Rangkuman Ekonomi Alvita

Oleh Alvita Raras

66,2 KB 6 tayangan 1 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Rangkuman Ekonomi Alvita

Ilmu ekonomi makro adalah teori yang melihat kegiatan ekonomi dengan memeperhatikan gambaran kegiatan ekonomi secara agregat dan menyeluruh. Faktor2 yang memengaruhi tingkat konsumsi : 1. pajak apabila pajak dinaikkan maka dispossable income akan menurun dan konsumsi akan berkurang, begitu juga sebaliknya 2. harga barang/jasa apabila harga barang/jasa naik maka konsumsi akan menurun, berlaku sebaliknya 3. perkiraan inflasi apabila diperkirakan di masa yang akan datang akan mengalami inflasi maka konsumsi saat ini akan mengalami peningkatan jenis inflasi : menurut sifat, inflasi rendah (<10 %/tahun) inflasi menengah (10 - 30% / tahun) inflasi berat (30% - 100% / tahun) hiperinflasi (>100% / tahun) menurut penyebab,  demand pull inflation terjadi akibat adanya permintaan total yang berlebihan dimana biasanya dipicu oleh membanjirnya likuiditas di pasar sehingga terjadi permintaan yang tinggi dan memicu perubahan tingkat harga  cost push terjadi akibta adanya kelangkaan produksi dan/atau termasuk adanya kelangkaan distribusi, walau permintaan secara umum tidak ada perubahan yang meningkat secara signifikan  imported inflation inflasi yang diakibatkan kenaikan harga barang import inflasi memiliki dampak positif dan negatif tergantung besra atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru akan memberikan pengaruh positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang lebih giat untuk bekerja, menabung dan investasi. Sebaliknya, jika inflasi terlalu tinggi (hiperinflasi), keadaan perekonomian menjadi kacau dan lesu. Orang tidak semangat bekerja, menabung, ataupun investasi karena harga meningkat dengan sangat cepat. Para penerima pendapatan tetap seperti PNS, maupun karyawan dan buruh juga akan kewalahan mengimbangi fluktuasi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu. Secara umum, inflasi dapat mengakibatkan berkurangnya invetasi di suatu negara, mendorong kenaikan suku bunga, mendorong penanaman modal yang bersifat spekulatif, kegagalam pelaksanaan pembangunan, ketidakstabilan ekonomi, defisit neraca pembayaran (yang mengakibatkan hutang negara semakin membengkak), dan merosotnya tingkat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat. PDB : nilai ekonomi yang dihasilkan oleh faktor produksi disuatu negara, baik yang dimiliki oleh warga negara maupun non warga negara pada suatu periode tertentu. PNB : nilai aktivitas ekonomi yang dihasilkan oleh faktor produksi milik warga negara baik di dalam dan diluar negeri dalam kurun waktu tertentu. Contoh : aktivitas ekonomi perusahaan asing di indonesia pada tahun 2012 adalah 5 triliun, dan perusahaan lokal hanya 3 triliun, sedangkan 2 triliun adalah pendapatan indonesia di luar negeri maka PDB Indonesia tahun 2012 adalah 8 triliun dan PNB adalah 5 triliun. PN : nilai kegiatan ekonomi yang dihasilkan oleh faktor produksi yang dimiliki oleh warga negara (PNB) dikurangi oleh pajak tidak langsung, penyusutan dan ditambah subsidi contoh : kreasi kalian menurut saya, PDB dan PNB sama pentingnya bagi suatu negara, PDB menggambarkan aktivitas dan geliat perkembangan perekonomian di dalam negara tersebut, sedangkan PNB melihat aktivitas perekonomian warga negara dimanapun mereka berada. Dalam menghitung PDB, ada 3 metode :  pendekatan produksi PDB adalah jumlah nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan oleh berbagai unit produksi dalam suatu negara dalam jangka waktu tertentu. Ada 9 sektor lapangan usaha, yaitu(baca sendiri)  pendekatan pendapatan PDB adalah nilai total balas jasa atas faktor produksi yang digunakan dalam proses produksi Q=f(L,K,U,E) Q=output L=labour K=kapital/modal U=uang  pendekatan konsumsi nilai PDB adalah nilai total pengeluaran dalam perekonomian dalam periode tertentu, ada beberapa jenis pengeluaran 1. konsumsi rumah tangga (C) 2. konsumsi pemerintah (G) 3. pembentukan modal tetap domestik bruto (investmen expenditur) (I) 4. expor net (X-M) PDB = C+G+I+(X-M) jenis uang.  M0: Total dari seluruh uang koin dan kertas yang beredar (yaitu, mata uang)  M1: M0 + jumlah dalam "checking" atau "demand deposit account"  M2: M1 + jenis simpanan akun lainnya, "money market account", dan sertifikat deposit (SD) accounts di bawah AS$100,000.  M3: M2 + seluruh SD lainnya, deposits eurodollars dan "repurchase agreement". kebijakan fiskal : kebijakan yang dibuat pemerintah untuk mengarahkan ekonomi suatu negara melalui pengeluaran dan pendapatan (berupa pajak) kebijakan moneter : kebijakan yang bertujuan untuk mengendalikan prekonomian makro ke kondisi yang diinginkan dengan mengatur jumlah uang yang beredar. jangan lupa belajar bikin siklus ekonomi makro, dan keseimbangan ekonomi 2, 3, 4 sektor untuk hitung2 belajar sendiri ya.... :)

Judul: Rangkuman Ekonomi Alvita

Oleh: Alvita Raras


Ikuti kami