Makalah Pengantar Ekonomi

Oleh Batubara Siti

108,5 KB 7 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Makalah Pengantar Ekonomi

MAKALAH PENGANTAR EKONOMI PERMINTAAN DAN PENAWARAN KEMBANG API Disusun Oleh : 1. Agus Fortuna Nababan (170210087) 2. Emilza Rizkiah (170210077) 3. Indra Primadhi (170210097) Dosen Pembimbing : Bpk.Yuli Asbar SE,M.SC PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL POLITIK UNIVERSITAS MALIKUSSALEH 2018/2019 BAB I PEMBAHASAN 1.1 Hukum Permintaan Dan Penawaran Salah satu hal yang menyebabkan harga barang terus merangkak naik adalah prinsip “supply and demand”.Salah satu hukum ekonomi yang mengatakan bahwa apabila permintaan meningkat dan barang tidak ada maka akan cenderung terjadi kenaikan harga barang.Kenaikan harga barang bisa terjadi karena berbagai fakor, salah satunya adalah faktor gagal panen. Ketika petani cabai gagal panen karena cuaca buruk, harga cabai melonjak dengan drastis. 1.2 Permintaan Dan Penawaran Kembang Api Seperti tahun-tahun baru sebelumya, Tahun baru diwarnai dengan kegiatan yang dikenal dengan Malam Pergantian tahun.Menyambut pergantian tahun baru dengan tanpa mengadakan perayaan malam tahun baru rasanya tidak sempurna. Di malam tahun baru orang –orang cenderung mengadakan perayaan seperti mengadakan konvoi-konvoi, pesta musik, arek-arek dan lain-lain. Namun mengadakan perayaan pergantian tahun baru akan terasa kurang jika tidak ada kemeriahan kembang api. Hal tersebut merupakan salah satu faktor yang menyebabkan permintaan konsumen meningkat drastis terhadap kembang api.Tetapi hal itu tergantung pada prilaku,perkiraan harga dan penghasilan konsumen,karena keinginan dan kemampuan tiap konsumen berbeda,Namun meskipun begitu permintaan kembang api pada tahun baru sangat meningkat. Permintaan yang tinggi dari konsumen menyebabkan terjadinya peningkatan harga,sehingga produsen lebih banyak lagi menawarkan kembang api pada berbagai tingkat harga.Model ini sangat penting untuk melakukan analisis ekonomi mikro terhadap perilaku para pembeli dan penjual, serta interaksi mereka di pasar. Ia juga di jadikan tolak ukur dari berbagai model dan teori lainya. Teori ini memperkirakan bahwa dalam satu pasar yang kompetitif, harga akan menjadi penyeimbang di pasaran antara kualitas yang di minta oleh konsumen dan kualitas yang di tawarakan produsen.Hingga akan terciptalah keseimbangan antara harga dan kualitas suatu barang tersebut.Harga keseimbangan kembang api terbentuk karena bertemunya permintaan dan penawaran pada suatu titik yang disebut titik equilibrium,namun sebelum terbentuknya harga keseimbangan tersebut,pasar mengalami kelebihan permintaan kembang api dan kelebihan penawaran kembang api. Harga keseimbangan atau disebut juga harga pasar adalah harga yang terbentuk pada tingkat dimana jumlah yang diinginkan penjual maupun pembeli adalah sama.Model ini mengakomodasi kemungkinan adanya faktor-faktor yang dapat mengubah keseimbangan,yang kemudian akan di tampilkan dalam bentuk terjadinya pergeseran dari permintaan atau penawaran. Dari peristiwa di atas selain keinginan konsumen terpenuhi sehingga menimbulkan kepuasan tersendiri bagi konsumen,produsen kembang api-pun juga dalam pertumbuhan ekonominya akan mengalami peningkatan,dan hal itu sesuai dengan Ahli Ekonomi yaitu Adam Smith yang menyebutkan bahwa ada 3 faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yaitu :  Jumlah Penduduk Semakin banyak jumlah penduduk suatu negara membeli kembang api,maka semakin meningkat pertumbuhan ekonomi produsen kembang api.  