Ilmu Alamiah Dasar

Oleh Lhtk Lampung Utara

15 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Ilmu Alamiah Dasar

Teori yang mengemukakan terbentuknya tata surya
A. Teori Nebula
Teori kabut (Nebula) pada dasarnya mengungkapkan terbentuknya taa surya melalui 3 tahap.
1. Pada mulanya matahari dan planet masih berbentuk kabut yang sangat pekat dan besar.
2. Kabut tersebut berputar dan berpilih dengan kuat sehingga terjadi pemadatan dipusat lingkaran
Yang selanjutnya membentuk matahari.Pada saat yang bersamaan terbentuk juga materi lain
dengan massa sang lebih kecil dari matahari.Materi tersebut dinamakan planet dan bergerak
mengelilingi matahari.
3. Materi-materi tersebut tumbuh menjadi makin besar dan terus melakukan gerakan secara teratur
mengelilingi matahari.Gerakan materi-materi tersebut berada dalam suatu orbit yang tetap dan
membentuk susunan yang disebut Tata Surya (keluarga matahari).
B. Teori Planetesimal
Teori Planetesimal dikemukakan oleh dua sarjana Amerika,yaitu Chamberlin dan Moulton pada
tahun 1905.Seperti halnya teori Kant-Laplace,Chamberlin dan Moulton juga beranggapan bahwa taa
surya berasal dari kabut.Namun,dengan teori yang mengatakan bahwa gumpalan kabut berbentuk
bola,Chamberlin dan moulton menyatakan bahwa gumpalan kabut yang akan membentuk tata surya
berbentuk spiral atau pilin sehingga disebut kabut pilin.
Kabut pilin tersebut terdiri atas butiran material pada t yang disebut planetesimal.Tiap-tiap
planetesimal mempunyai lintasan orbit yang bebas sehingga terjadi petumbukan antar
planetesimal.Akibat tumbukan yang berulang dan adanya gaya gravitasi,terjadilah penumpulan
planetesimal sehingga menjadi gumpalan yang lebih besar dan lebih mampat.Gumpalan terbesar
berada di pusat pilin dan menjadi matahari,sedangkan gumpalan-gumpalan yang lebih kecil menjadi
planet-planet yang secara bersama-sama berevolusi terhadap matahari (beredar mengelilingi
matahari)
C. Teori Pasang Surut
Teori pasang surut pertama kali dikemukakan oleh Buffon (1707-1788).Menurut Buffon tata
surya berasal dari matei matahari yang terpapar setelah bertabrakan dengan sebuah komet.Teori ini
kemudian diperbaiki oleh Sir James Jean dan Harold Jeffreys (1919).
Jeans dan Jeffreys mengemukanakn bahwa ada sebuah bintang besar yang mendekati matahari
sehingga meneybabkan adanya efek pasang pada kabut matahari.Bintang besar tersebut juga
menimbulkan kekuatan yang dapat menarik dan melepaskan sebagai massa matahari.Massa yang
terlepas dari matahari itu pecah dan berputar,selanjutnya secara perlahan mendingin menjadi planetplanet dan satelit-satelit seperti sekarang.Teori ini lebih dikenal dengan sebutan Hiptetis Tidal
James-Jeffreys.
D. Teori Awan Debu (Proto Planet)
Seorang ahli astronomi jeman,Carl von Weizsaecker pada tahun 1940-an mengemukakan
pendapatnya tentang terbentuknya tata surya melalui teoriny ayang disebut teori proto planet.Teori
proto planet itu kemudian disempurnakan oleh Gerard P.Kuiper pada tahun 1950-an dengan
melakukan perbaikan teori-teorisebelumnya.Teori ini paling banyak diterima orang kaena dianggap
paling memenuhi syarat untuk keadaan yang ditemukan,baik didalam maupun diluar tata surya.
Dasar teori proto planet adalah bahwa matahari beserta planetnya (tata surya) berasal dari
kabut gas.kabut gas tersebut tersebar tipis-tipis di angkasa dalam jumlah yang sangat banyak.Karena
adanya pengaruh gaya tarik antar molekul dalam kabut gas tersebut,perlahan-lahan kabut gas
menjadi gumpalan-gumpalan yang makin padat.Keadaan tersebut disebabkan oleh gerak gas yang
berpusat tidak beraturan di dalam kumpulan kabut.Namun,secara perlahan gerak tersebut menjadi
gerakan berputar yang memipihkan dan memadatkan kabut.Salah satu gumpalan yang mengalami
pemampatan ditengah,sedangkan gumpalan-gumpalan yang kecil hanyut di lingkungan
sekitarnya.Gumpalan yang berada di tengah itulah yang dikenal sebagai matahari.
E. Teori Bintang Kembar
Teori bintang kembar pertama kali dikemukakan oleh seorang astronomi inggris R.A Lyttleton
sekitar tahun 1930-an.Teori itu menyatakan bahwa matahari dahulu diduga memiliki sebuah bintang
sebagai kembarannya.Bintang yang menjadi kembaran matahari itu kemudian meledak yang

mengakibatkan terlemparnya sejumlah partikel.Partikel yang terlempar tersebut kemudian mendingin
membentuk planet-planet dan satelit-satelit yang mengelilingi matahari

Judul: Ilmu Alamiah Dasar

Oleh: Lhtk Lampung Utara


Ikuti kami