Modul Pengantar Ilmu Ekonomi 1

Oleh Rizki Saputra

410,1 KB 3 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Modul Pengantar Ilmu Ekonomi 1

‫الر ِح ِيم‬ ‫ِب ْ‬ ‫الر ْح َم ِن َّ‬ ‫س ِم هَّللا ِ َّ‬ PENGANTAR ILMU EKONOMI (PIO 1106) Dosen Nyimas Reni Hastini PENGANTAR . . . WHY WHAT HOW WHERE WHEN TO WHOM ADA APA DENGAN MANUSIA… DAN KEGIATANNYA ?? PENGANTAR . . . Secara tidak formal, ilmu ekonomi muncul seiring dengan diturunkannya manusia di Bumi seiring dengan adanya kebutuhan-kebutuhan manusia (kebutuhan akan makanan, pakaian, tempat tinggal, dsb.) „berkaitan dengan masalah ekonomi Perkembangan Ilmu Ekonomi Tahap-tahap kehidupan ekonomi manusia (George Frederich List, 1789-1846) • • • • • • 1. Tahap perburuan dan perikanan 2. Peternakan 3. Pertanian 4. Pertanian dan kerajinan setempat 5. Pertanian, industri, perniagaan internasional 6. Sekarang….? Kebutuhan Manusia : (Tidak Terbatas) Kebutuhan dipengaruhi oleh : – Keadaan alam – Peradaban – Agama – Adat istiadat Macam-macam kebutuhan: - Menurut kegunaannya: primer, sekunder, dst; Menurut sifat: jasmani, rohani; Menurut waktu: sekarang, masa yang akan datang; Menurut subjek yang dibutuhkan: individu, kolektif . Kebutuhan Manusia dipenuhi oleh Barang/Jasa: Berdasarkan Keragaman Benda (Barang/jasa) bisa dikelompokkan : – Menurut cara memperoleh : Benda ekonomi; benda bebas – Menurut kegunaan: Benda konsumsi; benda produksi – Menurut proses pembuatannya: Barang mentah; barang setengah jadi; dan barang jadi – Menurut hubungan dengan benda lain: Benda komplementer; benda substitusi. Kebutuhan Manusia dipenuhi oleh Barang/Jasa: Berdasarkan Kegunaannya, barang/jasa pemuas kebutuhan bisa dikelompokkan : – Guna bentuk – Guna tempat – Guna waktu – Guna kepemilikan Keberadaan “Barang/jasa” selalu dalam keadaan terbatas, bahkan “langka”, karena keterbatasan “sumberdaya” yang dimiliki. Masyarakat dan Kelangkaan Sumberdaya : • Pengelolaan sumberdaya-sumberdaya di masyarakat sangat penting karena keberadaan sumberdaya adalah terbatas • Kelangkaan (Scarcity) berarti masyarakat hanya memiliki sumberdaya yang terbatas, oleh karenanya tidak dapat menghasilkan semua barang dan jasa yang diinginkannya. Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana masyarakat mengelola sumberdaya langka tersebut. I.1. Pengertian Ekonomi dan Ilmu konomi v Istilah Ekonomi (Inggeris: Economics) berasal dari bahasa Yunani: oikos atau oiku dan nomos yang berarti : peraturan rumah tangga “Ekonomi” adalah semua aturan yang menyangkut hal-hal yang berhubungan dengan perikehidupan dalam rumah rangga. Rumah tangga adalah : a. Rumah tangga keluarga : suami, isteri, dan anakanak; (dan anggota keluarga lainnya ?????) b. Rumah tangga dalam arti yang lebih luas: = Rumah tangga perusahaan, = Rumah tangga negara, = Rumah tangga lembaga lainnya. Saat ini, kata ekonomi selalu diidentikkan dengan istilah : "dapat terjangkau, hemat, dan sederhana", Misalnya istilah : - "kemasan ekonomi", - "kelas ekonomi" - dll. v Ilmu ekonomi adalah : ilmu yang mengatur rumah tangga. Mengapa harus diatur ? Kondisi riil saat ini : 1. Makin majunya zaman dan pesatnya pembangunan  membawa dampak dan warna tersendiri bagi kehidupan manusia,  pemenuhan kebutuhan berupa sandang, pangan, papan, dll. tidak lagi sederhana. 2. Kondisi perekonomian semakin marak  ditandai oleh makin berkembangnya sektor industri, terutama manufaktur (pengolahan), 3. Kebutuhan manusiapun makin berkembang (bergeser).  pergeseran antara kebutuhan sekarang dan kebutuhan yang lalu. CERMATI ALUR BERIKUT : tidak semua orang mampu untuk memenuhi kebutuhannya kesempatan dan kemampuan finansial (daya beli) tidak sama Daya beli seseorang tergantung kepada uang yang dimiliki Banyaknya uang yang dimiliki berhubungan dengan pekerjaan Tidak semua orang yang bekerja mendapatkan imbalan yang sama besarnya Semua orang pada hakikatnya memiliki sifat dan rasa yang sama untuk memiliki dan menikmati produk kebutuhan Masing-masing orang harus menyesuaikan dan mengatur uangnya agar dapat dipergunakan seefektif dan seefisien mungkin Apakah persoalannya selesai sampai