Resume Ilmu Fiqih

Oleh Annisa Nurfadillah

12 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Resume Ilmu Fiqih

RESUME ILMU FIQIH

Dosen mata kuliah :
Muhammad Arsyam AM.S.Pd.I, M.Pd
(arsyam0505@gmail.com)

Disusun oleh:
Annisa nurfadillah (70200120035)
(annisanurfadillah1506@gmail.com)

PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT
FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR
2020/2021

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT. Yang telah memberikan kesehatan jasmani
dan rohani sehingga kita masih bisa menikmati indahnya alam ciptaan-Nya.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada teladan kita Muhammad
SAW. Yang telah menunjukkan kepada kita jalan yang lurus berupa ajaran agama
yang sempurna dan menjadi rahmat bagi seluruh alam.
Penulis sangat bersyukur karena telah menyelesaikan resume yang menjadi
tugas ilmu fiqih dengan judul resume ilmu fiqih. Di samping itu, penulis
mengucapkan banyak terima kasih kepada semua yang telah membantu sehingga
resume ini selesai.
Akhir kata, penulis memahami jika resume ini tentu jauh dari kesempurnaan
maka kritik dan saran sangat kami butuhkan guna memperbaiki karya-karya kami di
waktu mendatang.

Gowa, 28 Oktober 2020

Penyusun

ii

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL .......................................................................................................

i

DAFTAR ISI....................................................................................................................

ii

KATA PENGANTAR .....................................................................................................

iii

SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU FIQIH ...............................................................

1

HUBUNGAN ANTARA ILMU FIQIH USHUL FIQIH ................................................

2

FIQIH DAN SYARIAH ..................................................................................................

3

KLASIFIKASI ILMU FIQIH DAN SUMBER-SUMBER FIQIH .................................

4

KAIDAH-KAIDAH FIQIH ............................................................................................

5

iii

MATERI KELOMPOK 1
SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU FIQIH
A. Pengertian ilmu fiqih
Banyak ahli fiqih (fugoha’) mendefinisikan berbeda-beda tetapi mempunyai
tujuan yang sama diantaranya :
1. Ulma hanafi
Mendefinisikan fiqih sebagai ilmu yang menerangkan segala hak dan
kewajiban yang berhubungan amalan para mukalaf.
2. Pengikut Asy Syafi’i
Ilmu yang menerangkan segala hukum agama yang berhubungan dengan
pekerjaan para mukalaf, yang di keluarkan (diistimbatkan) dari dalil-dalil yang
jelas.
B. Sejarah perkembangan ilmu fiqih
Secara esensial, fiqih sudah ada pada masa nabi Muhammad SAW. walaupun
belum menjadi subuah disiplin ilmu tersendiri. Karena semua persoalan keagamaan yang
muncul waktu itu langsung ditanyakan kepada nabi Muhammad SAW. Dengan
bersumber pada Al-Qur’an dan sunnah. Sepeninggal nabi Muhammad SAW. ilmu fiqih
ini mulai berkembang, seiring dengan timbulnya permasalahan – permasalahan yang ada
terdapat di dalam nash, namun membutuhkan sebuah hukum melalui jalan istimbat setiap
satu permasalahan memiliki ratusan solusi yang berbeda dari setiap ulama. Generasi
penerus nabi Muhammad SAW. tidak hanya berhenti pada masa khulafa’urrosyidin,
namun masih diteruskan oleh para tabi’in dan ulama sholihin hingga sampai pada zaman
kita sekarang ini.
a. Periode Rasulullah SAW
Periode ini dimulai sejak diangkatnya Muhammad SAW. menjadi nabi dan rasul
sampai beliau wafat .
b. Preriode Al-khulafaur rasyidin
Periode ini bermula dari 11 hijriah dan berakhir pada abad pertama hijriah .
c. Periode awal pertumbuhan ilmu fiqih
Masa ini dimulai pada pertengahan abad kesatu sampai awal abad kedua hijriah.
Dengan bertebarannya para sahabat keberbagai daerah semenjak masa alkhulafaur rasyidin (terutama sejak usman bin affan menduduki jabatan khalifah).
d. Periode keemasan
Periode ini dimulai dari awal abad kedua sampai pertengahan abad keempat
hijriah dalam periode peradaban islam, periode ini termasuk dalam periode
kemajuan islam pertama dengan semangat ijtihad yang tinggi dikalangan ulama.
e. Periode tahrir, takhrji, dan tarjih dalam mashab fiqih
Dimulai pertengahan abad keempat sampai pertengahan abad ketujuh hijriah.
Adalah upaya tiap-tiap mashab mengomentari, menjelaskan, dan mengulas
pendapat imam mashab.
f. Periode kemunduran fiqih
Dimulai pada pertengahan abad ke-7 hijriah .
1

