Tugas Ujian Akhir Ilmu Fiqih

Oleh Muh Ridwan

332,8 KB 3 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Tugas Ujian Akhir Ilmu Fiqih

Ilmu fiqih Di S U S U N Oleh MUH RIDWAN NIM70200120009 Rydwanpagalla30954@mail.com Dosen mata kuliah : MUHAMMAD ARSYAM s, pd, i, m,pd FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ISLAM NEGRI ALAUDDIN MAKASSAR 2020 /2021 Kata pengantar Assalamualaikum wr. Wb BISMILLAHiRRAHMANIRRAHIM Puji syukur penulis panjadkan kehadirat allah swt, tuhan semesta alam, atas karunianya saya dapat menyelesaikan ujian akhir semester ilmu fiqih ini, dengan tepat waktu, tampah kurang apapun. Tak lupa pula penulis aturkan shalawat serta salam kepada junjungan Muhammad saw. Semoga syafaat nya mengalir pada kita di akhir kelak. Tugas ini sebagai akhir dari materi ilmu fiqih, dengan ini semoga kita dapat mengambil pelajaran besar dari materi materi fiqih sebelum nya, dan dapat di aplikasian di kehidupan kita sehari hari. Penulis MUH RIDWAN Tugas final ilmu fiqih 1. Jelaskan sejarah perkembangan ilmu fiqih berdasarkan periodisasi nya? 2. Jelaskan dan berikan contoh klasifikasi ilmu fiqih dan sumber sumber fiqih berdasarkan alquran? 3. Berikan penjelasan tentang karakteristik Fiqih Islam? 4. Jelaskan pengertian pembagian hukum syara dan dan sertakan dalam Alquran secara jelas? 5. Berikan penjelasan dan contoh masalah fiqihkontemporer? Jawab : 1.sejarah ilmu fiqih secara bahasa yaitu paham atau tahu. Sedangkan secara istilah adalah hukum hukum syara telah di bekukan dari mashab masbab sahabat atau para tabiin. Perkembangan memalui 6 priode • • • • Priode risalah Priode ini di mulai sejak kerosulan Muhammad saw, sampai wafat nya nabi, pada priode ini kekuasaan penentu hukum di serahkan kepada nabi sendiri , sumber hukum ketika itu adalah al quran dan as sunnah nabi saw. Priode awal ini juga dapat di bagi dua priode makkah yaitu pada priode ini risalah nabi lebih banyak menyinggung masalah aqidah, pada priode ini juga tdk lepas dari rangkaian mewujudkan revolusi aqidah untuk mengubah sistem kepercayaan masyarakat jahiliyah menuju penghambaan ke pada allah. Sedangkan di priode madinah ayat tentang al quran turun secara bertahap, pada masa ini ayat tentang persoalan hukum di turunkan allah swt. Baik yg menyangkut masalah ibadah maupun muamalah, sehingga ulama fiqih menyebut priode ini sebagai revolusi sosial dan politik. Priode al khurafaur rasyidin Priode ini di mulai sejak wafatnya Rasulullah SAW,sampai muuu’awiyah bin abu sofyan. Sumber fiqih pada saat ini di samping alquran dan as sunnah , dan ditandai juga ijtihat para sahabat, ijtihat ini di lakukan ketika persoalan yg mau di tentukan hukum nya jika tdk di temukan secara nash. Pada masa setelah umar bin khattab jadi khalifah,ijtihat merupakan salah satu upaya untuk luas dalam memecahkan persoalan hukum yg terjadi di masyarakat. Pada priode ini bnyak para fuqaha, berbeturan dengan budaya, moral dan etika dan nilai nilai Kemanusiaan dalam suatu. Masyarakat majemuk. Hal ini terjadi karena daerah daerah perluasan islam. Sangat luas dan masing masing budaya tradisi dan kondisi yg menantang para fuqaha sahabat untuk menyampaikan