disini ? Tentu saja tidak. Orang yang memiliki banyak uang akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memuaskan kebutuhannya dengan berbagai kebutuhan hidup dari pada orang yang memiliki sedikit uang. Mereka cenderung untuk memenuhi kebutuhan pada tingkatan yang lebih tinggi. Mereka cenderung untuk mengembangkan investasi secara terus menerus. Orang yang memiliki sedikit uang dihadapkan pada bagaimana menggunakan uang yang sedikit itu agar dapat bertahan hidup. Disimpulkan bahwa : Inti permasalahan ekonomi yang dihadapi oleh manusia dalam rangka memenuhi kebutuhannya adalah : “sifat kebutuhan yang tidak terbatas, sedangkan alat pemuas kebutuhan bersifat terbatas” Disinilah letaknya peran Ilmu Ekonomi ! Kenapa demikian? Mari kita lihat : • Ilmu ekonomi memberikan pengertian dan dasar-dasar bagaimana memenuhi kebutuhan dengan sumber daya yang terbatas. • Ilmu ekonomi dikaji dari pengalaman sehari-hari kehidupan masyarakat, berbagai cara mereka memenuhi kebutuhannya sehari-hari. • Ilmu eknomi memberikan informasi, saran, dan teknik tetang : - bagaimana perilaku pemenuhan kebutuhan seseorang atau masyarakat dalam mengkonsumsi ataupun memproduksi suatu produk, - apa yang seharusnya dilakukan oleh seseoranag atau masyarakat dalam mengkonsumsi ataupun memproduksi dan bagaimana caranya.  Ilmu ekonomi memusatkan perhatian pada bagaimana perilaku manusia dalam rangka memenuhi kebutuhannya yang untuk mendapatkannya dibutuhkan pengorbanan. (dalam bentuk uang maupun bukan uang) * Ilmu ekonomi hanya menitikberatkan perhatian dan analisis pada barang barang yang berguna bagi manusia (langsung atau tidak langsung dan bersifat langka. • Kajian ilmu ekonomi menjadi sangat materiil, tidak memasukkan unsur etika, pandangan hidup, kaidah hukum dan lain-lain yang bersifat non ekonomi. Masalah-masalah Pokok Ekonomi : Barang apakah yang akan diproduksi dan berapa banyaknya - Hal ini berhubungan dengan skala prioritas pemenuhan kebutuhan masyarakat karena menghasilkan barang yang ternyata belum dibutuhkan akan mubazir dan menimbulkan kerugian besar bagi produsen . - Perlu pula diketahui berapa banyak jumlahnya. Hal ini berhubungan dengan besarnya daya serap dan daya beli masyarakat terhadap barang tersebut. - Meskipun barang tersebut dibutuhkan adalah jumlah yang banyak, tetapi daya beli masyarakat relatif rendah, produksi yang banyak juga akan mubazir dan merugikan produsen. 1. Masalah-masalah Pokok Ekonomi (sambungan) : 2. Bagaimana Cara Barang tersebut diproduksi - Cara yang paling umum adalah dengan cara tradisional, yaitu bercocok tanam atau berternak (pertanian) atau langsung mengambil dari alam yang telah tersedia, misalnya perikanan. - Selanjutnya, produsi barang beralih ke cara pengolahan (industri manufakture). Perlu pula diketahui berapa banyak jumlahnya. - Seiring dengan makin cepatnya dan banyaknya kebutuhan masyrakat, produsen dituntut untuk dapat menyediakan barang-barang kebutuhan tersebut dalam jumlah yang cukup sehingga efisiensi produksi sangat banyak diterapkan. Misalnya: - pertanian dengan cara cangkokan dan bibit unggul, - peternakan dengan cara kawin silang, - perikanan dengan cara pembibitan unggul (darat) dan menggunakan kapal penangkap ikan yang cangkih (laut) serta industri pengolahan yang menggunakan peralatan canggih. Masalah-masalah Pokok Ekonomi (sambungan) : 3. Untuk Siapa Barang tersebut diproduksi - Tingkat perekonomian masyarakat antar individu dalam kenyataannya tidaklah sama karena ada yang berkemampuan sangat tinggi, cukup, rendah dan sangat rendah - Untuk masing-masing status itu, produsen harus menyesuaikan produksinya (dalam hal ini produsen lebih dari satu). - Agar individu yang berstatus berkemampuan sangat tinggi tidak dengan seenaknya menguasai hasil produksi, produsen harus dapat mendistribusikan produknya sesuai dengan tingkat kemammpuan individu yang dimaksud. Sistem-sistem Perekonomian : 1. Sistem Ekonomi Tradisional - Sistem ekonomi tradisional, kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi dilakukan menurut kebiasaan yang diwariskan oleh nenek moyang. - Kegiatan ekonomi