Ilmu Pengetahuan Dan Iman Kristen

Oleh Reginaldy Fal

99 KB 8 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Ilmu Pengetahuan Dan Iman Kristen

Ilmu Pengetahuan dan Iman Kristen Kamus Besar Bahasa Indonesia menyatakan bahwa ilmu pengetahuan adalah pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode tertentu, yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala-gejala tertentu. Ilmu pengetahuan menurut Horton P. B. dan Chester L. H. (1993) merupakan upaya pencarian pengetahuan yang dapat diuji dan diandalkan, yang dilakukan secara sistematis menurut tahap-tahap yang teratur dan berdasarkan prinsipprinsip serta prosedur tertentu sedangkan tekonologi adalah penerapan penemuan-penemuan ilmiah untuk memecahkan masalah-masalah praktis. Di era globalisasi ini, Iptek menjadi faktor yang sangat mempengaruhi kehidupan. Iptek menjadi faktor penentu keberadaan dan kemajuan masyarakat. Saat ini Iptek terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan semakin terasa dampaknya bagi kehidupan kita. Hampir seluruh aspek kehidupan kita berkaitan erat dengan teknologi, kita jadi semakin dipermudah dan lebih menghemat waktu dalam segala hal. Dalam bidang ekonomi misalnya, dulu untuk menjual barang atau jasa kita harus mencari tempat untuk berjualan, harus mengeluarkan uang yang lebih banyak, dan belum bisa menjangkau orang di bagian tempat lainnya yang jauh, tapi sekarang barang atau jasa itu bisa kita jual melalui internet. Melalui internet tidak butuh tempat yang luas, lebih mudah dalam memasarkannya, lebih bisa menjangkau orang banyak dan lebih hemat waktu, konsumen pun tidak perlu berdesakdesakkan di pasar atau berjalan keliling mall. Hanya dengan mentransfer sejumlah uang, barang yang kita inginkan sudah bisa kita miliki. Tapi kita harus hati-hati dalam membeli barang melalui internet, karena tidak sedikit orang yang tertipu. Kadang barang tidak sesuai dengan gambar yang di promosikan, atau bahkan ketika kita sudah mentransfer uang, barang tidak sampai ke kita. Jadi ada hal positif dan negatifnya dalam kemajuan teknologi ini. Dalam aspek sosial budaya dan kehidupan sehari-hari teknologi juga memberikan dampak positif yang tidak sedikit, misalnya: • Informasi yang diperoleh dapat langsung dipublikasikan dan diterima oleh banyak orang dengan cepat melalui media-media yang ada, setiap orang jadi bisa saling bertukar informasi. • Memudahkan kita dalam belajar karena sudah banyak teknologi yang mendukung, misalnya dengan adanya proyektor, LCD, mikroskop, dan lainlain. • Hubungan sosial antar masyarakat bisa berlangsung di mana saja dan kapan saja walaupun berjauhan dan berada dalam zona waktu yang berbeda, tetapi dapat berinteraksi. • Sosialisasi kebijakan pemerintah dapat lebih cepat sampai ke masyarakat, dengan adanya pemberitaan di radio, televisi, dan internet, sehingga masyarakat dengan mudah dan cepat mengetahui peraturan dan kebijakan pemerintah yang sudah atau baru dikeluarkan. • Masyarakat dapat mempublikasikan kebudayaan yang dimiliki ke masyarakat luas untuk dipelajari dan dilestarikan, tidak hanya dalam satu negara, tetapi dapat juga antar negara. Selain dampak positif di atas, teknologi juga memiliki dampak negatif bagi manusia, misalnya: • Muncul kejahatan baru seperti penipuan, penculikan, pencurian nomor kartu kredit, pornografi, pengiriman virus dan spam, penyadapan saluran telepon dan masih banyak kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan fasilitas teknologi. Banyak perilaku menyimpang yang terjadi, khususnya pada remaja karena tidak bisa memilih mana yang harus diterima dan mana yang harus ditolak. • Tingkat kepercayaan kepada lingkungan sekitar menurun, karena lebih percaya dengan internet untuk mencari informasi dibandingkan bertanya langsung kepada orang yang mengetahuinya, ketergantungan kepada internet semakin meningkat. • Privasi bukan lagi menjadi sesuatu yang mahal, dengan adanya situs jejaring sosial memberikan penggunanya kebebasan untuk membuka diri dan melihat info serta privasi orang lain. Contohnya: facebook, twiter, dan lain-lain. • Budaya asli yang