MATERI KELOMPOK 2
HUBUNGAN ANTARA ILMU FIQIH USHUL FIQIH
A. Pergertian Ilmu Fiqih Dan Ushul Fiqih
a. Ilmu fiqih adalah ilmu untuk mengetahui hokum-hukum syara’ yang diambil
dalilnya dari tafshiliyah. Ushul fiqih terdiri dari kata ushul dan fiqih. Ushul
merupakan kata jamak dari ashl, yang artinya dasar atau pokok.
B. Objek kajian fiqih dan ushul fiqih
a. Fiqih
 Ukhubah( tindak pidana ) contohya pembunuhan, pencurian.
 Ibadah contohya sholat, puasa
 Muamalah ( harta ) contohnya jual beli, sewa menyewa
b. Ushul fiqih
Objek kajian adalah dalil-dalil hukum syar’ih yang bersifat umum.
C. Tujuan fiqih dan ushul figih
a. Fiqih
Menerapkan hukum syariat kepada amal perbuataan manusia .
b. Ushul fiqih
Menerapkan kaidah-kaidah yang ditetapkan oleh ulama-ulama terdahulu untuk
menentukan masalah baru dan mengetahui lebih mendalam upaya dan metode
yang harus ditempuh .
D. Alur hubungan fiqih dan ushul fiqih
 Sumber hokum ( al-qur’an dan hadits)
 Ushul fiqih (kaidah ushul )
 Fiqih
 Qawa’id fiqhiyyah (kaidah fiqih)
 Fiqih baru ( qanun)

E. Perbedaan fiqih dan ushul fiqih

Pembicaraan

Pengaplikasian

Fiqih
Berbicara
tentang
hukum
dari
suatu
perbuatan .
Menjawab “apa hukum
dari suatu perbuatan “

2

Ushul fiqih
Berbicara tentang metode
dan proses bagaimana
menemukan hukum.
Menjawab “ bagaimana
proses
atau
cara
menemukan hukum yang
digunakan
sebagai
jawaban permasalahan “

MATERI KELOMPOK 3
FIQIH DAN SYARIAH
A. Fiqih
Fiqih adalah suatu bidang ilmu dalam syariah islam yang secara khusus
membahas persoalan hukum yang mengatur berbagai aspek kehidupan manusia , baik
kehidupan pribadi, bermasyarakat maupun, manusia dengan tuhannya .
Funsi dan tujuan fiqih, yaitu memahamkan kepada kita sebagai umat muslim agar
dapat memahami, mengerti dan melaksanakan pokok-pokok hukum islam dan tata
cara pelaksanaannya dan bertujuan untuk memberikan pengarahan agar kita selalu
berada pada jalan yang lurus dan benar. Sumber-sumber , yaitu al-qur’an , as-sunnah ,
ijma’, qiyas .
B. Syariah
Syariah merupakan aturan undang-undang yang diturunkan oleh Allah SWT.
untuk mengatur hubungan antara manusia dengan tuhan-nya, mengatur hubungan
sesama manusia, dan hubungan manusia dengan alam semesta. Syariah mengatur
hidup manusia individu, yaitu hamba allah harus taat, tunduk dan patuh kepada allah.
Fungsi syariah yaitu sebagai jalan atau jambatan untuk semua manusia dalam
berpijak dan berpedoman. Tujuan syariah yaitu memelihara agama, memelihara jiwa,
memelihara akal, dan memelihara harta. Sumber-sumber syariah yaitu al-qur’an. Alhadits dan ijitihad.