Sistem Persaingan Bebas Persaingan bebas disini dalam arti antar produsen kembang api sportif dalam menjalankan usahanya,tidak ada kecurangan dalam berbagai asfeknya maka pertumbuhan ekonomi antar produsen kembang api akan mengalami peningkatan.  Pertumbuhan Penduduk Semakin meningkat pertumbuhan penduduk suatu negara,maka dalam pergantian tahun baru tidak menutup kemungkinan semakin banyak pula penduduk yang membeli kembang api dan hal itu akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi produsen kembang api 1.3 Faktor Yang Mempengaruhi Permintaaan Dan penerimaan Menurut Robert Heilbroner dan Lester Thurow Pakar Ekonomi ketika berbicara tentang permintaan dijelaskan : "kebanyakan orang berpikir dan berkata itu hanya berarti volume tertentu terhadap pengeluaran, seperti ketika kita mengatakan bahwa permintaan untuk mobil telah jatuh mati atau permintaan untuk emas tinggi. Tapi bukan itu yang ekonom,ada dalam pikiran ketika ia mendefinisikan kebutuhan sebagai bagian dari penjelasannya pasar. Permintaan berarti tidak hanya ada pada berapa banyak kita belanja untuk item tertentu, tapi berapa banyak kita belanja untuk item pada harga , dan berapa banyak kita akan menghabiskan jika harga berubah. " Dari pernyataan di atas maka di dapatlah faktor-faktor yang dapat mempengaruhi permintaan dan penawaran pada kembang api.Adapun Faktor yang mempengaruhi permintaan pada kembang api yaitu : 1.4 Perilaku konsumen atau selera konsumen Berdasarkan penelitian dan hasil wawancara kepada masyarakat, menyambut pergantian tahun baru dengan tanpa mengadakan perayaan malam tahun baru rasanya tidak sempurna dan akan terasa kurang jika tidak ada kemeriahan kembang api. Sehingga permintaan kembang api meningkat saat tahun baru dan penawaran produsen-pun meningkat. Namun ada juga masyarakat yang menyebutkan perayaan tahun baru tidak perlu berlebihan yang hanya menghambur-hamburkan uang,cukup kita melakukan sujud syukur kepada Tuhan YME yang masih memberikan kesempatan untuk merasakan tahun baru. Dari kedua pernyataan di atas dapat di ambil bahwa permintaan dan penawaran kembang api bergantung pada prilaku dan slera konsumen itu benar adanya.  Pendapatan atau penghasilan konsumen. Banyak orang yang dapat merayakan tahun baru,namun banyak juga orang yang tidak dapat merayakan tahun baru dengan pesta kembang api.Dan hal itu terbatas karena pendapatan/penghasilan seseorang.Dengan begitu permintaan dan penawaran kembang api pada tahun baru tergantung dari penghasilan konsumen  Perkiraan harga barang Semakin murah dan bagus kualitas kembang api maka semakin banyak permintaan terhadap kembang api,jika harganya sebaliknya karena mau bagaimanapun juga karena kebutuhan dan karena ada perasaan ada yang kurang merayakan tahun baru tanpa kembang api,menuntut konsumen memaksakan diri membeli kembang api,tetapi disini mungkin yang di batasi adalah jumlah pembeliannya.Untuk mencari titik tengah masalah tersebut sehingga timbullah harga keseimbangan antara harga dan kualitas suatu barang yang di sebut harga pasar.Model ini mengakomodasi kemungkinan adanya faktor-faktor yang dapat mengubah keseimbangan,yang kemudian akan di tampilkan dalam bentuk terjadinya pergeseran dari permintaan atau penawaran.  