Teknik Mengutip Ilmiah

Oleh Nisa Arifah

204,1 KB 12 tayangan 2 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Teknik Mengutip Ilmiah

TEKNIK MENGUTIP ILMIAH Mata Pelajaran Pengantar Ilmu Ekonomi Guru Bid. Studi : SHINTA Nama Kelompok : 1. Ilham Saputra (191010505759) 2. Nurdiani 3. Rakha Arya W UNIVERSITAS PAMULANG JL. Surya Kencana No. 1 Pamulang Barat KATA PENGANTAR Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT yang mana telah melimpahkan rahmat dan hidayah serta inayah Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah sederhana ini yang berjudul: “TEKNIK MENGUTIP ILMIAH” Dalam penulisan makalah ini, tidak mungkin terselesaikan tanpa bantuan dari berbagai pihak. Akhirnya hanya kepada Allah SWT penulis berharap dan berdoa’a semoga amal baik mereka diterima dan diberikan balasan yang lebih baik atas jasa yang telah mereka berikan dengan penuh ikhlas. Penulis menyadari akan keterbatasan dan kekurangan yang ada pada penulis dalam penyusunan makalah ini. Untuk itu, segala kritik dan saran yang positif demi kesempurnaan makalah ini sangat penulis harapkan, dan semoga makalah yang sederhana ini kiranya dapat bermanfaat khususnya bagi diri penulis dan bagi seluruh para pembaca umumnya. ii DAFTAR ISI Kata Pengantar ...................................................................................................ii Daftar Isi...............................................................................................................iii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang …..........................................................................................1 1.2 Rumusan Masalah ........................................................................................ 1 1.3 Tujuan ...........................................................................................................1 BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pengertian…….................... ..........................................................................2 2.2 penulisn komponen sampul karya tulis ilmiah 2.2.1 penulisan komponen judul tulisan 2.3 Maksud penyusunan 2.4 Penulisan Komponen Pengesahan Karya tulis 2.5 Penulisan komponen abstrak dan kata kunci karya tulis 2. 6 Penulisan Komponen Kata Pengantar BAB III PENUTUP 3.1 Simpulan………………………………………………………………………9 3.2 Saran.........................................................................................................9 DAFTAR PUSTAKA....................................................................................10 iii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jenis karya tulis ilmiah memiliki komponen tertentu sesuai karakteristik yang artinya komponen komponen tertentu bersifat tentatif yang harus ada pada karya tulis ilmiah tersebut Sementara, pada karya tulis ilmiah lainnya tidak harus ada. Komponen komponen yang membangun penelitian kualitatif ada yang tidak sama dengan penelitian kuantitatif. Jadi unsure unsur atau komponen yang membangun sebuah karya tulis ilmiah tidak selalu sama. Pemahaman terhadap apa, bagaimana, dan seperti apa masing masing karya ilmiah tersebut sangat besar peranannya dalam menerampilkan seseorang dalam menulis karya tulis ilmiah. Pemahaman dalam koridor teori tidak ada artinya jika seseorang tidak pernah menulis dan tidak membiasakan menulis karya tulis ilmiah. Menulis adalah suatu proses, suatu unjuk perbuatan.Sama halnya dengan bersepeda, berapapun pahamnya seseorang tentang cara mengendarai sepeda, orang tersebut tetap tidak pandai jika tidak dipertemukan dengan sepeda, berlatih mengendarai sepeda serta jatuh bangun dalam bersepeda. Dengan demikian seorang ilmuan tidak akan terampil dalam menulis jika tidak membiasakan dirinya untuk menulis karya tulis ilmiah. 1.2 Rumusan Masalah 1. 2. bagaimana sifat yang diperjualbelikan di pasar persaingan sempurna? 3. bagaimana karakteristik pasar barang monopoli? 4. Apasajakah kelebihan dan kekurangan pasar monopoli? 