Makala Pengantar Geofisika " Mengenal Selayang Pandang Ilmu Geofisika Dan Tujuan Ilmu Geofisika "

Oleh Maulida Ilyas

286,5 KB 6 tayangan 1 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Makala Pengantar Geofisika " Mengenal Selayang Pandang Ilmu Geofisika Dan Tujuan Ilmu Geofisika "

Makala Pengantar Geofisika “Mengenal Selayang Pandang Ilmu Geofisika dan Tujuan Ilmu Geofisika” Di Susun Oleh : Maulida Ilyas 60400115001 Riska 60400115005 Kurniawan 60400115007 Sitti Bahra Kasim RL 60400113051 Nur Azmi Anugrah 60400114057 JURUSAN FISIKA FAKULTAS SAIN DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR 2017 PEMBAHASAN A. Pengertian Geofisika Geofisika berasal dari kata geo, yang artinya bumi, dan fisika yang memiliki makna ilmu yang mempelajari tentang alam. Dari akar keilmuannya sendiri, geo berasal dari kata geologi jadi Geofisika adalah bagian dari ilmu bumi dengan menggunakan kaidah atau prinsip-prinsip fisika. Di dalamnya termasuk juga meteorologi, elektrisitas atmosferis dan fisika ionosfer. Penelitian geofisika untuk mengetahui kondisi di bawah permukaan bumi melibatkan pengukuran di atas permukaan bumi dari parameterparameter fisika yang dimiliki oleh batuan di dalam bumi. Dari pengukuran ini dapat ditafsirkan bagaimana sifat-sifat dan kondisi di bawah permukaan bumi baik itu secara vertikal maupun horisontal. Dalam skala yang berbeda, metode geofisika dapat diterapkan secara global yaitu untuk menentukan struktur bumi, secara lokal yaitu untuk eksplorasi mineral dan pertambangan termasuk minyak bumi dan dalam skala kecil yaitu untuk aplikasi geoteknik (penentuan pondasi bangunan dll). Di Indonesia, ilmu ini dipelajari hampir di semua perguruan tinggi negeri yang ada. Biasaya geofisika masuk ke dalam fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), karena memerlukan dasar-dasar ilmu fisika yang kuat, atau ada juga yang memasukkannya ke dalam bagian dari Geologi. Saat ini, baik geofisika maupun geologi hampir menjadi suatu kesatuan yang tak terpisahkan Ilmu bumi. Bidang kajian ilmu geofisika meliputi meteorologi (udara), geofisika bumi padat dan oseanografi(laut). Beberapa contoh kajian dari geofisika bumi padat misalnya seismologi yang mempelajari gempabumi, ilmu tentang gunungapi (Gunung Berapi) atau volcanology, geodinamika yang mempelajari dinamika pergerakan lempenglempeng di bumi, dan eksplorasi seismik yang digunakan dalam pencarian hidrokarbon. Secara umum, metode geofisika dibagi menjadi dua kategori yaitu metode pasif dan aktif. Metode pasif dilakukan dengan mengukur medan alami yang dipancarkan oleh bumi. Metode aktif dilakukan dengan membuat medan gangguan kemudian mengukur respons yang dilakukan oleh bumi. Medan alami yang dimaksud disini misalnya radiasi gelombang gempa bumi, medan gravitasi bumi, medan magnetik bumi, medan listrik dan elektromagnetik bumi serta radiasi radioaktivitas bumi. Medan buatan dapat berupa ledakan dinamit, pemberian arus listrik ke dalam tanah, pengiriman sinyal radar dan lain sebagainya. Secara praktis, metode yang umum digunakan di dalam geofisika tampak seperti tabel di bawah ini: Metode Parameter yang diukur Sifat-sifat fisika yang terlibat Seismik Waktu tiba gelombang seismik Densitas dan modulus pantul atau bias, amplitudo dan elastisitas yang menentukan frekuensi gelombang seismik kecepatan rambat gelombang seismic Gravitasi Variasi harga percepatan Densitas gravitasi bumi pada posisi yang berbeda Magnetik Variasi harga intensitas medan Suseptibilitas atau remanen magnetik pada posisi yang magnetic berbeda Resistivitas Harga resistansi dari bumi Konduktivitas listrik