Banyaknya permintaan konsumen Banyaknya permintaan maka produsen akan lebih banyak lagi memproduksi kembang api dan disini mungkin ke dua-duanya sama-sama di untungkan. Konsumen akan memiliki rasa kepuasan tersendiri dengan dapat membelinya kembang api dan dapat merayakan tahun baru yang hanya datang satu tahun sekali,dan Produsen juga akan di untungkan karena omsetnya mengalami kenaikan.Sedangkan Faktor yang mempengaruhi penawaran kembang api yaitu : 1.5 Biaya produksi dan kreativitas yang digunakan. Produsen akan meningkatkan penawarannya jika biaya produksi bersahabat dengan produsen, juga kreativitas yang digunakannya bagus sehingga dapat memicu konsumen untuk membelinya. Tetapi sebaliknya jika Biaya Produksi tidak bersahabat dengan produsen, namun karena bagaimanapun kembang api akan di cari konsumen untuk merayakan tahun baru maka produsen disini akan tetap memproduksi tetapi akan menaikan harganya berkali lipat,selain kembang api di cari oleh semua orang,melainkan karena biaya produksinyapun naik. 1. Tujuan perusahaan. Perusahan kembang api pasti semuanya mempunyai tujuan tersendiri yang tujuan akhirnya sama,Tetapi disini sukses tidaknya suatu perusahaan kembang api bergantung pada nilai nilai moral yang di tanamkan oleh perusahaan sehingga konsumen-pun terpicu untuk membelinya. 2. Tujuan pemasaran. Suksesnya suatu perusahaan kembang api bergantung pada tujuan pemasarannya. Jika tujuan pemasarannya bagus maka penjualannya pun akan bagus terhadap konsumen. Dan konsumen tidak akan membatasi permintaanya terhadap kembang api karena pemasaran kembang api yang tidak sulit di cari melainkan sudah di pasarkan dimana mana. 3. Ketersedian bahan baku. Jika ketersediaan bahan baku terjangkau dan mudah di cari maka produsen akan meningkatkan produksi kembang api dan begitupun sebaliknya,Sehingga konsumen dapat membeli kembang api, 4. Prediksi atau perkiraan harga barang di pasaran Karena Kembang api merupakan barang yang di cari musiman/setahun sekali yaitu saat tahun baru,maka disini produsen akan meningkatkan penawarannya jika tahun baru,hal itu juga akan di lakukan jika harga mahal,bagaimanapun konsumen akan membelinya. Sedangkan tidak hanya tahun baru saja produsen tetap memproduksi kembang api sebab kembang api biasanya menjadi highlight atau klimaks penutup suatu acara pembukaan festival dan disini harga kembang api akan mahal,selain itu juga kembang api bukan makanan yang apabila dalam jangka waktu dekat tidak terjual akan basi,melainkan kembang api merupakan barang awet. 1.6 Pengaruh Tahun Baru Terhadap Permintaan Dan Penawaran Kembang Api Pengaruh tahun baru terhadap permintaan dan penawaran kembang api yaitu pertama pada permintaan,disini permintaaan konsumen terhadap kembang api akan semakin meledak,karena konsumen ketika itu akan menjadikan kembang api suatu kebutuhan untuk melengkapi merayakan tahun baru,konsumen tidak akan memperdulikan berapa besar harga kembang api karena mereka akan mengeluarkan uang berapa saja untuk merayakan pesta kembang api,dan hal ini biasanya terjadi pada kalangan atas,karena setelah melakukan penelitian,banyak masyarakat yang mengatakan bahwa merayakan tahun baru tanpa pesta kembang api itu akan terasa kurang dan hal tersebut merupakan salah satu faktor yang menyebabkan permintaan konsumen meningkat drastis terhadap kembang api.Tetapi hal itu tergantung pada prilaku,perkiraan harga dan penghasilan konsumen,karena keinginan dan kemampuan tiap konsumen berbeda,Namun meskipun begitu permintaan kembang api pada tahun baru sangat meningkat. Kedua pengaruh tahun baru terhadap penawaran,karena permintaan yang tinggi dari konsumen menyebabkan terjadinya peningkatan harga,sehingga produsen lebih banyak lagi menawarkan