Tugas Tv Led

Oleh Halim Hafis

12 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Tugas Tv Led

A. Sejarah TV
Penemu televisi pertama adalah John Logie Bair



Konsep dasar televisi - pengiriman gambar melalui jarak – menjadi tantangan
ilmuwan bahkan sebelum penemuan film atau radio.Pada 1875, George Carey di Boston
mengusulkan sistem grid of photoelectric cells menghadapi gambar yang akan
dikirim,terhubung secara paralel ke kotak yang sama menggunakan lampu pijar. Secara
definisi, akan diperlukan ribuan sambungan dari photocells ke lampu pijar Nipkow
scanning disc, dasar mekanis televisi, ditemukan pada 1883. Ia hanya disc logam
dilubangi oleh penyusun lubang dalam spiral. Ketika berputar, disk dapat memindai
gambar yang di tempatkan belakangnya. Perubahan yang dihasilkan dalam intensitas
cahaya dijemput oleh sel photoelectric, mengkonversi perubahan cahaya ke sinyal listrik.

Sinyal ini kemudian dikirim melalui kabel listrik ke penerima di mana ada disc yang
identik berputar pada kecepatan yang sama di depan cahaya lampu yang berubah sesuai
dengan sinyal yang diterima. Dengan cepat mengubah gambar, ilusi gerakan telah
tercapai. Ide Nipkow hanya itu, sejak teknologi ini tidak dapat benar-benar dilaksanakan
dengan bahan-bahan yang tersedia pada akhir abad 19. Note : gambar - The
Nipkowscanning disc system (courtesy www.dvb.org).

Adapun beberapa penenemu yang secara tidak langsung memiliki peran dan andil besar dalam
perkembangan televisi antara lain :




1876 – George Carey menciptakan selenium camera yang digambarkan dapat membuat
seseorang melihat gelombang listrik. Belakangan, Eugen Goldstein menyebut tembakan
gelombang sinar dalam tabung hampa itu dinamakan sebagai sinar katoda.
1884 – Paul Nipkov, Ilmuwan Jerman, berhasil mengirim gambar elektronik
menggunakan kepingan logam yang disebut teleskop elektrik dengan resolusi 18 garis.



1888 – Freidrich Reinitzeer, ahli botani Austria, menemukan cairan kristal (liquid
crystals), yang kelak menjadi bahan baku pembuatan LCD. Namun LCD baru
dikembangkan sebagai layar 60 tahun kemudian.



1897 – Tabung Sinar Katoda (CRT) pertama diciptakan ilmuwan Jerman, Karl
Ferdinand Braun. Ia membuat CRT dengan layar berpendar bila terkena sinar. Inilah
yang menjadi dassar televisi layar tabung.



1900 – Istilah Televisi pertama kali dikemukakan Constatin Perskyl dari Rusia pada
acara International Congress of Electricity yang pertama dalam Pameran Teknologi
Dunia di Paris.



1907 – Campbell Swinton dan Boris Rosing dalam percobaan terpisah menggunakan
sinar katoda untuk mengirim gambar.



1927 – Philo T Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat mengembangkan
televisi modern pertama saat berusia 21 tahun. Gagasannya tentang image dissector tube
menjadi dasar kerja televisi.



1929 – Vladimir Zworykin dari Rusia menyempurnakan tabung katoda yang dinamakan
kinescope. Temuannya mengembangkan teknologi yang dimiliki CRT.



1940 – Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 garis.



1958 – Sebuah karya tulis ilmiah pertama tentang LCD sebagai tampilan dikemukakan
Dr. Glenn Brown.



1964 – Prototipe sel tunggal display Televisi Plasma pertamakali diciptakan Donald
Bitzer dan Gene Slottow. Langkah ini dilanjutkan Larry Weber.



1967 – James Fergason menemukan teknik twisted nematic, layar LCD yang lebih
praktis.



1968 – Layar LCD pertama kali diperkenalkan lembaga RCA yang dipimpin George
Heilmeier.



1975 – Larry Weber dari Universitas Illionis mulai merancang layar plasma berwarna.



1979 – Para Ilmuwan dari perusahaan Kodak berhasil menciptakan tampilan jenis baru
organic light emitting diode (OLED). Sejak itu, mereka terus mengembangkan jenis
televisi OLED. Sementara itu, Walter Spear dan Peter Le Comber membuat display
warna LCD dari bahan thin film transfer yang ringan.



1981 – Stasiun televisi Jepang, NHK, mendemonstrasikan teknologi HDTV dengan
resolusi mencapai 1.125 garis.