Polarisasi Tegangan polarisasi atau Kapasitansi listrik terinduksi resistivitas batuan sebagai fungsi dari frekuensi Potensial diri Potensial listrik Konduktivitas listrik Elektromagnetik Respon terhadap radiasi Konduktivitas atau elektromagnetik Induktansi listrik Waktu tiba perambatan Konstanta dielektrik Radar gelombang radar B. Cakupan Geofisika Geofisika merupakan slah satu ilmu yang masih memiliki cabang di dalamnya. Beberapa cabang dari ilmu geofisika dapat kita lihat pada diagram II.1. GEOFISIKA Bumi Padat (Sold Earth) Geomagnetik Gravitasi Seismologi Vulkanologi Fisika Tektinik Geokosmolo gi Bumi Cair(Floud Earth) Mateorologi Hidrologi Oseonografi Geohidrologi Geofisika Teknik Geoteknik Seismologi teknik Diagram 2.1 : Cabang Ilmu Geofisika 1. Bumi Padat (Sold Earth) 1.1 Geomagnetik Ilmu cabang geofisika yang mempelajari karakteristik medan magnet bumi. 1.2 Gravitasi Adalah salah satu metode dalam ilmu geofisika yaitu mengukur medan gaya berat di permukaan bumi, banyak dipengaruhi oleh perbedaan density (rapat masa) batuan penyusun bumi. 1.3 Seismologi Seismologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu seismos yang berarti getaran atau goncangan dan logos yang berarti ilmu pengetahuan. Orang Yunani menyebut gempabumi dengan kata-kata seismos tes ges yang berarti bumi bergoncang atau bergetar. Dengan demikian, seismoogi dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari gempabumi. Selain itu pengertian dari seismologi adalah ilmu yang mempelajari gempabumi dan getaran tanah lainnya. 1.4 Vulkanologi Vulcanologi berasal dari bahasa latin yang terdiri dari dua kata, yaitu vulcano (gunung api) dan logos yang artinya ilmu. Jadi, pengertian dari vulcanology adalah salah satu cabang ilmu bumi yang mempelajari gunung api atau gunung yang dibentuk oleh akumulasi material-material bahan erupsi dan atau lelehan yang keluar dari dalam bumi melalui suatu pipa (‘vent’). 1.5 Fisika Tektonik penggunaan ilmu fisika untuk mempelajari proses tektonik. 1.6 Geokosmologi Ilmu yang mempelajari asal-usul bumi 2. Bumi Cair(Floud Earth) 1.1 Mateorologi Meteorologi adalah ilmu yang mempelajari masalah atmosfer, misalnya, suhu, udara, cuaca, angin, dan berbagai sifat fisika dan kimia atmosfer lainnya yang digunakan untuk keperluan prakiraan cuaca. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, meteorologi di definiskan sebagai cabang ilmu geografi yang mempelajari tentang ciri-ciri fisik dan kimia atmosfer untuk meramalkan keadaan cuaca di suatu tempat secara khusus dan di seluruh dunia secara umum. 1.2 Hidrologi Hidrologi (berasal dari Bahasa Yδωρ+Λoγos, Hydrologia, ilmu Geografi yang "ilmu mempelajari Yunani: air") pergerakan, Yδρoλoγια, adalah distribusi, cabang dan kualitas air di seluruh Bumi, termasuk siklus hidrologi dan sumber daya air. Orang yang ahli dalam bidang hidrologi disebut hidrolog, bekerja dalam bidang ilmu bumi dan ilmu lingkungan, serta teknik sipil dan teknik lingkungan. Pengertian lainnya, Hidrology adalah suatu ilmu yang mempelajari air di bumi, kejadian, sifat-sifat kimia dan fisika serta reaksinya dengan makhluk hidup. 1.3 Oseonografi Oceanografy adalah ilmu dan penjajahan (eksplorasi) ilmiah mengenai samudera/laut dan segala fenomena yang berkaitan dengan laut. 1.4 Geohidrologi Hidrogeologi (hidro- berarti air, dan -geologi berarti ilmu mengenai batuan) merupakan penyebaran bagian dari hidrologi yang dan tanah dalam tanah dan batuan di kerak Bumi dalam akuifer). Istilah geohidrologi sering mempelajari pergerakan air (umumnya digunakan secara bertukaran. Beberapa kalangan membuat sedikit perbedaan antara seorang ahli hidrogeologi atau ahli rekayasa yang mengabdikan dirinya dalam geologi (geohidrologi), dan ahli geologi yang mengabdikan dirinya pada hidrologi (hidrogeologi). 