1.3 Tujuan Penulisan 1.Untuk mengetahui keadaan pasar. 2.Untuk Mengetahui kebaikan dan keburukan dalam pasar persaingan sempurna. 3.Untuk mengetahui sifat barang yang diperjualbelikan di pasar persaingan sempurna. 4.untuk menegtahui karakteristik pasar monopoli. 5.untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dalam pasar monopol 4 BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pasar Persaingan Sempurna 2.1.1 Pengertian Pasar Persaingan Sempurna Pasar persaingan sempurna adalah suatu pasar dimana jumlahpenjual dan pembeli (konsumen) sangat banyak dan produk atau barang yang ditawarkan atau dijual sejenis atau serupa. Contoh barang yang dijualpada bentuk pasar ini adalah beras,gandum,batu bara,kentang dan lain sebagainya. Pasar persaingan sempurna merupakan pasar dimana penjual dan pembeli tidak dapat mempengaruhi harga,sehingga harga dipasar benar-benar merupakan hasil kesepakatan dan interaksi antara penawaran dan permintaan. 2.1.2 Contoh Bentuk Pasar Persaingan Sempurna 1. Pasar Beras Pasar yang fokus menjual beras merupakan salah satu contoh pasar persaingan sempurna. Seperti kita ketahui di dalam pasar beras terdapat beberapa penjual yang menawarkan produk yang serupa dan pembeli di pasar ini sangat banyak. Penetapan harga di pasar beras tidak dapat ditentukan oleh penjual ataupun pembeli karena sudah ada mekanismenya. Walaupun jenis produknya sama, yaitu beras, semua produsen di pasar ini memiliki konsumen. Adanya perbedaan kualitas produk pada masing-masing produsen akan mempengaruhi harga, sehingga sangat sesuai dengan ciri-ciri pasar persaingan sempurna. Dan penentuan harga di pasar beras adalah melalui proses tawar-menawar terhadap beras. 2. Pasar Sayuran Contoh pasar persaingan sempurna berikutnya adalah pasar sayuran, yaitu pasar yang di dalamnya hanya menjual produk sayuran dan sejenisnya (homogen). Pasar sayuran ini ada banyak sekali dan mudah kita temukan di berbagai daerah di Indonesia. Di pasar ini jumlah penjual dan pembelinya sama-sama banyak. Pada pasar sayuran, penetapan harga ditentukan oleh jumlah permintaan dan penawaran di pasar. Artinya, semakin banyak permintaan maka harga dapat semakin tinggi. Sebaliknya, semakin besar penawaran maka harga akan semakin rendah. 3. Pasar Buah-Buahan 5 Sama halnya seperti pasar sayuran, di pasar buah pada umumnya hanya menjual buahbuahan dan produk sejenis. Pasar ini merupakan salah satu bentuk pasar persaingan sempurna karena sesuai dengan ciri-cirinya. Jenis buah-buahan di pasar ini biasanya sangat banyak, namun sebagian besar penjual menjual buah-buahan yang sama (homogen). Penetapan harga di pasar buah-buahan ditentukan oleh mekanisme jumlah permintaan dan penawaran yang ada di pasar. Sehingga penjual dan pembeli hanya bisa mengikuti mekanisme tersebut. 4. Pasar Gandum Gandum merupakan salah satu bahan makanan yang dipakai untuk membuat roti dan makanan lainnya. Meskipun gandum bukanlah makanan utama di Indonesia, ternyata pasar gandum termasuk komoditi yang banyak diperjual-belikan. Pasar gandum termasuk salah satu contoh pasar persaingan sempurna. Di dalam pasar gandum terdapat banyak penjual dan pembeli, dan harga di pasar ini ditentukan berdasarkan permintaan dan penawaran. 5. Pasar Modal (Bursa Efek) Pasar Modal adalah pasar yang terdapat aktivitas perdagangan surat-surat berharga seperti saham, equitas, obligasi, dan surat berharga lainnya yang diterbitkan oleh pemerintah maupun perusahaan swasta. Pasar modal termasuk salah satu contoh pasar persaingan sempurna karena dalam kegiatannya mengandung ciri-ciri pasar persaingan sempurna. Dalam operasional bursa efek, harga-harga ditentukan oleh mekanisme harga, yaitu sesuai permintaan dan penawaran saham atau instrumen pasar modal lainnya. Pemerintah dan pelaku pasar modal tidak dapat melakukan intervensi terhadap harga. 