hukum baru dalam persoalan persoalan baru tersebut. Dalam menyampaikan persoalan tersebut para sahabat pertama kli meruju pada al quran. Jika hukum yg di cari tdk di dapat mereka mencari pada as sunnah, dan jika mereka tdk menemukan nya juga baru para fuqaha mengambil jalan , ijtihad. Priode awak pertumbuhan fiqih Pertengahan abad ke 1 sampai abad ke 2 hijriah.dan priode ke 3 ini titik awal perkembangan ilmu fiqih , sebagai salah satu ilmu dalam islam. Dengan bertebaran nya para sahabat di seluruh penjuru dunia, semenjak masa Khulafaur Rasyidin dan terutama sejak usman bin affan menduduki jabatan sebagai khalifah, munculnya berbagai fatwa dan ijtihad hukum berbeda antara satu sama lain antar daerah sesuai dengan situasi dan kondisi masyarakat. Di irak, ibnu mas’ud muncul sebagai fuqaha yg menjawab persoalan hukum di sana. Priode ke emasan • • Priode ini di mulai dari abad ke 2 sampai pertengahan abad ke 4 hijriah. Pridde ini termasuk priode kemajuan islam pertama, (700/1000)seperti priode sebelum nya yg menonjol itu ijtihat yg kuat di kalangan ulama, sehingga berbagai pemikiran tentang ilmu pengetahuan berkembang, tdk hanya ilmu agama tetapi ilmu pengetahuan umum lain nya. Dinasti abbasiyah yg naik di panggung di gantikan , dinasti umayyah yg memilikimemiliki tradisi ke ilmuan sehingga senguasa abbasiyah terhadap ilmu pengetahuan sangat besar. Pada awal priode ini pertengahan antara Ahlul hadits dan ahlur ra’yi sangat tajam sehingga menumbuhkan rasa ijtihat yg kuat. Semangat para fuqaha mengawali muncul nya mashab masbab fiqih yaitu hambali hanafi, maliki, Syafi’i ,upaya ijtihat pada saat itu tdk hnya di lakukan untuk memperluas praktik masa iti tetapi menjawab persoalan persoalan yg akan muncul yg di sebut (fiqih taqriri /fiqih hipotesis). Periode tahrir, thakrij, tarji, dalam mashab fiqih. Priode ini di mulai dari pertengahan abad ke 4 sampai abad ke 7 hijriah, yg di maksud tahrir, thaqrij, tarjih adalah upaya yg di lakukan masing masing ulama dengan mashab nya dengan mengomentari nya . Memperjelas danmengulass pendapat para imam mereka. Priode ini di tandai dengan melemahnya ijtihad di kalangan ulama fiqih. Para ulama fiqih lebih bnyak berperan dengan ijtihad yg di lakukan imam mashab mereka masinv masing. Mustafa ahmad az zakra berkata dalam priode ini pertama kali pintu ijtihad di tutup. Ada tiga faktor yaitu. ✓ Dorongan para penguasa ke pada hakim (qadi) ✓ Muncul sikap at tassub al mashabi yg memicu pembekuan fikiran ✓ Muncul gerakan pembekuan pendapat masing masing mashab yg memudahkan orang mengabil buku masbab sebagai rujukan masing masing mashab. Priode kemunduran fiqih Di mulai abad ke 7 hijriah. Sampai muncul buku majalah al ahkam Al adliyah (hukum perdata kerajaan usmani) perkembangan fiqih pada saat ini lanjutan dari perkembangan fiqih yg semakin menurun pada priode sebelum nya periode ink juga di sebut priode taqlid secara membabi buta , pada masa ini ulama fiqih hnya memberikan penjelasan kandung isi fiqih yg telah di susun oleh mashab masing masing. Setiap ulama berusaha menyebarkan masbab mereka masing masing. Hal ini berakibat kurang nya kreatifitas ilmiah secara