3. Geofisika Teknik 1.1 Geoteknik Geoteknik adalah salah satu cabang dari ilmu Teknik Sipil yang berkaitan dengan geofisika. Di dalamnya diperdalam pembahasan mengenai permasalahan kekuatan tanah dan batuan serta hubungannya dengan kemampuan menahan beban bangunan yang berdiri di atasnya. Pada dasarnya ilmu ini tergolong ilmu tua yang berjalan bersamaan dengan tingkat peradaban manusia, dari mulai pembangunan piramid di Mesir, candi Borobudur hingga pembangunan gedung pencakar langit sekarang ini. Salah satu permasalahan geoteknik yang melegenda ialah kemiringan menara Pisa di Italia, yang disebabkan oleh ketidakseragaman dukungan tanah di bawahnya terhadap menara tersebut. C. Tujuan dan Manfaat Geofisika Tujuan – tujuan serta manfaat – manfaat penerapan geofisika adalah antara lain : 1. Memahami bagaimana sejarah struktur pada suatu batuan yang terbentuk. Hal ini untuk membantu penelitian petroleum, gas, atau mineral lain. 2. Dapat mendeterminasi bentuk dan ukuran tubuh batuan. 3. Dapat mendeterminasi proses – proses fisik yang menghasilkan struktur geologi tersebut. 4. Mengetahui wujud/bentuk struktur pada suatu batuan, misal untuk mengetahui Dengan mengetahui jenis struktur yang ada, maka kita akan memahami bentuk muka bumi dengan baik. 5. Membantu dalam mengetahui kestabilan suatu kawasan. 6. Bersama cabang ilmu lain yang bersangkutan, dapat meneliti penggunaan tanah, eksplorasi air tanah, dan pengawasan alam sekitar. 7. Dapat mengetahui posisi stratigrafi suatu batuan dengan batuan yang lain. Manfaat lain geofisika yang lebih spesifikasi dalam kehidupan antara lain : 1. Bidang kehutanan Dalam bidang kehutanan, manfaat geofisika yaitu dalam pengelolaan hutan untuk kayu termasuk perencanaan pengambilan hasil kayu hingga pemantauan dan penghutanan kembali. 2. Bidang penggunaan lahan Dalam bidang penggunaan lahan, geofisika dimanfaatkan dalam pemetaan lahan yang dilakukan oleh aktivitas manusia sesuai dengan potensi. 3. Bidang pembuatan peta Dalam bidang pembuatan peta, peta citra mempunyai keunggulan informasi terhadap peta biasa, sedangkan peta biasa dibuat berdasarkan seleksi bentang alam atau buatan manusia. Misalnya pada peta dasar dan peta tanah. 4. Bidang meteorologi (Meteosat,Tiros, dan Noaa) Manfaat penginderaan jauh dalam bidang meteorology adalah sebagai berikut : a. Mengamati iklim suatu daerah b. Membantu analisis cuaca dan peramalan cuaca. c. Mengamati sistem/pola angin permukaan d. Melakukan pemodelan meteorology dan set data klimatologi. 5. Bidang Oseanografi Manfaat penginderaan jauh dalam bidang oseanografi (kelautan) dalam sebagai berikut : a. Mengamati sifat fisis laut b. Mengamati pasang surut dan gelombang laut c. Melakukan study perubahan pantai, erosi dan sedimentasi. 6. Bidang hidrologi Manfaat penginderaan jauh dalam bidang hidrologi adalah sebagai berikut: a. Pemantulan daerah aliran sungai b. Pemetaan sungai c. Pemantauan luas daerah intensitas banjir. D. Permasalahan Geofisika Geofisika merupakan salah satu dari beberapa ilmu yang juga memiliki permasalah. Berikut adalah beberapa permasalahan geofisika yang terjadi lima tahun terakhir. 