kembang api pada berbagai tingkat harga,dan Model ini sangat penting untuk melakukan analisis ekonomi mikro terhadap perilaku para pembeli dan penjual, serta interaksi mereka di pasar. Ia juga di jadikan tolak ukur dari berbagai model dan teori lainya. Teori ini memperkirakan bahwa dalam satu pasar yang kompetitif, harga akan menjadi penyeimbang di pasaran antara kualitas yang di minta oleh konsumen dan kualitas yang di tawarakan produsen . Hingga akan terciptalah keseimbangan antara harga dan kualitas suatu barang tersebut. Harga keseimbangan kembang api terbentuk karena bertemunya permintaan dan penawaran pada suatu titik yang disebut titik equilibrium,namun sebelum terbentuknya harga keseimbangan tersebut,pasar mengalami kelebihan permintaan kembang api dan kelebihan penawaran kembang api.Harga keseimbangan atau disebut juga harga pasar adalah harga yang terbentuk pada tingkat dimana jumlah yang diinginkan penjual maupun pembeli adalah sama.Model ini mengakomodasi kemungkinan adanya faktor-faktor yang dapat mengubah keseimbangan,yang kemudian akan di tampilkan dalam bentuk terjadinya pergeseran dari permintaan atau penawaran. 1.7 Dampak Positif Dan Negatif Adanya Pesta Kembang Api Tahun Baru Dampak positif adanya pesta kembang api pada tahun baru yaitu :  Bagi produsen : Dapat menghasilkan keuntungan yang lebih dengan penjualan yang meningkat dari hari-hari biasanya,karena dengan adanya perayaan tahun baru permintaan kembang api meningkat sehingga produsen menawarkan kembang api lebih meningkat lagi.  Bagi konsumen : Dengan dapat merayakan tahun baru sehingga menimbulkan kepuasan dan kegembiraan tersendiri bagi konsumen, yang dimana kepuasan dan kegembiraan itu tidak terbayarkan oleh uang. Dampak negatif adanya pesta kembang api pada tahun baru yaitu dengan di lihat dari beberapa segi diantaranya :  Segi Ekonomi Pengaruh negatif dari pesta kembang api pada tahun baru yaitu konsumen cenderung boros untuk mendapatkan kembang api rela mengeluarkan ratusan ribu bahkan puluhan juta ,itu secara tidak langsung akan banyak uang yang terbakar karena hanya atas nama perayaan pergantian tahun baru.  Segi sosial Dengan adanya perayaan pesta kembang api yang berlebihan hal itu akan memicu pertengkaran,keributan serta tempat-tempat umum yang di jadikan tempat perayaan akan menjadi kotor serta banyaknya berserakan sampah. BAB II PENUTUP 2.1 KESIMPULAN Untuk merayakan tahun baru orang –orang cenderung mengadakan perayaan seperti mengadakan konvoi-konvoi, pesta musik, arek-arek dan lainlain.Hal tersebut merupakan salah satu faktor yang menyebabkan permintaan konsumen meningkat terhadap kembang api sehingga produsen akan lebih banyak lagi menawarkan kembang api pada berbagai tingkat harga.Dan hal itu menandakan bahwa pengaruh tahun baru pada permintaan dan penawaran kembang api menjadi meningkat drastis dari biasanya,karena semua itu timbullah danpak positif dan negatif bagi konsumen. 2.2 Saran Dengan adanya perayaan tahun baru mungkin hal itu sah-sah saja selama dalam tindakan positif dan tidak menentang aturan yang ada, Namun masyarakat jangan terlalu berlebihan dalam merayakan tahun baru,karena perayaan yang berlebihan menghasilkan danpak yang negatif bagi masyarakat itu sendiri. Dan Pemerintah perlu mengontrol serta turun tangan dalam perayaan tahun baru agar terjadi dengan sewajarnya dan tidak berlebihan sehingga tidak menganggu ketenangan masyarakat dan tetap tertib.

Judul: Makalah Pengantar Ekonomi

Oleh: Batubara Siti


Ikuti kami