Pertemuan 2 (ayat Ekonomi

Oleh Desi Humairoh

41,3 KB 6 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Pertemuan 2 (ayat Ekonomi

Pertemuan 2 (Ayat Ekonomi) Prodi : Ilmu Qur’an Tafsir Nama : Desi Humairoh NIM : 2010200025 A.PENGERTIAN STUDI ISLAM Secara etimologi studi Islam adalah kajian tentang hal-hal yang berkaitan dengan keislaman. Secara terminology yaitu memahami dengan menganalisis secara mendalam hal-hal yang berkaitan dengan agama Islam, pokok-pokok ajaran Islam, sejarah Islam, maupun realitas pelaksanaannya dalam kehidupan. Penelitian agama yang dimaksud yaitu meneliti manusia yang menghayati, meyakini dan memperoleh pengaruh dari agama.Dengan Bahasa ilmiyah, mengkaji Islam secara scientific.Scientific sendiri yaitu bagaimana agama itu ada dalam kebudayaan dan sistem social dengan berdasarkan pada fakta. B.TUJUAN STUDI ISLAM Dikalangan umat Islam, studi islam bertujuan untuk mendalami dan memahami serta membahas ajaran-ajaran Islam agar dapat melaksanakan dan mengamalkannya dengan benar. Di luar Umat Islam,bertujuan untuk mempelajari seluk-beluk agama dan praktik keagamaan, yang sematamata sebagai ilmu pengetahuan. Menurut Muhaimin dalam bukunya, Dimensi-Dimensi Studi Islam mengemukakan bahwa arah dan tujuan dari studi Islam, sebagai berikut : 1. Mempelajari secara mendalam apa hakikat agama Islam itu, dan bagaimana keterkaitan dengan agama-agama lain dalam kehidupan. Agama-agama yang pada mulanya tumbuh dan berkembang berdasarkan pengalaman dan penggunaan akal manusia, diarahkan oleh Islam menjadi agama yang benar.Kemudian, Allah mengutus Nabi untuk menyampaikan ajaran Islam, guna meluruskan dan menyempurnakan perkembangan akal dan budi daya manusia serta agama mereka menjadi agama tauhid.Yang bertujuan untuk mewujudkan suatu kehidupan budaya dan peradaban yang islami. 2. Untuk mempelajari secara mendalam pokok-pokok isi ajaran agama Islam yang asli, dan bagaimana penjabaran dan operasionalisasinya dalam pertumbuhan dan perkembangan budaya dengan peradaban Islam sepanjang sejarahnya. Studi ini berasumsi bahwa agama Islam adalah agama fitrah sehingga pokok-pokok isi ajaran agama Islam tentunya sesuai dengan fitrah manusia. Dari fitrah inilah, manusia mampu mengatur dan menyusun suatu system kehidupan dan lingkungan masyarakat. 3. Untuk mempelajari secara mendalam sumber dasar ajaran agama Islam yang tetap abadi dan dinamis, dan bagaimana aktualisasinya sepanjang sejarahnya. Studi ini berasumsi bahwa agama Islam sebagai agama samawi terakhir membawa ajaran-ajaran yang bersifat final dan mampu memecahkan masalah-masalah kehidupan manusia, menjawab tantangan dan tuntutannya sepanjang zaman. 4. Untuk mempelajari secara mendalam prinsip-prinsip dan nilai-nilai dasar ajaran agama Islam, dan bagaimana realisasinya dalam membimbing dan mengarahkan serta mengontrol perkembangan budaya dan peradaban manusia pada zaman modern ini. Agama Islam yang diyakini mempunyai misi sebagai agama rahmatan lil alamin yang tentunya mempunyai nilai-nilai dan prinsip-prinsip dasar yang bersifat universal. C. URGENSI STUDI ISLAM 1. Umat Islam saat ini berada dalam kondisi problematik.Dalam kondisi demikian, umat Islam dituntut untuk melakukan gerakan pemikiran yang diharapkan dapat menghasilkan konsep pemikiran yang cemerlang dan operasional untuk mengantisipasi perkembangan dan kemajuan tersebut. 2. Umat manusia dan peradabannya berada dalam suasana problematis.Dalam suasana semacam ini, umat manusia membutuhkan aturan, nilai dan norma serta pedoman dan pegangan hidup yang universal dan diakui atau diterima oleh bangsa.Untuk mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan hidup umat manusia di dunia. D. ASPEK SASARAN STUDI ISLAM 1. Aspek Sasaran Keagamaan Sasaran studi Islam diarahkan pada pemahaman terhadap sumber-sumber ajaran Islam, pokok-pokok ajaran Islam, sejarah Islam dan pengaplikasannya dalam kehidupan. 2. Aspek Sasaran Keilmuwan Ilmu pengetahuan beranjak dan terikat pada pemikiran rasional. Oleh karena itu kajian keislaman yang bernuasa ilmiah meliputi aspek kepercayaan normatif dogmatik yang bersumber dari wahyu dan aspek perilaku manusia yang lahir dari dorongan kepercayaan.

Judul: Pertemuan 2 (ayat Ekonomi

Oleh: Desi Humairoh


Ikuti kami