Filsafat Ekonomi Islam

Oleh Yudistia Teguh Af. S.e.sy., M.e

232,8 KB 6 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Filsafat Ekonomi Islam

Filsafat Ekonomi Islam Yudistia Teguh Ali Fikri., S.E.Sy., M.E Apa itu Filsafat • Aristoteles Filsafat adalah ilmu (pengetahuan) yang meliputi kebenaran yang berisi ilmu metafisika, retorika, logika, etika, ekonomi, politik dan estetika (filsafat keindahan). • Al Farabi Filsafat adalah ilmu (pengetahuan) tentang sifat bagaimana sifat sesungguhnya dari kebenaran. Filsafat Ekonomi Islam Tuhan Manusia Alam • Kunci filsafat ekonomi Islam terletak pada manusia denganTuhan, alam dan manusia lainnya. Dimensi filsafat ekonomi Islam inilah yang membedakan ekonomi Islam dengan sistem ekonomi lainnya kapitalisme dansosialisme. Tauhid • Tauhid merupakan fondasi utama seluruh ajaran Islam. Dengan demikianTauhid menjadi dasar seluruh konsep dan aktivitas umat Islam, baik di bidang ekonomi, politik, sosial maupun budaya. bahwa tauhid merupakan filsafat fundamental dari ekonomi Islam. Maslahah • maslahah diartikan sebagai kebaikan (kesejahtraan) dunia danakhirat. Para ahli ushul fiqh mendefinisikannya sebagai segala s esuatu yang mengandung manfaat, kegunaan, kebaikan dan menghindarkan mudharat,kerusakan dan mafsadah. (jalb al-naf‟y wa daf‟ al-dharar). Imam Al-Ghazalimenyimpukan, maslahah adalah upaya mewujudkan dan memelihara limakebutuhan dasar, yakni agama, jiwa, akal, keturunan dan harta Adil • Prinsip adil merupakan pilar penting dalam ekonomi Islam. Penegakkankeadilan telah ditekankan oleh Al quran sebagai misi utama para Nabi yangdiutus Allah. Penegakan keadilan ini termasuk keadilan ekonomi dan penghapusan kesenjangan pendapatan. Allah yang menurunk an Islam sebagaisistem kehidupan bagi seluruh umat manusia, menekankan pentingnya adanyakeadilan dalam setiap sektor, baik ekonomi, politik maupun sosial. Khilafah • Manusia telah diberkahidengan semua kelengkapan akal, spiritual, dan material yang memungkinkannyauntuk mengemban misinya dengan efektif. Fungsi kekhalifahan manusia adalahuttuk mengelola alam dan memakmurkan bumi sesuai dengan ketentuan dansyariah Allah Persaudaraan (Ukhuwah) • Al-Quran mengajarkan persaudaraan (ukhuwah) sesama manusia, termasukdan terutama ukhuwah dalam perekonomian. Al-Quran mengatakan, ”Haimanusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari laki-laki dan perempuan danmenjadikan kamu berbangsabangsa dan bersuku-suku supaya kamu salingmengenal”. (QS.49:13). ” Kerja dan Produktifitas • Dalam Islam bekerja dinilai sebagai suatu kebaikan, dan sebaliknyakemalasan dinilai sebagai keburukan. Dalam kepustakaan Islam, cukup banyak buku-buku yang menjelaskan secara rinci tentang etos kerja dalam Islam. Kepemilikan • Allah adalah pemilik mutlak (absolut),sedangkan manusia memegang hak milik relatif, artinya manusia hanyalah sebagai penerima titipan, trustee (pemegang amanat) yang harus mempertanggung jawabkannya kepada Allah. Jadi, menurut ekonomi Islam, penguasaan manusia terhadap sumberdaya, faktor produksi atau ass etproduktifhanyalah bersifat titipan dari Allah. Pemilikan manusia atas harta secara absolut bertentangan dengan tauhid , karena pemilikan sebenar hanya ada pada Allahsemata. Kebebasan dan Tanggung Jawab • Pengertian kebebasan dalam perspektif pertama berarti bahwa manusia bebasmenentukan pilihan antara yang baik dan yang buruk dalam mengelolasumberdaya alam. Kebebasan untuk menentukan pilihan itu melekat pada dirimanusia, karena manusia telah dianugerahi akal untuk memikirkan mana yang baik dan yang buruk, mana yang maslahah danmafsadah (mana yang manfaat danmudharat). Jaminan Sosial • Secara hukum dan moral negara bertanggung jawab untuk mencukupikebutuhan pokok masyarakat. Negara pada dasarnya bertanggung jawab secaratidak langsung terhadap masyarakatnya dan kewajibannya adalah meringankandan menghapus penderitaan rakyatnya. Nubuwwah • Prinsip nubuwwah mengajarkan bahwa Rasul merupakan personifikasikehi dupan yang yang baik dan benar. Untuk itu Allah mengutus Nabi Muhammad Saw sebagai Rasul terakhir yang bertugas untuk memberikan bimbingan dan sekaligus sebagai teladan kehidupan

Judul: Filsafat Ekonomi Islam

Oleh: Yudistia Teguh Af. S.e.sy., M.e


Ikuti kami