Pengantar Ilmu Adm

Oleh Guntur Danu Kusumo

11 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Pengantar Ilmu Adm

1. Jelaskan
a. AN adalah
Administrasi negara adalah suatu bahasan ilmu sosial yang mempelajari
tiga elemen penting kehidupan bernegara yang meliputi lembaga legislatif,
yudikatif, dan eksekutif serta hal-hal yang berkaitan dengan publik yang
meliputi kebijakan publik, tujuan negara, dan etika yang mengatur
penyelenggara negara.
I.
Pfiffner dan Presthus.

II.

III.

Public administrastion is a procces concerned with carrying out public
policies ( Administrasi Negara adalah suatu proses yang berhubungan
dengan pelaksanaan kebijaksanaan negara).
Dimocks
Menurut dimocks Public Administration is the activity of the state in the exercise
of its political power atau Administrasi negara adalah kegiatan negara dalam
melaksanakan kekuasaan/wewenangan politiknya.
John M. Pfiffer dan Robert V.
Administrasi Negara adalah suatu proses yang bersangkutan dengan
pelaksanaan kebijaksanaan-kebijaksanaan pemerintah pengarahan
kecakapan dan tekhnik-tekhnik yang tidak terhingga jumlahnya,
memnerikan arah dan maksud terhadap usaha sejumlah orang.

b. Locus dan Focus
Locus dan focus merupakan ruang lingkup dari Administrasi publik, yaitu:
· Locus adalah ruang lingkup Administrasi publik, yaitu tempat atau lembaga, di
mana fungsi administrasi publik itu dijalankan atau merupakan sebuah institusional
administrasi publik. Dalam hal ini yang dapat berperan administrasi publik adalah
birokrasi birokrasi pemerintah atau lembaga-lembaga non pemerintahan yang dapat
melakukan fungsi penyelenggaran urusan publik.
· Focus adalah ruang lingkup administrasi publik. Yaitu aspek internal dari fungsi
administrasi publik. Administrasi publik tidak akan berjalan tampa adanya ilmu yang
dipelajari dalam administrasi publik. Yang merupakan focus administrasi publik,
antara lain:
§ Ilmu politik
§ Ilmu hukum
§ Ilmu manajemen, dan
§ Profesi
Jadi, untuk menjalankan Administrasi publik, locus dan focus harus berjalan dengan
baik.
Golembiewski dalam Kartasasmita (1997:19) :
Melalui metode pendekatan matriks locus dan focus yang menghasilkan empat fase
dalam perkembangan ilmu administrasi negara. Fase-fase tersebut adalah (1) fase
perbedaan analitik politik dari administrasi, (2) fase perbedaan konkrit politik dari
administrasi, (3) fase ilmu manajemen, dan (4) fase orientasi terhadap kebijakan
publik. Dan tiga paradigma komprehensif dalam perkembangan ilmu administrasi
negara, yaitu (1) paradigma tradisional, (2) paradigma sosial psikologi, dan (3)
paradigma kemanusiaan (humanist/ systemics).
c. Adm di tinjau dari manajemen dan politik
Pemahaman saya tentang;
a.
Pengertian administrasi publik ditinjau dari aspek politik