2.1.3 Karakteristik Pasar Persaingan Sempurna a. Terdiri atas Banyak Penjual & Pembeli Adanya sifat ini, mengakibatkan perilaku penjual dan pembeli tidak bisa memengaruhi keadaan pasar, dengan kata lain mereka hanya sebagian kecil dari unsur pasar secara 6 keseluruhan. Interaksi antara penjual dan pembeli dianggap sebagai pengikut harga (price taker) yang menyebabkan harga di pasar ini bersifat datum (harganya tetap berapapun jumlah barang yang dijual) karena mekanisme pasar yang menentukan harganya melalui interaksi antara kekuatan permintaan dan penawaran di masyarakat. b. Adanya Kebebasan untuk Membuka dan Menutup Perusahaan (Free Entry and Free Exit) Artinya adalah tidak terdapat suatu hambatan apabila suatu perusahaan ingin memulai sebuah bisnis baru jika dianggapnya menguntungkan, dan menutup usahanya jika ternyata merugikan. Tidak seperti pasar lain yang mungkin ada keterikatan dalam membuka dan menutup pasar misalnya dengan adanya surat perjanjian. c. Barang yang Diperjualbelikan Bersifat Homogen aspek, sehingga produk identik sama atau tidak bisa dibedakan. Artinya sekalipun Anda membeli disatu perusahaan, kemungkinan besar kualitas dan kuantitasnya akan sama persis Perusahaan menghasilkan barang di mana barang tersebut merupakan pengganti yang sempurna terhadap barang yang diproduksi oleh perusahaan lain dalam semua dengan perusahaan lain. d. Penjual & Pembeli Memiliki Pengetahuan yang Sempurna tentang Pasar Penjual dan pembeli sangat mengetahui betul tentang keadaan pasar dalam hal tingkat harga yang berlaku di pasar dan meliputi setiap perubahannya. Pengetahuan tentang keadaan ini yang mengakibatkan: – Semua sumber daya digunakan sepenuhnya untuk menghasilkan keuntungan yang maksimal. – Tidak ada produsen yang menjual barang dangan harga yang lebih rendah dari harga pasar. – Tidak ada konsumen yang membeli barang dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasar e. Mobilitas atau Perpindahan Sumber Ekonomi Cukup Sempurna Maksudnya adalah tidak ada kesulitan sedikit pun jika sumber daya atau faktor produksi ingin dipindahkan dari satu tempat ke tempat lainnya. karena pada dasarnya semua tempat produksi memiliki kesamaan baik dalam metode pembuatan hingga penjualannya kepada pembeli. 2.1.4 Kelebihan dan Kekurangan Pasar Persaingan Sempurna Kelebihan Pasar Persaingan Sempurna  Tidak ada kekuasaan di pasar persaingan sempurna Hampir seluruh kualitas barang yang dijual dan dibeli dari pasar persaingan ini adalah sama dari masing-masing penjual sehingga tidak ada kekuasaan di pasar persaingan sempurna ini. Jika penjual yang tidak memiliki kekuasaan, berbeda dengan pembeli yang memilki kebebasannya sendiri untuk memilih barang mana yang diinginkanya. Harga barang maupun jasa yang ada di pasaran pun cenderung stabil dan tetap karena jumlahnya yang banyak. Ini juga berdampak pada penjual yang tidak bisa meningkatkan harga tersebut. 7 Dapat mengoptimalkan efiensi Semua tingkat produksi menggunakan biaya paling kecil atau minimal dan kesluruhan haruslah memproduksi barang dengan biaya terendah sehingga dapat mengoptimalkan efiensi berupa efiensi produktif. Selain efiensi produktif, juga ada efiensi alokatif yang dikatakan capaian tingkat paling maksimal jika harga masing-masing barang sama dengan biaya marjinal dalam produksi barang tersebut.  Terhindar dari pemusatan kekuasaan Karena semua sudah disamaratakan sehingga orang-orang yang berada dalam pasar persaingan sempurna ini akan terhindar dari pemusatan kekuasaan maupun dari permainan harga yang dilakukan oleh golongan orang tertentu.  Meminimalisasi biaya untuk iklan atau promosi Di pasar persaingan sempuna, kita dapat meminimalisasi atau menekan sedemikian biaya untuk iklan dan promosi. Hal tersebut karena produk yang dihasilkan kurang lebih memiliki kualitas yang sama. Sehingga memungkinkan setiap jenis barang biasanya juga akan sulit dibedakan satu sama lain.  