI – UHO PROGRAM STUDI D3 TEKNIK SIPIL Kampus Hijau Bumi Tridharma, Jln. H.E.A. Mokodompit Anduonohu, Kendari Kode Pos 93232, Telepon (0401) 3198229 ISI MODUL LABORATORIUM KONSTRUKSI DASAR 1 (PONDASI) 1. PENDAHULUAN Pondasi, adalah suatu konstruksi yang berfungsi untuk memikul beban bangunan, meneruskan dan membaginya secara merata ke atas lapisan tanah yang keras. Keseimbangan akan tercapai apabila pondasi menyalurkan beban dari bangunan kelapisan tanah secara merata, sehingga bilapun pada suatu saat harus terjadi penurunan itu juga akan terjadi secara merata. Beban yang harus dipikul oleh pondasi terdiri dari beban mati, yaitu beban berat sendiri pondasi dan seluruh bangunannya, beban angin dan lain-lain. Disamping beban mati, juga dipikul beban hidup, seperti beban manusia (penghuni), perabotan dan lain-lain. Konstruksi pondasi harus dirancang dengan penuh perhitungan, dengan memepertimbangkan factor-faktor sebagai berikut : 1. Organisasi ruang bangunan 2. Kapasitas dan berat beban bagian-bagian bangunan 3. Struktur bangunan 4. Kondisi tanah (jenis dan kedalaman tanah keras) 5. Jenis bahan pondasi 6. Analisis hidrologis 7. Daya dukung tanah dan lain-lain Konstruksi pondasi yang kokoh stabil dan kuat berarti telah menjanjikan sebagian dari kekokohan bangunan. Sebabnya seperti telah disebutkan pondasi adalah konstruksi dasar yang paling menentukan kekokohan. Oleh sebab itu, dalam praktek, jikapun terpaksa harus mengadakan penghematan biaya, janganlah mengurangi biaya untuk perencanaan dan pembuatan pondasi. Adapun teknik pelaksanaan dalam membuat sebuah pondasi adalah: PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI – UHO PROGRAM STUDI D3 TEKNIK SIPIL Kampus Hijau Bumi Tridharma, Jln. H.E.A. Mokodompit Anduonohu, Kendari Kode Pos 93232, Telepon (0401) 3198229 2. MODUL MODUL 1 BOWPLANK Bouwplank (papan bangunan) berfungsi untuk mendapatkan titik-titik bangunan yang diperlukan sesuai dengan hasil pengukuran. Syarat-syarat memasang bouwplank : 1. Kedudukannya harus kuat dan tidak mudah goyah 2. Berjarak cukup dari rencana galian, diusahakan bouwplank tidak goyang akibat pelaksanaan galian 3. Terdapat titik atau dibuat tanda-tanda. 4. Sisi atas bouwplank harus terletak satu bidang (horizontal) dengan papan bouwplank lainnya. 5. Letak kedudukan bouwplank harus seragam (menghadap kedalam bangunan semua) 6. Garis benang bouwplank merupakan as (garis tengah) daripada pondasi dan dinding batu bata. Bentuk hasil pemasangan bouwplank dapat dilihat pada gambar berikut : Pemasangan Bouwplank PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI – UHO PROGRAM STUDI D3 TEKNIK SIPIL Kampus Hijau Bumi Tridharma, Jln. H.E.A. Mokodompit Anduonohu, Kendari Kode Pos 93232, Telepon (0401) 3198229 MODUL 2 GALIAN Beberapa hal yang harus dilakukan dalam pekerjaan galian adalah : a. Siapkan alat-alat yang diperlukan b. Menggali tanah dengan ukuran lebar sama dengan lebar pondasi bagian bawah dengan kedalaman yang disyaratkan. c. Menggali sisi-sisi miringnya, sehingga diperoleh sudut kemiringan yang tepat. d. Buang tanah sisa galian ke tempat yang telah ditentukan e. Cek posisi, lebar, kedalaman, dan kerapiannya sesuai dengan rencana. PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI – UHO PROGRAM STUDI D3 TEKNIK SIPIL Kampus Hijau Bumi Tridharma, Jln. H.E.A. Mokodompit Anduonohu, Kendari Kode Pos 93232, Telepon (0401) 3198229 MODUL 3 PASANGAN 1. Urugan Pasir Beberapa hal yang harus dilakukan dalam pekerjaan urugan pasir adalah : a. Pasir urug diratakan pada dasar galian dan disiram air untuk mendapatkan kelembaban yang optimum untuk pemadatan minimal 5 cm. b. Padatkan pasir urug tersebut dengan memakai alat stamper. c. Jika diperlukan ulangi langkah satu dan dua sehingga didapatkan tebal pasir urug seperti yang direncanakan. 