mandiri, ahmad az zakra mengemukakan ada tiga ada tiga yg menonjol dari perkembangan fiqih ini ✓ Muncul berbagai pembekuan terhadap beberapa fatwa. ✓ Muncul beberapa produk fiqih sesuai keinginan penguasa turki usmani ✓ Di akhir periode muncul gerakan. Kodifikasi hukum fiqih sebagai hukum resmi pemerintah. Seperti majallah al ahkam al adliyah 2 penjelasan klasifikasi ilmu fiqh dan sumber nya Fiqih di masa rosullah saw, di maksud pemahaman baru pada masa sekarang ilmu fiqih di sebut dengan sumber hukum islam.pada masa rosulullah pemahaman nya itu tentang fiqih ada 3 yaituu ibadah, hukum, ahlak dan. Setelah wafat nya rosulullah baru terbagi bagi. • • • Ibadah Pengabdian kepada allah atau penyembahan seorang muslim terhadahap allah swt. Di lakukan dengan merendahkan diri dan senantiass ikhlas. Muamalat Peraturan agama untuk menjaga hal seseorang dengan tukar menukar dengan cara yg benar Munakahat • Adalah undang undang Perkawinan atau akad yg menghalalkan pergaulan atra wanita dan laki laki yg bukan mahram nya. Jinayat Adalah perbuatan perbuatan yg di larang oleh allah dan agama dapat menimbulkan hukum demi menjaga harta jiwa dan kehormatan seseorang. Sumber sumber fiqih ada dua : Al quran :khitab yg di turunkan oleh allah dari perantra nabj Muhammad sebagai petunjung bagi manusia. As sunnah :adalah perkataan perbuatan nabi yg bisa di jadikan dasar dari hukum islam 3. Karakteristik ilmu fiqih ➢ Bersumber dari wahyu ilahi Keistimewaan Fiqih Islam dibanding undang-undang buatan manusia adalah bahwa Fiqih Islam bersumber pada wahyu Allah yang tersurat dalam Alquran dan as-sunnah nabi. Maka setiap mujtahid dalam melakukan istinbath hukum-hukum Sarah selalu merujuk dan mendaratkan pada dua sumber hukum baik secara langsung maupun melalui tersirat darinya. ➢ Kebutuhan hidup Fiqih Islam bersifat konferensif , yakni mencatat seluruh tuntutan kehidupan manusia. Fiqih Islam mempunyai kelebihan dibanding sistem undang-undang yang lain, karena ia mencakup tiga aspek hubungan, yaitu hubungan manusia dengan Tuhannya, manusia dengan dirinya sendiri dan manusia dengan orang lain. Adapun hukum-hukum practice fiqih terbagi menjadi dua yakni hukum ibadah dan Muamalat. Hukum Muamalat terbagi menjadi beberapa bagian: I. II. III. IV. V. VI. VII. ➢ Hukum ahwal syakhsiyah Hukum hukum perdata Hukum hukum pidana Hukum proses persidangan baik kasus perdata maupun pidana Hukum pemerintah al-ahkam dusturiyah Hukum internasional al-ahkam ad dauliyah Hukum perekonomian Halal dan haram Dalam ilmu fiqih selalu ada pemikiran mengenai halal dan haram terhadap setiap tindakan muamalah, tidak hanya persoalan persoalan duniawi, tapi juga yang bersifat ukhrawi. Hukum duniawi ini ini adalah hal-hal yang bersifat Zahir atau eksoteris yang tampak dan tidak mempersoalkan hal-hal yang bersifat esoteris tidak tampak. Sedangkan hukum akhirat ini didasarkan pada kebenaran materi yang Hakiki meskipun bagi seorang misalnya Hakim itu sangat samar dan tidak tampak ➢ Akhlak dan moral Fiqih Islam ingin menjaga keutamaan, identitas dan tegaknya moralitas, tasyri, ibadah misalnya yang dimaksud untuk mensucikan dan membersihkan jiwa serta