terkikis karena masuknya budaya asing. Masyarakat jauh lebih mengerti dan mempelajari tentang budaya luar dibandingkan dengan budaya asli yang kita miliki. • Terkadang membuat kita menjadi malas dan tidak kreatif. Karena kecanggihan teknologi, seseorang bisa dengan mudah menggandakan tugas teman atau mengunduhnya di internet. • Meningkatnya angka pengangguran karena teknologi dapat menggantikan manusia dalam segala bidang. Iptek diibaratkan seperti pisau, jika digunakan oleh cheff (pemasak profesional) pisau itu akan sangat bermanfaat, tapi jika digunakan oleh pembunuh pisau itu akan merugikan banyak orang. Artinya Iptek bisa membantu serta memudahkan kita dalam segala aktivitas, tapi juga bisa menjadi boomerang untuk kita jika kita tidak mampu memilih mana yang harus diterima, mana yang harus ditolak, mana yang benar dan mana yang salah. Kita harus bisa menanggulangi dan mencegah dampak negatif tersebut agar tidak terjadi. Iptek dan Alkitab tidaklah saling bertentangan, justru kehadiran kemajuan Iptek membantu orang percaya untuk lebih percaya pada kesaksian tertulis dalam Alkitab yang terjadi di masa lalu. Penggunaan Iptek sudah ada sejak zaman dahulu, sejak manusia diciptakan sudah ada Iptek. Ilmu pengetahuan berasal dari Tuhan yaitu Firman Allah dan teknologi juga berasal dari Tuhan yang dikembangkan oleh manusia. Dengan lain kata, Iptek berasal dari Tuhan. Pengaruh kekristenan yang mendorong lahirnya Iptek merupakan cermin sikap kristiani yang bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan Allah kepada manusia sebagaiamana tertulis dalam kitab Kejadian 1:28: “Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak: penuhilah bumi dan taklukanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” Dari Kejadian 1:28 yang mendasari lahirnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Mandat Allah yang pertama kepada manusia untuk beranakcucu dan bertambah banyak di bumi, dan berkuasa atas ikan-ikan, burung-burung, dan segala binatang. Dari ayat tersebut yang melahirkan di pikiran manusia bagaimana mereka dapat menguasai bumi sesuai dengan kehendak Allah. Berikut ini perwujudan Iptek dalam sejarah manusia di Alkitab: 3. Dalam sejarah air bah, Allah memerintahkan Nuh membuat kapal untuk menyelamatkan ia dan keluarganya dari kebinasaan akibat air bah. Dimensi ruang, cara pembuatan, kapal atau pun bahan telah ditentukan oleh Allah (Kejadian 6:14-15). 4. Ketika Musa diperintahkan untuk membuat Kemah Suci (Keluaran 25:9), Allah sendiri telah menjadi arsitek yang merencanakan ruang-ruang, dimensi dan bahan untuk kemah suci tersebut (Keluaran 25:1-27:21). Kemudian kemuliaan Allah memenuhi Kemah Suci tersebut (Keluaran 40:35). 5. Tentang Bait Suci dan istana yang dibangun oleh Salomo (1 Raja-raja 7-8). Iptek bukanlah tujuan tetapi alat, manusia tidaklah boleh dikuasai oleh Iptek, tetapi manusia harus menguasainya agar tujuan Iptek dapat tercapai sesuai yang dikehendaki Tuhan, yaitu sebagai pengabdi kepada Tuhan dan sesama manusia (1 Korintus 6:12). Pengaruh positif ilmu pengetahuan misalnya : 1. Memberi kemudahan 2. Meningkatkan kualitas 3. Menuntun perkemangbangan SDA 4. Menambah wawasan Pengaruh negatif ilmu pengetahuan misalnya : 1. Menjauhkan manusia dari tuhannya 2. Dehumanisasi 3. Mempengaruhi pola pikir manusia 4. Gaya hidup instan Allah menghendaki kita agar terus mengembangkan diri, menambah ilmu , sehingga kita tidak perlu menjauhi diri dari ilmu pengetahuan dan teknologi. Memang banyak orang yang mengembangkan ilmu teknologi untuk kepentingan tertentu seperti terorisme. Tetapi sejarah membuktikan bahwa kemaajuan teknologi menolong orang percaya kepada kesaksian Alkitab. Jadi pada akhirnya pemanfaatan ilmu pengetahuan haruslah sesuai dengan iman kristen agar kita bisa terhindar dari hal hal yang buruk yang bertentangan dengan Tuhan. Selain itu saat ini kita bebas menggunakan ilmu pengetahuan seperti dulu dimana gereja memagang kuasa dalam ilmu pengetahuan. Untuk saat ini kita hanya perlu memanfaatkannya dengan baik.

Judul: Ilmu Pengetahuan Dan Iman Kristen

Oleh: Reginaldy Fal


Ikuti kami