2. Pasangan Batu kosong Pasangan batu kosong atau anstamping di pasang di atas pasangan pasir urug dengan ketebalan sekitar 20 cm dan batunya di pasang dengan posisi tegak. 3. Campuran Campuran Adukan semen dalam bangunan rumah atau bangunan lainnya ada 2 jenis, yang pertama yaitu adukan untuk spesi atau perekat, dan adukan beton. Adukan perekat terdiri dari campuran semen dan pasir dengan perbandingan tertentu sesuai penggunaannya, biasa digunakan untuk pekerjaan pasangan seperti pasangan pondasi batu kali, pasangan dinding bata merah, dan pasangan bata dan batu untuk pekerjaan lain seperti drainase, pagar, dinding septicktank dll. Yang kedua adalah adukan beton, yaitu terdiri campuran semen, pasir dan batu giling (split) dengan perbandingan campuran tertentu tergantung penggunaanya, seperti untuk beton kolom, beton sloof, ring balok beton, plat lantai beton, dsb. Perbandingan antara bahan-bahan semen, pasir, dan batu giling untuk menghasilkan kualitas adukan yang baik, kokoh, dan kuat harus berdasarkan ketentuan campuran adukan sesuai standar konstruksi nasional (SNI). Untuk mengetahui komposisi adukan yang baik dapat menggunakan Analisa Harga Satuan Pekerjaan Konstruksi (AHS-SNI). PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI – UHO PROGRAM STUDI D3 TEKNIK SIPIL Kampus Hijau Bumi Tridharma, Jln. H.E.A. Mokodompit Anduonohu, Kendari Kode Pos 93232, Telepon (0401) 3198229 Perbandingan campuran adukan untuk pekerjaan pasangan seperti pasangan pondasi, pasangan dinding bata merah mulai dari perbandingan campuran, sbb: 1. Campuran : 1 Semen : 3 Pasir 2. Campuran : 1 Semen : 4 Pasir 3. Campuran : 1 Semen : 5 Pasir Perbandingan yang paling sedikit pasirnya tentunya paling baik kualitasnya, tapi ketiganya sudah merupakan standard nasional. Pembuatan campuran terbagi dua yang pertama dengan cara manual dan menggunakan mesin molen Secara manual. 1. Semen dituang di atas pasir lalu diaduk 2. Sesudah itu dibentuk sebuah kolam di tengah campuran komponen yang masih kering dan diisi air menurut standar. Perlu diperhatikan bahwa terlalu banyak air mengurangi mutu dan ketahanan campuran. 3. Kemudian pencampuran dimuali pada bagian pinggiran yang kering dengan air di kolam pada pertengahan sampai semua air tercampur dalam campuran komponen.di campur paling sedikit tiga kali lagi sampai adukan menjadi homogen. menggunakan mesin molen Pada mesin pengaduk campuran pengisian komponen campuran kering dan penuangan dilakukan dengan mengubah kemiringan tabung pengaduk campuran. Jika tabung berdiri tegak, maka pencampuran campuran tidak dijalankan, karena itu tabung pengaduk selalu berputar dalam keadaan miring. Cara mesin pengaduk sederhana sekali (karena diciptakan sebagai alat pengaduk ) dan sangat umum, terutama sebagai mesin pengaduk campuran yang agak kecil. PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI – UHO PROGRAM STUDI D3 TEKNIK SIPIL Kampus Hijau Bumi Tridharma, Jln. H.E.A. Mokodompit Anduonohu, Kendari Kode Pos 93232, Telepon (0401) 3198229 Mesin Aduk Molen 4. Pasangan batu pondasi Pada pekerjaan pasangan pondasi ada 2 tahap yaitu pembuatan profil dan pemasangan batu kali. 1) Pembuatan profil : a) Pasang patok batu untuk memasang profil (2 patok untuk tiap profil). Profil dipasang pada setiap ujung lajur pondasi. b) Pasang bilah batu datar pada kedua patok,setinggi profil. c) Pasang profil benar-benar tegak lurus dan bidang atas profil datar. Usahakan titik tengah profil tepat pada tengah-tengah galian yang direncanakan dan bidang atas profil sesuai peil pondasi. d) Ikat profil tersebut pada bilah datar yang dipasang antara 2 patok dan juga dipaku agar lebih kuat. e) Pasang patok sokong, miring pada tebing galian pondasi dan ikatkan dengan profil, sehingga menjadi kuat dan kokoh. f) Cek ketegakan / posisi profil dan ukuran-ukurannya, perbaiki jika ada yang tidak tepat,demikian juga peilnya. 