Laporan Praktikum Dasar Ilmu Tanah

Oleh Vini Jayanti

142,6 KB 4 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Laporan Praktikum Dasar Ilmu Tanah

TUGAS SISTEM EKONOMI INDONESIA Mata Kuliah : Sistem Ekonomi Indonesia Dosen : Marzuki, S.E., M.M Dikerjakan Oleh : Nama : Ahmad Sodikin NPM : 13021097 Jurusan : Ilmu Pemerintahan FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNUVERSITAS MUHAMMADIYAH LAMPUNG TAHUN 2013-2014 SOAL TUGAS ! 1. Ada empat dasar yang menjadi dasar ekonomi kapitalis a) Sebutkan dan jelaskan 4 dasar yang menjadi sistem ekonomi kapitalis tersebut ! b) Apakah ke-emapat pemikiran tersebut sesuai dengan sistem ekonomi indonesia ? 2. Jelaskan dampak positif dan negatif globalisasi bagi politik, ekonomi dan sosial budaya. 3. Sebutkan dan jelaskan sistem ekonomi apa saja yang di muat dalam buku “membangun sistem ekonomi” bab 1, JAWABAN 1. Ada empat dasar yang menjadi dasar ekonomi kapitalis a) Sebutkan dan jelaskan 4 dasar yang menjadi sistem ekonomi kapitalis tersebut ! b) Apakah ke-emapat pemikiran tersebut sesuai dengan sistem ekonomi indonesia ? JAWAB! a. Empat dasar sistem ekonomi kapitalis 1. Liberalisme Sistem ekonomi liberal adalah suatu filosofi perekonomian kebebasan individu.Teori itu juga bersifat membebaskan individu untuk bertindak sesuka hati sesuai kepentingan dirinya sendiri dan membiarkan semua individu untuk melakukan pekerjaan tanpa pembatasan yang nantinya dituntut untuk menghasilkan suatu hasil yang terbaik, yang cateris paribus, atau dengan kata lain, menyajikan suatu benda dengan batas minimum dapat diminati dan disukai oleh masyarakat (konsumen). Cirinya adalah:  Semua sumber produksi adalah milik masyarakat individu.  Masyarakat diberi kebebasan dalam memiliki sumber-sumber produksi.  Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi.  Masyarakat terbagi menjadi dua golongan, yaitu golongan pemilik sumber daya produksi dan masyarakat pekerja (buruh).  Timbul persaingan dalam masyarakat, terutama dalam mencari keuntungan.  Kegiatan selalu mempertimbangkan keadaan pasar.  Pasar merupakan dasar setiap tindakan ekonomi.  Biasanya barang-barang produksi yang dihasilkan bermutu tinggi. 2. Materialisme Materialisme adalah pandangan hidup yang mencari dasar segala sesuatu yang termasuk kehidupan manusia di dalam alam kebendaan semata-mata, dengan mengesampingkan segala sesuatu yang mengatasi alam. Sementara itu, orang-orang yang hidupnya berorientasi kepada materi disebut sebagai materialis. Orang-orang ini adalah para pengusung paham (ajaran) atau materialisme atau juga orang yang mementingkan kebendaan semata (harta, uang, dan sebagainya).Materialisme sebagai paham dalam filsafat yang menyatakan bahwa hal yang dapat dikatakan benar-benar ada adalah materi. Pada dasarnya semua hal terdiri atas materi dan semua fenomena adalah hasil interaksi material. 3. Rasionalisme Rasionalisme adalah paham yang menganggap sesuatu itu dianggap benar jika sesuai dengan akal pikiran. Tempat kelahiran rasionalisme adalah Prancis (Renne Descartes 1596-1650). Ia adalah seorang filosof,ilmuwan dan matematikus Prancis yang tersohor. Sebenarnya, rasionalisme merupakan kelanjutan dari perlawanan terhadap ajaran-ajaran yang bersifat dogamatis dan taradisi yang mulai tampak pada abad ke-15 dan abad ke-16. 