1. Alat yang nilainya sangat tinggi, berkisaran ratusan juta rupiah hingga milyaran rupiah. Hal ini yang kemudian menyebabkan hanya terdapat beberapa alat di Indonesia yang bisa digunakan dalam melakukan penelitian dengan menggunakan metode yang terdapat dalam geofisika. Kalau pun ada, itu hanya beberapa sehingga dari alat tersebut jika ingin digunakan, harus di sewa. 2. Selanjutnya adalah bencana alam. Bencana alam dapat terjadi karena manusia. Contohnya adalah kemarau yang panjang, longsor, banjir, dan lain-lain. Seperti yang bencana yang terjadi di Desa Ulusaddang Kab. Pinrang baru-baru ini, dimana longsor yang terjadi karena adanya pengelolaan lahan yang dilakukan oleh masyarakat. Desa tersebut merupakan desa dengan akses jalan yang curam di atas pegunungan. Pada awalnya masyarakat yang mayoritasnya bekerja sebagai petani, banyak menanam tanaman jenis pepohonan yang besar seperti kemiri, namun semakin berkembangannya jaman, banyak warga yang menebang pohon dan menanam jangung di sepanjang jalan yang relatif curam dan terjal.akibatnya, saat musim kemarau, pasokan air menjadi berkurang, dan saat musim hujan tiba longsor terjadi dimana-mana hingga memutus akses jalanan menuju desa. Gambar 2.1 : Longsor akibat penebangan pohon 3. pembukaan kawasan hutan untuk pertambangan serta eksploitasi sumber daya alam dan migas yang berlebihan merupakan beberapa masalah saat ini. Jumlah IUP yang berada di kawasan hutan menggambarkan bagaimana kritisnya permasalahan kehutanan. Di Kalimantan tercatat setidaknya lebih dari 6 juta ha kawasan hutan yang diokupasi oleh usaha tambang dengan potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak ( PNBP) tidak terpungut hingga 15,9 triliyun. Indonesia adalah negara yang memiliki sumberdaya alam (sda) dengan berbagai macam keanekaragaman. Hutan, tambang, minyak, batu bara, ikan, dan lainya menjadi sumber devisa negara yang cukup besar nilainya. Banyak manfaat yang diterima dari manfaat sda, baik secara langsung maupun berjangka panjang. Misalnya hutan memiliki fungsi selain menjadi paru-paru dunia, di sana juga tinggal berbagai jenis satwa liar dan langka. Laut yang berisi berbagai jenis batu karang dan ikan yang bisa dinikmati untuk seluruh rakyat Indonesia. Namun sayang, negara tidak memberikan jaminan dalam menjaga dan mengelola sda yang telah diberikan. Dalam Pasal 33 ayat 3 UUD 1945 menyebutkan ‘bumi, air, dan kekayaan alam yang terkanadung di dalamnya dikuasi oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat’. Tercantum jelas, bagaimana seharusnya negara memelihara kekayaan sumberdaya alam yang dimaksimalkan untuk rakyat. Akibat dari eksploitasi sda yang berlebihan dan tidak berkeadilan, maka masyarakat sekitar kehilangan akses terhadap sumberdaya alam itu. Dan yang memprihatinkan sumber daya alam yang diiliki oleh Indonesia kebanyakan dikelola oleh inverstor dari luar negeri. 4. Dengan banyaknya kawasan industry yang dibangun baik didaerah perkotaan bahkan dipedesaan, limbah industri menjadi salah satu saat ini. Limbah yang dihasilkan banyak yang dibuang begitu saja tanpa adanya penanggulangan sehingga dapat merussak lingkungan seperti udara, air, serta lapisan tanah. Berikut adalah beberapa jenis dari pencemaran akibat limbah industri. a. Jenis limbah pabrik yang pertama adalah limbah pabrik yang berbentuk cair. Limbah pabrik cair merupakan sisa- sisa produksi dari pabrik yang bentuknya cair. Biasanya limbah pabrik cair ini akan dibuang langsung ke saluran air seperti selokan, kali bahkan lautan. Limbah cair ini sifatnya ada yang berbahaya dan ada pula yang dapat dinetralisir secara cepat. Limbah pabrik yang berbahaya yang dibuang langsung ke saluran seperti kali, laut (baca: macam-macam laut), maupun selokan tanpa dinetralisir terlebih dahulu pada akhirnya akan mencemari saluran- saluran tersebut sehingga akan menyebabkan ekosistem air menjadi rusak, bahkan banyak makhluk hidup yang akan mati