Tugas Pengantar Energi

Oleh Nisa Amalia Kurniasih

14 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Tugas Pengantar Energi

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Energi bersifat abstrak dan sukar dibuktikan, tetapi dapat dirasakan adanya. Menurut hukum
kekekalan energi, energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, dapat dikonversikan
atau berubah dari bentuk energi yang satu ke bentuk energi yang lain.
Merupakan semua langkah yang diambil ke arah menurunkan berbagai kehilangan energi pada semua
taraf pengelolaan, dari eksplorasi, pengangkutan, pemrosesan, sampai pemanfaatan.
Landasan pemikiran pada konservasi energi adalah pemanfaatan sumber-sumber daya energi dengan
daya guna yang lebih tinggi dengan mempergunakan cara-cara yang mempunyai kelayakan teknis,
dapat dibenarkan secara ekonomis, tidak mengganggu lingkungan, dan dapat diterima oleh
masyarakat.

“Pemanfaatan energi dengan lebih efisien dapat dicapai melalui: (i) penggunaan
teknologi hemat energi; (ii) penerapan budaya hemat energi; (iii) penerapan konversi
energi meliputi perencanaan, pengoperasian, dan pengawasan pemanfaatan energi,”
Cara untuk
o

Menghemat energi lebih bersih dan lebih murah daripada menemukan energi baru.

o

Untuk menghemat energi, menggunakan lebih sedikit energi dan lebih efisien tentang
energi yang Anda gunakan.

o

Ada banyak cara untuk menghemat energi dalam kehidupan Anda sendiri, seperti berjalan
kaki atau naik bus, mengenakan baju hangat bukannya menyalakan panas, dll.

BAB II
PRINSIP KERJA,TEKNOLOGI DAN KOMPONEN PERALATAN
2.1 PRINSIP KERJA
Elemen Kompetensi

Kriteria Unjuk Kerja (KUK)

1. Menjelaskan prinsip-prinsip konservasi

1. Jenis energi dianalisis

energi

2. Indikator kinerja pemanfaatan energi
dipahami
3. Pengoperasian fasilitas utilitas dianalisis
4. Pengoperasian fasilitas produksi dianalisis
5. Pemeliharaan dan perawatan fasilitas energi
dianalisis
6. Dampak lingkungan dianalisis

2. Menjelaskan prinsip-prinsip konservasi

1. Prinsip konservasi energi pada sistem

energi pada teknologi pengguna energi

peralatan termal dimengerti
2. Prinsip konservasi energi pada sistem
kelistrikan dimengerti
3. Prinsip konservasi energi pada sistem kendali
(kontrol) dimengerti

3. Menjelaskan prinsip-prinsip konservasi

1. Proses produksi dianalisis

energi pada proses produksi

2. Neraca massa dianalisis
3. Neraca energi dianalisis
4. Parameter operasi dianalisis

2.2 TEKONOLGI DAN KOMPUNEN PERALATAN
Teknologi Konservasi Energi


dikembangkan melalui pemanfaatan energi secara efisien dan rasional, serta memanfaatkan
sumber daya alam yang berupa sumber energi alternatif.

komponen peralatan
 Smart Meter
mengukur kWh sekaligus mengirimkan data stan meter dan semua status kWh maupun eksekusi
perintah Tusbung (pemutusan dan penyambungan saluran listrik) ke atau dari kantor PLN via sebuah
konsentrator.

 Google Power Meter
mengetahui lebih detail penggunaan setiap peralatan dalam bentuk grafik secara real time.

BAB III
TEKNOLOGI TERBARU DALAM UPAYA PENGHEMATAN ENERGI
 Menggunakan lampu hemat energi misalnya lampu neon yang lebih bersifat hemat
energi daripada lampu bohlam. Disiang hari dapat menggunakan penerang alami
secara optimall.
 Membentuk perilaku dan kebiasaan diri untuk menggunakan listrik saat diperlukan,
secara bergantian, dan tidak berlebihan.
 Mematikan televisi, keran air, komputer atau lampu jika sudah tidak digunakan.
 Jika memungkinkan untuk mengeringkan pakaian secara alami di bawah sinar
matahari.
 Menggunakan alat rumah tangga atau kantor yang bersifat hemat energi dan ramah
lingkungan, seperti pendingin ruangan dan kulkas dengan freon yang ramah
lingkungan
 Mengefisienkan pemakaian energi di tempat umum, seperti di pusat perbelanjaan,
perkantoran, terminal, jalan raya, bandara, stasiun dan sebagainya.
 Mendesain rumah atau gedung hemat energi, misalnya pencahayaan yang baik dengan
cukup ventilasi, sehingga mengurangi penggunaan lampu di siang hari,
mempergunakan bahan atap bangunan yang dapat mendinginkan suhu di dalam
ruangan seperti atap berbahan tanah atau keramik, menaruh tanaman hias di dalam
rumah untuk menyejukkan udara di dalam ruangan dan sebagainya.
 Pemerintah menyediakan fasilitas kendaraan umum massal secara efektif dan efisien.
 Pemerintah menyusun kebijakan dan memberikan penghargaan atau apresiasi positif
atas segala upaya atau inovasi penghematan energi.
 Mensosialisasikan kegiatan-kegiatan yang bersifat menghemat energi.
 Memakai jenis pakaian yang nyaman dan sesuai kondisi cuaca dan suhu udara,
sehingga mengurangi penggunaan energi untuk pendingin atau pemanas ruangan.
 Mengembangkan dan melakukan penelitian untuk energi alternatif, misalnya energi
biodiesel.

BAB IV
KEUNTUNGAN
 Menghemat listrik itu juga berarti menghemat uang.
 Di samping menghemat uang, keuntungan dari menghemat listrik adalah tersedianya
pasokan listrik yang cukup untuk kita, sehingga tidak terjadi pemadaman bergilir,
dimana salah satu tujuan dari diadakannya pemadaman bergilir tersebut adalah untuk
bisa memenuhi kebutuhan listrik yang di perlukan.
 Menghemat energi minyak bumi, ini termasuk salah satu keuntungan dari menghemat
listrik, karena beberapa sumber pembangkit listrik mungkin masih ada yang
menggunakan bahan bakar dari minyak bumi, sehingga menghemat listrik secara
tidak langsung juga akan menghemat pemakaian minyak bumi.

Judul: Tugas Pengantar Energi

Oleh: Nisa Amalia Kurniasih


Ikuti kami