Teknik Penulisan Makalah

Oleh Bagus Rio

123 KB 3 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Teknik Penulisan Makalah

Teknik penulisan Makalah Makalah adalah salah satu jenis karya tulis ilmiah , makalah disusun dengan tujuan tertentu dengan makalah seseorang akan dapat medemonstrasikan pemahaman si pengarang tentang kajian permasalahan. Didalam menyusun makalah haruslah si penulis mempelajari/ menganalisa topik yang akan ditulis dan menentukan pokok masalah lebih jelas menyebutkan sumber data dan harus menggunakan bahasa yang jelas,singkat,sederhana dan teliti serta sistematis. Kriteria penulisan makalah sebagai berikut: a. Logis, artinya keterangan , uraian, pandangan, dan pendapat dapat dikaji, dibuktikan, dan diterima rasio atau akal sehat. b. Obyektif, artinya mengemukakan keterangan dan penjelasan apa adanya, tidak memihak, tidak berlebihan, dan sejenisnya. c. Sistematis, yakni apa yang disampaikan, disusun atau ditulis secara runtut dan berkesinambungan, ada kaitan antara awal hingga akhir. d. Jelas, maksudnya keterangan, pendapat, dan pandangan yang dikemukakan jelas, dan tidak membingungkan, lugas, tidak bertele-tele. e. Kebenarannya dapat diuji. Artinya, penyataan, pandangan serta keterangan yang dipaparkan dapat diuji, berdasarkan kenyataan yang sesungguhnya. alur sistematika pembuatan makalah Judul - menggambarkan isi tulisan - mencakup masalah pokok serta hal-hal penting yang ingin ditonjolkan - harus dirumuskan secara singkat dan jelas - kata-kata kunci harus dipilih, sehingga keseluruhan isi terwakili - apabila judul terlalu panjang, dibagi menjadi dua bagian: - bagian pertama menunjuk pokok persoalan, - bagian kedua berupa anak judul yang menerangkan pokok persoalan Halaman judul Pada halaman ini dituliskan judul penelitian, sehingga pembaca dapat mengetahui garis besar isi makalah. Di bawah judul dapat dicantumkan: - jenis dan tujuan laporan - nama penyusun - logo lembaga - nama lembaga - kota - tahun penyusunan laporan. Kata Pengantar Kata pengantar berisi gambaran umum pelaksanaan tugas dan hasil yang dicapai. Dalam kata pengantar diuraikan: - alasan dan tujuan (secara singkat) - ucapan terima kasih kepada pembimbing dan pihak yang telah membantu pelaksanaan penelitian(bisa dimasukkan dalam halaman ucapan terima kasih tersendiri) - tempat, tanggal, bulan, tahun penyusunan laporan. Daftar isi - Daftar yang menggambarkan keseluruhan isi pokok laporan dengan mencantumkan secara jelas urutan bab dan subbab beserta halaman tempat bab atau subbab tersebut berada, - mencantumkan seluruh lampiran yang ada dengan nomor halaman masing-masing dimulai dari kata pengantar s.d.lampiran-lampiran. Daftar lampiran - Apabila dalam laporan diperlukan lampiran tabel yang menunjang isi laporan, semua tabel yang diperlukan harus dicantumkan dalam daftar tabel. Dalam hal ini nomor tabel dan halaman harus dicantumkan dengan teratur dan jelas melanjutkan halaman terakhir dari daftar pustaka Daftar Pustaka Daftar pustaka atau disebut juga DAFTAR KEPUSTAKAAN. Inilah bagian terakhir (sebelum cover belakang) dalam penyusunan sebuah makalah. Daftar pustaka ini berisi nama-nama literature yang kita jadikan referensi dalam pembuatan makalah tersebut. Literature disini meliputi jurnal ilmiah, buku, majalah, surat kabar, media elektronik, interview juga bias dari website internet. Nama: Malendra Fordry Okta Nim: 135060207111036 Pengembangan Kepribadian Indonesia tentang Bahasa Indonesia Pengertian bahasa - - - - - - Harimurti Kridalaksana berpengertian bahwa bahasa adalah sistem lambang berupa bunyi arbitrer yang digunakan oleh para anggota kelompok sosial untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan mengidentifikasi diri. Wojowarsito berpengertian bahwa bahasa adalah alat manusia mengungkapkan pikiran, perasaan, pengalaman yang terdiri dari lambang-lambang bahasa. Bahasa adalah lambang bunyi ujaran yang digunakan untuk berkomunikasi oleh masyarakat pemakainya. Bahasa yang berkembang baik berdasarkan suatu sistem, yaitu seperangkat aturan yang dipatuhi oleh pemakainya. Menurut Keraf dalam Smarapradhipa (2005:1), memberikan dua pengertian bahasa. Pengertian pertama menyatakan bahasa sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Pendapat lainnya tentang definisi bahasa diungkapkan oleh Syamsuddin (1986:2), beliau memberi dua pengertian bahasa. Pertama, bahasa adalah alat yang dipakai untuk membentuk pikiran dan perasaan, keinginan dan perbuatan-perbuatan, alat yang dipakai untuk mempengaruhi dan dipengaruhi. Kedua, bahasa adalah tanda yang jelas dari kepribadian yang baik maupun yang buruk, tanda yang jelas dari keluarga dan bangsa, tanda yang jelas dari budi kemanusiaan. Panggabean (1981:5), berpendapat bahwa bahasa