Tugas Ekonomi Indah

Oleh Bayhaqi Bay

13 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Tugas Ekonomi Indah

Tugas Ekonomi
Nama Kelompok :
•Agustin Dwi K (01)
•Dwilyan Candra K
(10)
•Erdi Kristanto (11)
•Indah Dyah R (18)
•Lukman Fahrul
(20)

Ciri- ciri dari perusahaan perseroan
1. Dimiliki perseorangan (individu atau
perusahaan keluarga)
2. Pengelolaannya sederhana
3. Modalnya relative tidak terlalu besar
4. Kelangsungan usahanya tergantung
pada para pemiliknya
5. Nilai penjualannya dan nilai tambah
yang diciptakan relative
kecil.perseroan

Ciri - ciri firma
Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap
pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi.
- Setiap anggota firma memiliki hak untuk menjadi
pemimpin
- Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota
baru tanpa seizin anggota yang lainnya.
- keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur
hidup
- seorang anggota mempunyai hak untuk
membubarkan firma
- pendiriannya tidak memelukan akte pendirian
- mudah memperoleh kredit usaha

ciri-ciri Perseroan Terbatas
(PT)
1. Diatur dalam Undang-undang perseroan terbatas
(uu pt) NO. 40 Tahun 2007.
2. Didirikan oleh minimal 2 orang / Pribadi hukum
3. Mempunyai minimal modal dasar ( sekarang
minimal modal dasar 50.000.000,-)
4. Minimal modal yang disetor ke kas perseroan 25 %
dari minimal modal dasar.
5. Tanggung jawab terbats dari para pemegang
saham.
6. Didirikan dengan Akta Pendirian oleh Notaris dan
berlaku sejak disahkan oleh Menteri Kehakiman.
7. Bertindak secara pribadi hukum.

Ciri ciri cv
Keanggotaan terdiri atas anggotapasif (sekutu
pasif) dan anggota aktif (sekutu aktif).
 Sekutu aktif adalah anggota yang aktif mengelola
CV.
 Sekutu pasif adalah anggota yang hanya
menanamkan modal, tanpa ikut aktif mengelola CV.
 Tanggung jawab sekutu aktif tidak terbatas.
 Tanggung jawab sekutu pasif terbatas sebatas
modal yang ditanamkan.
 Sekutu pasif sering juga disebut dengan sekutu
diam (slipping partner atau persero diam)


kelemahan dan kelebihan CV
Kelebihan Persekutuan Komanditer
1. Modal yang dikumpulkan lebih besar.
2. Anda lebih mudah menerima suntikan dana
dikarenakan badan usaha persekutuan
komanditer sudah cukup populer di Indonesia.
3. Kemampuan manajemennya lebih besar.
4. Pendiriannya relatif lebih mudah jika
dibandingkan dengan perseroan terbatas
(PT).



kelemahan dan kelebihan CV
Kelemahan Persekutuan Komanditer
1. Seperti yang telah saya terangkan
diatas,sebagian anggota atau sekutu di
persekutuan
komanditer mempunyai tanggung jawab
tidak terbatas.
2. Kelangsungan hidupnya tidak menentu.
3. Sulit untuk menarik kembali modal yang
telah ditanam, terutama bagi sekutu
pimpinan.


kelemahan dan kelebihan P T
(Perseroan Terbatas)
Kelebihan Perseroan Terbatas :
1. Tanggung jawab yang terbatas dari para pemegang saham terhadap
utang-utang perusahaan. Maksudnya adalah jika anda termasuk
pemegang sahamdan kebetulan perusahaan punya utang, anda hanya
bertanggung jawabsebesar modal yang anda setorkan dan tidak lebih.
2. Kelangsungan perusahaan sebagai badan hukum lebih terjamin,
sebabtidak tergantung pada beberapa pemilik. Pemilik dapat bergantiganti.
3. Mudah untuk memindahkan hak milik dengan menjual saham
kepadaorang lain.
4. Mudah memperoleh tambahan modal untuk memperluas
volumeusahanya, misalnya dengan mengeluarkan saham baru.
5. Manajemen dan spesialisasinya memungkinkan pengelolaan
sumber-sumber modal untuk itu secara efisien. Jadi jika anda
mempunyai manajer tidak cakap, anda bisa ganti dengan yang lebih
cakap.


