Tugas Tranfusi Darah

Oleh Endang Tri Lestari

14 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Tugas Tranfusi Darah

TUGAS TRANFUSI DARAH

NAMA :
DWI WIJI LESTARI-1300062
ELMA FIBRIANTI-13300063
ENDANG TRI LESTARI-1300065

PROGRAM DIII ANALIS KESEHATAN
STIKES GUNA BNAGSA
YOGYAKARTA
2014

TUGAS !
1. Mengapa glukosa dapat memperpanajang masa hidup eritrosit .
Jawab : Karena glukosa dan oksigen makananya eritrosit,eritrosit jg yang bawa glukosa
dan oksigen ke sel,jd kalau glukosa tidak ada maka eritrosit tidak bisa mempertahankan
masa hidupnya.
2. Sebutkan macam-macam golongan darah selain ABO,,dan mengapa golongan darah
tersebut tidak berperan penting dalam transfusi.
Jawab :Selain golongan ABO juga ad penggolongan darah MN, di temukan oleh
Lendsteiner dan Levin tahun 1927 bahwa dalam eritrosit terdapat antigen M dan
N,berguna untuk tes kesuburan.Kemudian Leindsteiner dan wainer tahun 1946
menemukan antigen pada maccacus rhesus yang di beri nama gen Rhesus (Rh), antigen
ini di temukan juga pada manusia. Kecocokan faktor Rhesus amat penting karena
ketidakcocokan golongan. Misalnya donor dengan Rh+ sedangkan resipiennya Rh-) dapat
menyebabkan produksi antibodi terhadap antigen Rh (D) yang mengakibatkan hemolisis..
Selain itu ada beberapa jenis penggolongan selain ABO:
Diego positif yang ditemukan hanya pada orang Asia Selatan dan pribumi Amerika.
Duffy negatif yang ditemukan di populasi Afrika.
Sistem Lutherans yang mendeskripsikan satu set 21 antigen.
Dan sistem lainnya meliputi Colton, Kell, Kidd, Lewis, Landsteiner-Wiener, P, Yt atau
Cartwright, XG, Scianna, Dombrock, Chido/ Rodgers, Kx, Gerbich, Cromer, Knops,
Indian, Ok, Raph dan JMH.

3. Jelaskan mengapa transfusi darah perlu di berikan kepada orang-orang yang terindikasi
untuk di transfuse.
Jawab : Karena transfusi darah di butuhkan untuk orang yang kehilangan darah
banyak ,contoh kecelakaan ,operasi pembedahan karna suatu penyakit.



Sistem MN
Pada tahun 1927, Karl Landsteinerdan P. Levinemenemukan antigen baru yang disebut

dengan aglutinogen M dan aglutinogen N. Berdasarkan kedua jenis aglutinogen tersebut,
menghasilkan tiga macam golongan darah, yaitu, M, N, dan MN. Berbeda dengan golongan
darah sistem ABO, pada golongan darah sistem MN, serum atau plasma darah orang tersebut
tidak mengandung zat anti- M (aglutini M) dan zat anti N. Karena tidak mempunyai aglutinin
tersebut, golongan darah sistem MN tidak penting untuk keperluan transfusi darah akibat tidak
adanya bahaya terjadinya penggumpalan.


Sistem Rh
Golongan darah Rh, singkatan dari kata rhesus (sejenis kera di India), yaitu Macaca

rhesusditemukan oleh Karl Landsteinerdan A.S. Wiener tahun 1940. golongan darah ini
dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu :
a.

Kelompok orang dengan Rh- positif (disingkat Rh +), merupakan orang yang didalam
eritrositnya memiliki aglutinogen Rh

b.

Kelompok orang dengan Rh- negatif (disingkat Rh -), merupakan orang yang di dalam
eritrositnya tidak mengandung aglutinogen Rh.
Seperti halnya golongan darah ABO, golongan darah Rh mempunyai arti penting dalam
klinik. Pada golongan darah sistem Rh, dalam plasma atau serum seseorang, biasanya tidak
terdapat agglutinin (anti Rh), tetapi orang dapat dipacu untuk membentuk aglutinin Rh, karena
sebagai berikut :

a.

Transfusi darah
Apabila seorang bergolongan darah Rh-), menerima darah dari orang yang memiliki Rh+ maka
plasma dan serum darah orang tersebut distimulus sehingga mambentuk anti Rh.

b.

Melalui perkawinan
Apabila seorang perempuan bergolongan darah Rh- menikah dengan orang yang bergolongan

darah Rh+ dan mempunyai anak bergolongan darah Rh+ maka pada saat proses melahirkan,
aglutinogen pada eritrosit anak sebagian dapat mengalir ke tubuh ibunya melalui plasenta. Dalam
kasus ini, darah ibu tersebut dipacu untuk membentuk anti Rh.
(Dani,2013:online)
http://ielhabiologi765.blogspot.com/2014/04/laporan-golongan-darah.html
DAFTAR PUSTAKA

Dani,2013.Prinsip penggolongan darah. pustaka-pandani.web.id/2013/11/prinsippenggolongan-darah.html.[20 November 2013:20.57]
Kimball,John.W. 1990. Biologi Edisi Kelima Jilid 2. Jakarta : Erlangga
Wasid,2013.Alat uji golongan darah ABO berbasis mikrokontroler AT89S52.jurnal.stmikindonesia.ac.id/jurnal/index-php/jik41/articlw/view/34.[20 November 2013:20.30]
Waluyo,Joko .1993. Petunjuk Praktikum Biologi Umum.Jember : unej
Waluyo,Joko.2010. Biologi Umum. Jember : unej

Judul: Tugas Tranfusi Darah

Oleh: Endang Tri Lestari


Ikuti kami