Informasi pasar yang sudah jelas Kelebihan lainnya adalah informasi pasar yang sudah jelas dan dipahami baik oeh penjual maupun pembeli akan meminimalisir adanya praktik kecurangan yang dapat dilakukan oleh pihak tertentu. Segala prosedur dan aturan yang ada menjadi hal umum dan dilakukan dengan tepat oleh penjual dan pembeli saat transaksi berlangsung. Kekurangan Pasar Persaingan Sempurna  Tidak ada variasi barang atau jasa Dikarenakan dalam pasar ini hampir seluruhnya barang memiliki kualitas yng sama maka tidak ada variasi. Hal ini menyebabkan konsumen tidak dapat memilih varian produk. Sedangkan untuk para produsen juga kan menimbulkan konflik keadilan karena ada pendapatan sampai biaya distribusi yang tidak merata.  Minimnya inovasi Karena semua produk yang dijual sama maka inovasinya pun sangat minim. Kondisi ini menyebabkan penjual tidak memiliki motivasi dalam mengembangkan usahanya melalui inovasi yang dapat dilakukan.  Efiensi yang tinggi Usaha efisiensi yang diterapkan dalam pasar persaingan ini terlalu tinggi sehingga berdampak terjadinya kondisi sosial yang buruk dalam pasar tersebut.  2.2 Pasar Monopoli 2.2.1 Pengertian Pasar Monopoli Pasar Monopoli adalah salah satu jenis pasar persaingan tidak sempurna dimana di dalamnya hanya terdapat satu produsen/ penjual yang menguasai pasar untuk melayani semua 8 konsumen. Pada jenis pasar ini produsen baru yang masuk ke pasar umumnya tidak dapat menyaingi produsen lama. Dengan begitu maka akan terjadi monopoli murni di dalam suatu pasar yang dikuasai oleh satu produsen. Produsen atau penjual di pasar ini umumnya tidak perlu lagi melakukan promosi terhadap brand utamanya karena sudah dikenal masyarakat luas. Promosi yang dilakukan biasanya adalah untuk pemasaran produk-produk baru atau produk unggulan mereka. Selain itu, produsen di pasar ini biasanya telah membuat hak cipta (hak paten) dan hak ekslusif untuk produk mereka. Hal ini akan membuat perusahan lain yang sejenis tidak bisa berkembang. Namun agar dapat bertahan sebagai penguasa pasar, produsen di pasar monopoli dituntut untuk selalu memberikan produk berkualitas, pelayanan yang baik, menentukan harga yang sesuai, serta melakukan inovasi dan perbaikan terhadap produknya. 2.2.2 Contoh Bentuk Pasar Monopoli 1. Pasar Monopoli Murni atau Pure Monopoly merupakan sebuah bentuk pasar yang sangat ekstrim seperti PLN, PT Kereta Api dan PAM. 2. Pasar Near Monopoly merupakan sebuah pasar yang di dalamnya terdiri dari satu orang pengusaha atau single producer. Misalnya saja adalah penjual sate di sebuah daerah disebut sebagai monopoli murni untuk kawasan tersebut. Namun, juga akan menjadi near monopoly apabila ia di kawasan yang lain menjajakan sate yang serupa. 2.2.3 Karakteristik Pasar Monopoli 1. Hanya Ada Satu Produsen Seperti yang telah disebutkan pada pengertian pasar monopoli di atas, di dalam pasar ini hanya ada satu produsen atau penjual. Dengan begitu maka harga ditentukan oleh produsen tanpa pengaruh dari pembeli. Dengan kata lain, produsen atau penjual bertindak sebagai penentu harga (price maker) dan memonopoli pasar. Namun, tentu saja produsen menentukan harga produk yang dijual sesuai dengan nilainya. 2. Barang yang Diproduksi Tidak Ada Substitusi Produk yang dijual adalah barang yang dibutuhkan oleh masyarakat luas dan tidak ada barang penggantinya (substitusi) yang sejenis. Selain itu, tidak ada perusahaan yang 9 menyediakan barang substitusinya dengan baik, sehingga produsen pada pasar monopoli akan mendapatkan banyak permintaan dari konsumen. 3. Produsen Baru Sulit Masuk ke Pasar Monopoli Terdapat hambatan atau rintangan bagi produsen baru yang ingin masuk ke pasar monopoli. Adapun hambatan tersebut diantaranya adalah:  Pembatasan legalitas yang diatur dalam undang-undang  Hambatan teknologi tinggi sehingga sulit membuat barang yang sejenis  Hambatan modal yang besar untuk membuat produk sejenis. 4. Produsen Menjadi Penentu Harga Pada pasar ini produsen berperan sebagai penentu harga (price maker). Namun, produsen tidak bisa mempengaruhi harga dan output produk lain yang dijual dalam perekonomian. 