kelemahan dan kelebihan P T
(Perseroan Terbatas)
Kelemahan Perseroan Terbatas :
1. PT merupakan subyek pajak tersendiri. Jadi tidak hanya
perusahaan yangterkena pajak. Dividen atau laba bersih yang
dibagikan kepada para pemegang saham dikenakan pajak lagi
sebagai pajak pendapatan.Tentunya dari pemegang saham
yang bersangkutan.
2. Jika anda akan mendirikan perseroan terbatas, pendiriannya
jauh lebihsulit dari bentuk kepemilikan usaha lainnya. Dalam
pendiriannya, PTmemerlukan akte notaris dan ijin khusus untuk
usaha tertentu.
3. Biaya pembentukannya relatif tinggi.
4. Bagi sebagian besar orang, PT dianggap kurang “secret”
dalam hal dapur perusahaan. Hal ini disebabkan karena segala
aktivitas perusahaan harusdilaporkan kepada pemegang
saham. Apalagi yang menyangkut laba perusahaan.


kelemahan dan kelebihan
Persekutuan Firma
Kelebihan Persekutuan Firma
1. Karena jumlah modalnya lebih besar dibandingkan
dengan usaha perseorangan, persekutuan firma
lebih mudah untuk memperluasusahanya.
2. Kemampuan manajemen persekutuan firma lebih
besar karena adanya permbagian kerja diantara
para anggota. Semua keputusannya diambil
bersama-sama.
3. Persekutuan firma tidak memerlukan akte, jadi
pendiriannya relatif lebihmudah.
4. Lebih mudah memperoleh kredit karena
mempunyai kemampuan finansial yang lebih besar


kelemahan dan kelebihan
Persekutuan Firma
Kelemahan Persekutuan Firma
1. Tanggung jawab pemilik tidak terbatas
terhadap seluruh utang perusahaan.
2. Apabila salah seorang anggota membatalkan
perjanjian untuk menjalankanusaha bersama
maka secara otomatis badan usaha firma
menjadi bubar sehingga kelangsungan
perusahaan tidak menentu.
3. Jika salah satu anggota membuat kerugian,
maka kerugian tersebut juga ditanggung oleh
anggota yang lain.


Beberapa langkah yang harus
diketahui untuk mendirikan CV
1. AKTA PENDIRIAN CV
Akta ini dibuat dan ditandatangani oleh notaris, persyaratannya:
• Menyertakan fotokopi KTP pendirinya.
• Prosesnya 1-2 hari kerja.
2. SURAT KETERANGAN DOMISILI PERUSAHAAN.
Surat ini diajukan ke kelurahan setempat, sebagai bukti keterangan alamat perusahaan
Persyaratan:
• Fotokopi kontrak/sewa tempat usaha atau bukti kepemilikan tempat usaha
• Surat keterangan dan pemilik gedung apabila bedomisili di gedung perkantoran/pertokoan
• Fotokopi PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) tahun terakhir.
• Prosesnya 2 hari kerja setelah permohonan diajukan.
3. MEMBUAT NOMOR POKOK WAJIB PAJAK
Permohonan pendaftaran wajib pajak badan usaha diajukan ke Kantor
Pelayanan Pajak (KPP) sesuai dengan domisili perusahaan. Selain mendapat kartu NPWP,
nanti juga akan mendapat surat keterangan terdaftar sebagai wajib pajak.
Persyaratan:
• Lampiran bukti PPN (pajak pendapatan) atas sewa gedung
• Buktsi pelunasan PBB dan bukti kepemilikan atau bukti sewa/kontraktempat usaha.
• Lama proses 2-3 hari kerja
.

4. SURAT PENGUKUHAN PENGUSAHA KENA PAJAK (SP-PKP).
Permohonan SP-PKP ini diajukan kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sesuai dengan NPWP
yang telah diterbitkan.
Persyaratan:
• Lampiran bukti PPN atas sewa gedung, bukti pelunasan PBB dan bukti kepemilikan/ sewa/kontrak
tempat usaha.
• Proses memakan 3-5 hari kerja setelah diajukan.
5. MENDAFTAR KE PENGADILAN NEGERI (PN).
Permohonan diajukan ke bagianpendaftaran CV di PN setempat.
Persyaratan:
• Melampirkam NPWP dan salinan akta pendirian CV
• Proscsnya 1 hari kerja.
6. MENGURUS SURAT IJIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP).
Permohonan diajukan ke Dinas Perdagangan Kota/Kabupaten untuk golongan SIUP menengah dan
kecil. Sedangkan SIUP besar diajukan ke Dinas Perdagangan Propinsi.
Persyaratannya:
• SITU (Surat Izin Tempat Usaha) /HO (Hinder Ordonantie atau Surat Ijin Gangguan)
• Pas toto direktur/pimpinan perusahaan ukuran 3×4 (2 lcmbar) berwarna.
• Proses untuk SIUP besar 30 hari, scdangkan SIUP menengah dan kecil, 14 hari.
7. TANDA DAFTAR PERUSAHAAN (TDP).
Pendaftaran dilakukan ke Dinas Perdagangan yang berada di Kota/ Kabupatcn domisili perusahaann.
Lama proses pengerjaan 14 hari kerja. Keseluruhan biaya mendirikan CV bisa mencapai Rp 3,5 juta