menjauhkan dari hal-hal yang mungkar. Diharamkannya riba untuk dimaksudkan menyebarkan semangat tolong-menolong kasih sayang diantara manusia dan melindungi orang-orang yang hidup dalam keserakahan. Pengaruh agama dan akhlak dalam Fiqih Islam syariat Islam dapat menjadikan syariat lebih diamalkan dihormati dan ditaati, sementara undang-undang buatan manusia cenderung untuk dilanggar oleh orang-orang terutama para penguasa sendiri. ➢ Dunia dan akhirat Menetapkan hukum di dunia saja bagi yang melanggarnya karena Fiqih Islam memberikan sanksi hukuman bagi yang melanggar pada dua hal, yaitu hukuman dunia, baik merupakan hukuman hudud yang sudah ditentukan maupun taksir yang tidak ditentukan terhadap perbuatan manusia yang bersifat Zahir. Dan hukuman akhirat atau perbuatan hati yang tidak tampak oleh manusia, seperti iri hati, berniat merugikan orang lain, dan perbuatan lahir yang belum dikenakan sanksi di dunia yang boleh jadi hal itu disebabkan karena mengabaikan hukuman tersebut. ➢ Fiqih Islam Artinya dalam Fiqih Islam itu selalu menjaga kemaslahatan individu dan sosial secara bersama-sama, tanpa harus melanggar hak orang lain. Oleh sebab itu kemaslahatan bersifat umum atau sosial harus didahulukan dibandingkan dengan kemaslahatan yang bersifat Individual, dengan kemaslahatan sosial yang bersifat umum demikian pula ketika terjadi pertentangan antara kemaslahatan yang menimpah dua hal yang lebih besar bahayanya hal ini menolak bahaya lebih besar dengan mengambil resiko yang lebih kecil dari keduanya. 4 pengertian hukum syara dan contoh nya Hukum syara merupakan kata majemuk dari kata hukum dan Syarah merupakan hukum secara etimologi bahasa berarti memutuskan, menetapkan, dan menyelesaikan. Secara istilah hukum merupakan seperangkat peraturan tentang tingkah laku manusia yang ditetapkan dan diakui oleh suatu negara atau sekelompok masyarakat, berlaku dan bersifat mengikat untuk seluruh anggota masyarakat. A. Hukum taklifi Hukum taklifi menurut pengertian kebahasaan adalah hukum pemberian kebebasan menurut istilah adalah perintah Allah yang berbentuk pilihan atau tuntutan. Dikatakan hukum taklifi karena perintah ini langsung mengenai perbuatan seseorang mukallaf baligh berakal sehat. Tuntutan untuk memperbuat secara pasti yaitu suatu perkara yang apabila dikerjakan mendapat ganjaran dan apabila ditinggalkan akan mendapat ancaman Allah subhanahu wa ta’ala yang disebut istilah wajib contohnya nya mengerjakan salat puasa dan sebagainya wajib dibagi menjadi 5 wajib mutlak, wajib muakkad, wajib muwassa, wajib muddhayyaq,wajib dzu syahnaini. Tuntutan untuk memperbuat secara tidak pasti yaitu tu sesuatu perbuatan yang apabila dikerjakan oleh seorang mukallaf akan mendapat ganjaran di sisi Allah dan apabila ditinggalkan tidak mendapat ancaman darinya, yaitu dikenal dengan istilah sunat contohnya bersedekah koma berpuasa pada hari Senin dan Kamis dan lain-lain. Dari segi dan tidak selalu nabi melakukan sunah tersebut seni terbagi menjadi dua yang pertama muakkad yaitu perbuatan yang dilakukan oleh Nabi di samping ada keterangannya nya menunjukkan bahwa perbuatan itu bukanlah sesuatu yang fardhu. Sedangkan