4. Humanisme Humanisme berasal dari latin, humanis; manusia, dan isme berarti paham atau aliran, pengertian humanisme adalah pandangan yang menekankan martabat manusia dan kemampuannya atau menekankan harkat, peran, tanggungjawab manusia. b. apakah ke empat pemikiran itu bersesuaian dengan sistem ekonomi di Indonesia….. jawaban; Menurut saya, sistem ekonomi yang ada di indonesia adalah sistim ekonomi pancasila yang mempunyai aturan atau kaidah dengan mempertimbangkan (1) etika, (2) kemanusiaan, (3) nasionalisme, (4) kerakyatan/demokrasi, dan (5) keadilan social, harus di pertimbangkan dalam model ekonomi yang disusun. Sistim ekonomi ini sangat bagus diterapkan di Indonesia walaupun dalam prakteknya masih campur aduk dengan sistem ekonomi kapitalisme dan sosialiusme, Dari ke empat dasar sistem kapitalisme yaitu liberalisme,materialisme,rasionalisme,dan humanism tidak berkesesuaian karena Sistem Ekonomi Pancasila berisi aturan main kehidupan ekonomi yang mengacu pada ideologi bangsa Indonesia, yaitu Pancasila. Dalam sitem Ekonomi Pancasila, pemerintah dan masyarakat memihak pada (kepentingan) ekonomi rakyat sehingga terwujud kemeralatan sosial dalam kemakmuran dan kesejahteraan. Inilah sistem ekonomi kerakyatan yang demokratais yang melibatkan semua orang dalam proses produksi dan hasilnya dinikmati oleh semua warga orang dalam proses produksi dan hasilnya dinikmati oleh semua warga masyarakat dan Ekonomi Pancasila sebagai sistem ekonomi bukanbukan, bukan kapitalisme juga sosialime, menawarkan garapan berupa sistem perekonomian alternative yang bersifat komprehensif integral bagi jutaan masyarakat Indonesia demi mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana termaksud dalam alinea IV Pembukaan UUD 1945. 2. Jelaskan dampak positif dan negatif globalisasi bagi politik, ekonomi, dan sosial budaya.? JAWABAN ! A. Dampak Globalisasi dalam bidang sosial budaya Keadaaan keseimbangan dalam masyarakat merupakan keadaan yang diidam-idamkan oleh setiap masyarakat. Dalam keadaan yang demikian, individu-individu secara psikologis merasakan adanya suatu ketentraman, sebab tidak ada pertentangan-pertentangan dalam norma-norma dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. Setiap kali terjadi gangguan keseimbangan, masyarakat dapat menolak unsur-unsur yang akan membawa perubahan. Penolakan ini disebabkan masyarakat takut terjadi goyahnya keseimbangan sistem yang berarti dapat muncul ketidaktentraman.  Dampak positif globalisasi bidang sosial budaya : 1) Turut serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial internasional, misalnya lewat organisasi PBH dan Palang Merah Internasional 2) Menjunjung tinggi pelaksanaan HAM 3) Mengadakan pertukaran pelajar antar Negara 4) Meningkatkan pembelajaran mengenai tata nilai sosial budaya, cara hidup, pola pikir yang baik, maupun ilmu pengetahuan dan teknologi dari bangsa lain yang telah maju. 5) Adanya rasa solidaritas sosial yang tiggi antarbangsa di berbagai negara . 6) Terjadinya kontak budaya melalui media massa yang dapat memberikan informasi tentang keberadaan nilai-nilai budaya lain. 7) Terdapat banyak bentuk-bentuk seni yang masih berpolakan masa lalu yang dimodifikasi dengan kesenian modern untuk dijadikan komoditi yang dapat dikonsumsi masyarakat modern. 8) Menumbuhkan sikap kosmopolitan dan toleran 9) Memacu untuk meningkatkan kualitas diri  Dampak negatif globalisasi bidang sosial budaya : 1) Semakin mudahnya nilai-nilai barat masuk ke Indonesia baik melalui internet, media televisi, maupun media cetak yang banyak ditiru oleh masyarakat. 2) Semaikin memudarnya apresiasi terhadap nilai-nilai budaya lokal yang melahirkan gaya hidup berikut ini.  Individualisme : mengutamakan kepentingan diri sendiri  Pragmatisme : melakukan suatu kegiatan yang menguntungkan saja  Hedonisme : Paham yang mengutamakan kepentingan keduniawian semata  Primitif : sesuatu yang sebelumnya dianggap tabu, kemudian dianggap sebagai sesuatu yang biasa/ wajar  Konsumerisme : pola konsumsi yang sudah melebihi batas 3) Semakin lunturnya semangat gotong-royong, solidaritas, kepedulian, dan kesetiakawanan sosial sehingga dalam keadaan tertentu/ darurat, misalnya sakit,kecelakaan, atau musibah hanya ditangani oleh segelintir orang B. Dampak Globalisasi dalam bidang Politik Negara tidak lagi dianggap sebagai pemegang kunci dalam proses pembangunan. Para pengambil kebijakan publik di negara sedang berkembang mengambil jalan pembangunan untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi. Timbulnya gelombang demokratisasi ( dambaan akan kebebasan ).  