Syarat umum pendirian perseroan
terbatas
Syarat umum pendirian perseroan terbatas:
 Fotokopi KTP para pemegang saham dan pengurus, minimal 2 orang. Fotokopi KK
penanggung jawab / direktur. Nomor NPWP penanggung jawab. Pas foto penanggung jawab
ukuran 3X4 (2 lembar berwarna). Fotokopi PBB tahun terakhir sesuai domisili perusahaan.
Fotokopi surat kontrak/sewa kantor atau bukti kepemilikan tempat usaha. Surat keterangan
domisili dari pengelola gedung jika berdomisili di gedung perkantoran. Surat keterangan
RT/RW (jika dibutuhkan, untuk perusahaan yang berdomisili di lingkungan perumahan)
khusus luar Jakarta. Kantor berada di wilayah perkantoran/plaza, atau ruko, atau tidak
berada di wilayah pemukiman. Siap disurvei. Syarat pendirian PT secara formal berdasarkan
UU No. 40/2007 adalah sebagai berikut:
 Pendiri minimal 2 orang atau lebih (pasal 7 ayat 1). Akta Notaris yang berbahasa Indonesia.
Setiap pendiri harus mengambil bagian atas saham, kecuali dalam rangka peleburan (pasal 7
ayat 2 dan ayat 3). Akta pendirian harus disahkan oleh Menteri kehakiman dan diumumkan
dalam BNRI (ps. 7 ayat 4). Modal dasar minimal Rp. 50 juta dan modal disetor minimal 25%
dari modal dasar (pasal 32 dan pasal 33). Minimal 1 orang direktur dan 1 orang komisaris
(pasal 92 ayat 3 & pasal 108 ayat 3). Pemegang saham harus WNI atau badan hukum yang
didirikan menurut hukum Indonesia, kecuali PT PMA. Mekanisme pendirian Untuk mendirikan
PT, harus dengan menggunakan akta resmi (akta yang dibuat oleh notaris) yang di dalamnya
dicantumkan nama lain dari perseroan terbatas, modal, bidang usaha, alamat perusahaan ,
dan lain- lain. Akta ini harus disahkan oleh menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia (dahulu Menteri Kehakiman). Untuk mendapat izin dari menteri kehakiman, harus
memenuhi syarat sebagai berikut:

Perseroan terbatas tidak bertentangan dengan ketertiban umum dan kesusilaan. Akta pendirian
memenuhi syarat yang ditetapkan Undang-Undang. Paling sedikit modal yang ditempatkan dan
disetor adalah 25% dari modal dasar. (sesuai dengan UU No. 1 Tahun 1995 & UU No. 40 Tahun
2007, keduanya tentang perseroan terbatas). Setelah mendapat pengesahan, dahulu sebelum
adanya UU mengenai Perseroan Terbatas (UU No. 1 tahun 1995) Perseroan Terbatas harus
didaftarkan ke Pengadilan Negeri setempat, tetapi setelah berlakunya UU No. 1 tahun 1995
tersebut, maka akta pendirian tersebut harus didaftarkan ke Kantor Pendaftaran Perusahaan
(sesuai UU Wajib Daftar Perusahaan tahun 1982) (dengan kata lain tidak perlu lagi didaftarkan ke
Pengadilan negeri, dan perkembangan tetapi selanjutnya sesuai UU No. 40 tahun 2007, kewajiban
pendaftaran di Kantor Pendaftaran Perusahaan tersebut ditiadakan juga. Sedangkan tahapan
pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia (BNRI) tetap berlaku, hanya yang pada
saat UU No. 1 tahun 1995 berlaku pengumuman tersebut merupakan kewajiban Direksi PT yang
bersangkutan tetapi sesuai dengan UU No. 40 tahun 2007 diubah menjadi merupakan
kewenangan/kewajiban Menteri Hukum dan HAM. Setelah tahap tersebut dilalui maka perseroan
telah sah sebagai badan hukum dan perseroan terbatas menjadi dirinya sendiri serta dapat
melakukan perjanjian-perjanjian dan kekayaan perseroan terpisah dari kekayaan pemiliknya.
Modal dasar perseroan adalah jumlah modal yang dicantumkan dalam akta pendirian sampai
jumlah maksimal bila seluruh saham dikeluarkan. Selain modal dasar, dalam perseroan terbatas
juga terdapat modal yang ditempatkan, modal yang disetorkan dan modal bayar. Modal yang
ditempatkan merupakan jumlah yang disanggupi untuk dimasukkan, yang pada waktu
pendiriannya merupakan jumlah yang disertakan oleh para persero pendiri . Modal yang disetor
merupakan modal yang dimasukkan dalam perusahaan. Modal bayar merupakan modal yang
diwujudkan dalam jumlah uang. Prosedur pendirian Bilamana seseorang akan mendirikan
perseroan terbatas, maka para pendiri, yang biasanya terdiri dari 2 orang atau lebih, melakukan
perbuatan hukum sebagai yang tersebut di bawah ini:
 Pertama, para pendiri datang di kantor notaris untuk diminta dibuatkan akta pendirian Perseroan
Terbatas. Yang disebut akta pendirian itu termasuk di dalamnya anggaran dasar dari Perseroan
Terbatas yang bersangkutan. Anggaran dasar ini sendiri dibuat oleh para pendiri, sebagai hasil
musyawarah mereka. Kalau para pendiri merasa tidak sanggup untuk membuat anggaran dasar
tersebut, maka hal itu dapat diserahkan pelaksanaannya kepada notaris yang bersangkutan. [1]


Kedua, setelah pembuatan akta pendirian itu selesai, maka notaries mengirimkan
akta tersebut kepada Kepala Direktorat Perdata, Departemen Kehakiman. Akta
pendirian tersebut juga dapat dibawa sendiri oleh para pendiri untuk minta
pengesahan dari Menteri Kehakiman, tetapi dalam hal ini Kepala Direktorat
Perdata tersebut harus ada surat pengantar dari notaris yang bersangkutan. Kalau
penelitian akta pendirian Perseroan Terbatas itu tidak mengalami kesulitan, maka
Kepala Direktorat Perdata atas nama Menteri Kehakiman mengeluarkan surat
keputusan pengesahan akta pendirian Perseroan Terbatas yang bersangkutan.
Kalau ada hal-hal yang harus diubah, maka perubahan itu harus ditetapkan lagi
dengan akta notaris sebagai tambahan akta notaries yang dahulu. Tambahan akta
notaries ini harus mnedapat pengesahan dari Departemen Kehakiman. Setelah itu
ditetapkan surat keputusan terakhir dari Departemen Kehakiman tentang akta
pendirian Perseroan Terbatas yang bersangkutan. [2]
 Ketiga, para pendiri atau salah seorang atau kuasanya, membawa akta pendirian
yang sudah mendapat pengesahan dari Departemen Kehakiman beserta surat
keputusan pengesahan dari Departemen Kehakiman tersebut ke kantor
Kepaniteraan Pengadilan Negeri yang mewilayahi domisili Perseroan Terbatas
untuk didaftarkan. Panitera yang berwenang mengenai hal ini mengeluarkan surat
pemberitahuan kepada notaris yang bersangkutan bahwa akta pendirian PT sudah
didaftar pada buku register PT. [3] Keempat, para pendiri membawa akta pendirian
PT beserta surat keputusan tentang pengesahan dari Departemen Kehakiman,
serta pula surat dari Panitera Pengadilan negeri tentang telah didaftarnya akta
pendirian PT tersebut ke kantor Percetakan Negara, yang menerbitkan Tambahan
Berita Negara RI. Sesudah akta pendirian PT tersebut diumumkan dalam
Tambahan Berita Negara RI,maka PT yang bersangkutan sudah sah menjadi
badan hukum. [4]


Judul: Tugas Ekonomi Indah

Oleh: Bayhaqi Bay


Ikuti kami