5. Produsen Tidak Melakukan Promosi Produsen tidak perlu melakukan promosi atau mengiklankan brand perusahaannya karena sudah menjadi penguasa pasar (monopoli). Konsumen terpaksa harus membeli kepada penjual karena memang tidak ada barang alternatif. 2.2.4 Kelebihan dan Kekurangan Pasar Monopoli Kelebihan Pasar Monopoli Jumlah produsen yang tidak terbatas serta persaingan bisnis antar produsen memberikan keuntungan bagi konsumen/ pembeli, yaitu memiliki banyak pilihan produk terbaik sesuai dengan kebutuhannya.  Produsen dapat masuk dan keluar pasar dengan mudah sehingga hal ini akan terus mendorong produsen untuk berinovasi dalam membuat produk berkualitas.  Konsumen di pasar ini sangat besar karena produk yang dijual biasanya adalah kebutuhan sehari-hari.  Konsumen akan semakin selektif dalam membeli produk dan menjadi pembeli loyal ketikan produk yang dibeli sesuai dengan harapan konsumen. Kekurangan Pasar Monopoli  10    Pasar monopolistik adalah bentuk pasar yang persaingannya sangat ketat, baik dari segi harga, kualitas, dan pelayanan. Produsen yang kurang modal dan kurang pengalaman biasanya akan cepat keluar dari pasar ini. Bentuk pasar ini membutuhkan modal yang sangat besar, baik itu untuk produksi, operasional, dan pemasaran. Para pemain di pasar ini adalah mereka yang memiliki modal besar dan pengalaman yang baik. Tuntuan untuk selalu melakukan inovasi akan membuat biaya produksi semakin tinggi sehingga berimbas pada harga produk yang akan dibeli oleh konsumen. BAB III PENUTUP 3.1 Simpulan: Pasar persaingan sempurna dapat menjadi wadah yang bagus bagi anda yang memiliki bisnis produk atau jasa yang umum dilakukan oleh banyak oranng kesuksesan bisnis dapat diperoleh dimanapun dan kapanpun asalkan anda memiliki strategi yang matang,salah satunya dengan selalu melakukan pencatatan keuangan perusahaan didalam laporan keuangan. Sekarang anda dapat membuat laporan keuanagan dengan mudah menggunakan software akuntasi jurnal. Pasar monopoli adalah suatu bentuk pasar dimana hanya terdapat satu perusahaan saja. Dan perusahaan ini menghasilkan barang tidak mempunyai barang pengganti yang sangat dekat atau bisa disebut suatu pelaku usahaatau penjual yang menjadi pusat kekuatan ekonomi yang 11 mengakibatkan dikuasainya produksi dan atau pemasaran atas barang dan jasa tertentu sehingga menimbulkan persainganusaha tidak sehat dan dapat merugikan kepentingan umum. Ciri-ciri pasar monopoli antar lainnya adalah industri satu perusahaan,tidak mempunyai barang pengganti yang mirip,tidak terdapat kemungkinan untuk masuk kedalam industri,dapat mempengaruhi penentu harga.Sehingga dapat memperburukdistribusi pendapatan dalam masyarakat. 3.2 Saran Untuk mengetahui luasnya pasar persaingan kita harus lebih mengasai konsep pasar dan iptek, Agar kita tidak tertinggal dengan persaingan pasar yang setiap waktu semakin maju dan ketat persaingan. Berdasarkan pada pembahasan pasar monopoli, saran saya seharusnya seorang monopolis memparbaiki sistem yang pro-kontra yang berjalan sekarang dan banyak merugikan masyarakat. Sistem monopoli yang melibatkan komunikasi dua arah antara produsen dan konsumen mungkin bisa menjadi alternatif penyelesaian masalah,agar tepat pada sasaran yang diharapkan. Transparasi juga harus diterapkan agar tidak terjadi salah persepsi dari pihak konsumen. Mungkin itu semua tidak cukup kita juga harus berusaha meminimalisir dampak negatif dari pasar monopoli tersebut. Apa lagi yang terjadi pada regulated monopoli es yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Harus adanya peran pemrintah seperti adanya kebijakan-kebijakn pemerintah. Daftar Pustaka      Jurnal.id/id/blog/2017.Pengertian dan ciri-ciri pasar persaingan sempurna. maxmanroe.com/vid/bisnis/pengertian pasar persaingan sempurna. moondogiesmusic.com/pasar persaingan sempurna/ academia.edu/37861179/akuntansi_unriyo_makalah_pasar_monopoli. maxmanroe.com/vid/bisnis/ps monopolistik.html. 12

Judul: Teknik Mengutip Ilmiah

Oleh: Nisa Arifah


Ikuti kami