Tugas Teori Pembangunan.docx

Oleh Rio Gilang

12 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Tugas Teori Pembangunan.docx

TUGAS TEORI PEMBANGUNAN
(Data dan Analisis PDB dan IPM)

RIO GILANG PRATAMA
18102033
ILMU PEMERINTAHAN

SEKOLAH TINGGI ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK RAJA HAJI
TANJUNGPINANG
TAHUN 2019

A. Latar Belakang
PDB atau Produk Domestik Bruto dalam bahasa internasional disebut juga
GDP atau Gross Domestic Product. Menurut para ahli, PDB dapat diartikan
bahwa jumlah produksi baik barang atau jasa yang telah dihasilkan oleh unit
produksi di suatu daerah pada saat tertentu. PDB dapat dijadikan sebagai alat
ukur dari pertumbuhan ekonomi suatu negara. Maka, PDB bisa dikatakan
sebagai indikator ekonomi suatu negara untuk mengukur jumlah total nilai
produksi dimana jumlah total ini dihasilkan oleh semua orang atau
perusahaan baik yang dimiliki oleh lokal atau asing di suatu negara.

B. Fungsi PDB
Sebagai indikator pengukuran pertumbuhan ekonomi, produk domestik bruto
memiliki beberapa fungsi seperti berikut :
1. Perekonomian Domestik (batas wilayah negara)
PDB memiliki fungsi untuk mengukur sejauh mana kebijakan ekonomi
yang diterapkan
pemerintah
maupun
mendorong aktivitas
perekonomian domestik. Batas wilayah untuk perhitungan PDB ini
adalah negara.
2. Konsep Siklus Aliran (circulair flow concept)
Dalam hal ini perhitungan PDB dihitung berdasarkan konsep siklus
aliran, yang mana mencakup nilai produk yang dihasilkan pada periode
tertentu. Perhitungan ini tidak mencakup perhitungan pada periode
sebelumnya. Pemanfaatan konsep aliran dalam menghitung PDB
memungkinkan seseorang untuk membandingkan jumlah keluaran
pada tahun ini dengan tahun sebelumnya.
3. Jumlah Nilai Tambah (value added)
PDB dihitung atas dasar jumlah nilai tambah yang dihasilkan seluruh
aktivitas produk di dalam perekonomian. Dalam hal ini, peningkatan
PDB mencerminkan peningkatan balas jasa kepada faktor produksi
yang digunakan dalam proses produksi.

C. Komponen PDB
PDB atau Produk Domestik Bruto memiliki 4 komponen, yang juga bisa
dijadikan sebagai rumus untuk menghitung PDB itu sendiri, komponen
tersebut yaitu :
1. Konsumsi
Menghitung konsumsi dari individu maupun rumah tangga untuk
beberapa jenis barang seperti :
 Service yaitu konsumsi untuk jasa. Misalnya (jasa dokter)
 Non-Durable Goods yaitu barang yang langsung dikonsumsi
dan habis manfaatnya. Misalnya (pakaian, makanan, dan
minuman, dll)



Durable Goods yaitu barang yang tidak cepat rusak yang
memiliki umur relatif panjang atau minimal lebih dari 3 tahun.
Misalnya (kendaraan, elektronik, dll)
2. Investasi
Investasi memperhitungkan jumlah pembelian atas barang yang akan
digunakan untuk memproduksi barang dan jasa dimasa depan.
Pembelian barang yang merupakan investasi yaitu pembelian
peralatan, bangunan, dan persediaan.
3. Pengeluaran Pemerintah
Pengeluaran pemerintah memperhitungkan semua pengeluaran yang
dilakukan oleh pemerintah lokal dan pusat untuk membeli barang dan
jasa. Misalnya untuk membayar gaji PNS. Akan tetapi pengeluaran
pemerintah tidak termasuk atas pemberian bantuan bagi masyarakat
karena pengeluaran pemerintah tidak termasuk atas pemberian
bantuan bagi masyarakat karena pengeluaran tersebut tidak
menghasilkan barang atau jasa.
4. Ekspor Bersih atau Ekspor Neto
Ekspor bersih memperhitungkan selisih antara pembelian barang
produksi lokal oleh warga negara asing (ekspor) dengan pembelian
barang asing yang dilakukan oleh warga negara lokal (impor).

D. Jenis-Jenis PDB
1. PDB riil/harga tetap, yaitu nilai harga barang dan jasa yang diproduksi
suatu negara dalam waktu tertentu dan dinilai berdasarkan harga yang
berlaku pada satu waktu yang telah ditentukan.
2. PDB nominal/harga berlaku, yaitu nilai harga barang dan jasa yang
diproduksi suatu Negara dalam waktu tertentu dan dinilai berdasarkan
harga yang berlaku pada waktu saat dilakukan penilaian.
E. Data dan Analisis PDB tahun 2017-2018
Data berdasarkan World
Bank
Produk Domestik Bruto
(Perubahan % tahunan)
Populasi
(Dalam juta)
Kemiskinan
(% dari populasi)
Inflasi
(Perubahan % tahunan
Hutang Pemerintah
(% dari PDB)
Pengangguran
(% Dari Tenaga Kerja)

2017

2018

5.1

5.17

264

267

10.6

10.0

3.6

3.1

28.5

31.5

5.5

5.3

F. Indeks Pembangunan Manusia
Indeks Pembangunan Manusia menjelaskan bagaimana penduduk dapat
mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan,
pendidikan, dan sebagainya.
IPM dibentuk berdasarkan 3 dimensi dasar :
1. Umur panjang dan hidup sehat
2. Pengetahuan
3. Standar hidup layak
IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya
membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk). IPM dapat
menentukan peringkat atau level pembangunan suatu wilayah/negara.
IPM di Indonesia di bidang penduduk mengalami peningkatan ditahun 2018
dan tingkat kemiskinan nya juga lebih sedikit dibanding tahun 2017
dikarenakan pada tahun 2018 ada banyak lapangan pekerjaan dan
mengurangi jumlah pengangguran di tahun 2018.

Sumber :
https://guruakuntansi.co.id/produk-domestik-bruto/
https://www.kajianpustaka.com/2018/06/pengertian-jenis-dan-perhitungan-produkdomestik-bruto-pdb.html
https://tanjabtimkab.bps.go.id/subject/26/indeks-pembangunan-manusia.html
https://www.bps.go.id/subject/26/indeks-pembangunan-manusia.html

Judul: Tugas Teori Pembangunan.docx

Oleh: Rio Gilang


Ikuti kami