Ilmu Mantiq

Oleh Nurul Khasanah

12 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Ilmu Mantiq

ILMU MANTIQ
Siti Nurul Khasanah
16421115

LOGIKA


Pengertian Secara Bahasa

Logika
Mantiq

• Logos (bahasa latin)
yang artinya pikiran
atau perkataan

• Berasal dari bahasa
Arab berasal dari
nataqa yang berarti
berkata atau berucap

Logika


Pengertian Secara Istilah

logika

• Ilmu yang mempelajari metode dan
hukum-hukum yang digunakan untuk
membedakan penalaran yang betul dan
penalaran yang salah

Mantiq

• Ilmu yang mempelajari ketentuanketentuan yang dijadikan petunjuk bagi
seseorang dalam berfikir, sehingga dia
jauh dari kemungkinan salah

ILMU MANTIQ
MANFAAT
• Menurut Muhammad Al-Ibrahimi, melatih,
mendidik dan mengambangkan potensi akal
dalam mengkaji objek piker dengan
menggunakan metodologi berpikir.

TUJUAN
• Membahas suatu persoalan dengan syaratsyarat, dan jika syarat telah terpenuhi
maka dapat dianggap benar.

PENGERTIAN KATA


Untuk melihat alam semesta harus menggunakan kaa
yang kemudian menjadi bahasa dari panca indera yang
kemudian disalurkan melalui sebuah kata.



Taukifi : bahsa itu mempunyai relasi dengan makna dan
dari bahasa dapat terbentuk sebuah kata-kata



Kata dibagi menjadi 3 yaitu :
1.

Positif : penegasan adanya sesuatu, misal : gemuk.

2.

Negatif : diawali dengan salah satu kata tidak, tak,
non atau bukan. Misal : tidak gemuk.

3.

Privatif : tidak adanya sesuatu. Misal : kurus.

KONKRE
T
Kata yang menunjukkan kepada
suatu benda atau orang yang
mempunyai eksistensi
Misal : kursi, meja,lemari

MUTLAK
Kata yang dapat dipahami
sendirinya tanpa
membutuhkan hubungan
dengan benda lain
Misalnya : kursi, meja,
lemari

RELATIF
ABSTRAK
Kata yang menunjuk pada
sifat, keadaan, kegiatan yang
dilepas dari objek tertentu.
Misal : kemiskinan, kesehatan,
kebodohan

Kebalikan dari mutlak
Misal : ayah, ibu, adik

KATA
TIDAK
BERMAKNA

BERMAKNA

KONOTASI (makna
bukan sebenarnya)
Misal : Dia suka
mengadu domba
tetangga

DENOTASI (bermakna
sebenarnya)
Misal : Pak tani
mengadu dombanya
di lomba sedaerah

Tidak memiliki
makna yang
sebenarnya

DILALAH




Berasal dari kata
1.

‫( ال ّدل‬yang menunjukkan)

2.

‫( المدلول‬yang ditunjuk)

3.

‫( الدالله‬petunjuk)

Yaitu petunjuk dalam memahami sesuatu dari
sesuatu yang lain.

PEMBAGIAN DILALAH

1. Dilalah Lafdziyah (lafadz atau suara)

2. Dilalah Wadh’iyah (isyarat, tandatanda dan bekas)

Al Jinsu
(genus/jenis
)

An-Nau’
Al-Fasl
(diferentia/
pembeda)

• Memiliki persamaan sifat dan saling
terikat satu jenis
• Misal : hewan, manusia, tumbuhan
(satu jenis = makhluk hidup)

• Hakikatnya berlainan namun masih
terikat satu jenis
• Misal : hewan ( herbivora, karnivora)

• Membedakan suatu hakekat dengan
hakekat yang lain namun masih
terikat satu jenis
• Misal : cara berfikir manusia dengan
hewan tingkatnya berbeda

Al khasanah
(propia/sifat
khusus)
Sifat hakikat dari
suatu spesia sebagai
akibat dari sifat
pembeda yang
dimilikinya.
Misal : berpakaian

Al’arad
(accidentia/sifat
umum)
Sifat yang tidak
harus dimiliki
oleh suatu
spesia.
Misal : kurus

BATAS KONOTASI BATAS DENOTASI
Suatu subjek
cukup dengan
menyebut
sekedar sifat
yang
menunjukkan
pengertiannya.
Cukup menyebut
jenis dan sifat
pembedanya.

Semakin
bertambah
pengertian yang
membentuk
konotasi semakin
kuranglah
kesatuan yang
dicakup denotasi,
dan sebaliknya.

Judul: Ilmu Mantiq

Oleh: Nurul Khasanah


Ikuti kami