adalah suatu sistem yang mengutarakan dan melaporkan apa yang terjadi pada sistem saraf. Soejono (1983:01), bahasa adalah suatu sarana perhubungan rohani yang amat penting dalam hidup bersama. Menurut Owen dalam Stiawan (2006:1), menjelaskan definisi bahasa yaitu bahasa dapat didefenisikan sebagai kode yang diterima secara sosial atau sistem konvensional untuk menyampaikan konsep melalui kegunaan simbol-simbol yang dikehendaki dan kombinasi simbol-simbol yang diatur oleh ketentuan Menurut KBBI bahasa adalah sistem bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri. mengemukakan bahwa bahasa merupakan kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain, di mana pikiran dan perasaan dinyatakan dalam bentuk lambang atau simbol untuk mengungkapkan suatu pengertian seperti dengan menggunakan lisan, tulisan, isyarat, bilangan, lukisan, dan mimik muka. Fungsi bahasa: 1. Sebagai sarana komunikasi : sebagai alat komunikasi antara anggota 2. Sebagai sarana Intregrasi dan adaptasi : sebagai sarana menyatakan hidup di suatu lingkungan 3. Sebagai kontrol sosial : berfungsi sebagai mengendalikan komunikasi agar orang yang terlibat ikut berkomunikasi dan saling memahami 4. Sebagai sarana memahami diri : sebagai ekspresi diri 5. Sebagai sarana memahami orang lain : memudahkan seseorang dengan mengenali kepribadiannya dengan kepribadiaanya 6. Sebagai sarana mengamati lingkungan sekitar : mengamati hasil pengamatan dan kemudian mengekspresika menjadi gaya bahasa 7. Sebagai sarana berpikir logis : untuk membuat seseorang dapat berpikir logis . karena bahasa diperlukan ketepatan makna 8. Sebagai membangun karakter : dengan kecerdasan bahasanya seseorang dapat mengidenfikasi kemampuan dirinya melalui bahasa Pengertian kepribadian Kepribadian adalah keseluruhan sikap, perasaan, ekspresi, temparmen, ciri-ciri kas dan prilaku seseorang. Sikap perasaan ekspresi dan tempramen itu akan terwujud dalam tindakan seseorang jika di hadapkan pada situasi tertentu. Setiap orang mempunyai kecenderungan prilaku yang baku, sehingga menjadi ciri khas pribadinya. Definisi kepribadian menurut beberapa ahli antara lain sebagai berikut : a. Yinger Kepribadian adalah keseluruhan perilaku dari seorang individu dengan system kecenderungan tertentu yang berinteraksi dengan serangkaian instruksi. b. M.A.W Bouwer : Kepribadian adalah corak tingkah laku social yang meliputi corak kekuatan, dorongan, keinginan, opini dan sikap-sikap seseorang. c. Cuber : Kepribadian adalah gabungan keseluruhan dari sifat-sifat yang tampak dan dapat dilihat oleh seseorang. d. Theodore R. Newcombe : Kepribadian adalah organisasi sikap-sikap yang dimiliki seseorang sebagai latar belakang terhadap perilaku. e. Crisholm bahwa Usaha untuk membantu individu agar memahami dirinya sendiri, yaitu minat-minatnya, kemampuan-kemampuannya, hasrat-hasrtanya dan rencanarencananya dalam menghadapi masa depan. f. Koentjaraningrat : Kepribadian adalah suatu susunan dari unsur-unsur akal dan jiwa yang menentukan tingkah laku atau tindakan seseorang. Hal yang membuktikan bahawa bahasa sebagai pengembangan kepribadian pada sumpah pemuda 28 oktober 1982 ” Kami Putera dan Puteri Indonesia mengaku bertanah air satu – tanah air Indonesia. Kami Putera dan Puteri Indonesia berbangsa satu – bangsa Indonesia. Kami Putera dan Puteri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia ”. Sumpah ini membuktikan bahwa pengakuan bertanah air satu, berbangsa satu Indonesia dan menjunjung tinggi bahasa persatuan bahasa Indonesia. Fungsi tersebut menegaskan bahwa setiap warga negara Indonesia senantiasa berkepribadian, perilaku, dan berbudi bahasa khas Indonesia. Kini bahasa Indonesia berfungsi efektif sebagai bahasa persatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia sebagai pengembang kepribadian diarahkan pada kemampuan berbahasa yang baik ( dapat diterima oleh orang lain) dan benar (sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia). Fungsi tersebut mencakup berbagai aspek : - - - Mengembangkan kemampuan berkomunikasi ilmiah dalam berbagai media lisan maupun tulisan. Mengembangkan kemampuan akademis. Mengembangkan berbagai sikap, seperti sikap ilmiah, sikap paradigmatis dalam mengembangakan pola-pola berfikir, dan sikap terpelajar dalam mengaktualisasi hasil belajarnya. Mengembangakan kecerdasan berbahasa. Mengembangkan kepribadian terutama menciptakan kreativitas baru terkait dengan pengalaman, pengetahuan, potensi, dan situasi baru yang dihadapinya, serta kemampuan mengekpresikannya Mengembangkan kemampuan berkomunikasi antarpribadi sehingga memantapkan perkembangan pribadinya, dan mengembangkan kemampuan sebagai lambang bangsa dan negara.

Judul: Teknik Penulisan Makalah

Oleh: Bagus Rio

Ikuti kami