Uas Teori Ekonomi Mikro

Oleh Nurka Jimin

361,4 KB 8 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Uas Teori Ekonomi Mikro

UAS TEORI EKONOMI MIKRO OLEH : NURKA AFLAHA N. A1A1 16 123 JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS HALU OLEO KENDARI 2017 UAS TEORI EKONOMI MIKRO 1. Jika kombinasi konsumsi Y dan X merupakan kombinasi yang memberikan kepuasan sama bagi konsumen sebagaimana tabel 1 berikutnya : Kombinasi Y X A 2 8 B 3 5,333333 C 4 4 D 5 3,2 E 6 2,666667 Besar pendapatan (anggaran) konsumen, harga barang Y (PY) dan harga barang X (PX) sebagaimana pada tabel 3 (lihat sesuai nomor stambuk Anda). a) Tentukanlah pada kombinasi mana posisi keseimbangan konsumen, yaitu kombinasi barang Y dan X yang terdapat pada tabel 1 yang dapat memberikan kepuasan maksimum. b) Jika harga barang X turun menjadi PX1, tentukanlah kombinasi barang Y dan X yang dapat memberikan kepuasan maksimum (dengan asumsi jumlah barang Y tidak berubah, sedangkan jumlah barang X berubah) c) Gambarkan kurvanya, dan beri penjelasan. Jawab Dik : Pendapatan = 60020 Px = 6100 Py = 8100 Px1 = 5800 Dit : a) Tentukanlah pada kombinasi mana posisi keseimbangan konsumen, yaitu kombinasi barang Y dan X yang terdapat pada tabel 1 yang dapat memberikan kepuasan maksimum. b) Jika harga barang X turun menjadi PX1, tentukanlah kombinasi barang Y dan X yang dapat memberikan kepuasan maksimum (dengan asumsi jumlah barang Y tidak berubah, sedangkan jumlah barang X berubah) c) Gambarkan kurvanya, dan beri penjelasan. Penyelesaian : Titik kordinat untuk garis anggaran dasar pada harga Y= 8100 dan X= 6100 adalah sebagai berikut : 0 Y= 3 X= a. Dengan pendapatan 60020 konsumen dapat mencapai kepuasan maksimum pada posisi kombinasi E = (X,Y) = (6,2,6) Titik kordinat untuk garis anggaran pada harga Y = Rp. 8.100 dan X1 = Rp. 5.800 adalah sebagai berikut, dimana harga X turun menjadi PX1 Y= X1= b. Titik kombinasi untuk X dan Y saat harga barang X turun menjadi PX 1, yaitu Rp. 5.800. dengan asumsi jumlah barang Y tidak berubah, sedangkan jumlah barang X berubah. PY = Rp. 8.100 (5) = Rp. 40.500 PX1= Rp. 5.800 (3,36551…) = Rp. 19.520 c. Kurva dan penjelasan Gambar kurva saat terjadi perubahan harga X ke harga X1 Penjelasannya : Kurva diatas termasuk kurva pengaruh perubahan harga barang inferior (non giffen) terhadap kepuasan konsumen. Bila harga barang X turun, maka permintaan terhadap barang X masih mengalami kenaikan dari 2,6 menjadi 3,36. Kepuasan konsumen akan bergeser dari U1 ke U2. Dimana jumlah barang Y tetap yaitu sebesar 5. Garis anggaran pada kurva juga bergeser dari 9,83 menjadi 10,34 karena adanya penurunan harga X. 2. Jika diketahui fungsi produksi sebagaimana tabel 3 (lihat sesuai nomor stambuk Anda) tentukanlah a. Jumlah tenaga kerja yang digunakan pada saat marginal product maximum, serta besarnya marginal product, average product dan total product. b. Jumlah tenaga kerja yang digunakan pada saat average product maximum, serta besarnya average product, marginal product dan total product. c. Jumlah tenaga kerja yang digunakan pada saat total product maximum, serta besarnya total product, marginal product dan average product. d. Gambarkan kurvanya, dan beri penjelasan. Jawab : Jika diketahui fungsi produksi Q= 9X2 - 0,8X3, maka dapat diperoleh persamaan : Marginal Product (MP) = 18X - 2,4X2 Marginal Product Maximum (MP’)= 18 - 4,8X Average Product (AP) = – = = 9X - 0,8X2 Average Product Maximum (AP’) = 9 – 1,6X a. Jumlah tenaga kerja pada MP maksimum adalah : MP’= 0 → 18 – 4,8X = 0 4,8X = 18 X = 3,75 Marginal Product (MP) = 18X – 2,4X2 = 18(3,75) – 2,4(3,75)2 = 67,5 – 33,75 = 33,75 Average Product (AP) = 9X – 0,8X2 = 9(3,75) – 0,8(3,75)2 = 33,75 – 11,25 = 22,5 Total Product (TP) atau Q = 9X2 – 0,8X3 = 9(3,75)2 – 0,8(3,75)3 = 9(14,0625) – 0,8(52,73438) = 126,5625 – 42.1875 = 84,3 b. Jumlah tenaga kerja pada AP maksimum adalah: AP’ = 0 → 9 – 1,6X = 0 1,6X = 9 X = 5,625 Average Product (AP) = 9X – 0,8X2 = 9(5,625) – 0,8(5,625)2 = 50,625 – 25,3125 = 25,3 Marginal Product (MP) = 18X – 2,4X2 = 18(5,625) – 2,4(5,625)2 = 101.25 – 75,9375 = 25,3 Total Product (TP) atau Q = 9X2 – 0,8X3 = 9(5,625)2 – 0,8(5,625)3 = 9(31,640) – 0,8(177,978) = 284,76 – 142,382 = 142,3 c. Jumlah tenaga kerja pada TP maksimum MP = 0 → 18X – 2,4X2 = 0 2,4X2= 18X = 7,5 X= Total Product (TP) atau Q = 9X2 – 0,8X3 = 9(7,5)2 – 0,8(7,5)3 = 9(56,25) – 0,8(421,875) = 506,25 – 337,5 = 168,7 Marginal Product (MP) = 18X – 2,4X2 = 18(7,5) – 2,4(7,5)2 = 135 – 135 =0 Average Product (AP) = 9X – 0,8X2 = 9(7,5) – 0,8(7,5)2 = 67,5 – 45 = 22,5 d. Kurva Penjelasan kurva : Berdasarkan grafik diatas diketahui bahwa MP maksimumnya 33,7. Pada tahap ini (tahap I) disebut sebagai tahap irasional, artinya bahwa jika produsen hanya berproduksi pada tahap tersebut, maka produsen disebut tidak rasional, karena masih ada ksempatan menambah produksi jika menambah penggunaan faktor produksi variabel. Oleh karena itu, produsen seharusnya beproduksi pada tahap yang rasional (tahap II), karena pertambahan faktor produksi variabel masih menambah produksi walaupun pertambahan produksi (Q) mulai menurun hingga MP mencapai 0 (nol), di mana jumlah produksi mencapai maksimum (TP maksimum = 168,7) pada penggunaan faktor produksi variabel sebanyak 7,5. Ketika melewati produksi maksimum, tetapi produsen masih menambah faktor produksi variabel dengan maksud meningkatkan produksi, justru yang terjadi pertambahan produksi (MP) sudah mencapai negatif dan jumlah produksi mulai menurun, sehingga pada tahap ini (tahap III) disebut tahap irasional. Pada tabel dan gambar tersebut tampak pula bahwa besarnya marginal produk (MP) akan sama dengan besarnya produksi rata-rata (AP) maksimum = 25,3 pada penggunaan faktor produksi variabel sebanyak 5,625. . 3. Jika diketahui, biaya tetap Rp.5, harga input X, harga output, dan fungsi produksi pada tabel 3. (a) Buatlah tabel sebagimana tabel 2 dan isilah tabel tersebut : KET X Q TR MR VC FC TC MC KEUNT UNGAN X pada 0 0 0 0 0 5 5 22,5 -5 1 8,2 8,2 8,2 8,2 5 13,2 22,5 -5 3,75 84,37 421,87 150,42 84.37 5 89,37 22,5 332,5 5,62 142,22 711,1 7,5 168,75 843,75 112,50 168,75 5 173,75 22,5 670 158,95 794,75 -49 196,25 22,5 598,5 MP maks X pada 154,66 126.45 5 131.45 22,5 579,65 AP maks X pada TP maks Tambahkan 8,5 X sejumlah 1 unit dari jumlah pada X TP maksimum 191,25 5 a) Gambarkan kurvanya dan penjelsannya 843,75 TIC 5 FC 0 1 3,75 5,62 7,5 8,5 TVP Penjelasan kurva : Pada kurva di atas menunjukkan bahwa pada tingkat produksi optimal menunjukkan garis singgung kurva TVP atau TR sejajar dengan kurva TIC atau TC, hal tersebut mengisyaratkan bahwa pada posisi tersebut slope TVP sama dengan slope TIC. Slope TVP = = Marginal Value Product (MVP) dari input (X) atau Marginal Revenue (MR). Slope TIC = = Marginal Input Cost (MIC) dari input X atau Marginal Cost (MC), jadi penggunaan input (X) akan optimum bila MVP = MIC atau MR=MC Pada kurva diatas total produksi maksimum berada pada titik (X,Y) = (7.5 , 843.75)

Judul: Uas Teori Ekonomi Mikro

Oleh: Nurka Jimin


Ikuti kami