tidak ditentukan oleh apa yang dibutuhkan manuais di masa datang, tetapai berpedoman pada apa yang biasa dilakukan pada masa lalu. - Tujuan utamanya adalah untuk mempertahankan kebiasaan yang sudah berlangsung lama, dan kegiatan ekonomi hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok saja. Sistem-sistem Perekonomian : 2. Sistem pasar bebas atau liberalis atau kapitalis atau perekonomian pasar (Dipelopori oleh Adam Smith) - Sistem pasar bebas mensyaratkan tidak adanya campur tangan permerintah dalam perekonomian (kecuali untuk urusan hukum, keuangan, pertahanan dan hubungan luar negeri). - Masyarakat dibiarkan bebas untuk melakukan kegiatan ekonomi dan bisnisnya (menurut Adam Smith, hanya masyarakatlah yang paling tahu mengenai kebutuhannya). Sistem-sistem Perekonomian (sambungan) : 3. Sistem komando atau sistem ekonomi perencanaan atau kadang disebut sebagai sistem sosialis (Dipelopori oleh Karl Mark) - Pada sistem ini pemerintah campur tangan penuh dalam perekonomian masyarakatnya - Menurut anggapan Karl Max, apabila masyarakat (individu) dibiarkan secara bebas menjalankan kegiatan ekonominya, akan terjadi ketimpangan penguasaan sumber-sumber ekonomi dan penindasan ekonomi oleh masyarakat yang kaya terhadap masyarakat yang miskin. Sistem-sistem Perekonomian (sambungan) : 4. Sistem Campuran yaitu sistem perekonomian yang memadukan sistek liberalis dan sitem sosialis - Pada satu sisi, pemerintah memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk berusaha dalam memenuhi kebutuhannya - Disisi lain, pemerintah turut sampur tangan dalam perekonomian, tujuannya adalah untuk menghindari pengusasaan secara penuh dari segolongan masyarakat terhadap sumberdaya ekonomi Campur tangan pemerintah biasanya dalam bentuk : 1. Membuat peraturan atau undang-undang yang bertujuan untuk mengatur dan mengawasi kegiatan ekonomi masyarakat; 2. Mendirikan perusahaan-perusahaan yang kegiatannya hampir sama dengan kegiatan usaha swasta yang umumnya lebih berorientasi kepada keutamaan kepentingan masyarakat benyak; 3. Menetapkan kebijakan-kebijakan fiskal dan kebijakankebijakan moneter. Pola/Corak Kegiatan Perekonomian : 1. Pola/Corak perekonomian subsistem - Produksi yang dilakukan oleh masyarakat yang hanya diperuntukkan bagi konsumsi semata-mata. Semua produksi habis dikonsumsi. - Kegiatan perdagangan tidak berkembang, walaupun ada hanya dilakukan sebatas produksi untuk barter. - Dengan adanya sistem barter, terkadang pola ini disebut juga pola perekonomian barter Pola/Corak Kegiatan Perekonomian (sambungan) : 2. Pola/Corak perekonomian uang - Perokomian dalam pola ini sudah mengenal alat perantara bagi pertukaran barang-barang yang diproduksi (uang). - Uang adalah alat pertukaran yang sah yang diterima oleh masyarakat sebagai alat pembayaran (fungsi utama). - Uang yang sangat fleksibel sebagai alat pembayaran dan pertukaran menyebabkan perdagangan dan spesialisasi, produksi makin efisien karena setiap orang hanya akan memproduksi sesuai dengan kemampuan dan keahliannya masing-masing, sehingga hasilnya pun dapat lebih memuaskan pemakai - Seiring dengan perkembangannya, hingga saat ini ternyata uang pun telah menjadi komoditi yang diperdagangkan. - Perekonomian uang memberikan dampak yang sangat besar bagi perkembangan kegiatan perekonomian, khususnya bagi segala macam transaksi perdagangan. Pola/Corak Kegiatan Perekonomian (sambungan) : 3. Pola/Corak perekonomian kredit - Semakin banyak dan bervariasinya produk yang dihasilkan mengakibatkan kebutuhan masyarakat juga bertambah, sedangkan kemampuan untuk mendapatkannya pada saat yang sama dengan pemenuhan kebutuhan yang utama tidaknya ada. - Oleh karena itu, cara yang paling tepat adalah dengan menggunakan produk terebut dahulu, membanyarnya kemudian. - Inilah pola perekonomian yang saat ini mulai menggejala dan bahkan hampir merupakan salah satu syarat dalam perdagangan perniagaan. - Pelakunya tidak hanya masyarakat yang kurang mampu, tetapi juga dijalankan oleh masyarakat yang relatif sangat mampu.

Judul: Modul Pengantar Ilmu Ekonomi 1

Oleh: Rizki Saputra

Ikuti kami