Banyak pengertian yang dapat diambil mengenai administrasi publik jika ditinjau dari
aspek politik, antara lain:
v Administrasi publik adalah apa yang dialkukan pemerintah
Semua kegiatan yang dilakukan pemerintah untuk kepentingan publik merupakan
administrasi publik.
v Administrasi publik langsung dan tidak langsung
Kegiatan pemerintah tadi dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung
(diserahkan kepada pihak swasta)
v Administrasi publik adalah siklus pembuatan kebijakan publik
v Administrasi publik mengimplementasikan kepentingan publik
Dari fase kebijakan publik di atas yang merupakan proses implementasi adalah
administrasi publik.
b.
Pengertian administrasi publik ditinjau dari aspek manajemen
Manajemen merupakan proses pemanfaatan SDM dan Sumber daya non manusia
secara efektif dan efisien.
v Administrasi publik adalah fungsi eksekutif dalam pemerintahan
Di negara modern, badan eksekutif berusaha memperjuangkan kebijakan publik agar
disetujui legislatif. Jadi, segala tindakan eksekutif merupakan tindakan administrasi
negara.
v Administrasi publik adalah keahlian manajemen
Dalam sebuah organisasi keahlian manajemen sangat diperlukan agar kegiatan
(administrasi publik) dapat berjalan lancar.
v Administrasi publik identik dengan red tape, rutinitas, dan formalitas
Dalam penyelenggaraannya administrasi publik selalu bertindak berbelit-belit,
sehingga menimbulkan suatu citra negatif di masyarakat.
v Administrasi publik adalah seni bukan ilmu atau sebaliknya
Seorang sarjana, dotor, ataupun profesor administrasi publik, belum tentu dia bisa
menjalankan fungsi administrasi publik dia juga harus menguasai seni (keahlian)
administrasi negara.
2. Coercive power
Administrasi Negara adalah suatu kegiatan yang tidak bisa dihindari (Unavoidable), titik
tekannya yang mendasar adalah dalam hubungannya antara negara dan masyarakat bersifat
pasti, lain halnya dengan hubungan masyarakat dengan institusi Privat (swasta) yang
bersifat temporary (sewaktu-waktu). Administrasi negara mempunyai monopoli untuk
menggunakan wewenang dan kekuasaannya. Negara Mempunyai kewenangan untuk
memaksakan kehendaknya pada masyarakat untuk menciptakan Kepatuhan terhadap
Hukum, Kekuasaan untuk melaksanakan Paksaan dipahami sebagai (coercive power).
Administrasi negara merupakan penjelamaan dari hal tersebut dan diwujudkan dalam
lembaga-lembaga negara seperti kepolisian, Kehakiman, dll. Administrasi negara mempunyai
prioritas tanggung jawab moral untuk melayani kebutuhan dan mensejahterakan
masyarakat, maka dari itu administrasi negara mempunyai arahan untuk pelaksanaannya.
Administrasi negara tidak dapat dihindari antara warga negara dengan pemimpin
negara. maka dari itu warga negara harus patuh dengan pemimpin negara, karena negara
mempunyai pengendalian atau pengawasan sosial yang bersifat legal dan koersif yang

berfungsi menjaga dari kekacauan dan terdapat dampak konsekwensi yang timbul apabila
melanggar mendapat hukuman atau sangsi tersendiri.
3.

4.

Lembaga non Negara (masyarakat sipil) menggunakan coersive power.
Menurut saya tidak boleh atau tidak pas, karena lembaga non negara tidak ada suatu
kewajiban yang sifatnya tidak bisa menghindari atau bisa lepas.
Lembaga non negara dapat berupa perusahaan swasta (perdagangan) dan lembaga
sosial. Lembaga non negara yang berupa perusahaan swasta (perdagangan) tidak boleh
memaksakan kehendaknya kepada masyarakat untuk memilih kepadanya, adanya sifat
bebas dan subyektivitas juga terdapat banyak pilihan yang dimiliki masyarakat. Apabila
dipaksa, maka akan mengambil pilihan ke lain. Lembaga lainnya merupakan lembaga yang
lebih banyak condong bergerak di bidang pelayanan, kemudahan atau bantuan kepada
masyarakat yang memang benar membutuhkan. Misalnya LBH, LSM, sehingga lebih cocok
bersifat sukarela daripada kekuasaan.
Administrasi negara diidentikkan dengan orientasi sikap ke luar atau kepada kepentingan
publik.
Pendapat saya kenapa dikatakan berorientasi ke luar atau kepentingan publik, karena
kegiatan administrasi negara berhubungan dengan orang (masyarakat) banyak, baik dari
penetapan/menerapkan suatu kebijakan atau keputusan atau secara efektif didayagunakan
dalam memberikan pelayanan untuk masyarakat yang ada di bawahnya. Adanya estimasi
dana yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan. Selain itu itu juga bersikap sebagai
pemecah masalah yang ada di masyarakat.

Judul: Pengantar Ilmu Adm

Oleh: Guntur Danu Kusumo


Ikuti kami