2) Pemasangan batu kali : Siapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan a) Pasang benang pada sisi luar profil untuk setiap beda tinggi 25 cm dari permukaan urugan pasir. b) Siapkan adukan untuk melekatkan batu-batu tersebut. c) Susun batu-batu diatas lapisan pasir urug tanpa adukan (aanstamping) dengan tinggi 25cm dan isikan pasir dalam celah-celah batu tersebut sehingga tak ada rongga antar batu kemudian siramlah pasangan batu kosong tersebut dengan air. d) Naikkan benang pada 25 cm berikutnya dan pasang batu kali dengan adukan, sesuai ketinggian benang. Usahakan bidang luar pasangan tersebut rata. PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI – UHO PROGRAM STUDI D3 TEKNIK SIPIL Kampus Hijau Bumi Tridharma, Jln. H.E.A. Mokodompit Anduonohu, Kendari Kode Pos 93232, Telepon (0401) 3198229 MODUL 4 PLESTERAN Pekerjaan plester itu biasanya dilakukan pada bidang dinding dan pada bagian atas pondasi (trasram/semenram). Pekerjaan trasram untuk mencegah agar kaki tembok tidak mengisap lembab (air) dari tanah. Adukannya dibuat rapat air yaitu dengan eampuran 1 pc : 2 pasir. dapun fungsi-fungsi dari plesteran versi Arafuru antara lain : a) Meningkatkan kekuatan struktur bidang bangunan b) Meratakan permukaan suatu bidang bangunan c) Melindungi struktur bangunan dari cuaca yang ekstrim ika ditinjau dari tingkat kerataannya, jenis-jenis plesteran dapat dikelompokkan menjadi 3 macam. Yang pertama adalah plesteran kasar atau beraben biasanya diterapkan pada pekerjaan struktur bangunan yang akan diurug. Jenis kedua yaitu plesteran setengah halus yang biasanya diaplikasikan pada pekerjaan pembuatan kamar mandi, lantai outdoor, dan lapangan olahraga indoor. Dan untuk jenis plesteran yang ketiga ialah plesteran halus di mana paling sering digunakan dalam membentuk dinding dan lantai bangunan. Sementara itu, ragam plesteran menurut kegunaannya bisa dibagi menjadi dua jenis yaitu plesteran biasa dan plesteran kedap air. Plesteran biasa bersifat tidak kedap air sehingga dapat diterapkan pada ruangan-ruangan yang tidak berhubungan langsung dengan air. Sebaliknya, plesteran kedap air merupakan plesteran yang dapat diandalkan untuk dipakai di ruangan yang memiliki tingkat kelembaban tinggi seperti kolam renang, bak mandi, dan saluran air. Berikut ini syarat-syarat yang harus dipenuhi plesteran yang bermutu baik di antaranya : a) Permukaannya harus benar-benar rata dan tegak b) Ketebalannya berkisar antara 11-16 mm c) Tidak adanya keretakan yang muncul pada plesteran PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI – UHO PROGRAM STUDI D3 TEKNIK SIPIL Kampus Hijau Bumi Tridharma, Jln. H.E.A. Mokodompit Anduonohu, Kendari Kode Pos 93232, Telepon (0401) 3198229 Pada dasarnya, adukan/spesi plesteran terbuat dari portland cement yang ditambah agregat halus dan air. Terdapat tiga macam portland cement yang perlu Anda ketahui yaitu semen putih untuk nat, semen abu-abu untuk plesteran, dan semen merah untuk paving block. Sedangkan agregat halus yang dipakai biasanya berupa pasir yang juga bisa dikelompokkan lagi menjadi bermacam-macam jenis. Beberapa tukang bangunan pun kerap menambahkan admixture untuk mengubah sifat tertentu dari adukan plesteran tersebut. 3. TUGAS 1. Lakukan pembersihan lokasi 2. Lakukan pekerjaan bowlpank 3. Buatlah galian pondasi 4. Lakukan pekerjaan pasangan 5. Lakukan pekerjaan plesteran PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI – UHO PROGRAM STUDI D3 TEKNIK SIPIL Kampus Hijau Bumi Tridharma, Jln. H.E.A. Mokodompit Anduonohu, Kendari Kode Pos 93232, Telepon (0401) 3198229

Judul: Program Studi D3 Teknik Sipil

Oleh: Ujang Kampus


Ikuti kami