Sunnah Ghairu Muakkad yaitu perbuatan yang pernah dilakukan oleh nabi tetapi nabi tidak lazim kan dirinya dengan perbuatan tersebut. Tuntutan untuk meninggalkan secara pasti yaitu suatu pekerjaan apabila dikerjakan oleh seorang mukallaf maka ia akan mendapat ancaman dari Allah subhanahu wa ta’ala. Dan apabila ditinggalkan maka ia akan mendapat pahala, yang dikenal dengan istilah haram. Contohnya memakan harta anak yatim, memakan harta riba, dan lain-lain Tuntutan untuk meninggalkan suatu larangan secara tidak pasti yaitu suatu pekerjaan apabila dikerjakan tidak berdosa dan bila ditinggalkan akan mendapat pahala, yang dikenal dengan istilah makro titik contohnya merokok. Sesuatu yang memberikan kemungkinan untuk memilih antara mengerjakan Atau meninggalkan, tuntutan terhadap mengerjakan Atau meninggalkan hal ini tidak diperintahkan dan tidak pula dilarang hukum dalam bentuk ini disebut hibah, sedangkan perbuatan yang diberi pilihan untuk berbuat atau tidak disebut mubah contohnya melakukan perburuan setelah melakukan tahallul dalam ibadah haji dll. B. Hukum Wadh’i Merupakan perintah Allah yang berbentuk ketentuan yang ditetapkan Allah tidak langsung mengatur perbuatan mukallaf tetapi berkaitan dengan perbuatan mukallaf itu, dengan kata lain hukum mati adalah hukum yang menjadikan sesuatu sebagai Sebab bagi adanya sesuatu yang lain atau sebagai syarat bagi suatu yang lain. Bisa juga diartikan hukum Wadh’i adalah hukum yang menjelaskan taklifi hukum wad’i terbagi kedalam beberapa macam yaitu sebab, syarat,mani atau penghalang, akibat, azimah dan rukhsah. Ayat yang membahas tentang hukum syara Dalam( al quran surah Albaqarah 2:110) ۟ ‫ٱلزك َٰوةَ ۚ َو َما تُق َِد ُم‬ ۟ ُ‫صلَ ٰوةَ َو َءات‬ ۟ ‫َوأَقِي ُم‬ ‫وا ه‬ ‫صير‬ ِ ‫وا ِِلَنفُ ِسكُم م ِْن َخي ٍْر ت َِجدُوهُ عِن َد ه‬ ‫وا ٱل ه‬ ِ َ‫ٱَّلل بِ َما تَعْ َملُونَ ب‬ َ ‫ٱَّلل ۗ ِإنه ه‬ Artinya: dan “ Dirikanlah salat dan tunaikanlah zakat.” Tuntutan Allah subhanahu wa ta’ala untuk meninggalkan suatu perbuatan, misalnya firman Allah subhanahu wa taala dalam( Quran Surah Al Isra17:33) ‫ص ۡو ًرا‬ ُ ‫ف فِى ۡالقَ ۡت ِل اِنه ٗه كَانَ َم ۡن‬ ْ ‫ـق َو َم ۡن قُتِ َل َم ۡظلُ ۡو ًما فَق َۡد َجعَ ۡلنَا ل َِـولِيِ ٖه س ُۡل ٰطنًا ف َََل يُسۡ ِر‬ ُ ‫س الهت ِۡى َح هر َم ه‬ َ ‫َو ََل ت َۡقتُلُوا النه ۡف‬ ِ ‫ّٰللا ا هَِل بِ ۡال َح‬ “Artinya Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan sesuatu alasan yang benar” 5.penjelasan masalah fiqih konteporel dan contoh nya Fiqih kontemporer adalah hasil ijtihad terhadap masalah hukum Islam yang terjadi pada masa kekinian right now. Dengan menggali sumber hukum Islam berupa Alquran dan as-sunnah yang jurisprudensi ulama terdahulu serta mengintegrasikan IPTEK dalam menyimpulkan hasil ijtihad yang beri spirit pada permasalahan umat manusia., permasalahan-permasalahan masa kini yang dihadapi manusia dengan mempertimbangkan dengan ilmu fiqih. Fiqih kontemporer ini sangat urgen karena dibutuhkan untuk mampu menghadapi tantangan zaman sehingga fiqih tetap relevan ditetapkan sebagai aturan Islam diera sekarang. Mempelajari masalah fiqih kontemporer hukumnya dalam fardhu kifayah karena masalah kontemporer ini berhubungan