1987 – Kodak mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display pertama kali.



1995 – Setelah puluhan tahun melakukan penelitian, akhirnya proyek layar plasma Larry
Weber selesai. Ia berhasil menciptakan layar plasma yang lebih stabil dan cemerlang.
Larry Weber kemudian megadakan riset dengan investasi senilai 26 juta dolar Amerika
Serikat dari perusahaan Matsushita.



Dekade 2000- Masing masing jenis teknologi layar semakin disempurnakan. Baik LCD,
Plasma maupun CRT terus mengeluarkan produk terakhir yang lebih sempurna dari
sebelumnya.

B. Sistem kerja Teknologi LED TV

LED (Light emitting diode)
LED menggunakan cahaya pancaran diode (light emitting diode) sebagai sumber cahaya televisi.
LED menggunakan diode untuk membuat banyak vibrant dan image yang berwarna-warni.
Warna hitam akan menajdi benar-benar hitam, bukan hitam abu-abu, dan warna LED lebih
realistic dibandingkan televisi LCD. Televisi LED memiliki kontras rasio 500,000:1, juga refresh
rate yang tinggi. .
Monitor LED (Light Emitting Diode) memiliki teknologi yang sama dengan LCD. Perbedaan
secara fisik pada LED komputer umumnya terletak pada bentuknya yang lebih ramping / tipis.
Pada beberapa tipe LED memiliki fungsi dan fitur yang lebih lengkap dibandingkan LCD, seperti
kemampuan digital touch screen, Digital TV internet, Digital TV tuner. Sedangkan perbedaan
secara umum antara LED dan LCD hanya terletak pada sistem pencahayaannya yang
menggunakan teknologi LED backlight. Berbeda dengan LCD yang menggunakan CCFL
Backlight (lampu neon berjenis fluorescent), monitor LED mampu menghemat konsumsi listrik
hingga 50 – 70% dibandingkan dengan LCD dengan kemampuan menghasilkan gambar yang
sangat tajam.

C. Blok diagram TV LED

D. Perkembangan Televisi Dari Masa Ke Masa
Televisi Tahun 1940 an
Image: TV tahun 1940

Televisi Tahun 1950-1970an

Televisi tahun 1980-1990an

Televisi Tahun 2000 an sampai sekarang

Image: lcd tv

Image: led tv

Demikianlah beberapa perkembangan televisi dari dulu sampai sekarang. Tidak hanya bentuknya
saja yang berubah tetapi kualitas serta fitur fiturnya pun semakin canggih dan memanjakan mata.
Perkembangan Teknologi Televisi dari CRT, Plasma, LCD, LED dan OLED. Dimulai dari
televisi bertabung cathode ray tube dengan layar cembung, dari hitam putih, lalu bisa berwarna,
berikutnya muncul liquid crystal display , Plasma diperkenalkan dipasaran, LED hadir lebih
hemat dan terakhir organic LED yang “ciamik”.
Dari sisi desain juga terus dikembangkan, berangkat dari tabung layar cembung, lalutelevisi layar
datar nan tipis, terakhir di ajang CES (Consumer Electronics Show) 2014 di Las Vegas LG dan
Samsung memperkenalkan Televisi 77″ melengkung dan tentu saja bisa ditekuk saking tipisnya.
Bukan hanya itu saja, sebentar lagi akan ada layar TV bisa digulung seperti tikar, sehingga
setelah selesai nonton TV anda bisa menggulung, menyimpan dan bisa dibawa kemana saja.

E. Kelebihan Monitor LED:


Kontras gambar yang sangat tajam hingga jutaan pixels



Konsumsi listrik yang lebih hemat dibandingkan dengan LCD



Usia pemakaian LED lebih pajang



Ukuran yang lebih slim lebih ringan dari pada LCD



Pencahayaan lebih baik dibandingkan LCD



Lebih ramah lingkungan.

Kekurangan Monitor LED:


Harga lebih mahal dibandingkan LCD



Layar LED yang lebih tipis cenderung lebih sensitive

TEKNIK AUDIO VIDEO
2016/2017

TV LED

Di susun oleh:
1.
2.
3.
4.
5.

Abdullah syampaiso
Nur fitri illahiyah
Reza fahmi fathoni
Widi putra pratama
Yunika maulidina

SMK TINTA EMAS INDONESIA

2016/2017

Judul: Tugas Tv Led

Oleh: Halim Hafis


Ikuti kami