3

MATERI KELOMPOK 4
KLASIFIKASI ILMU FIQIH DAN SUMBER-SUMBER FIQIH
A. Klasifikasi ilmu fiqih
1. Ibadah
Ibadah artinya pengabdian dan penyembahan seorang muslim terhadap Allah
SWT. yang dilakukan dengan merendahkan diri dengan niat yang ikhlas.
2. Muamalat
Muamalat ialah peraturan agama untuk menjaga hak milik manusia dalam tukar
menukar barang atau sesuatu yang memberi manfaat.
3. Munakahat
Munakahat ialah undang-undang perkawinan atau akad yang menghalalkan
pergaulan antara seseorang laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya.
4. Jinayat
Jinayat adalah perbuatan-perbuatan yang dilarang agama dan dapat menimbulkan
hukuman demi menjaga harta, jiwa serta hak asasi manusia.
B. Sumber-sumber fiqih
1. Al-qur’an
Al-qur’an adalah kitab yang diturunkan oleh Allah SWT. kepada Nabi
Muhammad SAW. yang sampai kepada kita dari sumber-sumber yang
terpercaya.
2. As-sunnah
Sunnah (hadits) adalah perkataan, perbuatan, dan pengakuan nabi Muhammad
SAW. yang dapat dijadikan dasar hukum islam.
3. Al-ijma’
Ijma’ ialah kesepatan para mujtahid atau ulama umat Nabi Muhammad SAW.
dalam suatu masa setelah wafat beliau atas suatu hukum tertentu.
4. Al-qiyas
Qiyas ialah persamaan hukum sesuatu yang tidak ada dalilnya dengan hukum
sesuatu yang ada dalilnya dikarenakan hampir bersamaan atau karena ada
persamaan hukum.

4

MATERI KELOMPOK 5
KAIDAH-KAIDAH FIQIH
A. Pegertian kaidah-kaidah fiqih
Istilah kaidah-kaidah adalah terjemahan dari bahasa Arab Al-qawa’id merupakan
bentuk flural (jamak) dari kata al-qaidah yang secara kebahasaan berarti dasar, aturan
atau patokan umum .
Sedangkan kata al-fiqhiyah berasal dari kata al-fiqh yang berarti paham atau
pemahaman yang mendalam (al-fahm al-amiq) yang dibubuhi ya ‘an-nisbah untuk
menunjukkan penjenisan atau pembangsaan atau pengkategorian
B. Sejarah pembentukan dan perkembangan kaidah-kaidah fiqih
1. Fase pertumbuhan dan pembentukan, berlangsung selama tiga abad lebih dari
jaman kerasulan hingga abad ketiga hijriah fase ini dibagi menjadi tiga dekade
yaitu zaman nabi Muhammad SAW (610-632 M / 12 SH – 10 H), dan zaman
tabi’in serta tabi’in al-tabi’in yang berlangsung selama 250 tahun (724-974
M/100-351 H) .
2. Fase perkembangan dan kodifikasi, pada abad keempat hijriah dikenal sebagai
zaman taqlit. Perkembangan kodifikasi kaidah fiqih pada abad 7 hijriah sebagai
berikut:
 Al-qawaid fi al-furu’ al-syafiyyat
 Qawaid al-ahkam fi mashali al-anam
 Al-mudzhab fi dhabth qawaid al-madzhab
3. Fase kematangan dan penyempurnaan, pada abad XII H majallat al-ahkm aladliyyat yang disusun oleh laznah fuqaha utsmaniah. Para fuqaha merangkum dan
memilih kaidah dari sumber-sumbernya.
C. Macam-macam kaidah fiqih
1. Segi mustasnayat (pengecualian), dapat dibedakan menjadi kaidah yang tidak
memiliki pengecualian dan mempunyai pengecualian
2. Segi fungsi atau peran dapat dibedakan menjadi kaidah sentral dan marginal
3. Segi kualitas dapat dibedakan menjadi kaidah kunci dan asasi.

5

Judul: Resume Ilmu Fiqih

Oleh: Annisa Nurfadillah


Ikuti kami