dengan terealisasinya amal yaitu dituntut amal tersebut terlaksananya baik dari diri sendiri pribadi atas lainnya. Contoh mempelajari masalah vicky kontemporer hukumnya adalah fardhu kiva ya titik karena masalah kontemporer ini berhubungan dengan terealisasi nyaman yaitu dituntut amal tersebut terlaksananya baik dari diri sendiri pribadi atas lainnya titik contoh isu klasik itu seperti pemahaman soal harta waris koma pemahaman kadar zakat fitrah dan hak waris anak perempuan koma sedangkan isu kontemporer yakni tentang mahar dan kadar hibah titik Contoh masalah kontemporer fiqih masa kini Masalah yang terjadi di di era sekarang yakni Bolehkah membagikan harta warisan Sebelum meninggal? Jika seorang bapak membagikan hartanya Sebelum meninggal maka harus dirinci terlebih dahulu pertama jika pembagian harta tersebut dilakukan dalam keadaan sehat walafiat, artinya tidak dalam keadaan sakit yang menyebabkan kematian, maka pembagian atau pemberian tersebut disebut hibah(harta pembagian),, bukan pembagian harta warisan. Masalah hukum memasang gigi kawat di era sekarang? Dijelaskan oleh sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Masud bahwa Rasulullah bersabda” melaknat perempuan yang mencabut alisnya atau merapikan giginya dengan alasan penampilan mengubah ciptaan Allah”(hr bukhari dan muslim). Pada dasarnya mengubah sesuatu yang diluar dari kehendak Allah pada diri seseorang itu dilarang. Dalam surah an-nisa ayat 119 telah dijelaskan bahwa perilaku tersebut diartikan dengan bujuk rayu setan untuk melakukan kemaksiatan.” Dan aku setan yang menyuruh mereka untuk mengubah ciptaan Allah maka sungguh mereka benar-benar mengubahnya. Tetapi jika memasang gigi dengan tujuan mengubah penampilan, mempercantik maka hukumnya haram tetapi jika tujuannya ingin menghilangkan cecep gigi maka diperbolehkan. Kesimpulan: Dari keterangan di atas saya dapat menjelaskan atau menyimpulkan bahwa ushul fiqih perumpamaan timbangan atau disebut ketentuan istimball hukum dan objeknya selalu dalil dan hukum, sementara objek fiqihnya selalu perbuatan mukallaf yg di beri status hukum nya walaupun ada titik kesamaaan pada dalil, namun kontraksinya berbeda, yaitu ushul fiqih memandang dalil dari sisi cara petunjuk atas suatu hukum, sedangkan fiqih memandang dalil atas suatu rujukan.. Dan di dalam fiqih telah di ajarkan tentang peraturan peraturan hidup manusia agar tdk tersesat di jlan yg salaha. Saran : Alhamdulillah akhirnya penyusunan dapat menyesuaikan waktu. Saran saya di masa sekarang dengan cara perkuliahan online yang kurang efektif bagi saya walau bgitu kami tetap menjalankanya dengan baik Walau sedikit banyak kendala tetapi Alhamdulillah kami bisa menjalankan dengan baik. Kami hanya berdoa semoga ga kami dapat berkumpul kembali dan melaksanakan perkuliahan dengan tatap muka karena saya merasa dengan melakukan pekerjaan online ini masih kurang efektif ditambah jaringan yang tidak memadai bagi orang-orang yang tinggal di kampung dan kuota yang membatasi kami. Lama kelamaan mahasiswa bisa stress dengan perkuliahan online yg di lakukan kampus.

Judul: Tugas Ujian Akhir Ilmu Fiqih

Oleh: Muh Ridwan


Ikuti kami