dibuatnya. Contoh limbah cair dari pabrik ini antara lain adalah sisa pewarna pakaian cair, sisa pengawet cair, limbah tempe, limbah tahu, kandungan besi pada air, kebocoran minyak di laut, serta sisa- sisa bahan kimia lainnya. Gambar 2.2 : Limbah cair b. Selain limbah cair, jenis limbah pabrik selanjutnya adalah limbah padat. Limbah padat merupakan buangan dari hasilhasil industri yang tidak terpakai lagi yang berbentuk padatan, lumpur maupun bubur yang berasal dari suatu proses pengolahan, ataupun sampah yang dihasilkan dari kegiatankegiatan industri, serta dari tempat- tempat umum. Limbah padat seperti ini apabila dibuang di dalam air pastinya akan mencemari air tersebut dan dapat menyebabkan makhluk hidup yang tinggal di dalamnya akan mati. Sementara apabila dibuang di wilayah daratan tanpa adanya proses pengolahan, maka akan mencemari tanah (baca: jenis-jenis tanah) di wilayah tersebut. Beberapa contoh dari limbah pabrik padat antara lain adalah plastik, kantong, sisa pakaian, sampah kertas, kabel, listrik, bubur- bubur sisa semen, lumpur- lumpur sisa industri, dan lain sebagainya. Gambar 2.3 : Limbah plastik c. Selain limbah cair dan limbah padat, ada pula jenis limbah pabrik lainnya yakni limbah gas. Limbah gas merupakan limbah yang disebabkan oleh sumber alami maupun sebagai hasil aktivitas manusia yang berbentuk molekul- molekul gas dan pada umumnya memberikan dampak yang buruk bagi kehidupan makhluk hidup yang ada di Bumi. Limbah gas ini tentu saja berbentuk gas. Oleh karena bentuknya gas, maka limbah pabrik gas ini biasanya mencemari udara (baca: pengertian pencemaran udara). Beberapa contoh limbah gas ini antara lain adalah kebocoran gas, pembakaran pabrik, asap pabrik sisa produksi dan lain sebagainya. Gambar 2.3 : Polusi udara akibat industri Disamping penjelasan global, Allah juga memberikan penjelasan lebih rincin, di surat Fushilat ayat 10, Dia berfirman, * َ‫س َوا ًء ِللسَّاِئلِين‬ َ ‫اركَ فِي َها َوقَد ََّر فِي َها َأ ْق َوات َ َها فِي َأ ْربَعَ ِة َأي ٍَّام‬ َ َ‫ي ِم ْن فَ ْوقِ َها َوب‬ َ ‫َو َجعَ َل فِي َها َر َوا ِس‬ Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makananmakanan penghuninya dalam empat hari. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya. (10) Dari ayat surah Fushilat diatas dijelaskan bagaimana allah menciptakan alam semesta denan proses. Seperti kita ketahui bahwa alam semesta tidak langsung jadi melainkan melalui proses yang panjang. DAFTAR PUSTAKA Didefinisipengertian.blogspot.co.id/2015/06/definisi-dan-pengertiangeofisika.html?. (Diakses pada Rabu, 15 Maret 2017 pukul 22.17 WITA) http://www.antikorupsi.org/id/content/lemahnya-penegakan-hukum-akibatkankorupsi-di-sektor-sda-jalan-terus http://materialout.com/makalah/pencemaran-lingkungan-limbah-industri/ http://ilmugeografi.com/bencana-alam/pencemaran-limbah-pabrik https://id.wikipedia.org/w/index.php? search=Geofisika+Teknik&title=Istimewa:Pencarian&go=Lanjut&search Token=1z38qoa9vv05r5e9hfbjt1chn https://id.wikipedia.org/wiki/Seismologi https://id.wikipedia.org/w/index.php? search=Seismologi&title=Istimewa:Pencarian&profile=default&fulltext=1 &searchToken=eobneoqrjnd9qh96v3zmnqxbb https://id.wikipedia.org/w/index.php? search=Seismologi+teknik&title=Istimewa:Pencarian&go=Lanjut&search Token=47d57c2gqt99mifqkajbpjo08 https://id.wikipedia.org/wiki/Geoteknik https://id.wikipedia.org/wiki/Hidrogeologi Supryanto, 2007. Analisis Geofisika. Jakarta: UI Tjasyono,dkk. 2005. Pengantar Ilmu kebumian. Bandung : ITB

Judul: Makala Pengantar Geofisika " Mengenal Selayang Pandang Ilmu Geofisika Dan Tujuan Ilmu Geofisika "

Oleh: Maulida Ilyas


Ikuti kami