Dampak positif Globalisasi : 1. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan 2. Mudah melakukan komunikasi 3. Cepat dalam bepergian ( mobili-tas tinggi ) 4. Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan toleran 5. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri 6. Mudah memenuhi kebutuhan  Dampak negatif Globalisasi: 1. Informasi yang tidak tersaring 2. Perilaku konsumtif 3. Membuat sikap menutup diri, berpikir sempit 4. Pemborosan pengeluaran dan meniru perilaku yang buruk 5. Mudah terpengaruh oleh hal yang berbau barat Munculnya globalisasi tentunya membawa dampak bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Dampak globalisasi tersebut meliputi dampak positif dan dampak negatif di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain- lain akan berdampak kepada nilai- nilai nasionalisme terhadap bangsa. C. Dampak globalisasi dalam bidang ekonomi  Dampak Positif : 1) Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi 2) Terjadinya industrialisasi 3) Produktifitas dunia industri semakin meningkat 4) Liberalisasi perdagangan barang, jasa layanan, dan komodit lain memberi peluang kepada Indonesia untuk ikut bersaing mereput pasar perdagangan luar negeri, terutama hasil pertanian, hasil laut, tekstil, dan bahan tambang. 5) Di bidang jasa kita mempunyai peluang menarik wisatawan mancanegara untuk menikmati keindahan alam dan budaya tradisional yang beraneka ragam. 6) Tenaga kerja lokal banyak yang terserap sehingga akan meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat. 7) Makin terbukanya pasar Internasional bagi hasil produksi dalam negeri. 8) Dapat meningkatkan kesempatan kerja dan devisa Negara 9) Mendorong kita untuk meningkatkan kualitas produk yang tinggi. 10) Mendorong para pengusaha untuk meningkatkan efisiensi dan menghilangkan biaya tinggi. 11) Adanya kecenderungan perusahaan asing memindahkan operasi produksi perusahaannya ke negara-negara berkembang dengan pertimbangan keuntungan geografis (melimpahnya bahan baku, areal yang luas, dan tenaga kerja yang masih murah) meskipun masih sangat terbatas dan rentan terhadap perubahan-perubahan kondisi sosial-politik dalam negeri ataupun perubahan-perubahan global, Indonesia memiliki peluang untuk dipilih menjadi tempat baru bagi perusahaan tersebut. 12) Produksi global dapat ditingkatkan 13) Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu Negara 14) Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri 15) Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik 16) Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi  Dampak Negatif : 1) Arus masuk perdagangan luar negeri menyebakan defisit perdagangan nasional. 2) Maraknya penyelundupan barang ke Indonesia. 3) Masuknya wisatawan ke Indonesia melunturkan nilai luhur bangsa. 4) Perusahaan nasional tidak mampu bersaing dengan perusahaa perusahaan multinasional yang mempunyai banyak keunggulan. 5) Terjadi kerusakan lingkungan dan polusi limbah industri. 6) Dengan adanya makanan impor maka sebagian besar generasi muda kita lebih merasa bergengsi dapat menikmati makanan bermerek internasional tersebut , sehingga tidak mengenal lagi makanan – makanan tradisional. 7) Suatu perusahaan asing memindahkan usahanya keluar negeri mengakibatkan PHK tenaga kerja dalam negeri. 8) Menghambat pertumbuhan sektor industry 9) Memperburuk neraca pembayaran 10) Sektor keuangan semakin tidak stabil 11) Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjan 12) Terhapusnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena produk luar negeri yang beredar di Indonesia.

Judul: Laporan Praktikum Dasar Ilmu Tanah

Oleh: Vini Jayanti

Ikuti kami